NovelToon NovelToon
Menikah Muda Denganmu

Menikah Muda Denganmu

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:20M
Nilai: 4.8
Nama Author: Azra ziya

Gara-gara ucapan nenek misterius yang entah darimana asalnya, Raya dan Rafa terpaksa menerima perjodohan oleh kedua orangtua mereka yang bersahabat.

NOVEL INI MASIH BANYAK YANG BELUM DIREVISI, MOHON MAAF BILA MASIH BANYAK KESALAHAN PENULISAN🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azra ziya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15 Malam Pertama Terunik

Dengan wajah kesal Raya menyeret Rafa untuk tidur di atas tempat tidur.

"Kamu kalo masih gak peka, aku buang kelaut biar dimakan hiu sekalian!" Raya yang sudah kesal terus saja mengomel tak jelas.

Sementara Rafa melanjutkan tidurnya setelah merapikan bantal, dan menarik selimut hingga pinggang.

"Raf, kamu beneran tidur?" tanya Raya yang tak mendengar lagi suara Rafa. Sementara Raya yang tidur di sebelah tak habis pikir kenapa Rafa bisa cepat sekali tertidur.

"Emang mau ngapain Raya, 'kan udah malem ... ya tidur lah." Rafa berusaha tak terganggu karena sebenarnya dari tadi jantungnya sudah berdetak tak karuan. Sejujurnya, ini pengalaman pertama dia tidur dengan wanita selain mamanya.

"Kamu gak mau nyetak anak?" celetuk Raya tanpa malu.

"Jangan mancing Raya!" Sempat terkejut dengan celetukan Raya, akan tetapi Rafa masih bersikap adem ayem.

"Gak mancing kok, aku cuma penasaran aja kok kamu gak ada reaksi apapun? Kamu gak normal ya ...?" ledek si wanita sambil mencubit cubit lengan si pria.

"Kamu jangan nangis ya kalo aku mulai malam ini." Rafa membalik tubuhnya menghadap Raya. Menatap manik mata si wanita yang mulai panik. Memegang dagu wanita yang sudah sah menjadi istrinya itu lalu perlahan mendekatkan bibirnya pada bibir sang istri.

"Tunggu dulu!" Raya refleks menutup mulutnya dengan tangan. Mendorong tubuh Rafa pelan agar menjauh sedikit.

"Apaan lagi sih, Ray? Katanya mau mancing? Giliran ikannya udah dapat ... eh dibuang lagi." Si Rafa mulai sedikit kesal. ( ngajak gelut kalo sampai gagal )

"Siapa yang mau buang ikannya, Rafa?" Tak taukah dia, bahwa ternyata Raya tak kalah ingin.

"Terus kenapa akunya didorong?"

"Aku mau matiin lampu. Gak enak kalo terang hehehe."

Ceklik....

Lampu dimatikan...

Gelap....

Hanya itu yang terlihat, tidak ada penerangan sedikit pun.

"Kalo gelap gini gimana mau nyetak anak Raya?" Rafa semakin kesal, entah apa yang Raya pikirkan saat ini.

"Ya bisa lah Rafa, kita pake raba aja, pake naluri, pake mata batin ... terserah deh, yang penting jadi bayi, nanti aku bantuin." Raya hanya cengengesan di dalam gelap.

"Kamu jangan berisik aja kalo aku salah pegang!" mulai ngegas.

"Iya ... cepetan kamu buka baju, aku udah buka semua nih!"

"Beneran? Kok aku gak liat?"

"Ya nggak la, 'kan gelap."

"Aku mulai ya, Ray ... ini apa?" Rafa kaget. Tak tau apa yang sudah ia pegang.

"Gak usah sok kaget, bilang aja enak!"

"Inikan pengalaman pertama Raya ya mana aku tau, mana gelap gak bisa liat." Rafa semakin kesal.

"Udah jangan protes! Nikmati aja!"

Kedua sejoli ini akhirnya berhasil melakukan malam pertama meski dalam gelap. Entah apa yang terjadi di dalam kegelapan tanpa cahaya itu. Hanya mereka berdua yang tau.

"Ray yang inikan?"

"Iya, pelan pelan ya! awas kalo gak pake perasaan!"

"Aauuww...."

"Bukan itu Rafa."

"Yang mana dong?" Mulai panik tak tau arah tujuan.

"Sini aku bantu!" Raya akhirnya mulai mendominasi dan malam panjang pun mereka lalui. Hanya suara napas yang terdengar dalam kegelapan yang pekat.

Sukses melakukan malam pertama yang unik, kedua sejoli ini bangun di pagi hari dengan rambut yang masih basah. Raya dan Rafa kompak keluar kamar sambil menuruni anak tangga.

"Gak sakit 'kan?" tanya Rafa pelan.

"Dikit sih tapi gak pa pa, santai aja."

"Mama sama papa belum bangun kayaknya, ini 'kan hari minggu pasti pada bangun siang," ujar Rafa.

"Kita bikin sarapan aja yuk!" Ajak Raya karena ia sudah merasa lapar.

"Emang kamu bisa masak?" tanya Rafa tak yakin.

"Goreng telor sih bisa lah," jawab Raya santai.

"Kamu duduk aja, biar aku yang bikin sarapan."

"Serius kamu bisa masak?"

"Bisalah, hafal rumus matematika, fisika, kimia aja aku bisa, masa masak gak bisa."

Raya hanya menatap kagum suaminya dari arah samping. Dua jempol ia berikan kepada Rafa.

"PERPECT ," puji Raya dengan suara lantang.

***

~Visual Raya & Rafa ... hanya pelengkap cerita saja. Jangan terlalu baper ya!!

1
bangdjo
raya kuliahnya dikutub ya thor...ms anaknya ga pernah ditetein sm ditemuin..ky jin buang anak
Haslinda
ccok suzy dan cristal,,,klw visual dilan aku curiga kai nih
moemoe
😂😂😂😂
moemoe
Untung blom jdi buka butik pake duit itu, pbih trluka lagi lah rafa, uang rafa d tolakny, punya laki2 lain d terimany. Kn sengklek ni cwek
moemoe
Wow gilak pelet parfume smpe koma org 😂
moemoe
Wajar lah rafa marah, kecewa,,,

Kau dengar gosip aja udh marah berhari hari, pdahal cuma gosip.
Semantara drimu dgn sadar, dn sukarela berhubngan dgn laki2 lain bahkan smpai jumpa kluarganya disaat berstatus istri org
moemoe
Gk da bgus2 ny sifat ni perempuan
moemoe
Maminy ican,,, klo istriny papi??
moemoe
😂😂😂😂
moemoe
Kok malas sih??? Gk da kangen2nya ma bini. Minimal pegNg tangan kek
moemoe
Knp bukn raya uyg d tengah??? Org tuany jg aneh,,, suami istri tpi kok d biarkn bersikp smauny trleas bukn pernikahan yg mereka inginkn tpi ttp sah kn?
moemoe
Knp jg rafa gk mngenalkn raya? Cm mamany aj yg d kenlknny?
moemoe
Eh? Gilak nih cwek,,,, knp marah k mita? Temen dah baik2 minta maaf, mkany jgn kegatelan msih punya lakik jg, cere dlu klo gk
moemoe
Blom tau janda aja bpakny udh gk terima. Apalg klo tau msih istri org?
moemoe
Lah???mita kn gk salah
moemoe
Tpi lakikny jg aneh,,, tahan 3 thun gk komunikasi,,, udh aja syukurin
moemoe
Gk normal laaah,,,, brartikan dia tau kmu punya suami, kok masih mau
moemoe
Knp gk raya yg dluan tlp?
moemoe
Gua kira gk ingat anaknya
moemoe
Knp gk mau jujur sih ray???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!