Seorang gadis cupu bernama Kiara dibully habis -habisan disekolah,tapi siapa sangka dibalik diamnya dia menyimpan sisi gelap yang mengerikan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Retaknya persahabatan Monic dan angel
..."Monica...? Dewi...? Kalian masuk sekolah?" Tanya Angel heran....
..."Iya kita emang masuk sekolah, emang kenapa?" Tanya Monica sinis....
..."Ya ampun babe, gue kira Lo gak masuk" ucap Angel sambil menghampiri Monica ingin memeluknya....
...Namun dengan cepat Monica menghindar, hingga membuat Angel menghentikan langkahnya dan terdiam....
..."Kalian kenapa?" Tanya Angel heran....
..."Gak papa, kita cuma mau berdua dulu, gak mau di ganggu, Lo bukannya tadi mau pulang kan ya, sana gih pulang, lagian tas Lo juga udah kotor tuh, pasti kena sampah yang banyak itu kan di laci" sindir Monica tajam sambil tersenyum, dia lalu menggandeng Dewi dan masuk ke dalma kelas sambil tertawa pelan....
...Angel mempercepat langkahnya, air matanya kini tidak dapat di tahan lagi, banyak orang yang melihatnya menangis berbisik bisik, mensyukuri apa yang telah terjadi pada Angel....
...Saat sampai di halaman Angel bertemu dengan Kiara dan Vanes....
..."Angel kamu mau kemana? Mau pulang ya?...
...Gak takut di hukum Bu Saras bersihin toilet?" Ucap vanes menyindir angel...
...Angel mendatangi Kiara dan mendorong nya kuat, hingga membuat Kiara terjatuh....
..."Angel Lo apa apaan sih?" Tanya Vanes dengan marah. Mendengar teriakkan Vanes, sebagian anak-anak yang berada dekat mereka langsung bergerombol menyaksikan kejadian itu....
...Angel tak menggubris Vanes, Dan malah menatap Kiara dengan tajam. Kiara dengan pelan bangun dan membalas tatapan Angel dengan sengit....
..."Ini semua gara-gara Lo, gue benci sama Lo Kiara, dasar cupu sialan, bajingan lo" teriak Angel melemparkan tas nya ke arah Kiara....
...Kiara dengan sigap menangkap tas itu dan melemparnya jauh. Membuat Angel melotot tak percaya, terlebih lagi Vanes yang melongo menggeleng geleng kan kepala nya sambil mengacungkan kedua jempol nya....
..."Sialan Lo, Lo pikir berapa harga tas gue itu, dasar cupu gak tau mau" Angel menghampiri Kiara dan menampar nya....
...Plak......
...Semua orang menjerit menyaksikan itu....
...Kiara hanya diam tak merespon, sedetik kemudian, Kiara menjambak rambut Angel dan menamparnya lebih kuat....
...Plakk......
...Plakk......
...Plakk......
...Pipi Angel terasa sangat panas, ada sedikit darah yang keluar dari ujung bibirnya....
...Saking terkejutnya mereka melihat sisi lain Kiara, hingga tidak ada satu orang pun yang berani mendekati mereka....
..."Sudah aku peringatkan untuk jangan berani mengusik ku, ini adalah pelajaran pertama yang kamu dapatkan, jika kamu berani melangkah lebih jauh lagi, maka bersiap lah kau juga akan masuk ke jurang lebih dalam lagi" ujar Kiara lalu menghempaskan tubuhnya Angel dengan keras ke tanah....
..."Aahhkkkhhh" teriak Angel kesakitan....
...Disaat itulah kesadaran semua orang seakan-akan kembali, Vanes langsung Manarik tangan Kiara menjauh dari Angel....
...Sopir pribadi Angel juga langsung berlari menghampiri Angel, di papah nya tubuh Angel berdiri....
..."Lo dari mana aja sih? Lama banget?" Teriak Angel pada sopirnya. Dia menghempaskan tangan sopir itu dengan kuat....
..."Maaf non" jawab sopir itu menunduk....
..."Kamu gak papa Kia?" Tanya Vanes khawatir....
...Kiara hanya menggeleng, kilatan amarah masih terlihat jelas di matanya....
...Rifki dan Roy yang mendengar Kiara dan Angel bertengkar langsung berlari ke halaman....
...Dilihatnya Kiara yang sedang kesusahan menahan emosi nya....
...Rifki. "Angel kamu ini keterlaluan banget sih" ucap...
...Angel langsung menatap Rifki dengan tajam....
..."Kenapa Lo belain dia? Bukannya dulu Lo juga ikut ngebully dia?" Tanya Angel kesal...
..."Itu kan dulu, sekarang gue tau kalo Kiara gak bersalah, dan Lo lah yang terus-menerus membenci dan memfitnah dia, Lo harusnya sadar, kalo bukan karna orang tua Kiara Lo gak akan bebas sampai detik ini, Lo harusnya berterima kasih sama Kiara, dasar gak tau malu" teriak Rifki menggebu-gebu....
...Angel langsung diam tak bersuara lagi, sementara Kiara menatap Rifki dengan heran....
...'darimana dia tau?' batin Kiara....
...Anak-anak juga ribut tak menentu, mendengar hal itu....
..."Kiara yang udah bebasin Angel?...
..."Yang gue dengar orangtuanya Angel nyogok polisi dan orang tua kak Aldi untuk mencabut tuntutan"...
..."Terus kenapa Kiara di bawa bawa?"...
..."Gak tau juga sih"...
...Anak-anak lain pada menebak-nebak....
..."Aduh guys, kalian tau gak sih, kalau orang tua Angel itu udah bangkrut, jadi mereka meminjam uang kepada orang tua Kiara untuk membebaskan Angel, kemarin juga orang tua Angel datang ke rumah gue, terus minjam uang sama papa, tapi untungnya gak di kasih, setelah itu papa saranin buat ke rumah orang tua Kiara, dan bener aja di kasih, Kiara itu kaya raya banget tau gak" ucap Monica sambil memandang remeh Angel....
..."Mo...mo...Monica?" Ucap Angel tak percaya, dia tak menyangka sahabat terdekatnya tega mengkhianati nya....
...Monica berjalan mendekati Kiara, dia berkata seolah-olah dia sangat perhatian dengan Kiara....
..."Lo tenang aja, gue bakal selalu ada buat Lo, dan Lo gak usah takut, karna Angel yang sudah jatuh miskin itu tidak akan berani macam-macam sama Lo" ucap Monica dengan senyum sambil mengusap pundak Kiara....
...Angel menggeleng geleng kan kepala nya, berharap ini hanyalah mimpi, tapi dia harus menerima kenyataan bahwa sahabat yang paling di percaya nya adalah orang yang menusuk nya dari belakang....
...Angel menangis kejer sambil berlari masuk ke dalam mobil, supir pribadi nya juga ikut berlari dan membawa Angel pergi dari sekolah itu....
...Vanes hanya diam tak bergerak, matanya tiba-tiba panas, dia berlari pergi meninggalkan kerumunan. Kiara memandang nya dengan bingung....
..."Makasih atas niat baik mu, tapi sepertinya aku tidak membutuhkan nya" jawab Kiara lalu pergi meninggalkan Monica yang sedang kesal....
...Kiara terus mengejar Vanes hingga ke dalam kelas, dilihat nya Vanes sedang menangis, menelungkup kan kepalanya di atas meja. Kiara dengan perlahan mendekati nya....
..."Kamu kenapa? Kamu sakit?" Tanya Kiara....
...Vanes hanya menggeleng pelan. Isakan tangis nya masih terdengar jelas....
..."Terus kenapa? Ada masalah ya?" Tanya Kiara lagi...
...Vanes lagi-lagi menggeleng"Terus kamu kenapa? Cerita dong, kalo gini aku jadi bingung" ucap Kiara....
...Vanes mengangkat kepalanya, dia menatap Kiara dengan tajam, air matanya masih bergelimang di pelupuk mata dan pipinya....
..."Kamu anggap aku sebagai sahabat kamu gak sih?" Tanya Vanes....
..."Iya, tentu aja aku anggap kamu sebagai sahabat aku" jawab Kiara....
..."Terus kenapa kamu bohong, kamu selalu saja berpura-pura miskin, hingga aku juga menganggap kamu miskin, aku selalu memberikan sebagian makanan ku buat kamu, karna aku pikir kamu kesusahan dan tidak punya makanan, aku malu sekarang, padahal sebenarnya kamu punya makanan bahkan lebih mahal dari yang aku punya" ucap Vanes panjang lebar sambil terus menangis....
...Kiara tersenyum mendengar perkataan Vanes, di peluk nya sahabatnya itu dengan erat dan hangat....
..."Aku gak pernah bohong soal itu Van, emang kamu pernah tanya aku miskin atau kaya? Kan gak pernah, terus untuk apa aku pamer harta orang...
...Tapi kamu gak tersinggung dengan perlakuan ku yang menganggap kamu miskin?" Tanya Vanes....
..."Ya enggak lah, lagian aku seneng tau punya sahabat yang perhatian kaya kamu, gak pandang fisik dan harta, pantesan aja si Roy klepek-klepek sama kamu" ucap Kiara mengejek temannya....
..."Ihh...kamu apaan sih" Vanes mendorong Kiara pelan. Tangisnya sudah mulai mereda, wajahnya memerah karena candaan Kiara....
..."Tapi suka kan di perhatiin Roy?" Kiara mencolek hidung Vanes sambil menggoda nya....
..."Enggak apaan sih" ucap Vanes yang ikut tertawa kecil di sela-sela isakan nya....
...Mereka tertawa bersama sambil terus bercanda....