Beby gadis berumur 21th yang bekerja sebagai OB disebuah perusahaan besar,banyak orang yang ingin bekerja di perusahaan tersebut meskipun hanya sebatas OB.
Dan sial nya Beby yang sedang mengendarai motornya ia hampir saja menabrak seorang anak laki-laki berumur 4thn,yang entah datang dari mana anak itu tiba-tiba ada didepan motor Beby.Membuat Beby mengerem mendadak dan ia jatuh,untung saja tidak menabrak bocah itu.
" Aauww " Pekik Beby yang merasakan kakinya sakit
" Siapa anak itu,kenapa bisa berkeliaran di jalan " Ucap Beby bangkit dan menghampiri bocah itu
" Sayang kamu tidak apa-apa" Tanya Beby dengan lembut ia berjongkok di depan bocah itu
" Momy " Ucap bocah itu membuat beby kaget karena dipanggil momy oleh bocah itu
Bagaimana tidak kaget Beby baru umur 21th dan ia belom menikah bahkan pacar pun tak punya, bagaimana Beby bisa mempunyai anak yang berumur 4thn.Dan herannya kenapa bocah itu memanggil nya dengan kata momy??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mentari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
16
" Mommy " Triak Sean saat baru keluar dari kelasnya
" Sean,sudah selesai belajarnya " Tanya Baby
" Sudah,Mom " Ucap Sean
" Ya udah kita pulang yuk, Pak sopir sudah menunggu didepan " Ucap Baby
" Okey, Mommy" Ucap Sean
Sean menggandeng tangan Baby dengan sangat erat menuju ke arah mobil dimana Pak Joni sudah menunggu,setelah Baby dan Sean masuk kedalam Pak Joni mulai menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang.
Baby dan Sean langsung pulang ke mansion karena Saga memerintahkan Baby langsung pulang saat jam sekolah Sean selesai tidak diperbolehkan untuk mampir, kalaupun ingin mampir harus meminta ijin terlebih dahulu karena Saga takut terjadi sesuatu kepada Sean.
" Mommy...apa bener mulai sekarang Mommy akan tinggal bersama Sean " Tanya Sean menatap ke arah Baby
" Benar Sayang, mulai sekarang Mommy akan tinggal bersama Sean bahkan akan tidur dengan Sean kalau Sean mau " Ucap Baby menoel hidung mancung Sean
" Mau....Sean mau tidur sama Mommy " Ucap Sean dengan antusiasnya
" Beneran mau nih " Tanya Baby dengan suara mengoda
" Beneran Mommy, Sean sudah memimpikan tidur bersama Mommy " Ucap Sean dengan jujur
" Baiklah..mulai sekarang Mommy aku tidur dengan Sean gimana " Ucap Baby
" Horeee Sean akan tidur sama Mommy, terimakasih Mommy" Triak Sean sembari mengangkat kedua tangannya ke udara
" Sama-sama,apa Sean ngantuk " Tanya Baby yang melihat mata Sean sayu
" Sedikit, Mom " Ucap Sean sembari menguap
" Ya sudah,Sean tidur sini " Ucap Baby menepuk pahanya untuk dijadikan bantal oleh Sean
" Huamm "Sean menguap lagi dan Sean pun berbaring di paha Baby
Baby mengelus rambut Sean dan pipi gembul untuk memberikan kenyamanan agar Sean tidur dengan nyaman meskipun didalam mobil, Baby terus memperhatikan wajah Sean entah apa yang sedang Baby Pikiri hanya dia yang tau.
Pak Joni yang melihat Tuan kecilnya sudah tertidur dengan nyenyak di pangkuan Baby menyinggungkan senyum,karena Pak Jon baru pertama kali melihat sifat Sean seperti anak kecil pada umumnya jika bersama ibunya yang akan bermanja.
Pak Jon sudah berkerja dengan keluarga Sanjaya 30 tahun lamanya saat Saga masih berusia 5 tahun, Pak Jon merupakan supir pribadi keluarga Sanjaya karena semalam ini Pak Jon bekerja dengan jujur.
Keluarga Sanjaya menjunjung tinggal kejujuran karena seseorang yang jujur dalam segala hal bisa disimpulkan jika orang tersebut baik dan bertanggung jawab, kejujuran nomor satu yang harus di miliki semua orang.
" Semoga Nona Baby beneran menjadi Mommy nya Sean, menurut ku Nona Baby baik dan sayang dengan Tuan Sean meskipun bukan anak kandungnya sorot mata Nona Baby penuh dengan kasih sayang yang tulus " Batin Pak Jon melihat Baby dari kaca spion yang sedang membelai rambut Sean
" Pak,apa masih lama sampainya" Tanya Baby dengan suara pelan karena ia takut membangunkan Sean yang sudah tidur pulas
" Bentar lagi Nona, apa kaki Nona terasa keram" Tanya Pak Jon karena sejak tadi posisi Sean tidak berubah sedikitpun
" Ah tidak Pak, saya hanya bertanya saja " Ucap Baby
" Kita hampir sampai,Nona " Ucap Pak Jon
Bener saja tidak lama dari situ mobil yang di kendarai Pak Joni masuk ke sebuah pekarangan rumah yang sangat luas bahkan jarak gerbang dengan pintuk utama cukup jauh, mungkin jika berteriak tidak akan kederan.
Mobil pun berhenti tepat di pintu utama, Pak Jon turun terlebih dahulu untuk membukakan pintu untuk Baby.
" Sini Nona...biar Den Sean,Pak Joni gendong kekanan" Ucap Pak Jon yang sudah disamping Baby bersiap untuk mengambil alih tubuh Sean
" Ah...tidak usah Pak biar saya saja yang gendong " Tolak Baby
" Tidak Nona biar saya saja, nanti Nona bisa keberatan " Ucap Pak Jon
" Bapak tenang saja saya kuat ko,Bapak tinggal tunjukkan kamar Sean dimana " Ucap Baby
" Beneran,nona Baby kuat " Tanya Pak Joni untuk memastikan
" Iyaa...saya kuat ko Pak tenang saja " Ucap Baby meyakinkan Pak Joni jika dia bisa mengendong Sean toh menurut Baby Sean tidak terlalu berat masih bisa lah Baby mengangkatnya
" Mari,Nona saya tunjukkan dimana kamar Den Sean " Ucap Pak Jon
Saat Baby masuk ke dalam ia sangat takjub dengan interior yang sangat megah bahkan banyak guci yang bejejer disana dengan ukuran sangat besar,bisa ditebak jika harga guci tersebut sangat mahal mungkin Baby tidak akan sanggup membayarnya.
Para pengurus rumah yang melihat kedatangan Baby menunduk hormat, karena mereka semua sudah diberitahukan oleh kepala pelayan jika dia harus menghormati Baby seperti mereka menghormati Saga itu pesan dari Asisten Bram.
Baby sempat kaget karena mereka kompak memanggil namanya bahkan menunduk hormat sangat canggung , darimana dia tau nama Baby sedangkan dia baru pertama kali datang ke rumah ini.
" Selamat datang...Nona Baby " Ucap mereka kompak dan sedikit menunduk
" Ah i.. Iya makasih " Ucap Baby canggung karena ia tidak terbiasa di perlakukan seperti ini sebelumnya
" Mari Nona...kamar Den Sean ada di atas " Ucap Pak Jon
" Ah...iya Pak " Ucap Baby sedikit canggung
Baby pun naik ke atas mengikuti Pak Jon yang lebih dahulu berjalan nampak 4 kamar berjejer yang mana salah satu kamar itu milik Sean, tepat di kamar kedua Pak Jon membuka pintu untuk Baby masuk.
" Silakan Nona...ini kamar Den Sean " Ucap Pak Jon mempersilahkan Baby masuk ke dalam kamar
" Makasih Pak " Ucap Baby tersenyum tulus
" Sama-sama Nona, saya tinggal dulu jika ada sesuatu bilang saja dengan Bu Mai kepala pelayan disini atau bisa dengan Bi Imah " Ucap Pak Joni
" Iya....Pak terimakasih saya akan meletakan Sean ke ranjang dulu " Ucap Baby
" Baik Nona... saya tinggal dulu " Ucap Pak Jon lalu meninggalkan Baby dikamar Sean
" Apa...Den Sean ean sudah pulang " Tanya Bi Imah saat melihat kehadiran Pak Joni
" Sudah, Den Sean sedang tidur dengan Nona Baby dikamarnya " Ucap Pak Jon
" Apa Nona Baby memperlakukan Sean dengan baik " Tanya Bi Imah ke Pak Joni
" Tenang saja...Nona Baby sangat baik dengan Den Sean bahkan aku bisa merasakan kasih sayang Nona Baby kepada Den Sean begitu tulus " Ucap Pak Jon
" Syukurlah kalau gitu aku merasa lega " Ucap Bi Imah
" Kalau gitu aku kekamar dulu " Ucap Pak Jon meninggalkan Bi Imah
Ting...... Suara pesan masuk di handphone Bi Imah
📩" Apa Sean sudah pulang Bi " Pesan dari Saga
📩" Sudah Tuan, sekarang Den Sean sedang tidur dikamarnya dengan Nona Baby " Balasan dari Bi Imah
Setelah pesan Bi Imah diterima Saga ia tidak membalas pesan itu lagi, karena sudah cukup bagi Saga untuk informasinya.
slalu menunggumu
😍
😍
up banyak2 kak
😍