Update hari Senin, Rabu & Jumat pukul 15.00 WIB.
Sebagai satu - satunya laki - laki keturunan keluarga White,Samuel akan di nobatkan sebagai Duke yang baru.Sebenarnya Samuel tidak menginginkan gelar itu ,tetapi keadaan memaksanya.
Claudia ,putri bangsawan desa ,memutuskan pergi ke sana untuk menemani Samuel dengan alasan untuk belajar tata krama.Ternyata keluarga White dan bangsawan lainnya meremehkan Claudia.
Dengan dalih demi kebaikan Samuel ,Dino memaksa Claudia untuk mengingkari janjinya untuk selalu mendampingi Samuel.
Bagaimana kisah mereka selanjutnya ? Ikuti saja di karya terbaru ku
Jangan lupa kalau kalian suka Like ,Favorit ,Rate dan Komentar positif ya so Vote.Makasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Violetta Slyterin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 15.
Gemuruh guntur dan hujan yang amat deras yang menandakan suatu kepedihan yang akan di alami oleh Claudia dan Samuel usai acara pesta kebun penobatan Samuel sebagai Duke White segera datang.
Zaaaaaaasssss
Greekk..!
Greekk..!!
Greek..!!
Greekk...!!
" Tiba -tiba hujan turun lebat.."
" Untung pesta kebunnya sudah selesai."
Para pelayan pun mulai sibuk merapikan kembali seluruh ruangan pesta tersebut.
" Sonya , kamu lihat Clau ? " Tanya Samuel kepada Sonya di koridor.
" Tidak." Jawab Sonya.
" Kemana sih Dia ? " Pikir Samuel mencari Claudia di seluruh Kediaman White.
" Clau..!"
Di ruangan pribadi milik Dino Baskoro rupanya Clau di panggil Pamannya ke ruangan itu untuk bahas sesuatu yang tak boleh di ketahui sama sekali oleh Samuel.
" Cepat pulang ke rumah.." Kata Dino Baskoro.
" Tadi Paman bilang begitu..."
" Ke..Kenapa..? "
" Perjanjian yang hanya tiga bulan ini sudah selesai.."
" Janji...Paman sendiri sudah melanggar janjinya Paman ! " Bantah Clau.
" Tidak...! Kalau Samuel tetap berada di sini..Aku juga ! Aku sudah janji pada Samuel. Aku akan terus bersamanya..Kalau demi Samuel..Aku.."
Airmata Claudia berjatuhan saat mengungkapkan hatinya kepada Dino Baskoro untuk tekad dan juga janji Clau pada Samuel untuk selalu bersama -sama.
" Apa kamu benar -benar..Menyukai Samuel ? " Tanya Dino Baskoro kepada Claudia dengan nada tajam yang membisukan Claudia.
" Kalau memang begitu..Claudia..Kamu harus bisa bekerjasama dengan Paman." Tambah Dino pada Clau.
Zaaaassss
Hujan semakin lebat di luar kediaman White yang megah. Samuel di temani Sonya berkeliling ke seluruh ruangan di kediaman White untuk mencari dan menemukan Claudia.
" Samuel ! Ibu memanggil kamu , tuh ! " Lapor Miya nada judes kepada Samuel.
" Kerjasama..? " Tanya Clau bingung kepada Dino Baskoro di ruangan pribadi Dino Baskoro.
" Kemari..! " Jawab Dino Baskoro menggenggam tangan Clau untuk mendengar sesuatu yang ada di luar ruangan itu.
" Paman....? "
" Benar -benar pesta kebun yang meriah ,ya."
" Tentunya Keluarga White bisa sedikit lega karena lelah ada penerus jabatan Duke nya..!"
" Tapi...Bagaimana, ya...."
" Anda sudah lihat ,' Kan ? Masa 'Duke mau sih berdansa dengan anak perempuan bangsawan desa seperti itu.. "
" Iya..! "
" Mungkin karena sudah ada dalam darahnya yang kampungan itu.."
" Mau -maunya berpasangan dengan seorang anak perempuan seperti itu ! "
" Akan jadi Duke seperti apa Dia nanti ! "
" Iya...! Tentunya sangat menarik..! "
" Hohoho..! "
Claudia di suruh untuk mendengarkan berbagai cemoohan yang di lontarkan para tamu undangan yang masih ada di ruangan dalam Kediaman Duke White mengenai Samuel yang ikut tercemar nama baiknya akibat berdekatan dengan Claudia oleh Dino Baskoro.
Grek..!
Grek..!
Grekk..!
Suara kereta kuda para tamu undangan yang lain satu -persatu telah meninggalkan Kediaman Duke White .
" Kamu mau Samuel di cemooh seperti itu oleh bangsawan lainnya ? " Tanya Dino Baskoro nada yang sangat melukai hati Clau.
" Aku.."
" Kalau Kamu mau yang terbaik untuk Samuel. Ya , sebaiknya Kamu pergi dari sini secepatnya..! " Usir Dino Baskoro nada kejam kepada Claudia untuk kebaikan masa depan cerah Samuel sebagai Duke di mata para bangsawan di seluruh negeri Lovenia yang megah.
" Paman.."
" Kamu suka Samuel ',Kan ? Kamu bilang , akan berbuat apa saja untuknya.." Tambah Dino yang mengingatkan Clau akan janji yang pernah Clau ucapkan pada saat Samuel jatuh sakit parah pada bulan lalu.
" Samuel........Orang yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk menolongku..Kalau untuk Kamu , Aku rela berbuat apa saja ! Kalau untuk kamu... Apa saja..! " Dino mengingatkan kata -kata itu pada Clau.
" Mengerti, kan Claudia ? " Tanya Dino yang telah membuat perasaan Clau makin terpukul sekali.
" Mengerti ,'Kan ? " Ulang Dino semakin membuat Clau tahu akan pilihan yang terbaik untuk dirinya dan Samuel.
" Samuel..! "
Claudia berjalan menunduk sedih menuju ke arah kereta kuda yang sudah di siapkan oleh pihak Kediaman White untuk mengantarkannya pulang dari Kediaman White di halaman belakang.
" Kamu mengerti , Samuel ? Mulai hari ini Kamu ini adalah penerus Keluarga White .Jadi, Kamu pun harus memikirkan nama baik keluarga White pada dalam setiap tindakanmu..Tapi , karena kamu ini sekarang ini masih anak -anak...Mulai sekarang Kamu harus mendengarkan perintahku dan juga Baskoro.." Kata Nyonya Duchess White yang telah memanggil Samuel ke ruangan pribadinya.
" Aku..! "
" Oh iya..Satu lagi Claudia sudah kami pulangkan ke rumahnya sesuai janji , tiga bulan sudah berlalu untuknya..! " Sambung Duchess White kepada Samuel sebelum meninggalkan ruangan pribadi sesudah memberikan ketegasan akan peraturan yang harus di taati Samuel di Kediaman White.
" Eh.."
Srek..
Srekk.
Srekk..
Sonya gelisah dan panik sekali saat anak itu tidak berhasil menemukan Claudia untuk janjinya pada Samuel pesan kepadanya sebelum Samuel pergi menemui panggilan Nyonya Duchess White ke ruangan pribadi Nyonya Duchess White.
Sonya juga tidak menemukan jawaban dari para pelayan yang di temuinya untuk menanyakan Clau kepada para pelayan di setiap ruang yang telah di datanginya itu.
" Clau ? " Batin Sonya panik.
" Kak Sam ! Kak Sam..! "
Trek..
Sonya memanggil Samuel yang baru saja keluar dari ruangan pribadi Duchess White.
" Kamar Clau ? Sudah di rapikan ! Clau tidak ada !" Lapor Sonya sedih kepada Samuel.
Di halaman belakang Kediaman White yang masih di guyur hujan yang sangat lebat sekali terlihat Clau yang memandang ke jendela untuk Dino bisa sampaikan pesannya pada Samuel.
" Kalau Aku pergi diam -diam , Samuel akan.... ! Tolong pamitkan.."
" Itu tidak perlu ! Karena sudah ada Saya yang akan mendampinginya..! Dia laki -laki yang telah di lahirkan untuk menjadi seorang Duke..! Bukanlah untuk laki -laki lemah ! Biar pun tak ada Kamu Clau ,tentunya Dia tidak apa -apa ," Kata Dino nada tanpa perasaan kepada Claudia.
" Maaf ya ,Samuel..Padahal Aku sudah janji untuk tidak berpisah denganmu...Aku ini hanya bisa berbuat begini..Demi kebaikan mu sendiri.." Batin Clau terluka.
" Demi kebaikan Kamu.." Suara hati Clau di dalam kereta kuda yang mulai bergerak meninggalkan Kediaman Duke White di tengah derasnya hujan yang melanda seluruh kota besar yang menjadi tempat tinggal kaum bangsawan ternama di negeri Lovenia.
" Dino..! " Panggil Samuel kepada Dino yang cepat menutup gorden jendela ruangan pribadinya agar Samuel tidak dapat melihat perginya kereta kuda yang membawa Clau dari sisi Samuel.
Brak..!
Drek..
Drek..
Drek..
" Clau ? Dimana Clau ?" Tanya Samuel kepada Dino Baskoro nada keras.
" Sudah pulang ," Jawab Dino Baskoro santai.
" Kamu..Kamu mengusirnya ,'kan ? " Tanya Samuel nada menuduh kepada Dino Baskoro.
" Itu kemauannya sendiri. " Jawab Dino Baskoro nada biasa kepada Samuel.
" Bohong ! Clau tak akan melanggar janjinya ! Dia akan selalu bersamaku ! Claudia tidak pernah Ia mau menghendaki hal seperti itu.." Kata Samuel tidak percaya pada Dino Baskoro.
" Kamu telah di tipu rupanya ,Samuel. Selama ini Claudia hanya bekerjasama denganku." Kata Dino Baskoro dengan senyum tenang dan puas akan kemenangannya dalam membawa Samuel ke Kediaman White telah berhasil melalui kerjasama Dino dengan Clau.
Bersambung..!!