Bercerita tentang gadis bernama Aurora berumur 25 tahun memiliki wajah cantik bak boneka hidup, lahir dari keluarga kaya raya dan juga memiliki sifat tegas, pemberani namun sayang ia buta terhadap makhluk yang bernama cinta , ia telah menikah siri dengan pria yang ia cintai tak lain adalah Langit berumur 28 tahun, memiliki sifat baik, tegas dan dingin namun sayang ia tuli akan makhluk yang namanya cinta.
Ia tega menikahi Aurora hanya untuk pelampiasan hasratnya saja, namun pernikahan itu pun dilandasi atas sama-sama suka, karena Aurora pun menyetujuinya karena ia telah buta akan cintanya pada Langit, kakak kelas yang diidolakan dari masa SMA dulu. Namun ia harus menelan pil pahit di saat umur pernikahannya dengan Langit menginjak 1 bulan, ia harus menahan rasa sesak di dadanya dikala Langit datang kepadanya mengatakan bahwa Langit akan menikahi Liora yang ternyata adalah rivalnya di masa sekolah dulu, namun karena cintanya yang besar pada Langit pun ia mencoba bertahan agar bisa berada di sisi langit.
Namun lama-kelamaan ia sadar bahwa yang ia lakukan itu semua adalah sia-sia, Langit tidak akan pernah melihat ke arahnya, karena hati Langit hanya untuk Liora, akhirnya Aurora pun memilih untuk mundur dari pernikahannya.
Diam-diam Aurora mengatur rencananya untuk pergi menjauh dengan cara yang baik-baik dari hidup Langit, namun sayang bahwa harapan tidak sesuai dengan realita. Hadirnya seorang pria yang bernama Bintang mampu memporak-porandakan pernikahannya dengan Langit.
Apa yang sebenarnya dilakukan oleh Bintang sehingga mampu memporak-porandakan pernikahan Aurora dan Langit?
Apakah Langit akan menyesali perbuatannya karena selama ini telah tuli akan kata cinta dan ketulusan hati Aurora kepadanya?
Lalu bagaimana kalau Langit tahu bahwa Liora istri pertamanya itu mengkhianati cintanya?
Cerita ini komedi jadi mohon santai dalam membaca🤭🤣 ..
PLATGIAT MOHON MENJAUH..
KALAU TIDAK SUKA MOHON TINGGALKAN TANPA ADA KATA-KATA YANG MENYAKITKAN 🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kisss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Talak
**Halo-halo kakak author balik lagi nih😘😘😘
Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰🥰
Bantu karya ini agar semakin bersinar dan dapat rangking karya baru 🙏🙏
Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️🥰**
...----------------...
"Aku akan melaporkan mu pada Garden, agar kau di usir dari kehidupannya!" Bulan mengambil ponselnya lalu segera menghubungi Garden.
Liora yang melihatnya pun langsung gelagapan, dia membisikkan sesuatu pada pria bule di sampingnya.
"Seperti perintah mu, Baby!" Pria itu segera pergi ke suatu tempat.
"Tunggu saja sebentar lagi Garden akan datang untuk melihat kelakuan bejad mu di belakangnya." Bulan berucap sinis setelah menelepon Garden.
"Benarkah!" Liora berbicara seolah menantang Bulan.
Bulan tersentak saat melihat Liora hanya sendirian. Pria tadi kemana? Kenapa Liora sendiri?
Ahh .. Bulan tidak melihat pria itu pergi!
"Kemana perginya selingkuhan mu itu, huh?! Apa dia pergi karena takut pada Garden!" Bulan berdecak pinggang memelototi Liora. Wanita itu berubah menjadi wanita yang galak.
"Selingkuhan! Hahahaha .. bukankah kau selingkuhan Garden."
Degg
"Aku bukan selingkuhan Garden tapi aku adalah istrinya!" tegas Bulan tak terima menatap tajam Liora seolah-olah ingin melahap wanita itu hidup-hidup.
"Istri pelampiasan hasrat! Istri pertama yang tak di anggap atau istri tak berharga?!" sarkas Liora menatap rendah Bulan. Wanita berpakaian seksi itu menyilangkan tangannya di depan dada.
Degg
Hati Bulan amat sangat sakit mendengar hinaan yang terlontar dari mulut tajam Liora. Semua yang dikatakan oleh Liora memanglah benar bahwa dirinya hanya istri pelampiasan hasrat. Tapi itu dulu karena sekarang Garden telah berubah.
Bulan mengangkat tangannya ingin menampar Liora. Namun tangan Bulan di cekal oleh seseorang.
"Sayang!" panggil keduanya serempak saat melihat Garden yang susah datang.
Garden sangat marah saat Bulan melaporkan Liora berselingkuh di belakangnya. Namun Garden adalah pria yang selalu mengutamakan akal terkecuali itu menyangkut dengan Bulan.
"Apa benar kata Bulan kalau kamu selingkuh di belakang aku, Liora?!" Garden menggenggam tangan Bulan lembut, dia menatap dingin Liora.
Hati Bulan menghangat saat melihat tangannya di genggam lembut oleh Garden. Dirinya semakin yakin kalau Garden sudah benar-benar berubah. Sedangkan Liora yang melihatnya meradang, dia tak terima Garden menggenggam tangan Bulan.
"Hiks .. sayang .. aku tidak selingkuh! Bulan menuduhku, dia tidak terima aku menjadi istri sah mu. Dan katanya dia yang lebih berhak menjadi pendampingmu satu-satunya karena dia merupakan istri pertama mu?!" Liora menangis sesenggukan. Wanita itu sangat pandai memutar balikkan fakta.
Tubuh Garden membeku, dirinya terkejut karena Liora sudah tahu hubungannya dengan Bulan. Perlahan Garden melepaskan genggaman tangannya.
"Bohong?! Liora bohong sayang. Aku tidak pernah mengatakan itu. Malahan dia yang menghina ku, dia merendahkan ku dengan mengatakan aku hanya istri pelampiasan hasrat mu?!" Bulan tak terima, dia menggenggam tangan Garden.
"Kalau kamu tidak percaya. Mari kita lihat di CCTV!" ajak Bulan sungguh-sungguh membuat Garden menganggukkan kepalanya.
Mereka bertiga menuju ruang keamanan restoran tersebut. Garden menyuruh sekuriti untuk memutarkan CCTV restoran.
"Tidak mungkin!" gumam Bulan tak percaya.
"Kamu lihat 'kan sayang. Aku tidak selingkuh! Aku hanya makan siang seorang diri tadi dan tiba-tiba Bulan langsung menyirami ku dengan air." Liora menangis tersedu-sedu membuat Garden merasa bersalah karena sudah tak percaya pada Liora.
Bagaimana bisa Liora hanya sendirian dalam rekaman CCTV batin Bulan terkejut.
"CCTV nya pasti sudah di edit, Sayang. Tadi Liora makan siang bersama dengan pria bule yang lumayan tampan dan setinggi kamu!" Bulan menggenggam erat tangan Garden berharap suaminya itu mempercayai nya.
"Cukup, Lan. Jangan menuduh Liora lagi!" tegas Garden membuat hati Bulan kembali sakit karena Garden memanggil namanya.
"Lalu kamu menuduh ku telah berbohong?!" Bulan berucap dengan nada dingin. Dia tak terima bila di tuduh berbohong oleh Bulan.
"Tapi kenyataannya memang kamu berbohong!" balas Liora tersenyum samar.
"Kau .."
"Cukup!" tegas Garden yang mulai jengah dengan perdebatan keeua istrinya itu.
"Apa kamu tidak percaya padaku, Gar. Aku berani bersumpah kalau aku tidak pernah berbohong dan semua yang aku katakan padamu itu semuanya kenyataan," jelas Bulan menatap sendu Garden yang sedang memeluk Liora.
"Maaf, Lan. Bukannya aku tidak percaya tapi Liora tidak berbohong karena bukti CCTV sudah menjawab semuanya. Justru aku kecewa padamu, kenapa kamu tega menyirami wajah Liora dengan air. Padahal sebelumnya kamu pernah mengatakan akan menerima Liora sebagai madu mu. Aku benar-benar kecewa!" Garden menatap datar wajah Bulan yang sekarang sudah berubah mendung dengan air mata yang sudah membasahi pipinya.
"Sayang .. aku mau kamu ceraikan dia!" Liora melepaskan pelukannya lalu menunjuk ke arah Bulan hingga membuat Garden terlonjak kaget.
"Tidak." Garden berucap tegas membuat hati Bulan sedikit tenang.
"Kalau begitu ceraikan aku!" tantang Liora membuat Garden menggelengkan kepalanya cepat.
"Sayang .. aku cinta kamu! Jadi mana mungkin aku menceraikan kamu?!" Garden menangkup pipi Liora dengan lembut namun wanita itu segera menepis tangan Garden.
"Jawabannya kamu pilih aku atau dia!" tegas Liora menunjuk wajah Bulan.
"Hari ini dia menuduhku selingkuh dan untungnya CCTV membuktikan aku tidak bersalah. Tapi di masa depan tidak menutup kemungkinan bila dia kembali mengganggu rumah tangga kita. Dia kembali menuduhku atau menjebak ku sampai kamu percaya pada dia. Aku tidak ingin semua itu terjadi, Gar. Dan terlebih lagi aku tidak ingin di madu?!" jelas Liora panjang lebar membuat Garden terdiam. Sedangkan Bulan hanya diam sedari tadi. Dia tidak akan menyela lagi karena dia hanya ingin sejauh mana Garden mempertahankan dirinya.
Ayo Garden ceraikan Bulan batin Liora geregetan.
Aku hanya ingin lihat sejauh mana kamu pertahankan aku, Gar batin Bulan berharap.
Garden mengusap wajahnya kasar, pria itu menarik rambutnya sendiri. Dia begitu frustasi dengan keadaan, bagaimana mungkin dia sanggup melepaskan Bulan yang selama ini telah menemani dirinya susah senang. Sedangkan Liora adalah wanita yang di cintainya.
"Diam mu ini pertanda kalau kamu tidak bisa memilih, Gar. Jadi lebih baik aku yang mundur karena aku tidak ingin menjadi pengganggu rumah tangga mu dengannya. Aku akan segera menyuruh mama dan papa untuk mengurus perceraian kita," ucap Liora dengan air mata yang berlinang.
"Tidak sayang .. aku tidak ingin kita bercerai karena aku cinta sama kamu!" Garden menarik Liora masuk ke dalam dekapannya.
"Kalau begitu ceraikan dia. Aku tidak ingin dia menjadi pengganggu dalam rumah tangga kita!" Liora menangis sesenggukan dalam pelukan Garden.
"Aku bukan pengganggu tapi kamu yang mengganggu rumah tangga kami duluan!" Bulan menyela dengan dada yang sesak karena sakit melihat Garden yang terlihat lebih memilih Liora di banding dirinya.
"Mulai detik ini kau bukan lagi istri ku karena aku Garden William menjatuhkan talak satu pada mu Bulan Maura?!" Garden memalingkan wajahnya ke samping tak sanggup melihat wajah Bulan.
Degg
Bersambung.
wkwkwkwk Garden bakalan nyesel 🤣🤣🤣
masih gantung banget ini..
tapi gpp kak, mungkin emang kakak belum bisa nulis novel genre beginian..
bisa dicoba lain kali kak, sapa tau bisa berhasil..
semangat kakak..!!!!!
semoga sehat selalu dan tetap semangat untuk berkarya..
sukses selalu ya kak.. 💪🏻😘🥰😍🤩