Kalila gadis yang berasal dari negara indonesia , dia mengalami kecelakaan pesawat saat akan menuju ke Negara I untuk melanjutkan kuliah s2 nya , namun jiwanya bukan pergi ke alam baka , melainkan masuk ke raga seorang gadis cantik yang bernama NEVA QUEEN MARTINEZ .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab16
" Teman yang mana ".
Jassy langsung menoleh ke belakang , dan melihat Felix yang berdiri tak jauh darinya .
'' Kak Felix '' . Sapa Jassy dan buru buru mendekat ke arah Felix .
Felix hanya mengangkat alisnya melihat Jassy membawa koper berukuran sedang .
'' Kak Felix , dimana kak Hugo ?, aku ingin bertemu dengannya '' . Tanya Jassy tak sabaran .
'' Maaf Nona , Tuan Hugo tidak bisa menemui anda '' . Jawab Felix datar , dia ingat jika Tuannya sudah benar benar tak ingin punya hubungan lagi dengan Jassy , bahkan selama ini Hugo hanya memberi uang pada kepala pelayan Villa untuk makan dan kebutuhan para pegawai di villa itu , dan untuk Jassy mau atau tidak dengan makanan yang mereka buatkan dia tidak perduli , bahkan Jassy tidak tahu jika Hugo sedang membangun villa baru yang lebih megah tentunya , dan jika villa itu sudah jadi maka para pegawai di villa yang di tempati Jassy akan di pindah kerjakan di villa Hugo yang baru , yang di beri nama Rose Garden , bunga kesukaan Neva .
'' Kenapa ?, kenapa Kak Hugo tidak bisa menemuiku , aku kekasihnya '' . Tanya Jassy yang mulai tersulut emosi .
'' Maaf Nona , lebih baik mulai sekarang anda lupakan Tuan Hugo , karna beliau sudah memiliki istri '' . Ujar Felix yang semakin membuat Jassy marah .
'' Tidak ! , aku tidak terima , Kak Hugo kekasihku , hanya aku yang boleh menjadi istri Kak Hugo " . Teriak Jassy histeris , lalu dia mendorong Felix sekuat tenaga , dan berlari ke lorong rumah sakit .
'' Kejar dia !!'' . Perintah Felix pada petugas keamanan rumah sakit , dan mereka langsung bergegas mengejar Jassy yang sudah hampir masuk ke dalam lift .
'' Lepas !, lepaskan aku , aku mau bertemu Kak Hugo '' . Teriak Jassy seperti orang gila , saat petugas keamanan berhasil mencegah Jassy yang akan masuk ke dalam lift.
'' Usir wanita ini keluar '' . Perintah Felix .
'' Baik Tuan '' . Jawab dua petugas keamanan yang memegang tangan kiri kanan Jassy , lalu mereka berdua menarik Jassy ke luar dari rumah sakit dengan paksa.
'' Ada apa ini ?'' . Tanya Kekek Willson yang baru keluar dari dalam mobilnya , dan melihat Jassy yang di tarik secara paksa oleh petugas keamanan rumah sakit .
'' Tuan Willson '' . Sapa petugas keamanan itu dengan membungkuk hormat.
Sedangkan Jassy yang mendengar petugas keamanan memanggil pria tua di depannya dengan sebutan Willson , langsung membukatkan kedua matanya , lalu dia menghempaskan cekalan dari dua pria yang menyertenya , dan buru buru mendekati Kakek Willson .
'' Tuan Willson , kenlakan saya Jassy , saya kekasih Kak Hugo cucu Tuan '' . Ucap Jassy dengan antusias , bahkan dia menampilkan senyuman terbaiknya di depan Kakek Willson .
'' Kekasih cucuku '' . Sahut Kekek Willson mengerutkan dahinya pura pura tidak tahu , padahal dia tahu jelas siapa Jassy , dan bagaiman perangai Jassy yang sebenarnya , untung saja cucunya itu masih sadar kalau Jassy hanya ingin hartanya saja pikirnya.
'' Iya , saya ,, saya kekasih Kak Hugo , dia,, dia juga sudah janji akan menikahi saya '' . Ujar Jassy tanpa tahu malu .
'' Benarkah dia ingin menikahimu ?, apa kamu tidak tahu jika Hugo sudah beristri, bahkan sudah sejak tiga bulan lebih '' . Timpal Kakek Willson membuat Jassy membelalakkan kedua matanya , dia pikir Hugo menikah dengan putri keluarga Martinez saat pulang dari villa terkahir kalinya , ternyata sudah tiga bulan , jadi Hugo menikah saat di masih dalam keadaan koma pikirnya .
'' Tidak , itu tidak mungkin,, Tuan Willson pasti berbohong kan , Kak Hugo itu sangat mencintaiku , dia tidak mungkin menikahi wanita lain , keculai wanita itu menjebak kak Hugo dengan cara kotor '' .
Palkkkkk
'' Tutup mulutmu,,, !! '' . Bentak seorang wanita yang tiba tiba muncul di tengah tengah mereka berdua .
Sedangkan Jassy terkejut saat ada yang menampar pipinya dengan keras .
'' Anda siapa , kenapa menampar saya ?! '' . Sentak Jassy marah .
'' Aku mertua dari wanita yang kau hina barusan '' . Jawab Claudia membuat Jassy syok , karna ternyata wanita di depannya adalah ibu Hugo .
'' Tan,, tante maaf , saya tidak tahu jika anda ibu Kak Hugo '' . Ucap Jassy gugup .
'' Cih,, kamu tidak perlu berpura pura baik di depanku , kau pikir aku tidak tahu , jika selama ini kamu hanya mengejar kekayaan putraku saja , '' . Cibir Caludia membuat Jassy gelagapan .
'' Untung saja putra bodohku itu cepat sadar , jika tidak dia pasti sekarang sudah jatuh miskin karna kamu plorotin hartanya '' . Tambah Caludia pedas.
'' Tidak , saya bukan wanita seperti itu , anda jangan sembarangan menuduh saya '' . Sangkal Jassy .
'' Ck,, sudahlah , lebih baik sekarang kamu lupakan putraku , dia juga sangat mencintai istrinya , jadi jangan harap kamu bisa mengganggu rumah tangga mereka '' . Ujar Claudia .
'' Tidak , anda pasti bohong , Kak Hugo snagat mencintai saya , dia tidak mungkin semudah itu melupakan saya '' . Sahut Jassy tak terima .
'' Terserah kamu saja , Ayah ayo kita masuk , dan untuk kalian berdua jangan sampai wanita ini masuk ke rumah sakit lagi '' . Ucap Caludia tegas .
'' Baik Nyonya '' .
Lalu Caludia dan Kakek Willson masuk ke dalam rumah sakit , sedangkan Jassy yang ingin menyusul mereka berdua langsung di tahan oleh dua petugas keamanan rumah sakit .
Sedangkan di kamar VVIP , Hugo duduk di kursi yang berada di samping brangkar istrinya , sembari mengelus pucuk kepala istrinya dengan lembut .
'' Sayang , kenapa kamu belum mau bangun , apa kamu masih marah sama aku , aku janju nanti saat kamu bangun kamu boleh marah dan memakiku sepuasmu , pukul juga boleh , tapi kamu tidak boleh ninggalin aku ya '' . Ucap Hugo berbicara sendiri , dan tak sadar air matanya kembali menetes .
'' Hikss,,, aku salah , aku mohon bangunlah , sudah cukup kamu menghukumku dengan cara seperti ini '' . Ucap Hugo yang semakin terisak namun sama sekali tidak ada respon dari Neva .
Di depan jendela dua wanita cantik yang berpakaian serba putih , sama sama memperhatikan Hugo yang menangis di pinggir brangkar istrinya .
'' Kalila apa kamu tega melihat Kak Hugo seperti itu terus , dia sudah menyesal Kalila '' . Ucap jiwa Neva .
'' Apa urusannya denganku , dia menangisimu bukan aku '' . Sahut jiwa Kalila datar yang mana membuat jiwa Neva tersenyum .
'' Kamu tahu Kalila , jika Kak Hugo itu jatuh cinta padamu bukan aku '' . Ujar Jiwa Neva .
'' Apa maksudmu ?'' . Tanya jiwa Kalila .
'' Iya , dia sikapnya berubah sejak jiwamu yang menempati ragaku , dengan sifatmu yang ketus dan datar itu mampu membuat Kak Hugo perlahan takut kehilangan kamu '' . Jawab jiwa Neva .
'' Dia tidak menyukaiku karna aku yang selalu menempel padanya , aku yang selalu mengejarnya sampai membuat Kak Hugo ilfil padaku '' . Tambah jiwa Neva .
'' Ya kamu tinggal merubah sifatmu sepertiku , mudahkan '' . Sahut jiwa Kalila .
Jiwa Neva menggelengkan kepalanya . '' Inginnya seperti itu , tapi jiwaku sudah tidak bisa kembali ke ragaku '' . Ujar jiwa Neva sedih .
'' Kenapa bisa begitu ?'' . Tanya jiwa Kalila .
'' Aku tidak tahu , yang jelas aku pernah mencobanya berkali kali untuk kembali masuk ke ragaku , namun sama sekali tidak bisa , yang ada malah jiwaku terasa sakit '' . Jawab jiwa Neva .
'' Lalu jika jiwaku bisa masuk ke ragamu , apa kamu tidak keberatan ,karna pria yang kamu cintai aku miliki ?'' . Tanya Jiwa Kalila meledek .
'' Tidak , aku sama sekali tidak keberatan , apalagi aku sadar jika cinta itu tak harus memiliki , aku bisa melihat orang yang aku cintai bahagia itu lebih dari cukup '' . Jawab jiwa Neva dengan yakin .
'' Jadi , aku mohon jangan kamu siksa Kak Hugo lagi , tolong kamu kembali ke ragaku ya , aku tidak tega melihat Kak Hugo setiap hari menangisi ragaku '' . Mohon Jiwa Neva sembari menggenggam tangan jiwa Kalila .
'' Baiklah,, aku akan masuk ke ragamu lagi , tapi aku harap kamu tidak menyesalinya '' . ucap Jiwa Kalila yang seketika jiwa Neva menerbitkan senyumnya .
'' Tidak aku tidak akan menyesal , aku janji '' . Sahut jiwa Neva dengan yakin .
Lalu jiwa Kalila perlahan mendekat ke arah brangkar dan mulai memposisikan dirinya untuk masuk ke raga Neva .
Tit
Tit
Tit