NovelToon NovelToon
Ternyata Suami Ku Kepala Mafia

Ternyata Suami Ku Kepala Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:179.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yanti sihite

Nadia Zaliva baru-baru ini berhasil memasuki polisi wanita (Detektif), namun di balik itu kedua orang tua Nadia tidak mengetahui kalau dirinya berhasil lulus.

Setelah ia kembali ke rumah, ia berencana untuk memberitahu mereka kalau dirinya telah berhasil, tetapi yang diharapkan tidak sesuai dengan apa yang dia pikirkan begitu ia memasuki rumah mewah kedua orang tuannya.

Yok baca yok.. Apa yang membuat Nadia menghentikan apa yang ingin dia beritahu kepada kedua orang tuanNya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanti sihite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16

Seperginya dari sana, ia langsung kembali ke kantor. Namun saat perjalanan, tiba-tiba David melihat Nadia sedang bersama dengan Zico di sebrang jalan. "Berhenti" Ucap David.

Sang supir yang membawa mobil menepikan, kemudian David melemparkan arah padangan matanya kepada Nadia yang masih berada disana dengan senyum mengembang di wajah Nadia. Lalu David tersenyum sinis, setelah itu ia menyuruh sang supir menjalankan mobilnya.

Di dalam ruangan, David mendudukan diri diatas kursi kebesarannya.

Tok.. Tok..

"Masuk".

Ceklek!

"Tuan" Panggil Vincen membawa beberapa berkas. David menghampiri Vincen ke arah sofa, "Ada apa tuan?" Tanya Vincen melihat wajah marah David.

"Tidak" Jawab David menerima berkas yang Vincen bawa. "Bagaimana dengan hotel A?".

"Minggu depan rapat pemegang saham. Tuan akan menghadirinya?".

"Mmmmm" Gumam David.

"Dan satu lagi tuan, tadi saya mendapatkan undangan dari Hanju group".

"Undangan apa ini?".

"Perayaan berdirinya Hanju group yang ke 10 tahun tuan".

Selesai David menandatangi berkasnya, Vincen segera keluar dari sana, kemudian David menyambar undangan Hanju group, namun saat itu juga David melihat sebuah pita putih tergeletak di bawah meja sofa.

David mengeryitkan dahi lalu mengambilnya, ia melihat pita tersebut sedikit familiar, tetapi ia tidak tau siapa pemilik dari pita itu.

DDDRRRRTTTT.. DDDRRRRTTTTT...

"Mmmmm" Jawab David.

"Tuan, Rian bunuh diri" Beritahu Bagas.

"Aaiiisss" Kesal David.

Sedangkan di tempat lain, Gery dan Steven sedang berada di rumah sakit tempat Beyonce di rawat saat ini. "Ayah, aku mau ayah memberikan semua yang ayah miliki kepada ku" Ucap Gery.

Beyonce tersenyum kepada putranya, "Ayah tidak akan memberikannya kepada mu".

Gery tertawa, "Kenapa ayah? bukankah aku ini putra mu?".

"Kamu benar putra ku. Tapi ayah tidak bisa mempercayakan ini semua kepada mu" Jawab Beyonce melihat Steven yang duduk diatas sofa. "Dan kamu, dulu paman sangat mempercayai mu, tapi kamu malah menghianati paman, dan sekarang kamu kembali dengan menghasut Gery untuk mengambil semuanya".

Steven tersenyum, "Aku punya hak untuk itu paman, bukankah dulunya paman sudah berjanji kepada ayah ku".

"Benar, tapi kamu sendiri yang sudah pergi dan menghianati paman Steven.. Aahhh" Sesak Beyonce meremas dadanya.

"Ayah" Kaget Gery.

"Aaahhh" Semakin sesak Beyonce meremas dadanya. "Do-dokter, panggil dokter".

"Ck" Steven keluar memanggil dokter.

Begitu dokter masuk, mereka menyuruh Gery dan Steven keluar dari sana.

"Ini tidak bisa di biarkan" Ujar Steven.

"Maksud kamu?".

"David, sepertinya paman akan menyerahkan semuanya kepada dia".

"Lalu apa yang akan kita lakukan?".

"Membunuhnya. Tidak ada cara lain selain membunuhnya".

"Apa kita akan ke indonesia?".

"Mmmmmm".

"Terus, bagaimana dengan Rian? saat ini aku tidak bisa menghubunginya dan sudah beberapa hari ini dia juga tidak pernah menghubungi ku".

"Rian pasti sudah tertangkap".

"Apa? bagaimana bisa?".

"David sudah mengetahuinya kalau dia suruhan kamu. Rian pasti sudah dibunuh".

"Brengsek" Geram Gery.

.

Sepulang dari kantor, David dan Vincen menuju tempat baru. Disana anak buahnya langsung menyambut kedatangan mereka, "Tuan" Tunduk mereka.

Kemudian Bagas mendatangi David, "Tuan" Ajaknya membawa David dan Vincen masuk kedalam, disana mereka melihat Rian telah terbaring di dalam peti mati. "Kami akan segera menguburnya tuan".

David menghela nafas, ia memperhatikan wajah pucat Rian. "Dimana ponselnya?".

"Kami tidak menemukan ponselnya tuan" Jawab Bagas.

"Mmmmm.. Kalian boleh menguburnya".

"Baik tuan".

Kemudian David mendudukkan diri diatas sofa bersama dengan Bagas dan Vincen. Lalu anak buahnya yang lain membawakan mereka alkohol dan juga rokok yang selalu David gunakan, "Tuan, jam 12 nanti kapal akan tiba" Beritahu Bagas.

"Mmmmmmm" Gumam David.

.

Di kantor, Bayus baru saja mendapatkan informasi dari penduduk di pelabuhan xx tentang kapal yang sering berlabuh disana. "Kita meeting 20 menit" Ucap Bayus.

Mereka semua pun langsung memasuki ruang meeting, lalu Bayus menyalakan infokus. "Semuanya sudah disini?".

"Sudah pak".

Kemudian Bayus melihat rekannya, "Malam ini kita akan berangkat ke pelabuhan xx".

Mereka terdiam.

"Saya baru saja mendapatkan informasi kalau sebuah kapal sering mendarat disana dan mereka selalu menggunakan senjata. Saya yakin, itu pasti mereka".

"Lalu bagaimana dengan surat perintah pak?" Tanya Raka.

"Kita tidak membutuhkannya" Jawab Bayus. "Lokasi telah diganti, kalian ingat wajah pria ini?".

"Pria itu pemilik dari club xx".

"Mmmmm.. Sejak awal saya sudah mencurigainya, kita lihat saja nanti. Dia ada di lokasi atau tidak".

Begitu meeting selesai, mereka segera berangkat ke lokasi. Disana, Bayus, Raka, Riko, Diva, Zico dan Nadia melihat beberapa nelayan baru mendarat. "Sekarang sudah jam 10 malam" Beritahu Raka.

"Bersiaplah, Raka dan Riko ke kanan, Diva dan Nadia ke kiri, kamu ikut aku" Ajak Bayus membawa Zico.

Lalu Nadia bertanya kepada Diva, "Mbak Diva sudah menikah?".

"Apa?".

"Aahhh" Senyum Nadia.

"Belum" Jawab Diva. "Tapi aku pernah gagal menikah. Yah, untung saja aku tidak jadi menikah".

"Kenapa?".

"Dia lebih memilih bersama dengan wanita lain. Lalu bagaimana dengan mu?".

"Apa?".

"Sepertinya Zico menyukai mu. Setiap kali aku melihat mu bersama dengan dia, Zico selalu menatap mu dengan tatapan..." Gantung Diva mendengar suara tawa kecil Nadia.

"Zico dari dulu selalu seperti itu mbak. Terus, kapan mbak akan berencana menikah?".

"Tidak tau, untuk saat ini aku hanya ingin fokus dengan pekerjaan saja".

"Hey.. Tidak boleh seperti itu mbak, ingat umur loh".

Diva tersenyum, setelah itu mereka kembali fokus.

Melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 11 malam, Bagas dan Vincen bersiap-siap menuju pelabuhan. Sedangkan David berada di ruangannya. "Tuan, kami berangkat" Izin mereka.

"Mmmmmm" Angguk David.

Mereka yang berangkat langsung memasuki mobil begitu juga dengan Bagas dan Vincen. Tidak membutuhkan waktu yang lama menempuh perjalan kesana, kini mereka telah tiba di lokasi.

"Mereka sudah datang" Beritahu Bayus mengeluarkan pistol.

Lalu Nadia melihat mobil tersebut yang terparkir tidak jauh dari lokasi mereka sembunyi, "Sial, kenapa mereka banyak sekali" Umpat Diva melihat beberapa pria itu keluar dari dalam mobil dengan jaket hitam.

"Mbak Diva bisa berkelahi?" Bisik Nadia.

"Bagaimana dengan mu?".

"Melawan satu dua orang aku bisa".

"Aku juga" Balas Diva.

Sekarang telah menunjukkan pukul 12 malam, kapal yang mereka tunggu-tunggu pun telah sampai disana, "Naik" Perintah Bagas.

Lima orang menaiki kapal tersebut, namun sebelum mereka naik, kelima orang itu langsung tertembak menggenaskan dihadapan Bagas dan Vincen. "Sial" Umpat Bagas. "Vincen, sepertinya ada yang tidak beres" Mereka semua bersembunyi dibalik mobil.

Sedangkan Bayus dan rekannya yang lain menyaksikan kejadian tersebut tidak bisa melanjutkan apa yang telah mereka rencanakan. "Apa yang akan kita lakukan mbak?" Tanya Nadia.

"Sepertinya kita akan mundur Nad. Kita tidak mungkin melawan mereka. Mundur".

Diva dan Nadia berlari ke mobil, Bayus dan yang lain masih di lokasi persembunyian mereka melihat kejadian tersebut. "Pak, apa tidak sebaiknya kita mundur? ini sangat berbahaya" Ujar Zico.

"Diamlah".

Zico terdiam, lalu ia melihat kembali kearah mereka yang sedang tembak menembak dengan cara menggenaskan. "Nadia, apa dia baik-baik saja?" Batin Zico melihat kearah tempat persembunyian Nadia.

1
Evielin M Hamkah
sedih sangat-sangat😭😭😭😭😭terima kasih novel yg sungguh berkesan.
saya seperti dalam cerita awak,terima kasih sekali lagi,terbaik
Efrianti Sihite: Thank you 😍
total 1 replies
Alfia Ulfah
keren banget ceritanya thor
semangat thor di tunggu karya kelanjutannya
Efrianti Sihite: Terimakasih sudah singgah 🥰
total 1 replies
Yeni Desvita
wow sosweet 👍👍👏👏
Efrianti Sihite: Terimakasih 🥰
total 1 replies
Yeni Desvita
wow sosweet 👍👍👍👍
Indah Batam
aku mampir Thor, keren banget ceritanya, salam dari - Gairah Ayah Tiriku
Indah Batam: aaamiiiiinn,, makasih kembali Thor,, semangat untuk kita semua🥰🙏
total 2 replies
Erick Kecil
ending ny bikin sedih,aku sampai nangis
Efrianti Sihite: Terimakasih sudah singgah terima kasih juga untuk bintang ya🥰🥰
total 1 replies
joyji
yanto itu siapa ya...kok nggk kerja gitu
joyji
nggk kerwn cewk nya jd polisi..
ciba cewk polisinya hebat dlmpeklhian serti punya silat.taikondo apalah ...biar lbh seru
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah
total 1 replies
Almira Haniya Azzahra
Nadia polisi, tapi kok sebodoh itu ya? gak logis, belum jiwa bertarungnya lemah hehehe..maaf ya Thor... 🙏
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah 👍
total 1 replies
Za muza
toko polisinya kok lemah ya thour...
Aura Moo
Nadia terlalu sok jago dan ceroboh liat kan akibat nya
Nabil abshor
tp alexa hamil,,,, jgn2 ni kena sindrom org hmil it ya,,,, 🤭🤭
Nabil abshor
cuma ngomh gt tok... 🤦‍♀️🤦‍♀️
Nabil abshor
heleeeh seng halal ono lho,,,,,, 😏😏
za_anika
aku belom Bisa nerima eps terakhirnya....
aku gk mau david mati thor...😢intiny David harus hidup bareng ama nadia
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah 🤗
total 1 replies
Anisah Humairahh
ganggu banget mmmmmm nya sih ganti aja "iya"
Shakira Keyyila Zahra
nyimak
Maria Ratna
mudah mudahan ada kelanjutannya🙏🙏
Efrianti Sihite: Kalau ada kelanjutan Nadia akan bersama dengan Zico, apakah ada yang setuju?
total 1 replies
Arini Rizki
aku menangis membacanx
Efrianti Sihite: Terima kasih sudah singgah bun🤗
total 1 replies
Daryati Idar
kasian nadin terima kasih thor atas ceritany semangat
Efrianti Sihite: Sama-sama sudah menyukai🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!