NovelToon NovelToon
Masa Berlaku Cintaku Sudah Habis

Masa Berlaku Cintaku Sudah Habis

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / CEO / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:540k
Nilai: 4.6
Nama Author: Yam_zhie

Selama sua tahun, Kiara menjalin hubungan dengan Vino, hubungan mereka berjalan dengan sangat baik, bahkan sampai bertunangan. Namun tiga bulan terakhir semua perhatian Vino beralih kepada wanita bernama Shela. Wanita yang katanya adalah keponakan Vino yang baru datang. Kiara meredam cemburu, menelan kekecewaan, dan terus percaya bahwa cinta bisa mengalahkan segalanya.

Namun, pengorbanan ada batasnya. Kebohongan yang terus dikemas rapi akhirnya terkuak saat Kiara menemukan fakta bahwa kedekatan Vino dan Sheila melampaui ikatan keluarga yang selama ini digembar-gemborkan. Di titik itulah Kiaramenyadari, dia bukan sekadar dikhianati, melainkan tak pernah benar-benar dijadikan yang utama.

Tanpa amarah yang meledak-ledak, Kiara memilih meletakkan kembali seluruh perasaannya. Dia mengembalikan semua kenangan dan melangkah pergi. Saat Vino akhirnya tersadar dan mencoba mengejar, Kiara hanya menyisakan satu kenyataan dingin. Masa berlaku cintanya telah habis, dan tidak ada kesempatan kedua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kiara 30

Tiga hari berlalu bagaikan mimpi buruk yang enggan usai. Mobil sedan hitam milik Vino kini berdebu di pelataran parkir minimarket 24 jam. Di dalam kabin yang pengap dan beraroma alkohol tipis bercampur asap rokok, Vino duduk bersandar dengan mata cekung berselimut lingkaran hitam. Rambutnya acak-acakan, dagunya dipenuhi janggut tipis yang tak terurus.

Selama tiga hari pula Vino bahkan tak berangkat bekerja. Setiap hari dia datang ke rumah kedua orang tua Kiara untuk meminta informasi dari mereka dimana keberadaan Kiara, atau setidaknya memberitahu dia nomor baru Kiara. Tapi kedua orang tua Kiara selalu menolak dengan halus.

Selain itu, dia juga pergi ke kantor Kiara bertanya dimana tempat Kiara bertugas. Vino benar-benar frustasi dan kehilangan arah setelah Kiara benar-benar memutuskan unruk meninggalkan dia. Ponselnya yang tergeletak di dashboard bergetar mendengung. Nama Rendra, sahabat karibnya sekaligus rekan kerjanya, terpampang di layar. Dengan malas, Vino menggeser tombol hijau.

"Halo..." suara Vino parau, nyaris habis.

"Vin! Lo di mana sih?!" cecar Rendra tanpa basa-basi. Suaranya terdengar gabungan antara cemas dan geram.

"Gue nyariin lo ke mana-mana! Lo ngilang tiga hari tanpa kabar! Lo juga nggak ada masuk kerja selama tiga hari! Udah gue ingetin berkali-kali kan? Jangan percaya dengan si ular itu, tapi lo malah percaya aja dengan cerita bohong dan air mata buayanya. Sekarang lo kehilangan Kiara! Jangan bilang kalau sebenarnya lo suka sama Shela!"

"Sialan! Mana ada gue suka sama Shela... Gue gak suka dia. Tapi gue gak bisa ngeliat cewek sedih dan nangis gitu, Ren!"

"Ck! Cewek lain lo peduliin. Tapi apa lo juga sadar kalau di saat yang sama lo udah nyakitin Kiara dengan sikap lo. Gue berharap Kiara di kota yang baru itu nemuin orang yang benar-benar sayang sama dia, nggak kayak lo!"

"Lo bener. Dan gue baru sadar. Gue benar-benar menyesal kali ini. Gue ingin ketemu Kiara dan meminta maaf juga mohon sama dia, Ren. Gue cinta banget sama Kiara..."

"Lo udah di kasih kesempatan sama Kiara. Tapi lo ngulang kesalahan yang sama dengan wanita yang sama. Sepupu jadi-jadian lo itu. Dan kedepannya gue yakin lo juga akan ngulang kesalahan yang sama lagi. Makanya Kiara juga memilih pergi dari lo dari pada bertahan bersama pria plinplan dan gak punya pendirian kayak lo,"

"Lo hubungin gue cuma buat ceramahin gue, Ren? Gue gak butuh. Yang gue butuh itu adalah informasi keberadaan Kiara sekarang! Gue nggak tau dia di Surabaya di mana. Surabaya itu luas, gue harus cari di mana? Orang tuanya juga nggak mau ngasih informasi, gue mau memperbaiki semuanya..."

"Surabaya?" Suara Rendra mendadak berubah heran. "Tunggu, siapa yang bilang Kiara ke Surabaya?"

"Rania! Rania yang kasih tahu gue waktu di kafe!"

Rendra menghela napas panjang, sebuah tarikan napas berat yang penuh keprihatinan.

"Vin... lo tuh bener-bener gak kenal tunangan lo sendiri, ya? Kiara itu bukan tipe cewek yang bakal mengumbar rencana masa depannya ke keluarga lo setelah kalian putus. Kiara itu ada di...."

Rendra mendadak menghentikan kalimatnya, menyadari sesuatu.

"Di mana, Ndra?! Di mana Kiara?!" potong Vino histeris. Ia mendadak tegak di kursi kemudi, mencengkeram ponselnya kuat-kuat.

"Kasih tahu gue, Ndra! Gue mohon! Gue tahu gue bangsat, gue tahu gue tolol! Tapi kasih tahu gue dia di mana! Lo tahu gue cinta banget sama Kiara!"

"Gue gak bisa kasih tahu lo, Vin," jawab Rendra dingin namun tegas.

"Lagian, mau di Surabaya, Jakarta, Bandung atau ujung dunia sekalipun, emang apa bedanya buat lo? Kalaupun lo ada di depan mata Kiara sekarang, lo pikir dia mau liat muka lo?"

"Gue mau minta maaf, Ndra! Gue mau perbaiki semuanya!" tangis Vino pecah lagi, meratapi kehampaannya di dalam mobil dingin itu.

"Gue udah nggak peduli Shela! Gue udah blokir nomor baru dia! Gue sadar gue cuma dimanfaatin sama cewek licik itu! Gue cuma cinta sama Kiara!"

"Basi, Vin!" semprot Rendra tanpa ampun.

"Lo sadar Shela memanfaatkan lo selama ini. Tapi apa setelah lo kehilangan segalanya! Setelah Papa lo usir lo, apa dia masih mau minta tolong sama lo?"

"Tapi gue yakin kalau sampai Kiara masih bertahan dan Papa lo masih kasih fasilitas, lo pasti masih asyik jadi pahlawan kesiangan buat Shela, kan?! Lo bakal datang lagi saat dia merengek bahkan sampe rela bohongin Kiara!"

Kalimat Rendra menghantam ulu hati Vino seperti tikaman belati. Pria itu bungkam, seribu bahasa mengunci rapat bibirnya. Air mata mengalir deras membasahi pipinya.

"Lo mau sampai kapan ngilang? Jangan sampai selain kehilangan Kiara, lo juga kehilangan pekerjaan. Dari mana lo bisa bantu sepupu jadi-jadian lo kalau lo nya gak punya duit?"

"Brengsek lo Rendra!"

Kliik

Vino mematikan panggilan sepihak. Dia bukan kesal kepada rendra, namun dia kesal karena semua ucapan Rendra adalah kenyataan.

Vino merogoh saku jaketnya, menarik keluar kotak cincin pertunangan mereka yang kusam. Ia membukanya di atas setir mobil. Cincin emas putih itu berkilau dingin, memantulkan bayangan matanya yang hancur.

"Kamu sengaja sembunyi dari aku ya, Ra?" bisik Vino pada lingkaran emas itu, suaranya gemetar hebat. "

Kamu tahu aku bakal nyusul kamu... makanya kamu bohong sama Rania juga... Ra, aku sangat mencintai kmau... Aku mohon maafkan aku Kiara... Beri aku kesempatan satu kali lagi dan aku nggak akan pernah membuat kamu kecewa..."

Tidak ada balasan. Hanya gema suara pendingin mobil dan bising kendaraan luar yang menyambutnya. Vino menenggelamkan wajahnya di atas setir, meremas kotak cincin itu di dadanya. Hukuman terberat bukanlah dibuang oleh keluarga, melainkan saat orang yang paling mencintainya pergi secara diam-diam, menyisa penyesalan abadi yang tak akan pernah menemukan jalannya untuk dimaafkan.

1
alyssa bunga
mampir thorr
Maryam Renhoran
Alhamdulillah...happy ending
tadinya udah malas lanjut di episode2 awal, tapi paksakan lanjut, akhirnya makin penasaran di setiap episode, hingga tamat...Mksih yaa Thor...🙏😍
Agustiana Sri Rejeki
perasaan waktu itu rumah ortu kiara di kompleks perumahan tor, kok tiba² jadi di daerah pedesaan sih🤭
Cecilia
banyak banget nama ibunya si shela 🤭
Saryanti Yahya
terserah othor sajalah, nama nama pemerannya mau diganti apa aja, baca aja terus
FisyanaLica
Udah dimas jadi heru,, nadia jadi maya,, chintya jd Ratna trus siapa lagi hayooo,,
Ratna Suminar
mass ga bisa lepas dari jeratan Shela?
Anonim
Area sidang kok bisa ada krangkeng besi i i pengarang lagi nglindur
Anonim
Pengarangnya pikun ini nama ibunya shella bs berganti2 dari reni,salma, rita blom kagi shella berubah oeran jadi anak sulungnya pak heru. Klo ngarang cerita yg konsentrasi gitu loh jangan ngasal bikin crita bikin bingung pembaca
Partini Minok Nur Maesa
ppanya vino itu dimas apa heru bikin pusing aja bcanya
Partini Minok Nur Maesa
bukanya shela jg kerja beda divisi sama vino knp gx jd orang baik2 walau gaji sedikit
Partini Minok Nur Maesa
makanya jd orang jgn egois
Partini Minok Nur Maesa
knp manggil mas pdhl baru 2 hari kerja kedengaran aneh gx sich
Endjang Setiawan
Bagus banget ceritanya...makasih kak Thor...😍
Inooy
bintang lima nya bwt usaha othor bikin cerita, karena sejujur nya baru kali ini aq nemuin cerita yg sangat amat amburadul..
d awal cerita udh bagus, alur cerita nya bikin aq pengen terus baca..tapiiii d pertengahan menjelang akhir, cerita jd kluar jalur, susah utk d pahami nya..belum lg banyak penyebutan nama yg ganti2, bikin aq makin bingung...
klimaks nya menjelang akhir, d bagian persidangan..kenapa sepupu mendadak jd anak sulung yg otomatis menjadi kaka tokoh pria nya?? benar2 kacau dn amburadul 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
bagi yg belum baca dn tertarik utk baca,,mudah2an cerita nya udh d revisi..karena sebetul nya cerita nya udh bagus, tp sayang nya banyak yg kluar jalur!!!!

ato mungkin ini sebuah strategi meningkatkan retensi?? karena setau aq dengan banyak nya komentar dr para reader otomatis retensi akan terdongkrak naik,,,klo dugaan ku benar,,ckckckck tega beneeeerr bikin para reader pusing 7 keliling..bukan nya terhibur tp d bikin puyeeeng!!!!
Inooy
kaka reader d bikin makin bingung dengan cerita ini, termasuk aq...😂🙂‍↔️🙂‍↔️🙂‍↔️
Inooy
makin bingung deeehh, sebelum nya d katakan Kiara berhijab..tp kenapa skarang malah merapikan rambut Kiara d dekat telinga nyaa?? hhadeuuuhh,,makin k sini makin d bwt biiingung!!!!!!!!!!!!
Yuen
Idiot kampungan, tolol
Inooy
duuh,,,mama Chintya ternyata orang Sunda ternyata..samaan kaya aq maaa, sama2 dr Sundaa hehehe 🤗
Inooy
duuh,,,mama Chintya ternyata orang Sunda ternyata..samaan kaya aq maaa, sama2 dr Sundaa hehehe 🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!