NovelToon NovelToon
Papa Gula Dan Semutnya

Papa Gula Dan Semutnya

Status: tamat
Genre:Patahhati / CEO / Romansa / One Night Stand / Pelakor / Tamat
Popularitas:116.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Red Lily

Naura itu capek hidup miskin! Mana dia suka di bully lagi! makannya mending cari Papa gula aja yang bisa bikin hidupnya lebih baik!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Red Lily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pernikahan yang ditanyakan

🌹SELAMAT MEMBACA ANAK KESAYANGAN EMAK. 🌹

🌹JANGAN LUPA FOLLOW IG : @REDLILY123.🌹

🌹EMAK SAYANG KALIAN SEMUA. 🌹

"Ini siapa?"

Nathan kaget bukan main saat kembali ke ruang tengah dan mendapati Ibunya memperlihatkan room chat Nathan dengan Naura. Segera dia merebut ponselnya. "Bukan siapa siapa, Bu. Biasa anaknya pengusaha sebelah yang naksir begitu tau kalau Nathan duda."

"Emang kamu udah ngumumin kamu duda? Kok mereka pada tau? Cerainya aja belum diputusin kan? Baru on proses?"

Sial! Nathan salah mengambil langkah. "Ini bapaknya yang deket sama Nathan jadi aku cerita sama dia."

"Oalahh"

Nathan yakin kalau ibunya tidak menggulir room chat jadi tidak tau apa yang mereka bicarakan sebelumnya. 

"Jangan sama anak kecil lah," ucap Ibu Sri mengutarakan opininya. "Dia nggak akan bisa buat jadi ibu dari Savana. Takutnya nantinya bakalan ada perebutan buat perhatian kamu."

"Udah dibilangin berapa kali kalau Nathan nggak tertarik buat nikah lagi. Savana aja udah cukup."

"Kamu nantinya bakalan butuh istri buat ngurusin kamu di masa tua."

Dengan entengnya pria itu mengatakan. "Nathan kan punya banyak duit, kalau misalnya nanti butuh orang buat ngurus ya tinggal bayar aja."

Lelah Ibu Sri berbicara dengannya dan memilih untuk meninggalkan Nathan. "Kamu mau dibuatin apa?" tanya beliau sebelum pergi ke dapur.

"Apa aja deh buatan ibu yang penting enak."

"Ngeledek kamu ya, sekarang Ibu udah pinter masak tahu." Ibu Sri marah sambil melangkah pergi dari sana.

Nathan hanya tertawa karena pada kenyataannya masakan buatan ibunya memang kurang sedap. Jika beliau memasak, terpaksa dimakan oleh anggota keluarga Karena rasa kasihan dan juga menghormati. Itupun nantinya pasti akan dimodifikasi lagi oleh pelayan supaya lebih enak.

Merebahkan diri di atas sofa dan memainkan ponselnya. Jujur saja Nathan masih bisa menghandle hal lainnya seperti pelayanan terhadap dirinya, dia tidak perlu khawatir.

Mungkin membutuhkan istri dalam pikiran Nathan hanya untuk memuas nafsu saja. Karena pada kenyataannya bersama dengan Merry juga demikian.

Pernikahan itu hanya menguntungkan pada bagian penyaluran hasrat saja. Dilayani seperti menyiapkan baju, memasak ataupun hal-hal kecil lainnya selalu Natal dapatkan dari pelayan.

Tidak ada kecupan atau pelukan, bahkan pengutaraan saling mencintai antara dirinya dan Merry ketika masih menjadi suami istri. Itulah yang membuat Nathan tidak percaya akan adanya cinta. Cinta selalu meninggalkan pada akhirnya. Namun hubungan darah tidak akan pernah bisa, itu sebabnya Nathan menyayangi Savana.

Dia tidak butuh siapa-siapa lagi. Mungkin hanya keberadaan Naura yang bisa Nathan jadikan sebagai pelampiasan nafsu.

"Daddy!" teriak Savana berlari ke arahnya untuk menunjukkan hasil ujian yang dia dapatkan hari ini.

"Ya ampun Anak Daddy!"

Nathan yang melihat Savana tertawa begitu bahagia membuatnya ikut tersenyum. Dudukan diri dan mengulurkan tangan untuk melihat apa yang dipegang oleh sang putri.

"Hebat kan Savana?"

"Hebat banget dong. Anak Deddy memang luar biasa."

"Tapi itu bukan peringkat kesatu, sebelumnya ada orang yang nilainya lebih tinggi dua poin dari Savana."

"Nggak apa-apa, nilai segini juga udah gede banget. Daddy lihatnya peningkatan kamu, bukan persaingan nilai kamu dengan anak-anak lain."

Mendengar hal itu, Savana langsung memeluk daddynya dengan begitu erat.  "Sayang Deddy banyak-banyak."

"Kenapa Eyang nggak disambut?" Savana seketika menoleh dan berteriak ketika mendapati wanita paruh baya yang tidak terlalu suka dengan udara Jakarta, akhirnya sudah ada di sana.

Savana berlari dan merentangkan tangannya. Melihat hal itu menjadi sebuah kebahagiaan tersendiri untuk Nathan, dia telah berhasil menumbuhkan Savana dan mendidik dia menjadi anak yang baik. Dia yakin kalau kakaknya akan bangga atas apa yang dia lakukan.

"Kata nenek kamu yang ada di Amerika, dia ngajak kamu buat sekolah di sana. Beneran?" tanya ibu Sri dengan raut wajah yang begitu khawatir.

"Iya nenek memang nawarin, tapi Savana bakalan sekolah di sini. Nggak bakalan ke mana-mana kok. Kasihan juga daddy kalau ditinggal sendiri."

"Makanya kalau kamu nggak mau daddy kamu sendiri dan ada yang ngurus, coba kamu bujuk dia supaya nikah lagi."

****

Mengingat apa yang dikatakan oleh sang Eyang, menjadi pemikiran tersendiri untuk Savana. Dan hal itu disadari oleh Nathan. Namun untuk sekarang bukan waktu yang tepat menanyakan apa yang terjadi dengan sang anak.

"Jadi kapan kamu mau nikah lagi? Harus ada yang ngurus kamu."

"Kan ada Savana," ucap anak perempuan itu secara tiba-tiba begitu Eyang sepuh baru saja menanyakan hal tersebut pada Nathan.

"Tapi kan nanti kamu pasti kerja dan punya pasangan juga, Ayah kamu butuh sosok pendamping di sampingnya. Kalau sakit ya tetep aja yang nemenin istri. Memangnya kamu keberatan kalo punya Ibu sambung?"

"Ayah jangan nanyain itu." Nathan memberi penekanan, jelas dia tahu kenapa sang anak tidak nyaman. "Ayah tahu nggak kalau Savana itu baru saja dapat penilaian dan dia jadi salah satu yang terbaik."

"Jangan ngalihin pembicaraan," ucap pria yang selalu ditakuti oleh Nathan itu. Kamu nggak ada niatan buat nikah lagi?"

"Di usia yang udah ini Nathan milih untuk fokus kerja."

"Uang kamu udah banyak mau dipakai apa lagi? Tinggal kesenangan dan juga teman buat hari tua kamu. Lagian kamu sama Merry kan berpisah baik-baik."

"Nanti Nathan pertimbangkan," ucap pria itu pada akhirnya. Menarik nafas lega ketika pembicaraan tentang pernikahannya teralihkan padahal lain.

Kini focus pada Savana dan juga karirnya untuk kedepannya. Savana tetap ingin menjadi seorang dokter bedah, Eyang sepuh sudah menjanjikan kalau rumah sakit akan diberikan kepada Savana jika cucunya itu benar-benar melakukan yang terbaik.

"Cucu ayah kan cuma satu, ya pasti semuanya bakalan dikasih ke Savana kan?" Nathan bergumam heran menyiapkan masakan buatan ibunya yang agak asin.

"Tapi kan dia nggak punya buat mengurus manajemen tentang yayasan. Makanya Ayah mau kamu nyari istri lagi biar dia hamil terus yang satu ini dijadiin pimpinan yayasan, bukan dokter kayak Savana."

Menyinggung lagi hal tersebut membuat Savana menghembuskan nafasnya kasar, memberi tanda kalau dirinya benar-benar tidak suka.

"Kalau misalnya kamu nggak bikin anak lagi, nantinya bakal diturunin ke paman kamu. Anak-anaknya yang lebih berpengalaman di Yayasan. Sekarang aja, jajaran Rektor kan dikuasai oleh mereka. Kadang ayah nyesel cuma bikin dua anak. Kenapa nggak 12 sekalian buat bisa menghandle semua di Yayasan."

Agaknya, Nathan juga mempertimbangkan hal itu. Jadi dia terdiam dan membuat Savana semakin banyak pikiran.

Ketika Nathan pergi untuk mencuci tangannya, Savana mendekat kepada sang ayah. Ikut mencuci tangan di sana juga.

"Daddy?"

"Kenapa, Nak?" mengecup Puncak kepala sang anak yang berdiri di sampingnya.

"Daddy ada niatan buat nikah lagi?"

Oh Nathan tahu ke mana pembahasan ini. "Kenapa memangnya? Jadi nggak akan nikah lagi kalau misalnya Savana emang nggak menyetujui. Savana yang paling berharga buat daddy."

Senyuman itu merekah seketika. "Janji ya?"

Nathan mengangguk tanpa ragu, di mana dirinya langsung mendapatkan pelukan dari Savana.

****

To be continue

Komentarnya?

Jangan lupa follow IG emak.

1
Vida Liz
lanjutanya mana maakk
gia nasgia
Dasar pelakor cilik 😂😂😂
gia nasgia
Next
gia nasgia
kirain aku aja yg kepikiran klau Savana🤔
gia nasgia
ihhh 😂😂
gia nasgia
sepertinya Naura butuh waktu untuk mengambil hatinya savana
gia nasgia
semangat Naura untuk membuat papa gula klepek "
gia nasgia
jodoh kayaknya
gia nasgia
Kira"kalau Naura jadi ibu tirinya Savana 😂😂
gia nasgia
pasangan teraneh yg pernah ada
gia nasgia
oh begitu kisahnya Savana kasihan juga, semoga Naura dan daddy Nathan berubah jadi kontrak seumur hidup 🤭
gia nasgia
oh ternyata si Lampir bukan anaknya daddy Nathan 😏
gia nasgia
ihhh Naura udah di ubun"😂😂
gia nasgia
penasaran dgn visualnya daddy Nathan 🤭
gia nasgia
Somplak 😂🤣🤣🤣
gia nasgia
pantas aja anaknya ratu bully ternyata titisan dari bokapnya
gia nasgia
Aku kira sugar daddy Naura produk LN ternyata yg punya yayasan, dan punya anak titisan Mak Lampir 😏🤦‍♀️
gia nasgia
Mampir aku Othor 😘
Dee
Jangan² Savana malah jatuh cinta sama Nathan
Dee
Mau....mau....mau.... please 🥺🙏🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!