NovelToon NovelToon
Hidup Kembali Untuk Menjadi Bibimu

Hidup Kembali Untuk Menjadi Bibimu

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Nikah Kontrak
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Rani Ramadhani

Terbangun di masa lalu, tepat sebelum jerat takdir Daniel menjebaknya, Erica menolak menjadi korban untuk kedua kalinya.

Mengubah alur permainan adalah satu-satunya pilihan. Jika Daniel menggunakan nama besar Megantara untuk menghancurkannya, maka Erica akan menduduki takhta tertinggi di keluarga itu.

Ketika bidak catur mulai digerakkan dan rahasia satu per satu terkelupas, siapakah yang sebenarnya memegang kendali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tebakan yang Terbukti

Mobil sedan dinas militer Toyota Corona berwarna hijau tua itu melaju cepat membelah jalanan Jakarta yang sudah mulai sepi karena malam sudah semakin larut.

Di balik kemudi, Axelo fokus menatap jalanan yang hanya diterangi lampu merkuri remang-remang khas dekade tahun delapan puluhan.

Di kursi belakang, suasana hening yang intens kini menyelimuti atmosfer di antara Jenderal Eshar Megantara dan Erica Fiorenza.

Erica menyandera pandangannya ke luar jendela, menatap deretan ruko dan papan yang bertuliskan nama gang bergeser dengan cepat.

Nafasnya naik turun, sisa-sisa rasa kesal, tegang dan rasa jengkel hasil dari konfrontasinya dengan Daniel tadi masih terasa di lubuk hatinya.

"Aktingmu di depan Daniel sangat hebat, Nona Erica. Aku sampai merasa kalau itu bukan Akting." suara berat Eshar memecah kesunyian, memanggil kembali ingatan Erica pada kesepakatan kontrak yang mereka buat.

Erica pun menoleh, menatap paras tampan Eshar yang tampak semakin misterius di bawah sapuan cahaya kuning lampu jalanan yang masuk ke dalam mobil.

"Itu bukan sekadar akting, Eshar. Saya hanya meyakinkan dan memastikan bahwa keponakanmu harus tahu batasannya. Dia itu tipe pria yang perlu diberi pelajaran tentang 'apa yang boleh, dan apa yang tidak boleh'. "

Eshar bersandar pada jok kulit, lalu menyilangkan kaki panjangnya. Tapi tatapan mata coklatnya tetap mengunci Erica.

"Aku merasa kau sangat membencinya. Kebencian semacam itu tidak akan tumbuh hanya karena seorang pria mendekatimu dengan cara yang terlalu manis. Ada sesuatu yang kau sembunyikan, Nona." mendengar itu, jantung Erica berdesir.

Tajamnya insting militer Eshar selalu berhasil menyudutkan Erica.

Sebelum Erica sempat menyusun jawaban yang taktis, Axelo tiba-tiba berdeham dari kursi depan, membuat pecahnya rasa tegang yang tengah dihadapi Erica.

"Mohon maaf, karena harus mengganggu kemesraan calon pengantin baru, bisa minta waktunya semenit?" gurau Axelo sambil melirik dari spion tengah, hal itu membuat Erica sedikit tersenyum kecil.

"Ada laporan intelijen tambahan yang Anda minta tadi siang baru saja dikirim oleh informan kita dari kantor catatan sipil."

"Katankan, Axelo," perintah Eshar tegas.

"Ini mengenai Daniel Megantara dan Adik Tiri Nona Erica, Shofia Elzi," Axelo mengubah nadanya menjadi serius, profesionalismenya sebagai asisten pribadi yang disiplin langsung terlihat.

"Informan kita menemukan bahwa ada dokumen pernikahan bawah tangan atau siri atas nama mereka berdua yang kini mengajukan pendaftaran secara rahasia di wilayah Bogor enam bulan lalu untuk pengesahan perkawinan mereka. Status Daniel di berkas internal itu adalah sudah menikah, namun di depan publik Jakarta, atas perintah Nyonya Bianca, status itu ditutupi rapat-rapat demi menjaga citra Daniel sebagai bujangan elit."

Mendengar kabar akurat tersebut, Erica mencengkeram ujung kain kebaya di pangkuannya.

Meskipun dia sudah mengetahui fakta ini dari kehidupan sebelumnya, mendengar kabar ini secara legal di kehidupan sekarang tetap membuat darahnya berdesir panas.

Daniel dan Shofia ternyata benar-benar sudah merencanakan jebakan ini sejak lama.

Daniel sengaja mengaku bujangan hanya untuk mendekatinya, sementara Shofia dengan sukarela bersembunyi di balik bayangan, dan dalam diam bersiap menerkam ketika harta Fiorenza Fashion sudah berpindah kepemilikan, yaitu jatuh ke tangan Daniel.

Eshar diam-diam memperhatikan perubahan raut wajah Erica. Kilat amarah yang wanita itu tampakkan, berbaur dengan rasa muak yang tidak bisa disembunyikan.

"Jadi, tebakanmu tentang motif penipuan bisnis Daniel terbukti, Erica," ujar Eshar, suaranya terdengar datar.

"Dia ingin mendekatimu, menguasai perusahaanmu, sementara dia sendiri sudah terikat pernikahan dengan wanita lain. Licik sekali untuk ukuran seorang keponakan Eshar Megantara." Eshar berdecih, ada nada dingin yang berbahaya tersirat dalam ucapannya.

Erica menarik napas dalam-dalam, menguasai diri untuk menekan emosinya sebisa mungkin.

"Sekarang Anda tahu, Jenderal. Saya tidak sedang bermain-main dengan pernikahan kontrak ini. Daniel dan Shofia adalah ancaman bagi masa depan perusahaan ayah saya. Dengan menjadi istri Anda, mereka tidak akan pernah bisa menyentuh Fiorenza Fashion." jawab erica sambil menatap Eshar dengan binar mata yang jujur.

Eshar terdiam sesaat, lalu sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman tipis yang misterius.

"Dan dengan menjadi suamimu, aku mendapatkan hak penuh legalitas di hadapan para tetua adat untuk merebut kendali penuh Megantara Corp dari Mas Benny minggu depan. Ya, kita adalah dua orang dengan misi yang saling menguntungkan." ucapnya pelan, sambil melipat tangan ke belakang kepalanya, lalu menyandarkan kepalanya dengan nyaman.

Tak terasa, mereka sudah berjalan sejauh ini. Mobil yany di kemudikan Axelo mulai melambat dan berhenti di depan rumah kediaman keluarga Fiorenza.

Rumah bergaya indische dengan langit-langit yang tinggi, teras depan yang luas, dihiasi atap perisai khas rumah tradisional Jawa, asri dengan lampu taman yang temaram.

Sebelum Erica membuka pintu mobil, Eshar menahan pergelangan tangan Erica dengan lembut.

Sentuhan tangan Eshar yang besar dan hangat seketika menghentikan gerakan Erica.

"Minggu depan, setelah administrasi catatan sipil selesai, kita akan langsung berangkat ke perbatasan utara," ujar Eshar, matanya menatap lekat ke dalam manik mata Erica.

"Persiapkan dirimu, Erica. Di sana tidak ada kemewahan seperti di Menteng. Yang ada hanya tugas, dinas, dan banyak bahaya."

Eshar pun menampakkan tatapan teduhnya, "Aku tanya sekali lagi, apakah kau benar-benar tidak akan menyesali keputusanmu ini?"

Erica menatap tangan Eshar yang menggenggamnya lembut, lalu mendongak meneliti setiap inci paras tampan sang Jenderal dan berhenti tepat di manik mata tajam itu.

"Saya adalah seorang Erica Fiorenza, Eshar. Saya tidak akan pernah menyesali dokumen yang sudah saya tandatangani. Sampai bertemu di acara pernikahan minggu depan, Jenderal." ucapnya sambil tersenyum manis dan tulus.

Erica kwmudian melepaskan genggaman tangan Eshar dengan lembut, lalu turun dari mobil dan melangkah anggun masuk ke dalam rumahnya.

Eshar menatap punggung Erica hingga wanita itu menghilang di balik pintu rumah.

Di kursi depan, Axelo kembali menghidupkan mesin mobil sambil terkekeh pelan.

"Jenderal, kurasa Nyonya Erica yang baru kita kenal ini bukan wanita sembarangan. Dia punya nyali yang bahkan lebih besar dari beberapa perwira baru di barak kita." katanya sambil menggeleng kepala pelan.

Eshar pun bersandar kembali, matanya menatap lurus ke depan dengan pandangan yang sulit diartikan oleh orang lain maupun dirinya sendiri.

"Dia menarik, Axelo. Sangat menarik." kata Eshar.

"Sepakat, Jendral."

"Mari kita tunggu setelah melangkah ke depan, aku ingin lihat seberapa jauh dia bisa bertahan di dalam medanku." gumam Eshar sembari menutup matanya.

Mobil sedan dinas militer Toyota Corona berwarna hijau tua itu langsung putar balik kemudian melaju cepat membelah jalanan untuk kembali ke markas militer pusat yang menjadi tempatnya pulang.

1
Muft Smoker
lanjuuut kak ,, makin ksini makiin seruuuu kak ,,
Muft Smoker
lanjuuut kak ,,
😁😁😁😁
Muft Smoker: 🫡🫡🫡🫡🫡🫡😁😁😁😁
total 2 replies
aku
🌹🌹🌹 ayok semangat up tor 💪🏻💪🏻
Rani: sabar yaaa
total 1 replies
aku
kutunggu khilafmu ke erica shar 🤣🤣
aku
duh ngakak suerr 🤣🤣🤣🤣 jlebnya jleb bgt 🤣🤣🤣
Rani: 🤭🤭🤭🤭 biar tau rasa🤣
total 1 replies
aku
jaman jayanya fanbo 😃😁
Rani: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Rosella
Keren Thor. ceritanya bagus bagus bagus bangeeeettt aku suka 😍😍
Muft Smoker
hei sesama megantara coba jgn saling mendahului ,, 😏😏😏😏😏
kalian udh punya harta masing2 , keluarga masing2 Dan kebahagiaan masing2 ( tu pun kalo bnran punya) ,,,,
Masih aj ganggu hidup org lain ,, Masih aj ngurusin yg bukan hak ny ,,
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Muft Smoker: betul kak ,,
enk ny di apain yx????
🤔🤔🤔🤔🤔
di sop??
di sate??
ap bakar pake kecap???




🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Elisabeth Ratna Susanti
like plus iklan 👍
Muft Smoker
mereka salah memilih lawan ,,
😒😒😒😒😒😒
Muft Smoker
siap2 nangis Bombay deh Daniel ,, dy fikir Erica pergi krn kalah ,,
km slah justru dy pergi krn sedang menyiapkan serangan balasan yg lebih dr kejam ,, 😏😏😏😏😏😏
dome🌬️🌀🌀🌀
aahhh seruuuuu kak. lanjut bab nya yaaa😁😁😁
semangat 💪💪💪
dome🌬️🌀🌀🌀
naahh.... kann. sudah mulai tumbuh benih2 cintai 😁😁😁😁
liat kuat imronmun saja pak eshra 🤭🤭
dome🌬️🌀🌀🌀
betulll, bals kata sindiran mereka secara elegan tanpa amarah ataupu teriak n 😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
ayooo. erica bantaiii, sikaatttt dengan elegan., lawan mereka yg nyinyir dengan promosi fashion mu😁😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
mampir thorrr,,, lihat karya baru sinopsis nya oke langsung cuuzzz gercep like favorit nunggu bab agak banyak dikit Lanjuttt baca😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
semangat Thor lanjuuutttt babnyaaaa💪💪💪😁😁😁
dome🌬️🌀🌀🌀
dihhhh kudanil pede gila, berasa semua cwe tergila2 sama dia kali. heiiii masih ada paman mudamu g kelewat ganteng yaa..blu mah gantengnya kalao diliat pake pipet Aqua gelas🤣🤣🤣🤣
dome🌬️🌀🌀🌀
nafasss erica😅😅😅😅
begitulah kalau berhadapan dengan seorang yg berpangkat jendral, apa lagi plis tampan nya ga ketolongan 🤣🤣🤣
awas jangan pingsan 🤭🤭🤭
dome🌬️🌀🌀🌀
semoga balas dendam mu lancar Eri. sekarang ada tameng yg super kuat yg bisa melindungi mu. manfaatkan sebaik nya 💪💪💪😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!