NovelToon NovelToon
Singa VS Kucing

Singa VS Kucing

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintamanis / Perjodohan / Ketos / Teen Angst / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:603.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: mama uzda

Iskandar Radjamuda Utama, adalah siswa dari kelas XI MIA A, yang juga sering disebut kelas para dewa, itu karena siswa-siswa di sana sangatlah sempurna. Dia juga adalah seorang ketua komisi kedisiplinan sekolah yang sangat taat dan teladan, namun hampir semua cewe populer di sekolah dekat dengannya.

Arini Kalista, atau yang akrab dipanggil Rin adalah seorang siswi biasa yang super kepo dan selalu tahu hampir semua urusan semua anak-anak di Sekolah.

"kok kamu, tahu, sih?"
"itu, karena di sekolah ini, tembok pun bergosip." kalimat itu yang selalu jadi tamengnya.

namun tiba-tiba seorang Iskandar mulai mengawasinya,

"ah, kenapa Iskandar itu mengusik hidup gue,sih???"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mama uzda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 16

Rin menarik napas panjang sambil terduduk dan bermain-main dengan kelinci peliharaan sekolah. Ada sebuah kelinci berwarna coklat tua yang dengan nyaman duduk di pangkuannya sambil diberikan seledri oleh Rin,

"Rin.., mau sampai kapan kamu di sini? Anna udah mau pulang." kata Anna salah satu penanggung jawab kelinci peliharaan sekolah.

Rin tapi tidak menggubrisnya, ia masih saja mengelus-elus bulu kelinci itu sambil melamun.

"Rin...," panggil Anna.

"eh!" Rin tersadar dari lamunannya.

"oh,iya, Anna, maaf,ya, gue ngelamun." kata Rin.

Anna mengambil kelinci di pangkuan Rin,

"Albert, sudah waktunya ke kamar,ya...," kata Anna berbicara dengan kelinci itu.

"huft...," Rin mendesah lagi,

Anna datang setelah memasukkan Albert ke kandangnya,

"kamu pulang naik apa, Rin?" tanya Anna.

"uhmm.., gue mau pulang sendiri." kata Rin lalu berdiri dan pergi.

"eeh? padahal aku mau nawarin pulang bareng. ya udah, deh " kata Anna.

*

Rin berjalan sendirian sepanjang jalan. Biasanya ia akan naik angkot untuk ke terminal, namun karena jarak terminal tidak terlalu jauh, kadang Ia suka berjalan kaki jika sedang memikirkan solusi dari masalah yang dihadapinya.

"kalo gue bantuin Keisha, kayaknya gue bakalan dapet masalah besar. Gue gak mau lagi dipanggil Pak Lukas kayak kemaren. Apalagi kalo sampe Bunda tau..," batin Rin.

Tin!

tiba-tiba ada yang membunyikan klakson motornya, mendengar Itu Rin berjalan menjauhi jalan raya,

Tin!

klakson motor itu masih mengganggunya,

"perasaan gue udah di trotoar!!" batin Rin kesal.

Tin!!

klakson motor itu tidak mau berhenti,

"siapa sih__, Iska??!" kata Rin tak menyangka.

"ayo pulang. Gue anter." kata Iska.

"hah? Enggak, gak perlu." kata Rin.

"Gak apa-apa, ini udah mau magrib." kata Iska lagi.

"jangan bilang, kalo Bunda nyuruh elu__,"

"enggak. Ini kemauan gue sendiri. Ayo pulang." kata Iska.

"Ta, tapi...,"

"ayo naik!" ajak Iska lagi.

"oke, ini karena lu udah berinisiatif,ya..," kata Rin menyerah lalu menaiki motor Iska.

"jangan lupa, helmnya." kata Iska sambil memberikan helm pada Rin.

"i,iya. Thanks." kata Rin.

Hembusan angin yang menerpa wajah Rin membuat ia tenggelam dalam lamunannya. Iska sama sekali tidak bicara apapun.

"tunggu, apa Iska bisa bantu gu__, ah, gue lupa, gue gak bisa berharap sama dia." batin Rin.

"lu mau ngomong sesuatu sama gue?" tanya Iskandar tiba-tiba.

"kok dia bisa tau?" batin Rin.

"enggak. Lu fokus nyetir aja dan anterin gue sampe rumah dengan selamat." kata Rin.

"oke." kata Iska.

"kenapa, sih, lu gak penasaran dan interogasi gue aja...," batin Rin.

"tapi, kalo lu butuh bantuan gue, gue selalu ada buat lu." kata Iska.

Blush!

"nih anak ngomong apa, sih??" batin Rin.

"...., Makanya, di setiap kesempatan yang ada gue selalu nolongin dia...,"

Rin teringat perkataan Iskandar tari saat di kantin.

"ah, benar juga. Dia selalu bersedia bantu semua orang. Tapi, apa gue bisa berharap sama dia kali ini?" batin Rin sambil memandang tengkuk leher Iskandar.

"asalkan gak bertentangan sama peraturan sekolah, gue bisa bantu lu."

"gimana kalo gagalin perjodohan kita?" kata Rin lalu langsung menutup mulutnya,

"ya ampun, Rin, sejak kapan lu gak bisa ngontrol omongan lu???"

"apa itu yang bikin lu murung?" tanya Iska.

"mu, murung? emang gue kelihatan murung?"

"iya...,"

tiba-tiba Iskandar mengerem karena lampu merah, membuat Rin terpaksa memeluknya,

"roti kasur!" batin Rin reflek saat memeluk perut Iska. Ia segera menggeleng-gelengkan kepalanya untuk menyadarkan dirinya,

"ih! apaan, sih lu!!" kata Rin kesal dan segera melepas pelukannya.

"sorry, gue gak lihat lampu merah." kata Iska.

"ugh..," kata Rin kesal.

"sorry..," kata Iska lagi.

"iya,iya...," kata Rin, ia lalu memandang kedua telapak tangannya, "emang ada,ya anak SMA yang udah punya roti kasur??" batin Rin,

ia lalu menggelengkan kepalanya lagi, "apaan, sih lu Rin, Liar banget pikiran lu...," katanya dalam hati.

*

Iska menghentikan motornya tepat di depan Rumah Rin.

"udah sampe...," kata Iska. Rin melepas helmnya dan memberikannya pada Iska. Iska memasukkan helm itu ke tas helmnya lagi.

Rin lalu berusaha turun, tetapi motor ninja Iska teralu tinggi untuknya,

"perasaan tadi gue bisa naiknya, kok turunnya susah?" batin Rin.

"pegang pundak gue." kata Iska.

"hah apa?"

"pegang pundak gue, gue mau miringin motornya supaya lu bisa turun." kata Iska.

"i,iya...," kata Rin lalu mencengkram pundak Iska,

"woy, gue bilang pegang, bukan dicengkram!" protes Iska.

"oh,iya..," kata Rin melemaskan cengkaramannya. Iska lalu memiringkan motornya,

"Waa..!!" kata Rin reflek langsung memeluk leher Iska.

Iska menoleh dan memandangnya dari balik helmnya,

"Iih.., bilang-bilang dong kalo mau dimiringkan!!!" kata Rin kesal, tapi masih memeluk Iska.

"iya..," kata Iska, "nih, mau gue miringin." kata Iska.

Rin masih memeluk leher Iska, ia berdiri lalu perlahan-lahan menurunkan kakinya,

"nah.., akhirnya gue bisa turun." kata Rin lega.

Iska lalu membuka kaca helmnya,

"ya udah, masuk sana." kata Iska lagi.

"iya,iya.., gue juga tau...," kata Rin sambil memandang wajah Iska.

"matanya sayu banget.., dia sakit apa?" batin Rin.

"woy.., masuk cepetan! gue mau pulang, nih!" kata Iska.

"ah, orang kayak dia mana mungkin sakit! ya ampun Rin, ngapain juga lu khawatirin dia?" batinnya.

"iya,iya gue masuk, ngapa juga lu harus nunggu gue masuk baru pulang???" kata Rin kesal sambil masuk ke rumahnya. Iska lalu menyalakan motornya.

"ISKANDAR !!" panggil Rin dari balik pagar rumahnya.

"apa?" tanya Iska.

"lu.., hati-hati,ya, jangan sampe ketiduran di jalan. Daah!" kata Rin lalu langsung lari dan masuk ke dalam rumahnya.

Iska tersenyum, "iya." katanya lagi lalu langsung melaju.

*

Rin masuk ke dalam kamarnya. Ia langsung membanting tubuhnya ke atas kasur,

"apa sih yang lu omongin, Rin??!!" katanya merutuki dirinya sendiri.

Ia lalu berbalik dan kini tidur telentang sambil memandang langit-langit kamarnya, "soalnya di kayak kecapekan gitu, nanti kalo dia tidur pas di jalan, terus kecelakaan terus...," Rin langsung menutup mulutnya sendiri.

"tunggu!" katanya. "kenapa juga gue harus mikirin dia? duuh, gak, gue gak boleh berhubungan sama dia, nanti pasti orang-orang bakalan kenal sama gue." kata Rin lagi.

"tapi, kan lu dijodohin sama dia Rin...," kata Rin lalu menjambak rambutnya sendiri.

"haduuh.., dia juga setelah sekian tahun satu sekolah, tiba-tiba jadi baik sama gue, apa karena perjodohan itu,ya, dia jadi sok perhatian gitu? pasti ini disuruh Mami Friska. Iyaa gak mungkin atas keinginan dia sendiri.., pasti tadi dia bohong." kata Rin lagi.

"gak, Arini Kalista itu gak boleh gitu aja percaya sama orang." Tegas Rin.

1
Ipoer Al Patsyah
suka
Nur Sipa
seru ceritanya
🎹Ma²Uzda: makasih Kakak 😊
total 1 replies
Nur Sipa
keren bagus ceritanya
Yovana__IJ
Semangat thor....
Clara Celestial Xai
Sudah di boom like Thor
Jangan lupa mampir dan ikutan Kuis di CS ku yaa
Semangat☀️🚴
Clara Celestial Xai: Tinggal follow dan dukung CS author dan langsung jawab di komen aja!
total 2 replies
Natasya Halim
Istri Orang Yang Mayat
Natasya Halim
Dekat Twilight Kamu Ke Rumah Desa
Natasya Halim
Haha
Natasya Halim
Ye
Mr. Ganz~`
like mendarat di karya terbaik kakak.... tetap semangat....dan jangan kesehatan , juga jangan sombong... untuk like dan komen back hahahaha...... keren..... Uyehhhh 🤣🤣🤣

~ Two world ~
🍂-----🌿
🥺 ajarin buat yg kaya gini
🎹Ma²Uzda: ayo sini kita saling sharing, honestly aku juga masih belajar 🙏😁
total 2 replies
Dewi Asmara
Kata2nya enak dan jelas untuk di baca 👍👍👍
🎹Ma²Uzda: Terimakasih kakak 🙏
total 1 replies
Keicuy
seru banget Thor jadi tambah semangat bacanya bisa² si Queen sama Ryu kayak Rin sama Iskandar . cerita lama terulang kembali
Andiyas
😍😍😍
Andiyas
😂😂 kenapa jadi ceweknya yang nanya duluan
Andiyas
wahhh masak Rin yang harus duluan
Andiyas
😢😢 ternyata udah end ya..😢
Andiyas
mau bilang suka kok banyak banget gangguannya 😂😂
Andiyas
ngapa jadi iska yang nanya!! harusnya mah iska yang nyatain..haduhhhh
Andiyas
greget bangetttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!