NovelToon NovelToon
Dangerous Obsession : Undercover Love

Dangerous Obsession : Undercover Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Mafia / Diam-Diam Cinta
Popularitas:130.7k
Nilai: 5
Nama Author: Hais Tauahh

Elara Sterling, seorang agen lapangan CIA yang tangguh dan perfeksionis, mengemban misi paling berbahaya dalam kariernya: mendekati dan menghancurkan Dante Moretti, pewaris tunggal kekaisaran mafia Moretti yang kejam dan sulit diprediksi.

Rencana Elara sederhana menyusup, mengumpulkan bukti silsilah keluarga yang ilegal, lalu menghancurkan organisasi Dante dari dalam. Namun, saat Elara terjerat dalam situasi hidup dan mati di tengah udara, di mana pengkhianatan muncul dari rekan terdekat Dante sendiri, garis batas antara musuh dan sekutu mulai kabur.

Dante Moretti bukanlah monster tanpa hati seperti yang digambarkan oleh laporan agensinya. Ia adalah seorang pria yang jiwanya telah dipaksa mati oleh kekejaman ayahnya sendiri, Franco Moretti. Di balik ancaman senjata dan rahasia kelam masa lalu yang menghantui mereka, Elara menemukan bahwa dirinya bukan hanya sekadar mengamati target, melainkan terjebak dalam obsesi yang membakar.



Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hais Tauahh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28 | CEMBURU

Begitu pesawat mencapai ketinggian jelajah di atas samudra yang gelap, Elara bangkit tanpa sepatah kata pun. Ia membawa gaun merah itu ke kamar kecil, mengganti jubah mandinya dengan gaun yang terasa seperti lapisan kulit kedua yang menyesakkan. Kain sutranya memeluk tubuh Elara dengan cara yang membuat setiap lekuk tubuhnya terekspos.

Saat ia kembali ke kabin utama, Dante yang sedang menyesap whisky seketika meletakkan gelasnya. Matanya yang gelap memindai Elara dari ujung rambut hingga ujung kaki sebuah tatapan yang terasa seperti sentuhan fisik yang panas.

"Gaun itu memberikan kesan yang sangat berbeda dibandingkan seragam lapanganmu," suara Dante rendah, penuh nada intimidasi yang terselubung kekaguman.

Elara mendengus, duduk di kursi terjauh dari pria itu. "Jangan mulai, Dante. Aku memakainya hanya karena kau memaksaku."

Dante tidak menanggapi dengan kata-kata. Ia justru bangkit, berjalan dengan langkah predatornya, dan duduk tepat di samping Elara. Kehadirannya begitu dominan hingga udara di kabin terasa menipis. Tak lama, seorang pramugari datang mendekat, menyodorkan menu dengan senyum yang terlalu manis, hampir menggoda.

Dante membalas senyum itu dengan kedipan mata yang sangat halus, sebuah permainan klasik yang membuat pramugari tersebut hampir menjatuhkan nampannya karena tersipu.

Elara memutar bola mata, rasa mual yang tadi menyerang perutnya kembali muncul.

" Kau benar-benar tidak punya standar, ya? Bahkan di ketinggian tiga puluh ribu kaki pun kau masih harus merayu wanita lain?"

Dante tertawa, suara bariton yang dalam itu bergetar di dekat telinga Elara. "Kau cemburu, Letnan "

"Jangan bodoh," Elara membalas tajam.

"Aku hanya muak. Kau punya tunangan, aku punya beban hidup yang harus diselesaikan, dan kau masih saja sempat bermain mata. Apa kau memang terobsesi untuk menjadi pria yang paling dibenci wanita?"

Dante menyandarkan punggungnya, menatap Elara dengan tatapan yang berubah menjadi sangat serius. ..

" Tunangan hanyalah kontrak di atas kertas. Dan kau? Kau bukan sekadar wanita yang baru kukenal beberapa hari. Kau adalah satu-satunya orang yang membuatku merasa tidak tenang sejak aku pertama kali melihatmu."

"Kau hanya terobsesi dengan kendali," potong Elara dingin. "Kau tidak tertarik padaku, kau hanya tidak suka ada seseorang yang tidak bisa kau beli atau kau perintah."

Dante mendekatkan wajahnya, napasnya membelai leher Elara. "Kau pikir begitu Kau pikir aku akan membawa seseorang ke Tokyo hanya untuk memuaskan egoku Kau bohong pada dirimu sendiri, Elara. Setiap kali aku mendekat, detak jantungmu berkhianat. Kau menginginkanku sama besarnya dengan caraku menginginkanmu."

Elara mencoba mengalihkan pandangan, namun jemari Dante yang dingin menyentuh dagunya, memaksanya untuk menatap mata pria itu.

"Berhenti bersikap seolah kau tahu segalanya tentang aku."

"Aku tahu kau takut," bisik Dante. "Kau takut jika kau mulai merasakan sesuatu, kau akan kehilangan identitasmu sebagai agen. Kau takut jika kau mengakui ketertarikan ini, kau akan menjadi sama rusaknya denganku."

Elara menatap Dante dengan pandangan menantang, meski di dalam hatinya badai sedang mengamuk. " Dan bagaimana jika aku memutuskan untuk menerima perjodohan itu? Bagaimana jika pria Sterling itu jauh lebih baik daripada pria mafia yang hobi mempermainkan wanita?"

Rahang Dante mengeras seketika. Suhu di dalam kabin seolah turun sepuluh derajat. Ia menarik dirinya menjauh, menatap Elara dengan mata yang sedingin es kutub.

" Silakan," Dante menjawab dengan nada datar yang mengerikan. " Terimalah dia. Tapi jangan pernah bermimpi kau bisa melangkah ke pelaminan itu tanpa aku menghancurkan hidup pria tersebut terlebih dahulu."

Dante memalingkan wajah ke jendela, menatap kegelapan di luar. Keheningan yang menyelimuti kabin terasa lebih mematikan daripada ledakan peluru. Elara terdiam, menyadari bahwa ia baru saja menyulut api yang mungkin tidak akan bisa ia padamkan lagi. Pria di sampingnya bukan lagi sekadar musuh; dia adalah lubang hitam yang sedang menarik seluruh hidup Elara ke dalam kehancurannya sendiri.

●●●●

1
Anonim
cieeee nyaman😍😍😍
Anonim
😍😍😍
Anonim
pokoknya harus😍😍😍
Anonim
lanjut deh
Adalah
😍😍😍
Adalah
next😍😍😍
Adalah
lanjut😍😍😍
Anonim
😍😍😍
Anonim
lanjut😍😍😍 pokoknya
Anonim
lanjut😍😍😍
Anonim
lama-lama jadi cinta😍😍
Biruku: terima kasih atas komentar😍😍
total 1 replies
Anonim
lanjut😍😍😍
Anonim
pokoknya harus lanjut😍😍😍
Anonim
lanjut😍😍😍pokoknya
Anonim
lanjut😍😍😍
Anonim
cieee😍😍😍
Anonim
😍😍😍
Anonim
lanjut😍😍
ada saja
ciee cemburu😍😍😍
ada saja
😍😍😍
Biruku: terimakasih👍👍👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!