NovelToon NovelToon
Jeratan Tuan Sempurna

Jeratan Tuan Sempurna

Status: tamat
Genre:Cintapertama / One Night Stand / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: KOHAPU

"Menikahlah denganku, aku akan memberikanmu uang untuk balas dendam. Habiskan semua uang, bahkan semua uang yang ada di rumahku..." Kalimat yang diucapkan oleh seorang pemuda rupawan, dengan tubuh sempurna, mengecup bibirku. Harum parfumnya yang maskulin telah menyatu dengan tubuhku.

Semalam kami memang melakukannya, benar-benar melakukannya. Pria yang paling sempurna di kantor tempatku bekerja, tampan, pintar, karier cemerlang. Apa yang kurang darinya? Kenapa dia mau-maunya tidur dengan si cupu muka jerawatan sepertiku.

Keberuntungan yang gila-gilaan!

*
Namaku Valentino, manager pemasaran. Tidak memiliki ambisi maupun cinta. Tapi ketika gadis berkacamata ini berani menentang dan menamparku di hadapan umum, saat itulah aku sadar. Aku membutuhkan gadis ini, predator yang akan aku bawa ke dalam rumah untuk melawan ayah dan ibu angkatku.

Memberinya cinta, dia akan menjadi kesatria. Sedangkan aku akan memeluknya dari belakang. Itulah aku, yang ingin bersembunyi di bawah rok istriku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KOHAPU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Mengerti

Beberapa tetangga berbisik-bisik menatap ke arah sang pemuda.

"Ada acara syuting film ya? Bajunya seperti yang ada di sinetron-sinetron."

"Itu artis ya? Tapi lebih ganteng dari artis! Kak, boleh minta tandatangannya tidak?"

"Maaf, cari siapa ya?"

Itulah pertanyaan beberapa orang. Beberapa gadis desa melirik diam-diam ke arahnya, bagaikan malu-malu. Ada juga yang berusaha mendekatinya terang-terangan.

"Kalian masih bocah! Tidak sekolah? Wanita dinilai dari pendidikan dan etikanya. Jika bertemu orang baru bukan begini caranya. Tidak beradab!" Memang begitu bukan mulut berbisa manusia satu ini. Jika mulutnya sudah terbuka maka kata-kata menyakitkan hati akan keluar. Meresap di relung hati yang paling dalam merasuk sanubari bagaikan pedang yang tertancap.

Gadis desa yang mayoritas berada di bawah usia 20 tahun itu merasa tertohok. Tapi tetap saja merasa meleleh dan terkesan pada pemuda yang bahkan ketampanannya mengalahkan selebriti tanah air. Memang benar, patut diberi gelar idola sejuta umat.

Melangkah dengan pasti, memakai sepatu kulit merek ternama. Hingga langkahnya terhenti di depan pintu. Wajah dingin yang begitu tampan.

Begitu memasuki pintu wajah itu langsung tersenyum. Bagaimana pun dirinya akan mengambil anak gadis orang. Yang dirawat dan dibesarkan penuh cinta oleh orang tuanya. Dirinya harus menurunkan ego, menurunkan nada bicara serendah-rendahnya. Seorang anak gadis yang sangat berharga bagi orang tuanya.

"Siang, seperti janjiku. Aku datang tepat waktu." Senyuman yang bagaikan lonceng surga. Membuat semua orang tertegun, sedangkan Zizy hanya memaksakan wajahnya untuk tersenyum. Menikah dengan Jaka maka beban hidupnya akan bertambah, tidak menikah dan kabur bersama keluarganya dari desa menahan malu juga tidak bisa, hidupnya juga akan kesulitan menunggu keluarganya beradaptasi.

Sialnya hanya iblis ini satu-satunya harapannya.

Pria yang berjalan menuju dapur tanpa permisi mengambil kursi kayu."Maaf aku kesulitan duduk di tikar karena pakaianku berwarna putih."

"Zi... Zizy siapa dia?" tanya Jantayu gelagapan.

"Dia yang ingin melamarku." Zizy memijit pelipisnya sendiri. Menatap pemuda yang duduk di kursi sementara semua orang duduk di tikar dengan wajah tidak berdosa.

"Maaf, ada perlu apa ya?" tanya pak Rusli berusaha tersenyum. Menatap calon menantu dengan ego yang tinggi ini.

"Aku ingin meminta anak gadismu untuk menjadi istriku." Jawaban dari menantu tidak beradab.

Dua orang yang memang ditugaskan untuk mengangkut barang-barang dalam mobil box mulai turun. Dimulai dari sofa, TV dan beberapa barang lainnya. Termasuk meja, dalam beberapa menit, walaupun masih beralaskan semen setidaknya ini sudah terlihat seperti ruang tamu.

"Kenapa masih duduk di bawah? Yang duduk di bawah hanya boleh pembantu. Mertua dan calon istriku tidak boleh." Kata-kata darinya dengan tingkat keangkuhan maksimal. Aura dingin yang membuat mereka duduk di sofa pada akhirnya.

Mengapa membawa sofa? Tentu saja, warga desa yang dibayar Valentino kala memasuki gerbang desa sudah menceritakan tentang keadaan rumah pegawainya tersayang.

Bagaimana caranya melamar jika tempat duduk saja tidak ada?

"Angkuh..."

Itulah kesan yang ada di dalam hati semua orang yang ada di dalam ruangan. Berbeda dengan Zizy yang sudah biasa menghadapi tingkah laku bos ajaibnya. Ini masih terbilang wajar baginya. Karena jika marah api dari mulut naga itu akan menyembur.

Valentino menghela napas kasar."Kita mulai saja, aku tidak akan bernegosiasi atau mengatakan apapun lagi. Rumah baru di kota untuk kalian ayah ibu dan kakak istriku, sedangkan rumah ini akan di renovasi untuk anak perempuan kalian, lebih tepatnya adiknya Zizy. Sedangkan Zizy sendiri akan tinggal di rumahku. Tiga buah ruko dan tempat kost lima pintu di kota. Satu lagi untuk anak perempuan kalian yang akan tinggal di desa (Sita), aku membelikan mobil pickup dan sebidang tanah. Lamaranku akan diterima bukan?"

Pertanyaan dari orang angkuh yang bagaikan ingin mengajak berkelahi. Namun, mereka hanya dapat menghela napas kasar. Bagaimana Zizy dapat bertemu dengan idola sejuta umat dengan mulut tidak beradab ini?

"Tapi aku yang terlebih dahulu melamar!?" Ucap Jaka tidak terima.

"Punya modal nikah? Setidaknya rumah layak huni, dengan tidak satupun genteng yang bocor?" pertanyaan menohok dari sang pemuda.

"Ta...tapi Jantayu masih mempunyai hutang 90 juta pada Zizy. Itu untuk modal kami menikah dan---" Kalimat tidak tahu malu dari Jaka disela.

Zizy menelan ludahnya, dari gelagatnya bos ajaibnya terlihat kesal. Ini sudah pasti, napas api itu akan menyembur saat ini. Wanita yang hanya dapat menutup telinganya menggunakan bantal yang ada di sofa mahal.

"Tau kenapa bapak tua sepertimu belum menikah? Bukan karena terlambat melamar! Tapi terlambat mapan! Dari usiamu sudah terlihat hampir 50 tahun bukan? Usiaku masih 31 tahun tapi aku bisa hidup tanpa mengemis uang istri? Apa itu kesalahan wanita yang menolakmu? Bukan! Itu kesalahanmu yang tidak becus menjadi laki-laki! G*golo dapat mengandalkan tubuh dan wajahnya untuk mendapatkan bayaran dari wanita tua jelek! Sedangkan kamu tidak punya tampang dan bentuk tubuh kerempeng, tapi mengharapkan ada wanita yang bersedia menghidupimu? Itu namanya tidak tahu diri!" Suara penuh penekanan membuat suasana bagaikan ruang rapat. Bosnya ini benar-benar mengerikan, sejatinya Zizy masih heran mengapa Valentino tidak naik jabatan setelah berbagai prestasi yang didapatkannya.

Semua orang hanya dapat menunduk dan terdiam bagaikan karyawan yang tidak memenuhi target pemasaran. Bukan masalah kata-kata lagi, tapi aura membunuh pria ini memang benar-benar menyengat.

Pria yang masih duduk menatap dingin. Seharusnya Rusli selaku ayah Zizy yang menjadi pemimpin rapat kali ini. Tapi pria ini yang malah bagaikan pemimpin rapat saat ini. Wajahnya tidak tersenyum memandang dingin pada semua orang termasuk Zizy.

"Jadi alasan apa yang ingin kamu katakan lagi?" tanya sang iblis yang mulai tersenyum menghina. Menebarkan aura negatif di sekitar tubuhnya membuat semua orang berdidik ngeri.

"Aku tidak terima! Zizy jelas-jelas membuat persiapan untuk menyambut keluargaku. Dan kamu! Jika serius dengan Zizy, seharusnya kamu datang dengan orang tuamu! Tidak datang seorang diri." Ucap Jaka menggebu-gebu.

"Aku bukan orang yang senang bersembunyi di ketiak orang tuaku. Aku juga bukan orang tidak tau diri yang masih ingin tinggal terlalu lama di rumah orang tua. Pria yang mandiri, sedangkan kamu? Mungkin beras di rumah saja masih mengemis pada ayahmu." Kalimat mengerikan dari mulut berbisanya membuat semua orang menelan ludah kasar. Termasuk orang-orang di luar sana. Tidak ada yang menyangka keluarga pak Rusli yang sederhana akan memiliki menantu yang mengerikan seperti ini.

"Ja... Jaka ayo kita pulang ya?" Ibu Jaka yang mulai merasa ada yang tidak beres dengan orang ini, segera membujuk putranya.

"Tenang saja! Mereka tidak akan bahagia! Paling juga nikah kontrak, supaya punya status dan bisa tinggal di Indonesia. Seperti suaminya mawar yang orang Arab." Paman dari Jaka menenangkan, membimbing mereka keluar. Kasak kusuk terdengar membenarkan ucapan orang-orang tersebut. Mungkin pria yang memakai tuxedo nya ini adalah orang asing yang ingin tinggal lebih lama tanpa repot-repot mengurus visa. Dengan jalan menikahi orang lokal.

Kulitnya yang putih, perawakan memang bagaikan keturunan Tionghoa. Atau mungkin orang asli China? Korea? Atau mungkin Jepang. Entahlah mereka pergi dengan sumpah serapah dan kata-kata busuk penuh hinaan.

Beberapa warga desa yang mayoritas perempuan masih berada di halaman. Mengintip dari luar. Benar-benar tidak dapat memalingkan wajah dari objek yang dianggap indah.

"Dia sudah pergi, aku dan Zizy saling mencintai. Kalian menerima lamaranku bukan?" Tanya Valentino bagaikan melakukan transaksi bisnis.

Berbagai barang kini berada di atas meja. Mulai dari emas batangan, set perhiasan, hingga sertifikat tanah, serta rumah di kota dan surat perjanjian jika Valentino akan memenuhi janjinya untuk membiayai renovasi rumah ini.

"Zizy...dia siapa?" tanya Jantayu mulai ketakutan.

"Iblis yang kebetulan tinggal satu ruangan denganku selama 7 tahun." Jawaban dari Zizy, benar-benar tidak mengerti dengan jalan fikiran bos gilanya.

1
jumirah slavina
astagaaaaaaaa Zi... mantra'mu

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
✨Susanti✨
semangat terus berkarya
sukses ya kak💪
✨Susanti✨
akal-akalan mereka ini kayaknya
✨Susanti✨
yess
✨Susanti✨
ada masanya semua akan berbalik
✨Susanti✨
malangnya sutra
✨Susanti✨
ada kalanya semua akan berbalik
✨Susanti✨
sudah bosan hidup
✨Susanti✨
gaakan jadi cerita jika tidak ada kesalahpahaman 😩
✨Susanti✨
semangat kak
✨Susanti✨
🤣🤣🤣
✨Susanti✨
😩😩😩 tak kira beneran, padahal udah mau mewek
✨Susanti✨
tuh kan 😩😭😭
✨Susanti✨
apa bakal ada tragedi kah?
✨Susanti✨
semangat kak 😩🤣🤣
✨Susanti✨
curiga sama gangga ini🤔
✨Susanti✨
sampe ikut emosi bacanya
✨Susanti✨
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
widya widya
Hebat Arya. Orang baik, hidupmu kedepannya pasti akan baik 🙏
widya widya
Mampir mau baca kisah putra Nadila 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!