NovelToon NovelToon
The Devil Husband

The Devil Husband

Status: tamat
Genre:Misteri / Perjodohan / Badboy / Kriminal / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 5
Nama Author: Sept

Dinikahi kemudian disiksa, begitulah takdir Seruni. Ia harus menerima perjodohan yang memiliki tujuan tersembunyi. Dinikahi hanya dijadikan ibu pengganti. Terkurung dalam sangkar emas penuh derita, apa ia akan bertahan atau malah melawan?
Sebuah kisah yang menguras emosi dan jiwa, bagaimana cara Seruni bisa lepas dari suaminya yang keji seperti iblis tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LEPAS

Seruni Dendam Istri Pertama Bagian 15

Oleh Sept

Aku mengerjap, menatap langit-langit kamar yang terasa asing. Di mana ini? Bukan rumah juga buka rumah sakit. Tempat ini begitu asing, sama sekali tidak aku kenal. Aku masih menatap sekeliling, mencoba mencari jawaban. Terakhir aku ingat, aku tiba-tiba kehilangan kesadaran di sebuah rumah sakit. Aku mencengkram kain seprai saat ingat apa yang mas Erwin rencanakan bersama Riana. Aku tidak menyangka, mereka ingin anak dari rahimku.

"Lama sekali tidurmu?"

Aku terhenyak, rasanya kaget saat tiba-tiba suara mas Erwin muncul di balik tubuhku. Di muncul dari balik pintu kamar mandi dalam yang ada di belakang.

"Di mana ini?" tanyaku. Aku memindai seluruh ruangan.

"Sedikit tahu membuatmu lebih aman," ucapnya dingin seperti biasanya.

"Kenapa Mas membawaku ke sini?" aku kembali bertanya, setelah pingsan lama sepertinya aku sedikit berani. Aku seperti tidak takut lagi pria ini menyiksaku kembali. Atau jangan-jangan aku mulai kebal, miris.

"Sudah aku bilang, jangan banyak bertanya."

Nada bicara mas Erwin mulai meninggi, dari sana aku mulai menata hati dan pikiran, tidak boleh begini. Jika terus seperti ini aku pasti tidak bisa lepas dari jeratan mas Erwin, suami berhati kejam ini.

Mulai dari sini aku mulai mengatur rencana, Mas Erwin tidak bisa dilawan dengan terang-terangan. Aku harus mengecoh dan menipu suamiku ini. Harus dengan cara halus agar dia tidak menyadari. Dan aku harus terlihat penurut agar mas Erwin sedikit lunak.

"Kenapa ingin melahirkan anak dari wanita itu? Aku istri mas Erwin, dan ini rahimku. Mengapa harus mengandung anak orang lain?"

Mas Erwin mendesis kesal. "Dia bukan orang lain!"

Aku rasanya ingin marah ketika mas Erwin membela wanita itu. Meskipun sakit hati, aku harus menyembunyikan perasaan ini. Baiklah, aku akan memulai cara agar bisa lepas dari belenggu yang menyiksa ini.

"Bagaimana jika aku ingin hamil sendiri?" Perlahan aku mendongak. Dan kuamati mas Erwin sedikit terkejut. Aku harus memainkan perasaannya, aku harus mengelabui pria kejam ini agar bisa lepas dan meninggalkan hidup yang bagai neraka.

"Kau yakin?" Dia menatap penuh selidik ke arahku.

Hatiku menjawab tidak, tapi aku mengangguk pelan. Mencoba mengambil hati mas Erwin, aku mulai mendekat, hingga tidak ada jarak yang tersisa antara kami berdua. Ku dekatin dia, ingin rasanya ku tikamm jantungnya dari dekat. Aku mencoba merayu hati pria paling dingin dan berhati batu ini. Semakin cepat aku kabur, semakin lebih baik. Sebelum mereka menjalankan rencana kejii padaku.

Dasar suamiku yang memiliki gangguan mental, atau karena aku yang sudah mahir sebagai penggoda? Tanpa malu, sudah ku tepis semuanya, aku melakukan hal paling gilaa yang mungkin tidak pernah aku sesali. Ku buat pria ini melayang sebelum aku hempaskan.

"Kau mulai berani sekarang," bisik mas Erwin tepat di telingaku.

Aku tidak peduli, aku hanya ingin mengalihkan perhatian pria ini agar bisa lepas. Akan kubuat mas Erwin tidur kemudian aku akan kabur, itulah rencana yang ada dalam kepalaku.

Cup

Meski jijikkk, terpaksa aku mengotori bibirku. Demi kebebasan, demi bisa lepas dari jeratan gilaa mas Erwin. Seperti wanita tidak tahu malu, aku sesap lehernya dengan dalam. Ku mainkan DHAB hingga dia mengerjap. Ya, akan ku buat kadal gurun nya melayang meskipun ingin sekali aku cekik sampai patah.

Meski mulanya dia agak terkejut atas serangan aktifku, lama-lama dia juga terpancing. Mual jelas sudah pasti, tapi demi kebebasan, akan ku lakukan apa saja, meskipun harus menahan rasa mual ketika kami bertukar salivaaa.

Aku dapat merasakan tubuh mas Erwin mulai bereaksi. Kami pun mencari tempat yang nyaman. Tidak mau dia melukaiku dengan sabuk yang masih melingkar di pinggangnya, aku langsung melepaskan tanpa disuruh. Ku lepas kemudian aku lempar ke bawah ranjang. Sengaja biar dia tidak bisa mengikatku seperti biasanya.

Hampir saja dia marah, tapi aku serang dengan brutal serta liarr, sungguh aku tidak peduli apa yang aku lakukan sekarang, aku hanya ingin bebas dan kabur dari neraka ini. Aku harus pandai mengalihkan perhatian mas Erwin jika mau lepas dari jeratan suami kejam sepertinya.

"Kau liarr sekali rupanya?" bisiknya. Mas Erwin balik menyerang. Kemudian ku lihat matanya menatap sekeliling. Seperti dia mencari alat untuk meyiksaku. Tidak ambil diam, aku langsung mengambil kendali. Kembali ku alihkan perhatian mas Erwin dengan hal gilaa yang mungkin tidak akan pernah aku lakukan.

Jantungku memburu bukan karena aku menikmati permainan ini, aku takut sampai ketahuan maksud hatiku yang ingin lepas dari jeratan mas Erwin.

"Kau mulai pintar sekarang!" Mas Erwin kembali memujiku, tidak tanggung-tanggung aku harus menghajar pria ini sampai loyo. Dan di atas nakas, terdapat sebotol minuman. Kebetulan, akan ku buat mas Erwin tidur karena tidak sadarkan diri.

Kuraih botol itu, ku minum langsung dari botolnya sambil satu tanganku memainkan

DHAB! Mas Erwin tidak tahu, aku sebenarnya hanya minum sedikit, semua aku tumpahkan dengan samar sampai tubuh ini basah.

Terlanjur bergeloraa, sampai pria kejam ini tidak fokus. Ketika aku tunjukkan bagaimana caraku minum sambil memainkan mata dan lidah, dia langsung meraih botol dari tanganku. Bagus, tanpa disuruh, buaya ini datang langsung padaku.

Mas Erwin kemudian menengak minuman itu, sampai hampir habis. Kami pun melanjutkan pertempuran sengit. Kali ini jauh lebih berani dan memacu adrenaline. Biar aku mengila sehari ini untuk merengkuh kebebasan.

"Sayang ... !"

Aku berbisik, mengumpat kata kasar. Mas Erwin semakin menjadi. Ia mengejangg, sepertinya ia akan keluar. Benar saja, detik berikutnya aku bisa merasakan sesuatu yang hangat mengalir di dalam sana. Ya ... benih-benih dari pria paling kejam ini kembali bersarang dalam rahimku.

Aku menahan untuk tidak menangis, apalagi saat mas Erwin memelukku. Tubuhnya terasa hangat, tapi hatiku terasa sakit!

***

Beberapa waktu kemudian.

Aku menoleh ke belakang, aku juga sudah memakai pakaian kembali. Kulihat mas Erwin sudah tidur, entah pingsan atau tidur karena kelelahan. Kucari kunci tempat ini, kemudian mencari dompet dan ponsel mas Erwin. Dengan langkah penuh nyeri karena apa yang kami lakukan beberapa saat yang lalu, aku mencoba berjalan meski tertatih.

KLEK

Tanpa alas kaki, dengan langkah yang tertatih-tatih, dengan tubuh yang gemetar karena akhirnya bisa lepas dan melihat luar. Aku lantas berlari, terseok pun aku tidak peduli. Hingga aku menemukan bahwa diriku sudah ada di tepi jalan. Aku terisak, tapi tanganku mencoba menghentikan sebuah taksi.

"Berhenti!" ucapku serak. Sebuah taksi warna biru itu kemudian berhenti.

"Ke mana, Non?"

Aku sadar tidak punya tujuan, aku tidak tahu harus lari ke mana.

BERSAMBUNG

IG Sept_September2020

1
Hariyanti
😱
Khansa Sutresno
atm jgn dibawa, ckp ambil smua uangnya... atm kredit card buang, jgn bwa apapun ato klo perlu jgn dibuang tp dibakar mlh gk ninggalin jejak...
Juna Dong
luar biasa
@bimaraZ
leganya di erwin udah lenyap dari bumi🤣🤣🤣capek raga pindah2 terus
Maryam Renhoran
author,,,,,udah yaa menderitanya,
crita uda hampir slesai ko, penderitaannta g habis2
justFlio
👍👍🙏🙏
Maryam Renhoran
biadab,,,,hatiku ikut sakit thor, sampai g bs nafas
Zubaidah Harahap
mantap jalan ceritanya ngeri 2sedap sambil geram, mudah mudahan penulis sehat bisa menuliskan cerita lagi yang kita tidak bosan bacanya.
Zubaidah Harahap
lanjutkan cerita nya
rahayu rahayu
Luar biasa
rahayu rahayu
Biasa
Hartati
wah mantep bener2 menguras emosi dan jantung mutilasi aja tuh si Erwin sama si Riana
Hartati
aaa Erwin malu meong
Hikmah
sudah diintai kok masih berani tinggal sendiri.kalau niat ingin lepas seharusnya pergi lagi dr tempat itu.atau pindh kontrakan
Omha Achun
Luar biasa
komalia komalia
sampai ku belabelain malam biar sampai tamat biar besok lanjut judul baru
Sept September: terima kasih banyak kak liaaaaaa
total 1 replies
komalia komalia
apa isi nya dan dari siapa kadang bikin kita bertanya tanya
komalia komalia
dendam kaya nya author sama seruni sampai di buay menderita terus menerus
komalia komalia
cerita apadan kenapa sama si raga ada laki laki yang tulus banget dokter rian malah di bunuh si erwin
komalia komalia
penderitaan nya ko engga berkesudahan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!