Bahwa semua pengalaman cinta dan perasaan adalah spesial. Sama spesialnya dengan milik kita. Tidak peduli sesederhana apapun itu,sepanjang dibungkus dengan pemahaman-pemahaman yang baik.
Mau berakhir tragis, bahagia, atau menggantung sekalipun, setiap cerita tentang cinta selalu ada hikmah yang bisa kita ambil.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daetsma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 16
Surya dan Gilang
Jam setengah enam pagi, suasana sekarang sangatlah indah, suara burung yang indah seperti alunan musik terdengar begitu merdu. Di sebuah kamar masih terdapat dua orang yang masih sibuk bergelut dengan dunia mimpinya. Gilang dan Surya masih belum bangun juga dan Bunda Gilang pun ke atas untuk membangunkan Gilang dan Surya.
Bunda Gilang mengetuk pintu, setelah sudah sepuluh menit tidak ada yang mendengar suara ketuk pintu tersebut karena Gilang dan Surya masih tidur, lalu Bunda Gilang kembali ke bawah untuk menyiapkan sarapan pagi.
Gilang bangun tetapi Surya masih tetap tidur juga. Gilang langsung melihat jam, ternyata sudah jam enam lebih, itu menandakan bahwa Gilang sudah mulai telat untuk pergi ke perusahaan. Gilang langsung masuk ke kamar mandi untuk mandi. Gilang mandi hanya dengan waktu dua puluh lima menit, habis itu Gilang langsung memakai pakaian seorang CEO, dan tak lupa Gilang memakai parfum. Surya lalu bangun dan Surya melihat Gilang yang sudah tampan dan siap untuk pergi ke perusahaan. Surya meminta Gilang untuk menunggunya karena Surya ingin ikut ke perusahaan bersama Gilang.
Gilang ke bawah dan di meja makan sudah ada Bunda dan Ayahnya, makanan juga sudah siap untuk sarapan pagi. Lalu Gilang dan Ayahnya memainkan handphone masing-masing karena nunggu Surya buat sarapan bareng. Gilang chat Ayu untuk tidak berangkat ke perusahaan sebelum Gilang menjemputnya.
"Ayu tunggu aku ya jangan berangkat dulu sebelum aku menjemput kamu." Gilang memulai chat dengan Ayu
"Emang kenapa Lang? bukan kah sekarang sudah jam setengah tujuh, ini udah mulai terlambat loh." Jawab Ayu
"Iya emang sekarang sudah mulai terlambat, Gilang sih sudah siap dari tadi tapi lagi nunggu teman Gilang, karena dia mau ikut pergi ke perusahaan juga." Balas Gilang
"Oh ya sudah kalau gitu Ayu nunggu jemput kamu aja." Balas Ayu dan langsung mematikan handphone nya
Surya turun juga dari atas dan siap untuk pergi ke perusahaan. Lalu mereka langsung makan bersama, Gilang memakan sarapan tersebut dengan terburu-buru karena sudah terlambat. Walaupun itu perusahaan milik keluarga Gilang dan Gilang yang jadi CEO di sana, tetapi Gilang tidak pernah terlambat untuk sampai di perusahaannya.
"Gilang kau buru-buru sekali makan nya, santai aja kali itu kan perusahaan milik sendiri jadi tak apa lah kalo kita ke sana terlambat dikit." Ucap Surya yang sedang makan dengan santai
"Berisik kalau lu mau ikut sama gue buruan makan nya yang cepet kalau lama gue tinggalin lu." Balas Gilang dengan kesal dan menatap tajam Surya yang dari tadi lama dengan aktivitas nya
"Iya ini gue cepet makan nya." Jawab Surya yang takut dengan tatapan tajam Gilang
"Nanti jam sepuluh Ayah dan Bunda ke perusahaan ya Lang mau liat gimana perkembangan dan kemajuan perusahaan sekarang." Ucap Ayahnya
"Iya Yah datang aja kalo mau ke sana." Jawab Gilang yang sedikit lagi selesai makan
"Gilang dan Surya sudah seperti adik kakak saja sering berantem, sering bermain tak kenal waktu dan sering kemana-mana berdua." Orang tua Gilang berkata kepada Gilang dan Surya
Gilang dan Surya hanya diam dan melanjutkan makanannya. Setelah Gilang dan Surya selesai makan. Gilang langsung ke rumah Ayu untuk menjemputnya, seperti biasa hanya memerlukan beberapa menit untuk sampai di rumah Ayu. Setelah sampai di rumah Ayu, terlihat Ayu yang sudah menunggu dan sudah berdiri di depan gerbang rumahnya. Surya hanya menatap Ayu yang berpenampilan cantik dan anggun.
"Lang gue duduk dibelakang sama teman lu itu boleh nggak." Bisik Surya kepada Gilang
"Tidak, lu duduk di depan aja sama gue biarkan Ayu duduk di belakang sendiri, kalau lu duduk sama Ayu ntar lu apa-apa in lagi si Ayu." Balas Gilang
"Pelit amat sih lu Lang, apa lu cemburu ya kalau gue deketin tuh orang." Ejek Surya kepada Gilang
"Kaga lu diam aja kenapa sih jangan bikin ribet ini sudah terlambat kantor gara-gara lu Surya." Ucap Gilang sambil menancap gas mobilnya
Ayu hanya diam saja di belakang dan melihat Gilang dan Surya sedang berbisik-bisik. Di tengah perjalanan menuju perusahaan Surya mengajak ngobrol Ayu. Surya bertanya kepada Ayu nama nya siapa, umur berapa, udah bekerja di perusahaan Gilang sudah lama atau belum dan punya hubungan atau tidak dengan Gilang.
Pertanyaan yang akhir Ayu hanya bilang tanyakan saja kepada Gilang kalau soal itu. Surya lalu langsung bertanya kepada Gilang, tetapi Gilang tidak menjawabnya, Gilang hanya fokus menyetir dan sejak perjalanan tadi Gilang hanya diam saja tidak ikut ngobrol bersama Surya dan Ayu. Setengah delapan mereka sampai di perusahaan, Gilang langsung masuk ke perusahaan dan berjalan di depan, Surya di belakang Gilang dan Ayu di belakang Surya. Karyawan yang ada di dalam kantor, saat Gilang berjalan di depan semua karyawan, mereka senyum kepada Gilang,Surya, dan juga Ayu, mereka juga memberi ucapan selamat pagi lalu menunduk hormat kepada CEO dan Sekretarisnya.
Bersambung lanjut besok...
Jangan lupa like, komen dan rate 🙃 kalo ada rezeki kasih bunga dan kopi nya hehe 😅
sukses selalu buat karyamu
mampir juga di karyaku Thor
kisah Aluna
My Kids My Hero