Kelanjutan dari Cinta Pengganti Season 1 (Season 2)
Rafandra Jhonathan Sanjaya, sosok pria yang di gandrungi para wanita karna sosoknya yang begitu sempurna. Siapa yang tidak mengenal putra tunggal dari Nathan dan Anel.Pewaris satu - satunya keluarga Sanjaya.
Tapi sayangnya Fandra harus menelan pil pahit saat baru kembali dari menempuh pendidikan, dirinya harus menikah dengan Rania seorang pembantu rumah tangga orang tuanya, karna kesalahan yang tidak ia sengaja.
Akankah pernikahan Fandra sama dengan kisah orang tuanya, ataukan Fandra akan menerima statusny dengan lapang dada.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laksmi 93, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Masa lalu yang di ungkap kembali
Kini Fandra tengah berdiri tidak jauh dari beberapa orang yang tengah berdiri di depan pintu sebuah Ruangan di Rumah sakit Terbesar yang ada di kota itu.Fandra masih Ragu apakan Dia harus bergabung dengan mereka Atau tidak,Tapi hati kecilnya terus saja mendesak Fandra agar melangkahkan kakinya maju ke depan.
"Ma.."Panggil Fandra dengan rasa ragu
Nathan yang sejak Tadi menenangkan Anel langsung mendongakan kepalanya melihat ke aras sumber suara,Dan Saat Nathan tau iti adalah Fandra,Nathan Langsung melayangkan pukulan ke wajah Putra ke sayang nya Itu.
Bukkkk
Fandra langsung tersungkur ke lantai saat kepalan tangan Papanya berhasil menyentuk wajahNya.
"Tuan,Hentikan."Aldo yang berada di sana langsung mencoba menghentikan pukulan yang Hampir mengenai Wajah Fandra skali lagi.
"Lepaskan Aku Do,Aku Ingin memberinya pelajar Atas kelakuan yang sudah keterlaluan."Nathan mencoba melepaskan Tangan Aldo yang sedang menahannya.
"Kekerasan Tidak akan menyelesaikan Masalah Tuan,Coba Tuan ingat ingat Lagi Kenapa Fandra bisa sampai melakukan hal Ini."Aldo berusaha menenangkan Nathan dan mengingatkan masa lalunya
Nathan mengerti apa maksud ucapan Aldo,Ia tau jika Dulu ia pernah melakukan hal ini.Tapi Setidaknya Fandra tidak melakukan kekerasan Sexsual terhadap istrinya seperti yang ia lakukan Dulu terhadap Anel.
Nathan menghela Nafasnya dengan berat."Kau Benar Do,Aku seperti melihat bayangan ku sendiri di dalam diri putra ku ini."Nathan akhirnya melunak,ia kembali duduk di sebelah sang istri yang sejak tadi sudah terisak melihat pertengkaran Suami dan putranya
Aldo mendekat ke arah Fandra,Ia membantu Anak Majikannya itu untuk Bangun lalu mengajaknya meninggalkan tempat itu.Aldo mengajak Fandra duduk di taman Rumah sakit itu dan membelikannya Minuman.
"Minumlah."Aldo menyodorkan Minuman lalu ikut duduk di sebelah Fandra
Fandra mengambil Minuman itu tanpa melihat ke arah Aldo."Paman."Panggil Fandra pelan
"Paman Tau apa yang ingin Kau tanyakan,Dan Paman akan menceritaka semuanya kepadamu."Aldo mencoba memberi jeda pada Ucapannya."Paman sudah pernah memperingatkan mu tentang ini Bukan,Tapi Ternyata Yang paman fikirkan tentangmu itu salah.Ternyata Kau sangat mirip dengan Tuan Nathan."Aldo terkekeh saat mengingat Masalalu tuannya.Aldo mencoba menarik Nafasnya lalu perlahan mengeluarkannya
"Sebenarnya Paman tidak ingin mengungkit masala Lalu Tuan Nathan Dan Nona Anel,Tapi Sepertinya Paman memang Harus menceritakannya."Ucapan Aldo membuat Fandra semakin Penasaran,Ia menajamkan pendengarannya agar tidak satupu Masa lalu Mama dan papanya terlewatkan.
Aldo pun menceritakan Kisah Masa lalu Nathan Dan Anel,Bagaimana dulu Nathan memperlakukan Anel dengan tidak Baik,Bahkan Nathan Melakukan Tindakan yang sangat tidak terpuji.Aldo Kembali mengehmbusakan Nafasnya yang begitu berat.
"Kau Hampir saja mengulang Masa lalu Papa mu Itu.Luka yang Tertoreh begitu dalam Bagi Nona Anel,Tapi Kau Tau Fandra.Mama mu adalah wanita Yang sangat Kuat,Dulu dokter mengatakan Mama mu akan mengalami depresi berat Jika Ia sadarkan diri,Bahkan jika Mama mu sampai mengandung.Tapi Itu tidak terjadi,Bahkan saat ia Tau Jika ia hamil Mama mu masih tetap tenang."Perlahan Aldo mengangkat tangannya dan menepuk pundak Fandra sebelum melanjutkan ucapannya.
"Kau Tau Fandra,Mama Mu saat itu sangat bahagia saat ita tau Dirinya sedang Mengandung Anak laki laki.Dan ia berharap Anak laki laki itu tidak akan pernah melakukan kesalahan yang sama seperti yang Tuan Nathan Lakukan kepadanya
Deg
Ucapan terakhir Aldo Membuat Jantung Fandra berdegup dengan kecang,Tanpa Fandra sadari Air matanya sudah lolos sejak Ia tau kenyataan pahit yang Di alami Oleh Mamanya.
Aldo meninggalkan Fandra sendiri agar ia bisa lebih tenang,Aldo berharap setelah ia menceritakan kisah orang tuanya Dulu maka Fandra akan Bisa menerima Rania sebagai istrinya.
******
Kamar Rawat Rania
Rania Yang baru saja membuka matanya Terlihat Bingung Melihat Tempat yang begitu asing Baginya.Rania ingin Bangkit tapi Kepalanya masih terasa berat.Rania pun mengurungkan Niatnya Untuk Bangun saat melihat pintu Ruangan Itu terbuka.
"Mama."Kata Rania saat melihat orang yang Masuk ke dalam ruangannya
"Kau Sudah sadar Nak,Syukurlah kau baik baik Saja."Kata Anel Yang begitu senang melihat Menantunya sudah Sadar
"Aku Dimana Ma,Kenpa Aku bisa ada di sini?"Rania Menanyakan kebingungannya atas tempat itu
Anel menatap Lembut ke arah Manik Mata menantunya yang menyiratkan keteduhan."Kamu sekarang Ada Di rumah Sakit Sayang,Sebenarnya Apa Yang Terjadi?Jangan Menutupi apa pun Dari Mama Nak."Kata Anel mencoba Berbicara dengan pelan
Rania Terlihat terkejut mendengar ucapan Mertuanya,Entah Apa Yang terjadi saat ia tidak sadarkan diri."Kenapa Mama Bertanya seperti itu,Tidak ada yang terjadi Ma."Jawab Rania Dengan suara lemah
"Kamu tidak bisa menutupi semua kesalahan Fandra Nak,Bekas Luka Di bibir,Leher dan Juga Pergelangan Tanganmu sudah menjawab Semuanya,Mama Ingin Kamu terbuka tentang Apa pun.Karna Ini semau kesalahan Mama yang sudah menikahkan mu dngan Putra Mama."Anel Mengusap lembut Tangan Menantunya itu,Anel sangat tau bagaimana rasanya berada di posisi menantunya
Rania tersenyum Ke arah Mertunya itu."Mama tidak pernah salah,Rania malah sangat beruntung mendapat Mertua yang sangat Baik seperti Mama Anel."Rania Diam sebentar sebelum kembali melanjutkan ucapannya."Kak Fandra memang melakukan kekerasan Ke Rania Ma,Tapi Itu Bukan Sepenuhnya salah Kak Fandra,Rania juga bertanggung jawab atas semuanya."Kata Rania kembali mengingat Kejadian Sore itu.
"Mama Tidak akan membela kesalahan Putra Mama Nak,Sekali salah Dia tetap Salah."Kata Anel Lagi,Anel menarik Nafasnya lalu membuangnya perlahan."Mama Akan memisahkan kalian berdua,Karna mama bertanggung jawab atas semua kejadian ini."Kata Anel dengan berat hati
Tanpa Anel dan Rania Sadari sejak Tadi di pintu Ruangan Itu Berdiri seorang laki-laki dengan mata Sayu menatap ke arah keduanya,Mencuri dengar perbincangan Yang Mereka berdua lakukan.Orang Itu adalah Fandra,setelah mengetahui kebenaran Orang Tuanya Fandra memutuskan Untuk menemui Rania dan Mamanya Untuk meminta Maaf.Tapi Setelah Fandra mendengar ucapan Mamanya barusan,Fandra merasa tidak Terima dengan keputusan Mamanya kali ini,Karna Entah Kenapa Ada rasa tidak rela di lubuk Hati Terdalam Fandra melepas Rania.
Fandra pun memilih pergi dari sana untuk menenangkan Fikirannya sejenak.
Rania sangat terkejut mendengar Ucapan Anel.Ia menatap wajah sendu mertunya itu.Rania Tidak tau Harus berkata apa lagi,Sejujurnya Rasa trauma dalam dirinya masih sangat besar.Rania Masih takut bertemu dengan Fandra,Bahkan Ia sangat takut.
"Ma......Beri Rania Waktu untuk memikirkan ini,Rania tidak ingin mengambil keputusan dalam keadaan Marah,Dan Rania Sudah memutuskan akan pulang ke kampung sementara ini."Kata Kata Rania membuat Anel sampai meneteskan air mata,Ia begitu beruntung mendapatkan menantu yang begitu baik.Dan Anel berharap Putranya Bisa cepat sadar akan perbuatannya
"Mama tidak akan memaksamu Atau menahmu,Mama mengijinkan mu untuk pergi.Tapi biarkan Mama mengunjungimu sesekali jika mama merindukanmu."Kata Anel yang langsung di angguki oleh Rania.
Sore ini setelah Pengecekan kondisi Rania,Tanpa di ketahui oleh Fandra.Anel,Nathan dan juga Kinan mengantar Rania Pulang ke Desa.Awalnya Anel menyuruh Rania untuk pulang besok karna kondisinya masih belum begitu stabil,Tapi Rania tidak ingin lama lama di Rumah Sakit.Ia ingin segera pulang ke Desa karna ia juga sangat merindukan Adiknya.
\BERSAMBUNG
Jangan lupa Vote dan like nya🙏
dasarrrr ga tahu diri. sdh kasih hati masih minta jantung. begitu kalau wanita sdh tahu kalau laki2 sdh mencintainya. maunya semena menanya menurutnya dia paling benar
ditunggu....
pasti akan langsung masuk list favorit...
semoga si kembar sehat selalu