NovelToon NovelToon
Antara 3 Abdi Negara

Antara 3 Abdi Negara

Status: tamat
Genre:Fantasi / Cintamanis / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:479.9k
Nilai: 5
Nama Author: Puspa Herliyah

Sebuah kisah cinta 3 Abdi Negara pada satu seorang wanita bernama Puspita Sari. Dimana 3 Abdi Negara tersebut memiliki profesi yang sangat berbeda, yaitu Polisi, ASN, dan Tentara.

Dimana kisah cinta ketiga pria Ini di mulai dari Ikbal yang Seorang Polisi, Heru Seorang ASN dan Galih Seorang Tentara yang sama - sama mencintai satu orang wanita bernama Puspita Sari.

Cinta yang tulus mana yang akan di pilih?
Cinta sejati yang mana, yang akan di bawa sampai di keabadian?

Memilih di antara ke tiga Abdi Negara.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Herliyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perhatian Dalam Diam

Teriak histeris penonton sambil bernyanyi dan melompat - lompat mebuat tanah Yang di pijak seakan ikut bergoyang.

Lambaian tangan dan seruan nyanyian dari Group Band Favorite Puspita, Evi, Fatimah dan Anggi.

Semprotan air Yang di siramkan ke arah penonton membuat suasana semakin meriah.

Ketika siapa saja sendirian

Berdiam diri tak ada hiburan

Jika kau merasakan kesepian

Datang kemari kita senang-senang

Semua berdiri, waktunya beraksi

Penindasan kekerasaan gak jaman

Kami datang membawa perdamaian

Ciptakan suasana tak terlupakan

Lantangkan suaramu dan teriakkan

Alunan distorsi, kotak pun beraksi

Yang ada di sana, yang ada di sini

Semua ikut bernyanyi

Hey, yang datang di sini

Jangan bikin keki

Bikin suasana happy

Beraksi

Beraksi

Hey, yang ada di sana

Semua bernyanyi

Hey, yang ada di sini

Semua happy

Hey, yang ada di sana, yang ada di sini

Semua ikut bernyanyi

Hey, yang datang di sini

Jangan bikin keki

Bikin suasana happy

Beraksi

Beraksi

Pakaian basah mereka terkena semprotan air pun tak merasakan sangat risih, karena terlarut mengikuti alunan musik dan bernyanyi.

Suasana semakin panas, terjadi pun aksi dorong mendorong. Sehingga terlihat beberapa Polisi turun tangan mengamankan beberapa penonton Yang membuat kerusuhan.

Aawww...

Teriak Evi saat dirinya tedorong, hingga tubuh mereka sama - sama terdorong ke kanan dan ke kiri.

" Sudah yuk, kita keluar. Suasana nya semakin panas." Teriak Puspita.

" Yuk akh, ini kacau penonton nya." Ucap Anggi.

Mereka berempat pun berjalan di antara kerumunan penonton Yang berjibun. Hingga aksi dorong mendorong saat alunan musik Yang keras di mulai.

Tangan Yang saling bergandengan tangan pun terlepas saat suasana semakin Panas, keributan pun terjadi lagi. Hingga air Yang di semprotan dari mobil DAMKAR pun di arah kan kepada para penonton Sehingga, keributan pun sedikit mereda.

Puspita pun mencari ketiga teman nya, dengan berdiri di tengah - tengah penonton , Puspita sudah merasakan sangat sesak, lemas dan mual.

" Kalian dimana? " Teriak Puspita.

" Evi, Fatimah, Anggi, kalian dimana? " Teriak Puspita.

Puspita mencoba menerebos kerumunan, nafasnya sudah sangat sesak, mual dan Pusing . Dengan kepala Yang sudah terasa berat dirinya berusaha tetap berjalan.

Namun seketika padangan nya sedikit kabur saat berjalan keluar dari kerumunan.

Bruugh

Puspita menabrak punggung Yang ada di depan nya, dan tak sadar langsung memeluk tubuh Yang dia tabrak dengan mata terpejam.

" Puspita." Ucap Ikbal saat menangkap tubuh Puspita Yang memeluk nya.

" Puspita, hey.. sadar..!! " Ucap Ikbal sambil menepuk pipi Puspita.

Ikbal Pun langsung menggendong tubuh Puspita Yang setengah sadar, membuat membawa nya ke ke dalam tenda.

" Tolong Tim medis." Teriak Ikbal.

Ikbal pun menidurkan Puspita di sebuah blankar, dan terlihat nafas Yang tersenggal.

" Bawa oksigen, seperti nya kelelahan dan kurangnya udara. " Ucap Ikbal.

" Puspita." Ucap Dandi.

" Pingsan Bang, pas depan saya untungnya."

" Mana adik saya."

" Fatimah? "

" Mereka datang kesini sama - sama."

" Saya nggak lihat Bang, seperti nya mereka terpisah. "

" Nanti Saya coba hubungi Fatimah."

Mata Puspita pun terbuka, dan melihat Ikbal sudah berada di samping nya.

" Aa, teman - teman Mana? " Ucap Puspita yang masih sangat terasa pusing.

" Bang Dandi sedang mencoba hubungi Fatimah, pakaian kamu basah pakai hoodie milik Aa dulu ya." Ucap Ikbal memberikan hoodie miliknya lalu menutupi tubuh Puspita Yang basah.

" Kenapa bisa terpisah? "Tanya Ikbal.

" Karena suasana semakin panas, lautan manusia Yang banyak sehingga pegangan tangan kita terlepas."

" Untung saja, kamu pingsan tepat depan saya."

" Terima kasih."

Fatimah, Evi dan Anggi pun datang, dengan segera menghampiri Puspita.

" Say, sorry kita nggak tahu terlepas begitu saja, kita sadar saat terbebas dari kerumunan." Ucap Anggi.

" Ya nggak apa - apa, untung ada Aa ikbal."

" Lain kali jangan lihat konser, ini bahaya kalau sudah begini." Ucap Dandi.

" Iya Kak, maaf kita kan nggak tahu bakalan ribut kayak gini." Ucap Fatimah.

" Kalian Kakak antar pulang. " Ucap Dandi.

" Pakai mobil Patroli? " Tanya Fatimah.

" Iya, terus Mau pakai apa." Jawab Dandi.

" Duduk nya di belakang? " Tanya Fatimah sambil Evi dan Anggi menatap ke arah Dandi.

" Iya memang kenapa? "

" Nggak, kita lebih baik jalan kaki."

"Silahkan kalau nggak capek."

" Apa nggak ada cara lain, kita naik apa, kalau kita bertiga naik mobil di belakang di kira kita sebagai tersangka kasus apa gitu." Ucap Fatimah.

" Iya kak, kita cantik - cantik gini masa duduk nya di belakang nanti sambil di bunyikan tuh sirine nya. " Ucap Evi.

" Ya sudah kalau nggak mau, kalian pulang sendiri jalan kaki." Ucap Dandi berlalu.

" Kakak, nggak apa - apa deh, tapi sirine nya jangan di nyalakan. " Ucap Fatimah.

" Tergantung." Ucap Dandi, Yang di ikuti langkah Evi, Anggi dan Fatimah.

" Saya pulang A. "

" Aa antar, nanti Aa ijin dulu."

Ikbal pun meninggal kan Puspita di dalam tenda, untuk meminta ijin mengantar Puspita pulang.

******

" Kamu boleh bersandar di punggung Aa kalau pusing." Ucap Ikbal saat sudah berada di atas motor nya.

" Nggak akh A, nggak apa - apa."

" Yakin kuat? "

" Kuat A." Ucap Puspita dengan suara lemah.

" Yaudah pegangan saja pinggang Aa."

Puspita pun memegang pinggang Ikbal saat motor melaju sedang menuju ke rumah Puspita.

*****

Puspita masih tebaring di atas tempat tidur, tubuhnya masih sangat sedikit lemas.

" Makan dulu, terus minum obat." Ucap Tante Tini menghampiri Puspita Yang masih bergelut dengan selimut.

" Nanti Tante, kepala nya masih pusing."

" Minum obat dulu."

" Nanti Tante bentar lagi ya."

" Tante taro di atas nakas, lain kali jangan pergi kayak tadi malam, untung ada Ikbal kalau nggak ada kamu sudah ke injak - injak."

Puspita pun bangun dan bersandar di punggung ranjang dan terlihat banyak pesan dari ikbal.

ikbal

Gimana masih pusing?

Ikbal

Jangan lupa minum obat.

Ikbal

Gimana keadaan nya? "

Puspita pun menelepon Ikbal dan langsung di jawab nya.

" Halo Assalamualaikum A."Sapa Puspita

" Walaikumsalam, gimana kabar kamu Puspita?" Tanya Ikbal dari seberang.

" Masih pusing sedikit, Aa lepas hari ini? "

" Iya lepas , ini sedang di kost an."

" Makasih ya tadi malam."

" Sama - sama, istirahat ya jangan banyak gerak dulu."

" Iya A makasih."

" Aa juga jaga kesehatan, pasti capek jaga."

" Sudah kebal Aa mah, yaudah Aa ingin istirahat dulu ya, dari tadi malam belum tidur."

Ikbal pun mematikan panggilan telepon nya, dan terlihat seutas senyuman di wajah nya.

" Walau tak bisa memiliki kamu, dengan seperti ini saja sudah sangat senang. Bisa dengar suara kamu, melihat senyuman kamu, dan jalan berdua seperti tadi malam. "

Ikbal pun merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur dan lalu memejamkan matanya.

1
abdan syakura
Assalamu'alaikum Mbak...
mampir yaaa
Puspa Herliyah: Walaikumsalam makasih
total 1 replies
ibeth
Luar biasa
Marsha Andini Sasmita
💞💞💞💞💝💝💝💝💞💞💞💞💞
Marsha Andini Sasmita
💘💘💘🥰🥰🥰🥰🥰💘💘💘💘💘
Marsha Andini Sasmita
😍😍😍
Marsha Andini Sasmita
🥰🥰🥰
Marsha Andini Sasmita
💞💞💞🥰😍😍🥰😍💞💞💝💘💘👍
Marsha Andini Sasmita
🥰🥰🥰🥰😍🥰🥰😍💪💪💪💪💪
Lia Shechibie'slove
Istrinya Galih jahat, berarti Galuh kecelakaan gara2 dia,,, 😡
Lia Shechibie'slove
Hayooooo pilih yg mana bapak polisi, bapak tentara atau Heru yg kepalanya GK bisa Diem kyak org ayanan😂😂😂
Lia Shechibie'slove
yakkk elahhhhh semua pria yg mau Deket sama Puspita org mapan yg berbau2 Negara semua pulak itu, Semangat Puspita
Iis Cah Solo
the besth...👍👍👍👍👍👊
Iis Cah Solo
sangat ruuumit hidupmu galihh...😁😁😁
Nurmila Karyadi
si amel andil terbesar lah ngapain nutup"in sekian th ...rekayasa banget
Nurmila Karyadi
dasar tukang celup...dimana" ninggalin jejak
Nurmila Karyadi
cah wedok ra nduwe rai gemes aku tah
Nurmila Karyadi
heran dah m cwe yg putus urat malunya berani nyatkan cinta ke cwo
Nurmila Karyadi
ana maning..ana maniing wadone hahahahaha
Puspa Herliyah: iya ya bund wadone ana maning bae ora entok - entok 😅😅
total 1 replies
Nurmila Karyadi
dasar waluyo...udah gak ngurusin dari kecil gak tanggung jwb g ngasih kasih syang gaya"an sok jadi org tua yg pedulii.DOSA wooy melarang ank niat baik.
Nurmila Karyadi
riweeeeuuuhhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!