NovelToon NovelToon
Takdir Yang Dipaksakan Cinta Yang Ditemukan

Takdir Yang Dipaksakan Cinta Yang Ditemukan

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Dosen / Misteri
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: noel_piss

Alya, seorang mahasiswi cerdas dan mandiri, dipaksa menerima perjodohan dengan dosennya sendiri.

Arka, pria dingin dan tegas yang menyimpan masa lalu kelam. Hubungan yang awalnya penuh penolakan berubah menjadi konflik batin, kecemburuan, dan rahasia yang perlahan terungkap.

Di antara kewajiban, harga diri, dan cinta yang tumbuh diam-diam, mereka harus memilih: bertahan dalam keterpaksaan, atau memperjuangkan perasaan yang tak pernah direncanakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noel_piss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

####

Hari itu, kampus terasa sibuk seperti biasa, tapi bagi Alya, semua terasa berbeda. Ia tahu pertemuan dengan orang tua Arka kemarin telah meninggalkan kesan yang kuat, tidak hanya di dirinya, tapi juga di hatinya. Rasanya campur aduk: ragu, takut, tapi juga ada rasa nyaman yang sulit diabaikan.

Sesampainya di kelas, Alya duduk di bangku tengah, mencoba menenangkan pikirannya. Ia membuka buku catatan, tapi jarang fokus pada pelajaran. Setiap kali Arka masuk, jantungnya berdegup kencang. Tatapan dingin tapi tegas Arka membuatnya merasa diawasi, tapi bukan dengan cara menakutkan lebih seperti… perhatian yang menuntutnya untuk tetap waspada.

Setelah kelas selesai, Arka menghampiri Alya seperti biasa. Tapi kali ini, ia tidak membawa dokumen atau buku. Ia hanya menatap Alya sebentar, kemudian berkata pelan, “Alya, aku ingin kau ikut denganku sebentar. Ada yang ingin aku tunjukkan.”

Alya menelan ludah. Ia tahu ini bukan undangan biasa. Dengan sedikit ragu, ia mengangguk. “Baik, Pak.”

Mereka berjalan beriringan menuju sebuah taman kecil di kampus yang jarang dilalui mahasiswa. Udara sore sejuk, dan suara burung menambah suasana tenang. Tapi bagi Alya, suasana tenang itu terasa menegangkan.

Arka berhenti di tengah jalan, menatap Alya serius. “Alya… aku tahu ini sulit. Aku juga tidak nyaman dengan perjodohan ini pada awalnya. Tapi kita harus jujur satu sama lain, meski semuanya terasa dipaksa.”

Alya mengangguk pelan. Ia merasa jantungnya berdebar lebih kencang. “Aku… aku juga merasa begitu, Pak. Kadang aku ingin menolak, tapi… sulit menjelaskan perasaan ini pada diri sendiri.”

Arka menarik napas dalam. “Aku mengerti. Aku juga merasa terpaksa, tapi aku ingin mencoba membuat semuanya lebih mudah, bukan hanya untukku, tapi juga untukmu. Kita harus belajar mengerti satu sama lain.”

Alya menunduk. Kata-kata Arka tegas tapi lembut, membuatnya sedikit lega. Ia menyadari, meski mereka dijodohkan, perhatian Arka bukan sekadar formalitas. Ada rasa peduli yang muncul, halus tapi nyata.

Tidak lama kemudian, Ibu Arka datang ke taman. Ia tersenyum hangat saat melihat Alya. “Alya, aku dengar kalian sering bersama. Bagus melihat kalian mulai nyaman satu sama lain, meski dalam keadaan yang… dipaksakan.”

Alya tersipu. “Ibu… saya hanya mencoba menyesuaikan diri.”

Ibu Arka menepuk bahu Alya pelan. “Itu sudah cukup. Kadang kita harus memberi waktu pada hati, terutama ketika semuanya dimulai dari perjodohan.”

Bapak Arka kemudian muncul, menatap Alya lebih serius. “Alya, aku ingin kau tahu satu hal. Aku tidak ingin kalian merasa terbebani. Tapi keluarga adalah penting. Jika kau bisa menerima keadaan ini, jangan hanya untuk kami, tapi juga untuk diri kalian sendiri. Belajar saling mengerti itu penting.”

Alya mengangguk, hatinya terasa berat tapi juga sedikit hangat. Ia mulai melihat bahwa orang tua Arka bukan hanya menegaskan perjodohan, tapi juga peduli pada perasaan mereka. Itu membuatnya merasa lebih aman, meski masih ada rasa terpaksa.

Arka berdiri di samping Alya, menatapnya pelan. “Lihat, Alya. Mereka ingin kita bahagia, meski semua dimulai dengan perjodohan.”

Alya menunduk, menahan senyum. Ia sadar satu hal: perjodohan ini mungkin dipaksakan, tapi perlahan ada ruang bagi perasaan mereka sendiri untuk berkembang.

Hari itu mereka duduk di taman, mengobrol ringan dengan orang tua Arka. Banyak hal kecil yang terungkap tentang hobi Alya, pengalaman masa kecil Arka, dan harapan masing-masing orang tua. Alya mulai memahami sisi Arka yang jarang ia lihat di kampus: anak yang patuh, bertanggung jawab, tapi tetap hangat di rumahnya sendiri.

Sore semakin larut, dan Alya harus kembali ke rumah. Arka mengantarnya pulang, perjalanan hening tapi nyaman. Di mobil, Alya akhirnya berkata pelan, “Pak, terima kasih sudah membawa saya bertemu orang tua Bapak. Saya… merasa lebih tenang sekarang.”

Arka menatapnya, mata mereka bertemu. “Aku senang mendengarmu berkata begitu, Alya. Aku juga… ingin kita bisa perlahan memahami satu sama lain, tanpa harus terburu-buru.”

Alya menunduk, menahan senyum. Ia sadar, meski hubungan ini dimulai dengan keterpaksaan, ada rasa yang tumbuh rasa hormat, perhatian, dan ketertarikan diam-diam yang tidak bisa diabaikan.

Malam itu, Alya duduk di kamar, menatap jendela. Ia menarik napas panjang, mencoba meresapi semua yang terjadi. Ia tahu perjodohan ini belum berakhir, masih ada banyak rintangan, tetapi untuk pertama kalinya ia merasa ada kemungkinan bukan hanya untuk diterima, tapi juga untuk perlahan menerima Arka dalam hidupnya.

Dan Arka, di rumahnya sendiri, menatap langit malam, tersenyum kecil. Ia sadar bahwa hubungan ini tidak mudah, penuh keterpaksaan dan ketidakpastian. Tapi ada sesuatu yang tumbuh rasa peduli yang diam-diam membuatnya ingin menjaga Alya, bukan memaksa.

Pertemuan hari itu menjadi titik penting: mereka mulai membuka hati, meski awalnya dipaksakan, meski penuh keraguan.

Alya sadar satu hal: perjalanan mereka masih panjang, tapi langkah pertama untuk memahami dan menerima satu sama lain sudah dimulai. Dan Arka, dengan caranya yang tegas tapi perhatian, siap menunggu Alya perlahan membuka hatinya.

1
Forta Wahyuni
sdh mnikah koq tdk satu rmh
noel_piss: mohon d baca dari awal kak🙏kalau dari alurnya belum menikah kak🙏
semoga kk suka sama alur ceritanya ya☺️♥️
total 1 replies
Agnes💅
semangat kak ayok aku selalu nungguin kk up 😄
noel_piss: iya kak, sekarang belum bisa up lg kak soalnya lagi sakit🙏 nanti kalau udah sembuh ak langsung up banyak♥️
total 1 replies
Agnes💅
lanjut kak bgus cerita nya suka🙏
noel_piss: syukurlah kalau kakak sukaa😍semoga teman-teman yang lain suka juga sama cerita perdana ak yang ini kak 😭
total 1 replies
Agnes💅
maaf kak sedikit saran, penulis nya udah menarik udah rapi tapi kurang rapi kayak novel novel yang lain nya, kalo bisa di kasi rapi lagi kak

maaf lancang🙏🙏🙏
noel_piss: makasih banyak kak sarannya 🙏 sangat membantu banget saran dari kakak 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!