NovelToon NovelToon
Zhafira

Zhafira

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:368k
Nilai: 4.9
Nama Author: zha...

Terlahir menjadi anak orang kaya raya pemilik Qolb Corporation pengusaha di bidang perhotelan. Zhafira Pradipta Qolb memilih hidup sendiri tanpa nama besar ayahnya menjalani kehidupan biasa.

Ketika menjalani kehidupan biasanya dia bertemu dengan Barra yang berhasil merebut hatinya namun bagaimana jika ada pria mapan dan tampan yang sudah mengincarnya sedari lama ingin memiliki Zhafira yang sempurna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zha..., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

dinas luar kota 2

Ke esokannya, benar sebelum jam 6 Faderil sudah berdiri di samping mobil lambogininya dengan menggunakan jas lengkap warna abu abu bersender di pintu mobilnya, beberapa orang yang hendak joging pun melirik ketampanannya, namun Faderil sudah terbiasa dengan hal itu memandang pintu lobi terbuka menampakan Zhafira dengan koper hitam ditangan kirinya dan masih membawa tas gendong dibelakangnya.

Perjalanan pesawat memakan waktu 2 jam, Zhafira sampai dikota pertama hotel Leddres Qolb, tepat pukul 10 siang di lobi hotel Zhafira sudah disambut ceo, direktur dan beberapa staf penting hotel.

Setelah memasukan barang kekamar Zhafira langsung melaksanakan tugas, dia tak ingin membuang banyak waktu, jika bisa dselesaikan lebih cepat dia akan dapat sisa liburan menikmati pantai di kota terakhir hotel Syahder view hotel terbaik karena berada di tepi pantai, dia diberi waktu 6 hari, jadi di hari rabu ini dia ingin memangkas waktu biar dapat banyak waktu di hotel terakhir.

Benar saja kamis sore semua data sudah terkumpul laporan sudah jadi, hingga akhirnya sampai di hari sabtu malam Zhafira sudah sampai di hotel Syahnder setelah menyelesaikan hotel Frestax dua hari lamanya , masih bersisa 3hari harapanya bisa mnenikmati suasana pantai dihari terakhir.

Pukul 10 malam Zhafira sampai dikamarnya setelah sambutan kedatanganya, sebagai perwakilan kantor pusat tentu Zhafira dianggap tamu kehormatan.

Tok tok tok

Pintu kamar Zhafira diketuk, dia pun berjalan membukanya, seorang staf karna berseragam sama dengan yang menyambut kedatanganya tadi.

"Maf nona zhafira, di rooftop hotel sedang ada pesta ulang tahun direktur hotel, anda diharapkan kedatanganya, maaf tidak sempat mengundang pada perjamuan tadi"sejenak Zhafira berfikir badannya lelah sebenarnya ingin segera istrahat.

"Apa harus"

"Saya mohon, karena pak deri direktur hotel yang meminta langsung"

"Oke, tunggu sebentar, temani saya kesan,saya ganti baju dulu"

Zhafira pun mengambil dress yang di bawanya, dia selalu menyiapkan baju formal untuk acara dadakan seperti ini.

Di rooftop hotel Syahnder Zhafira keluar dari lift dengan dress warna merah marun berlengan pendek dan panjang dres selutut, rambut hitam legam yang di uraikan sebahu dengan aksen jepit samping di sisi kiri make up tipis dengan lipstik senada dengan dressnya terlihat anggun dan menwan.

Seketika kehadiranya menjadi sorotan karna acara memang sudah di mulai sejam yang lalu hingga banyak pasang mata memandang tamu yang baru hadir.

Direktur Deri berdiri ditengah acar masi bercengkrama dengan rekan bisnis dan kawanya, diusia ke 49 tahun Deri seorang yang berwibawa Zhafira menghampiri nya.

"Tuan deri, selamat iuang tahun ,"menyodorkan tangan untuk bersalaman.

"maaf saya tak membawa apa pun kesini"ucapnya polos.

" tak masalah anda adalah tamu, saya yang bertima kasih anda berkenan datang, pasti masih begitu lelah dengan kegitan tanpa henti " Deri mengambil 2 gelas koktail yang di edarkan pelayan, memberi satu gelas kepada Zhafira, dan untuk menghargai si empunya acara Zhafira meneguk habis alkohol itu.

Acaara begitu meriah dibawah lampu yang tak terlalu bersinar,musik dj terkenal yang di undang untuk mngisi acara, kemeriahan pesta dan tamu undangan, berasa sperti party di club, pada hal yang berulang tahun usia sudah tak bisa di bilang muda namun jiwanya memang seperti itu sedari dulu.

...

Zhafira Pov

Sinar mentari membangunkan ku pagi ini, ku pandang lamat lamat dinding diatas ranjang ku menyadarkan kepala ku yang masih sedikit pusing mungkin karena alkohol yang ku minum semalam, ku edarkan pandangan ku ke jendela yang memperlihatkan sinar mentari yang membangunkan ku tadi.

"Oh god,,"ucap ku sepontan bangun dari tidur yah ini bukan kamar ku, kamar yang begitu luas dilengkapi meja kerja mini bar dan tempat tidur king size, ku edarkan mata ku menatap sekeliling rungan presiden suite, ku pijat pelipisku yang terasa nyeri dan sadarku melihat diriku yang tanpa helai baju hanya tertutup selimut tebal,vdengan reflek ku raih selimut dan menutupi tubuh ku hingga lehrr.

"Oh tidak apa yang ku lakukan" jantung ku berdetak tak karuan.

Aku berlari menuju kamar mandi di dalam kamar itu ketika mendengar suara langkah kaki yang mendekat dan terlihat bayangan diambang pintu kamar yang memang terbuka setangh.

Jeglek..... suara pintu kamar mandi tertutup sempurna, tubuhku lemas kupukul kepala ku berkali kali, betapa bodohnya,

"apa yang harus ku lakukan" ucapku frustasi dengan keadaan pagi ku ini, siapa pemilik kamar ini beraninya melakukan semua ini geramnya.

Dia edarkan matanya dikamar mandi yang cukup luas dan mewah terlihat bath tab besar bisa di gunakan untuk dua orang di sebelahnya ada ruangan mandi bersower dikanan kiri beth tab dan ada kaca besar berdiri tegak didepan ku beserta wastafel disebalahnya, sepadan dengan harga presiden suite tak mengecewakan terlihat baju merah terbungkus plastik lundry, ku beranjak dan mengambilnya, benar dugaan ku gaun ku semalam beserta anderwer nya sudah tertata rapih , ku bergegas menggunakannya tak lupa membasuh muka ku dan membangunkan keberanian untuk keluar dan menemui pemilik kamar ini, banyak pertanyaan yang harus aku ketahui.

Satu langkah ku melewati kamar mandi ,ku edarkan mataku melihat sekeliling, ku buka lebar pintu kamar yang menuju ruang tamu dan balkon ,terlihat seorang laki laki bertubuh kekar rambut yang tersisir rapi dengan garis kebelakang, laki laki yang gagah bertelanjang dada hanya menggunakan celana training, ada tato di lengan kanan melingkar seperti cincin, dibalkon kamar sedang berdiri memandang pantai Syahnder dengan membawa selas ditanagn kananya, tanpa pikir panjang ku dekatinya dengan emosi, dia merasakan kedatangan ku dan berbalik badan.

Plaakkk....suara tamparan ku tepat sekali d ipipi kirinya, laki laki berjambang tipis itu menatapku geram namun seketika senyum tipis terpampang dibibirnya, aku sedikit takut, kurasa dia bukan orang sembarangan aura dingin diwajahnya.

1
MomZiee
kereeen
Nona Bucin 18294
Hai kak aku mampir, semangat terus berkarya, salam dari Menikah muda 😊🤗👍💜
Yun'@_Miu
like
Yun'@_Miu
like 👍
Yanti Agejul
keder keder loe......
Hasni Ahsan
😍🥰
Hamba Allah
mampir Thor atas nama cinta Karya pertama kuuu niii
Nurul Masnunah
awal cerita bagus
pertengahan cerita sedikit bosan
dilanjut karena penasaran endingnya ternyata bagus ceritanya, mungkin karena kurang menikmati saja saya hehe...
tatanan bahasanya keren
Yun'@_Miu
like 👍
Nurul Masnunah
terlalu banyak lelaki yang menginginkan satu orang wanita..
ceritanya bagus tapi kayanya hanya berputar² di peran laki² yang memperebutkan zafira
agak bosan sedikit sampe sini hehe
Nurul Masnunah
ceritanya bagus.. baru singgah baca di novel ini, mungkin kurang promosi ya..jadi yang singggah belum banyak
semangat aja Thor berkarya
Ida Saidah
knp gk sembunyi d ats pohon nenk bos
Yun'@_Miu
like 👍
Putri ava
♥️
Jujuk
like like
Jujuk
like
Jujuk
lanjut kak
Chacha
lanjut tour cerita nya
Dhina ♑
Nasi gorengnya bikin gagal fokus, jadi laper
Dhina ♑
mengapa pensiun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!