NovelToon NovelToon
My Sweet Revenge : Uncle

My Sweet Revenge : Uncle

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / Kehidupan di Kantor
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: tami chan

"Kumohon, menikahlah denganku," ucap Kiara Jasmin dengan putus asa.

"Bukannya kamu itu pacar Fero -keponakanku?" jawab Kaisar sambil menatap tajam.

"Tidak, kami sudah putus!" jawab Kiara- cepat.
Ya, kami putus setelah aku tau dia selingkuh dengan adik tiriku, dan kau adalah caraku membalas dendam padanya.

Kaisar Julian, tidak hanya tampan, tapi dia sangat dingin dan sangat kaya. Bahkan dia adalah sumber dana bagi Fero yang pemalas tapi suka berfoya-foya.
Dengan mengumpulkan semua keberaniannya, Kiara mendekati Kaisar yang merupakan CEO di tempatnya bekerja, menawarkan kontrak hubungan palsu.
Namun hubungan yang awalnya hanya sebuah kontrak, entah sejak kapan makin terasa nyata seperti bukan sekedar sandiwara. Dan Kaisar, paman sang mantan -yang dingin itu ternyata menyimpan api yang lebih berbahaya dari yang pernah Kiara bayangkan. Kini jarak antara kebohongan dan kenyataan semakin samar.
Apakah balas dendam terus berlanjut atau...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tami chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ajakan kencan.

"Siapa yang menerima surat edarannya?" tanya Kaisar sambil mengambil ponselnya.

"Ee.. itu.. itu..." jawab Mona tergagap.

"Kenapa? apa kamu nggak tau namanya? atau kamu memang nggak ke ruang promosi untuk menyerahkan suratnya?" cecar Kaisar.

"Itu.. sebenarnya, sewaktu Saya mau mengantarkan surat, tiba-tiba surat itu hilang... Saya cari-cari tapi nggak ketemu..." jawab Mona.

"Kamu cari suratnya setelah makan bakso atau sebelum makan bakso?" tanya kaisar tepat sasaran, hingga membuat Mona tersentak keget. Dari mana Pak Kaisar tau kalau Mona barusan makan bakso?

"Kamu penasaran kenapa Saya bisa tau?"

Mona mengangguk tapi sedetik kemudian menggeleng, malu.

"Ada potongan bihun di dagumu!" ucap Kaisar sambil menunjuk dagunya.

Dengan cepat Mona mengusap dagunya agar bihun yang tertinggal itu musnah! "sial! padahal cuma bihun sepotong kecil, kok bisa ketahuan!" batin Mona.

Kaisar menggelengkan kepala sambil mendesah keras.

"Kalau kamu tidak suka bekerja di sini, kamu boleh berhenti, Mona! Masih banyak orang yang mau bekerja di perusahaan ini!" ucap Kaisar dengan nada sedikit tinggi membuat seluruh staff tersentak entah untuk yang keberapa kalinya.

Kaisar menatap semua karyawan bagian penjualan yang tampak menunduk takut, kecuali Fero -tentu saja. Entah apa yang ada di pikirannya, dia tetap asyik melihat ponselnya padahal Kaisar sedang bicara.

Lagi-lagi Kaisar menggebrak meja dengan keras, membuat semua orang terkejut lagi dan lagi, namun kali ini mereka bingung apa yang membuat Pak Kaisar marah.

"Fernando!" panggilnya dengan keras.

Fero mengalihkan pandangannya pada Kaisar tanpa menurunkan ponselnya.

"Apakah menurutmu ucapan Saya ini tidak penting sampai kamu bisa begitu tak peduli dan asyik bermain ponsel?" tanya Kaisar.

"Ck! iya Om!" desahnya sambil memasukkan ponsel ke dalam saku celananya.

"Saya bukan Om kamu! di tempat kerja, di kantor ini, Saya adalah atasan kamu! Jadi kalau kamu merasa ucapan Saya tidak penting, kamu juga bisa angkat kaki dari perusahaan ini!"

Fero tampak shock, lalu menunduk.

"Rico! buatkan laporan kinerja karyawan bagian penjualan dalam tiga bulan ke belakang! tim kalian terlalu santai, sudah saatnya orang yang tak bisa kerja di singkirkan! siapapun dia! tanpa pandang bulu!" ucap Kaisar dengan tegas, lalu keluar dari ruang meeting diikuti Aldo.

Setelah Kaisar pergi, ruang meeting langsung ramai. Dan sudah dapat di pastikan Mona lah sasaran kemarahan para staff penjualan.

"Lain kali, kalau Lu nggak niat kerja tuh ngomong! biar kita buka lowongan lagi nyari orang yang mau kerja!" ketus Ilham, staff penjualan yang biasanya pendiam dan tak suka menonjolkan diri, tapi kali ini sepertinya dia benar-benar kesal pada Mona.

Rico pun tampak menatap Mona sambil menghela beberapa kali, "kalau kaya gini, maaf ya Mon, kalau kontrak kamu nggak bakal di perpanjang," ucapnya sambil berjalan keluar dari ruang meeting diikuti Ilham.

"Makanya kalau kerja itu pakai otak! bukan pake bedak!" ketus Riana sambil melotot galak pada Mona. Lalu dia pun menoleh ke arah Kiara, "yuk, Ki! kita balik ke ruangan!"

"Iya, sebentar. aku mau beresin gelasnya Pak Kaisar," ucap Kiara sambil bangkit untuk berjalan menuju kursi yang tadi di duduki atasannya itu. Saat Kiara hendak mengambil cangkir kopi itu, Mona menggebrak meja sambil menatap Kiara dengan penuh amarah.

"Ini semua gara-gara Lu!" pekik Mona. "Kalau Lu nggak nyuruh gue ke tim promosi, semua ini nggak bakal terjadi! Lu sengaja, kan? mau buat reputasi gue jelek di depan teman-teman kantor dan Pak Kaisar!"

Kiara tampak kaget dengan ucapan Mona. Tampaknya ucapan Pak Kaisar, Pak Rico dan teman-temannya barusan hanya masuk ke kuping kiri dan keluar kuping kanan. Nggak ada satupun yang nyantol di otaknya. Namun Kiara enggan menggubrisnya, dia memilih untuk mengacuhkannya dan membiarkan Mona berpikir sesuai dengan otak kecilnya itu.

"Fero... kamu juga, kok diam saja waktu Om mu memarihi aku..." ucapnya manja sambil menggelanyuti lengan Fero.

Fero tampak mendesah, "memangnya tadi kamu nggak lihat kalau Om Kai juga memarahi aku!" ucap Fero dengan kesal.

"Sepertinya ucapan Mama aku benar! Om Kaisar sedang dekat dengan perempuan! aku harus cari tau siapa perempuan itu! jangan sampai karena hubungan Om Kai dan dia, membuat hidupku dan Mama terancam!" geram Fero.

"Aku juga penasaran, secantik apa sih perempuan itu, kok Om mu bisa jatuh hati," timpal Mona.

Fero menoleh ke arah kekasihnya, "kamu mau membantuku? ayo kita memata-matai Om ku! kita cari tahu siapa dia! buat dia menjauh dari Om Kai!"

"Tentu saja! aku pasti bantu kamu, sayang!" jawab Mona dengan riang.

Kiara memutar bola matanya. Benar-benar merasa heran pada tingkah dua manusia yang ada di depannya ini. Dengan segampang itu mereka melupakan kesalahan yang baru saja mereka lakukan?! bukannya instrospeksi diri malah mau berbuat hal-hal aneh lainnya.

"Dari pada merencanakan hal-hal aneh, mending kalian merencanakan untuk belajar lebih banyak agar kalian bisa lebih bermanfaat," sindir Kiara.

Fero menatap Kiara dengan sinis, "gue nggak butuh saran dari cewek nggak laku macam lu!" kesalnya, diikuti anggukan dari Mona.

Kiara hanya mengangkat kedua bahunya tak peduli.

"Udahlah sayang, yuk kita siap-siap pulang, udah jam setengah empat nih. Kita ke mana ya enaknya?' ucap Mona sambil menggandeng lengan Fero dan mengajaknya keluar dari ruang meeting.

"Aku nggak mood mau pergi-pergi! kamu tau sendiri kalau kartu kreditku di blokir! aarrggghh kesal banget aku!"

Mona tersenyum sambil mengusap dada Fero, "kita ke rumahku saja? biar aku bantu buang kesalmu..." bisiknya dengan manja.

Fero menelan salivanya dan tersenyum, "Ayo!" ucapnya dengan penuh semangat.

Kiara kesal mendengar ucapan Mona. Dasar cewek murahan! berani-beraninya dia menjadikan rumah Kiara seperti rumah bordir!

"Aku akan mengusir kau dan Ibumu dari rumahku! pasti akan ku lakukan! nggak akan kubiarkan rumah penuh kenangan dengan Ibu di jadikan tempat berbuat dosa terus! dasar Mona brengsek! Fero juga brengsek!" geram Kiara.

"Kenapa marah-marah sendiri? kamu kesal karena Fero meninggalkanmu dan lebih memilih wanita lain? makanya kamu mengumpatinya sendirian?"

Kiara terkejut dan spontan menoleh ke arah pintu. Ternyata Kaisar sudah berdiri di sana sambil menatapnya sinis.

"Eh, Pak... a-ada apa?" kaget Kiara dengan kemunculan bosnya ini.

Kaisar tersenyum lalu berjalan mendekati Kiara. Dia berhenti tepat di depan Kiara sambil sedikit membungkuk.

Kiara terkejut, wajahnya langsung merona. Sepertinya Kaisar ingin mengecup bibirnya lagi, sehingga Kiara pun hanya bisa memejamkan matanya sambil menunggu pendaratan bibir seksi itu di bibir mungilnya.

"Saya mau mengambil kopi Saya, kenapa kamu memejamkan mata?" bisik Kaisar.

Kiara sontak membuka matanya dan menatap Kaisar yang berada persis di depan wajahnya.

Kaisar terkekeh, lalu mengecup bibir Kiara. "Saya tak tega membuat kamu kecewa," ucapnya sambil tersenyum manis.

"Bu-bu.. bukan begitu..." ucap Kiara dengan gagap.

"Sabtu nanti, kosongkan jadwalmu," ucap Kaisar sambil berjalan menjauhi Kiara dengan cangkir kopi di tangannya.

"A-apa? kenapa?"

"Kita harus kencan sebelum menikah, bukan?" ucap Kaisar sambil mengedipkan sebelah matanya lalu keluar dari ruang meeting.

1
hiro_yoshi74
malah wis ngaku ah pk kai malah ember ki 🤭🤣🤣🤣🤣
Tamie: ora sabar wonge 🤭😁
total 1 replies
juwita
harus tegas kai sm si fero yg hny mokondo doank. jgn trs di kasih smua keinginan dia g akn mikir.
juwita
usir aj mrk berdua dasar benalu. mrk g pny rmh jd numpang trs di rmh kia
hiro_yoshi74
kapok sokor kono .... ngekos kan bisa ro . gengsi aje di gedein
juwita
jgn ketahuan dl. harus nikah dl biar Kiara bisa berkuasa
hiro_yoshi74
ngak rugi tapi bikin ketar ketir ......
🤭
juwita
aq kasih vote biar semangat up nya
Tamie: makasih kk 🥲
total 1 replies
hiro_yoshi74
kang londri menghancurkan vs menyelamatkan 🤣🤣🤣🤣
hiro_yoshi74
di kukus ya kk biar panas 🤭🤣🤣🤣
hiro_yoshi74: siyomae . cilok cilor koyo inak kk 🤭
total 2 replies
juwita
kaisar x thor yg keluar dr kamar mandi
hiro_yoshi74
💪semangat kk🤣
juwita
gunung kembar apa lg ya kai🤣🤣
Tamie: eeeeaaa.... ketahuan dia... 🤣🤣🤣
total 1 replies
tanpa nama
Wah.. Pkiranq mulai travelling ini kalau cari tmpt yg hangat 🤣
Tamie: 🤣🤣🤣🤣 berarti jiwanya Kaisar sudah menyatu di hati pembaca 🤣🤣🤣
total 1 replies
hiro_yoshi74
bagus
Tamie: makasih kk🥰🥰
total 1 replies
hiro_yoshi74
kira kira mlipir kemana ya 🤭🤣🤣🤣
Tamie: kemana ya... 🤭🤭
total 1 replies
juwita
ceraikan aj suruh ayah km Kiara. usir dua benalu dr rmh. eeh tp jgn dl km. nikah dl. sm kai biar jd kejutan buat mrk😄
hiro_yoshi74
cie cie kia tersepona 🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣
juwita
pingin cpt kia sm kai nikah biar si dua kutu kupret ky cacing kepanasan🤣🤣
tanpa nama
Gk gitu konsepnya aldo 😂🤣

Km kira ini gaun buat pengantin baru yg mau unboxing 🤣
Tamie: Aldo nih emang syaiton nirojim 🤣
total 1 replies
hiro_yoshi74
lebih gercep kan do ...... kai dilawan
hiro_yoshi74: ponakane edyan kok kk
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!