Kehidupan Ringgo yang selalu dibully tiba-tiba berubah saat ia tak sengaja bertemu dengan seorang gadis cantik yang ternyata seorang siluman.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Limolas
"Jangan takut, kali ini aku akan menyingkirkan begundal itu untuk selamanya jadi tidak ada yang akan mengganggu mu lagu!" seru Ningrum
Ningrum meletakkan telapak tangannya di kepala Denis.
"Sekarang saatnya kamu membayar apa yang sudah ibumu ambil dariku," ucapnya dengan senyum sinis
Tiba-tiba semua lampu di restoran mati. Di saat semua orang mulai panik Ningrum justru tampak tenang dan merasa kali ini ia akan berhasil mengambil nyawa tumbalnya yaitu Denis.
Tidak lama lampu kembali nyala, bukannya senang Ningrum justru kaget saat melihat Denis baik-baik saja. Pemuda itu justru mengerlingkan matanya kepada Ningrum.
"Kalau suka bilang saja, jangan malu-malu!" ucapnya membuat Ningrum kesal dan langsung melepaskan tangannya
"Kenapa gak bisa ya, sebenarnya apa yang terjadi kenapa aku gak bisa mengambil nyawanya, padahal aku sudah bersama dengan Ringgo, lalu apa masalahnya?"
"Masalahnya karena gue gak Cinta sama Lo!" seru Denis kemudian menertawakan Ningrum
"Sial!"
Meskipun Ningrum gagal mengambil nyawa Denis namun ia yang geram dengan pemuda itu tak putus asa untuk . memberikan pelajaran kepadanya. Ia kembali menjentikkan jarinya untuk menyakiti Pemuda itu, dan kali ini ia berhasil membuat Denis jatuh terpeleset.
"Katanya lo siluman sakti tapi ternyata gak bisa tuh membunuh Denis, apa karena Denis terlalu sakti?" sindir Ringgo
"Entahlah," jawab Ningrum kemudian bergegas pergi meninggalkan Ringgo
Ringgo yang merasa tak enak hati karena membuat Ningrum kesal segera menyusulnya. Namun sayangnya Ningrum sudah pergi meninggalkan hotel dengan menggunakan taksi. Saat ia membalikkan badannya seorang pria menghampirinya.
"Namamu siapa cah bagus?" tanya Pria itu
"Ringgo,"
"Sebaiknya mulai sekarang kamu harus berhati-hati, karena menyimpan sesuatu yang sangat berharga dalam tubuh mu akan membuat banyak orang berusaha untuk mendapatkannya," ucap pria itu menunjuk ke dada Ringgo
Ringgo yang ketakutan mendengarnya segera berlari meninggalkan pria itu.
Sementara itu Ningrum tampak murung di kamarnya apalagi saat Slamet memberitahu jika keris pusaka miliknya tiba-tiba menghilang.
"Sepertinya ini sebuah pertanda buruk Nyai, keris itu adalah pusaka sakti milik anda yang merupakan penghubung anda dengan Nyai Ratu, jika anda tidak memiliki keris itu lagi maka kau tidak bisa lagi menemuinya," ucap Slamet
Ningrum yang benar-benar kesal langsung melemparkan semua barang-barangnya kearah Slamet.
"Ampun Nyai!" seru Slamet langsung bersimpuh di depannya.
"Siapkan semuanya, hari ini juga kita akan pergi ke pantai selatan," ucap Ningrum
"Baik Nyai," jawab Slamet kemudian bergegas pergi
Ningrum buru-buru mengemasi pakaiannya dan bergegas menuju parkiran mobil. Tidak lama Slamet membawa sebuah koper dan memasukannya ke bagasi mobil.
Pria itu kemudian menyalakan mobilnya meninggalkan kota Jakarta.
Dalam perjalanan Slamet terpaksa menghentikan mobilnya karena ponselnya beberapa kali berdering.
"Siapa sih yang nelponin mulu ganggu aja!" celetuk Ningrum
"Dari sekolahan Nyai, Guru anda meminta saya datang ke sekolah sekarang?"
"Ngapain mereka manggil kamu?"
Slamet meringis kemudian memberitahukan jika salah seorang guru melihat Ningrum bolos sekolah dan mengikutinya ke Restoran tempat ia mengikuti pertemuan paranormal.
"Kaya kurang kerjaan aja tuh guru sampai sempat-sempatnya ngikutin aku ke Restoran," gerutu Ningrum
"Jadi gimana Nyai, lanjut ke Pangandaran atau kita ke sekolah dulu?" tanya Slamet
"Ke sekolah aja dulu deh, gak lama kan?" jawab Ningrum
"Sepertinya begitu Nyai, apalagi kalau uang sudah berbicara," jawab Slamet
Ia kemudian memutar balik mobilnya menuju ke sekolah Ningrum.
#SMA PUTRA BANGSA
Selain Ningrum ternyata Dennis dan Ringgo sudah lebih dulu dipanggil bersama orang tua mereka.
Keduanya langsung menoleh kearah Ningrum saat perempuan itu memasuki ruangan BK.
Seorang guru BK kemudian memberikan nasihat kepada ketiganya untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya. Sang Guru juga memberikan peringatan kepada orang tua ketiganya untuk selalu mengawasi mereka.
"Saya berpesan kepada semua khususnya Denis yang sudah memiliki banyak catatan di BK untuk tidak mengulangi lagi kejadian seperti ini jika kau mau naik kelas,"
Denis tampak mengangguk mengiyakan ucapan sang Guru.
"Begitupun dengan kalian berdua, saya tidak tahu bagaimana kalian bisa pergi ke restoran itu bersamaan. Apalagi Ningrum yang notabene adalah siswa baru, semoga kejadian ini tidak terjadi lagi pada kalian,"
"Iya Bu," jawab Ringgo
Sementara itu Orang tua Denis begitu terkejut saat melihat Slamet juga di panggil ke sekolah.
"Memangnya Pak Slamet punya anak yang sekolah di sini juga?" tanya wanita itu
"Iya,_ " jawab Slamet gugup
"Oh begitu, kirain bapak lajang,"
"Saya memang lajang kok," jawab Slamet
"Oh duda maksudnya,"
"Anggap aja begitu,_" jawab Slamet mendengus kesal
Tidak lama Ningrum keluar bersama Ringgo dan Denis.
"Jadi ingat, besok kalian harus masuk dan tidak ada acara izin lagi," ucap sang guru mengantar mereka keluar
Tentu saja hal yang itu membuat Ningrum mengurungkan niatnya untuk mendatangi pantai selatan.
Hari itu Ningrum semakin uring-uringan di kediamannya, namun Slamet berusaha menenangkannya.
"Aku yakin kekuatan Nyai akan kembali, yang terpenting sekarang Nyai harus selalu mendekati pemuda itu. Menurut buku kejawen yang aku baca, seorang manusia bisa mengeluarkan mustika dalam tubuhnya saat ia sedang jatuh cinta, jadi saran saya buatlah Mas Ringgo jatuh cinta pada anda agar ia bisa mengeluarkan mustika sakti milik anda. Setelah anda bisa mendapatkan mustika itu anda bisa langsung memutuskannya. Toh bagi Ratu pelet seperti anda sangat mudah membuat pria jatuh hati kepada anda bukan?" ujar Slamet
"Nah betul juga, kadang-kadang kamu pinter juga, oklah kalau begitu!" seru Ningrum
Keesokan harinya Ningrum tampak begitu bersemangat datang ke sekolah. Setibanya di kelas ia buru-buru meletakkan tasnya di samping Ringgo.
Namun ada yang berbeda hari itu, Ringgo tampak murung tak seperti biasanya.
"Kamu kenapa, apa Denis bully kamu lagi?" tanya Ningrum
Ringgo menggelengkan kepalanya.
"Terus kenapa ceritalah kali aja aku bisa bantu?" jawab Ningrum
"Besok ayah akan menikah lagi," jawab Ringgo
"Bukannya itu bagus, artinya kamu akan punya ibu baru dong, terus kenapa sedih?" tanya Ningrum
"Semalem ibu hadir dalam mimpiku dan memintaku untuk menggagalkan rencana pernikahan ayah, dia bilang dia tidak setuju kalau ayah menikah dengan Tante Nayra,"
"Why?" tanya Ningrum
"Entah,"
"Hmm, sepertinya ada udah dibalik bakwan. Biasanya kalau orang mati datang ke mimpi seseorang yang ia sayangi berarti ia memang ingin memberikan sesuatu. Kalau begitu kenapa kamu gak kasih tahu ayah kamu saja, kan beres,"
"Itu dia ayah malah marah pas aku meminta ia menggagalkan pernikahannya. Kata dia justru ayah menikah dengan Tante Nayra demi kebaikan ku. Agar aku ada yang urus dan agar oma mau memberikan warisannya kepadaku," jawab Ringgo
pantesan ningrum tahan hidup 200th
ada hiburannya🤣
pak wisnu jadiin istri si nayra
tak jamin hidup pak wisnu jdi berwarna🤩
yg penting nyai seneng 😜
saling mencintai tapi tak bisa saling memiliki 🥺🥺🥺
berarti kemungkinan besar Nayra masih hidup donk
karena kamu baru aja membunuh Ringgo di depan mata Ningrum pula
yang ada malah kamu sendiri yang bakalan meninggal noooooh
gak bisa kebayang gimana paniknya Dion saat tahu mobil yang sedang di kendarainya bisa melayang di udara