NovelToon NovelToon
Sistem Penakluk Para Dewi Jilid 2

Sistem Penakluk Para Dewi Jilid 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Bad Boy / Fantasi
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sastra Aksara

Lupakan apa yang kalian ketahui tentang Zhang Yuze yang lama. Di Jilid 2 ini, panggung kehidupan akan menjadi jauh lebih luas dan berbahaya.

​Bukan lagi sekadar urusan asmara di bangku sekolah, Zhang Yuze akan mulai melangkah ke dunia bisnis yang penuh intrik, berhadapan dengan tokoh dunia bawah tanah yang kuat, hingga terjebak di antara pesona selebritas papan atas yang memabukkan. Akankah Kitab Santo Cinta cukup untuk melindunginya saat kekuatan rahasia mulai mengincar dirinya? Ataukah godaan dari para wanita menawan di sekelilingnya justru akan menjadi bumerang bagi takdirnya?

​Persiapkan diri kalian. Ambisi yang lebih besar, romansa yang lebih membara, dan rahasia pusaka yang lebih dalam akan segera dimulai.

​Pastikan kalian berada di barisan terdepan saat langkah baru ini dimulai!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sastra Aksara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

​Awalnya Yudha ragu apakah ia benar-benar harus menempuh jalan ini, namun insiden Gerry menyadarkannya betapa pentingnya kekuasaan. Sehebat apa pun kemampuan fisik seseorang, terkadang ada situasi di mana otot saja tidak berguna untuk melindungi orang-orang terdekat.

​Merasa sedikit bosan, Yudha memutuskan untuk memacu mobil Mercedes-nya menyusuri jalanan Kabupaten Bandung. Sudah berbulan-bulan ia tidak berkumpul dengan saudara-saudaranya; ini adalah kesempatan bagus untuk melepas penat!

​Meskipun Nando sering kali mengecewakan, dia akhirnya berhasil masuk ke sebuah perguruan tinggi swasta di Bandung. Persis seperti dugaan Yudha, saat dihubungi, anak itu sedang asyik bermain gim di asramanya! Nando sangat kegirangan saat tahu Yudha akan menjemputnya.

​Setelah menunggu sekitar sepuluh menit, Nando akhirnya muncul. Yudha sedikit terkejut melihat Nando membawa seorang gadis bersamanya. Melihat betapa intimnya mereka, Yudha langsung menyimpulkan bahwa gadis itu pasti pacar barunya. Di mata Yudha, gadis itu tergolong "lumayan". Tentu saja, bagi pria lain, dia mungkin sudah dianggap sangat cantik. Tapi bagi Yudha, standar kecantikannya sudah bergeser jauh karena dikelilingi wanita-wanita luar biasa. Meskipun ia baru berhasil menjalin hubungan serius dengan dua orang, cakrawala pandangnya sudah berbeda dari sebelumnya.

​"Bos! Aku sudah menunggumu lama! Akhirnya kamu datang juga!" Nando menghambur ke arah Yudha dengan gaya lebay dan memeluknya erat. Antusiasme yang berlebihan ini benar-benar membuat Yudha risih.

​Namun, begitu melihat mobil Mercedes yang terparkir di belakang Yudha, Nando langsung beralih memuja mobil itu, mengelusnya seolah takut kehilangan.

​"Bos, keren banget! Dari mana kamu dapat mobil begini?" tanya Nando dengan nada iri.

​Yudha: "..."

​"Kamu tidak berniat mengenalkan gadis di sampingmu itu?" tanya Yudha sambil tersenyum ke arah teman kencannya.

​Gadis itu justru memperkenalkan dirinya dengan gaya yang luwes dan percaya diri. "Namaku Rika aku pacarnya Nando." Ia kemudian menjabat tangan Yudha dengan sopan.

​Yudha pun membalas jabat tangannya dengan ramah, memperkenalkan diri sebagai sahabat terbaik Nando.

​"Bagaimana, Bos? Ini kembang kelas di jurusanku. Aku benar-benar berhasil menaklukkannya dalam sekali tembak pakai metode yang kamu ajarkan dulu," bisik Nando dengan nada jemawa kepada Yudha.

​Yudha hanya bisa membisu: "..."

​Meski begitu, Yudha mengangguk setuju. Kesan pertamanya terhadap Rika memang sangat baik. Ia membatin dalam hati, Anak ini akhirnya ada kemajuan juga. Pacar yang dia temukan kali ini seleranya lumayan.

​Yudha mengobrol santai dengan sejoli itu sambil memacu mobilnya membelah aspal menuju pusat kota. Jarak dari pinggiran Bandung ke pusat keramaian sebenarnya tidak jauh, hanya sekitar sepuluh menit berkendara jika jalanan lengang. Kalau saja bukan karena harus menjemput Nando, mungkin saat ini Yudha sudah asyik bersulang dengan Jevan dan yang lainnya.

​Setengah jam kemudian, Yudha memarkirkan Mercedes-nya di depan Titanium Entertainment. Tempat ini sekarang merupakan tempat hiburan terbesar yang dikelola oleh Jevan, Darto, dan kawan-kawan, di mana Yudha memegang kepemilikan saham sebesar 80%.

​Deretan mobil mewah terparkir rapi di pelataran Titanium Entertainment, menandakan bahwa bisnis hiburan malam ini sedang naik daun. Di depan pintu masuk, Jevan, Oscar, Darto, Yanto, dan Samsul sudah berdiri berjejer dengan senyum lebar, menunggu kedatangan sang bos.

​Sudah sebulan lebih ketujuh sahabat ini tidak berkumpul lengkap, dan atmosfer kegembiraan terasa begitu kental. Namun, Yudha menyadari ada sosok Yasmin yang berdiri sedikit di belakang, menatapnya dengan pandangan sayu yang menyiratkan sedikit rasa kesal. Yudha menghela napas dalam hati; ia tahu Yasmin pasti merajuk karena selama beberapa bulan terakhir ini Yudha jarang menghubunginya. Tiba-tiba saja, rasa bersalah menyelinap di hati Yudha.

​Saat para pria ini bertemu, agenda utamanya tentu saja minum dan berpesta. Kehadiran dua wanita di tengah mereka membuat suasana menjadi lebih hidup, meski keberadaan Rika dan Yasmin juga membuat beberapa rencana "nakal" yang biasanya dilakukan para pria ini terpaksa dibatalkan. Tanpa kedua gadis itu, Yudha yakin Jevan pasti sudah memanggil banyak pemandu lagu untuk menemani mereka.

​Tiba-tiba, Nando mengangkat gelasnya tinggi-tinggi ke arah Yudha. "Bos, aku mau bersulang buatmu! Berkat petuah bijakmu, aku akhirnya berhasil menaklukkan hati cewek untuk pertama kalinya. Ini benar-benar layak dirayakan!"

​Semua mata langsung tertuju pada mereka dengan penuh rasa ingin tahu. Hanya Rika yang tampak sedikit tersipu malu.

​Melihat rasa penasaran rekan-rekannya, Nando tertawa terbahak-bahak. Ia bertanya, "Kalian tahu tidak cara Bos Yudha mengajariku jurus memikat wanita?"

​Jevan dan yang lainnya menggeleng serempak. Yasmin menyambar cepat, "Nando, cepat ceritakan! Jangan bikin penasaran, atau nanti aku cubit kamu!"

​"Hehe!" Nando terkekeh. "Bos Yudha mengajariku bahwa untuk mengejar cewek, kita harus punya semangat pantang menyerah meski ditolak berkali-kali. Dan yang terpenting: harus berani, teliti, dan bermuka tembok alias tebal muka!"

​"Ooo!" Semua orang serentak berseru sambil menatap Yudha dengan pandangan aneh, seolah tak percaya itu adalah senjata rahasianya. Ternyata dia benar-benar tidak punya kemaluan, batin mereka.

​Bahkan Yasmin memutar bola matanya ke arah Yudha, seolah ingin berkata, "Kenapa aku tidak pernah sadar kalau kamu se-bermuka tembok itu?" Hal ini membuat Yudha menggaruk kepalanya yang tidak gatal, merasa sedikit salah tingkah.

​Nando melanjutkan dengan bangga, "Jadi aku ikuti ajaran Bos. Dengan prinsip 'masalah diterima atau tidak itu urusan nanti', aku langsung menyatakan cinta pada kembang kelas di hari pertama!"

​"Lalu apa yang kamu katakan sampai dia 'tertekan'?" sela Yasmin penasaran.

​"Hmph! Dia sama sekali tidak kreatif! Dia cuma bilang langsung padaku: 'Mulai sekarang, kamu jadi pacarku,' lalu dia balik badan dan pergi begitu saja. Aku sampai bengong di tempat!" Rika menyahut sambil melirik Nando dengan tatapan pura-pura kesal.

​Nando menggaruk kepalanya dengan malu-malu. "Aku lakukan itu karena kata Bos Yudha, pernyataan cinta pertama itu harus kuat dan mengintimidasi lawan!"

​Yudha: "..."

​"Hahaha!" Gelak tawa meledak di dalam ruang VVIP itu, menenggelamkan dentum musik yang merembes dari luar.

​Namun, keceriaan itu tidak bertahan lama. Keributan tiba-tiba pecah di lobi depan. Seorang karyawan masuk dengan napas tersengal dan membisikkan sesuatu ke telinga Jevan. Seketika, wajah Jevan mengeras. Ia menggebrak meja hingga gelas-gelas berdenting. "Serius kamu?!" teriaknya geram.

​Yudha mengernyit. Dari ekspresi serius Jevan, ia tahu ada masalah besar yang sedang terjadi. Sebagai pemegang saham mayoritas di Titanium Entertainment, Yudha tidak mungkin berpangku tangan. "Jevan, ada apa?" tanyanya tenang namun tegas.

Jevan berdiri dengan raut wajah merah padam. "Para tamu komplain. Mobil-mobil mereka yang diparkir di depan baru saja diderek paksa oleh Dishub. Sekarang suasana di luar sedang kacau balau!"

1
Tri Rahayu Amoorea
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!