NovelToon NovelToon
Pacar Settingan Presdir

Pacar Settingan Presdir

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:6.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Citoz

Kamu punya segalanya dalam dirimu. Kamu punya hal paling mulia, yaitu "Perasaan Bahagia". Tak usah berharap pada seorang laki-laki untuk membuat hidupmu bahagia. Karena itu banyak wanita melakukan kesalahan. Temukanlah kebahagiaan pada dirimu sendiri #A.C

"Sekarang yang paling Aku benci adalah diriku sendiri. Terhadap pria sepertimu, Kenapa Aku menyerahkan seluruh hati dan jiwaku hanya untuk dipermainkan berkali-kali. Padahal sepatah katapun, Aku tidak pernah mendengar Kau berkata mencintaiku" (Fani, 21 Tahun, mahasiswa tingkat akhir)

"Dasar, Bodoh ! Kau selalu bilang pada siapapun kalau Aku tidak mencintaimu ya ? Bagaimana bisa, setiap orang mengetahui kalau Aku mencintaimu, tetapi Kau sendiri tidak menyadarinya" (Rendi, 29 Tahun, Presiden Direktur)

Disini ada dua cerita. Jadi, kalau enggak suka season 1 boleh langsung loncat baca ke season 2.

Novel begenre romantis komedi ini, mengangkat kisah tentang dua insan yang saling membenci, seiring berjalannya waktu mereka saling memberi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citoz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15. Mengenal calon mantu

Mama rendi melirik ke atas meja kerja rendi. Dilihatnya ada sebuah keranjang merah tergeletak disana.

"Itu apa ? " mama rendi mendekati meja membuka keranjang kue tersebut.

"Wow, kue ? ternyata kamu sangat perhatian yah dengan rendi. Tadi membersihkan kemejanya dan ternyata kamu juga mengantar kue ke kantornya untuk sarapan.

"Bu itu kue untuk ber.. " belum selesai fani bicara langsung dipotong oleh ibu rendi.

"Hmmm.. Enak ! ini kamu buat sendiri ? " tanya mama rendi sambil mengunyah kue yang diambilnya dalam keranjang.

"I.. iya.. bu " jawab fani.

"ternyata kamu jago bikin kue juga ya " ucap mama rendi.

Tiba - tiba terdengar suara pintu diketuk.

"Maaf tuan, sudah waktunya jadwal tuan meeting. Semua orang sudah menunggu di ruang rapat " ucap pak roy.

"Ma, rendi mau meeting sekarang. Mama mau tetap disini atau gimana ?" tanya rendi.

"Kamu meeting aja sana, hari ini mama mau jalan - jalan sama calon mantu mama. Mama mau mengenalnya lebih dekat. Bahkan mama juga belum tahu siapa namanya " ucap mama rendi sambil memegang bahu fani.

Fani hanya menunduk kaku. Saking gugupnya, dia sudah tidak bisa berkata apa - apa.

"Terserah mama " ucap rendi sambil bergegas melangkah pergi diiringi roy, sang sekretaris.

*******

Didalam mobil, fani dan Mama rendi duduk bersebelahan. sedangkan sekretaris pribadi mama rendi duduk didepan sekali bersama supir. Dan satu mobil lagi dibelakang berisi pengawal pribadi mama rendi.

"Jadi siapa namamu ? " tanya mama rendi.

"Fani bu " jawabnya.

"Hanya Fani ?" tanya mama Rendi lagi.

"Fania Rafiqah, Bu" jawab Fani.

"Kamu kuliah atau masih bekerja ? tanya mama Rendi lagi.

"Aku masih kuliah bu. Sekarang lagi menyusun skripsi " ucap fani

"Oh, sebentar lagi mau selesai ya " ucap mama rendi.

"Iya bu " ucap fani.

Aduh, banyak banget pertanyaannya. Aku benar - benar gugup sekarang

"Fani kuliah dimana ?" tanya mama rendi.

"Di kampus Pelita Mandiri bu " jawab fani.

Pelita Mandiri ? itukan kampus bergengsi. Biaya kuliahnyapun terkenal mahal

Batin mama rendi.

"Jadi orangtua fani bekerja dimana ?" tanya mama rendi penasaran.

Fani menggulung-gulung ujung bawah kemejanya.

"O.. orang tuaku sudah lama meninggal bu. Aku dirawat nenek semenjak umur 12 tahun" ucap fani terbata-bata.

"Aku juga bukan dari keluarga berada bu. Nenek dan aku membuat kue untuk dijual. Untungnya kami sudah punya langganan toko-toko yang mau kami titipi kue buatan kami. Aku juga bisa masuk ke universitas Pelita Mandiri hanya karena beasiswa " sambung fani dengan wajah sendunya.

"Maafkan ibu yang bertanya sudah terlalu jauh ya Fan " ucap mama rendi sambil memeluk Fani.

Dipeluk mama rendi hati fani merasa hangat. Sudah lama dia tidak merasa dekapan dari seorang ibu.

Harum sekali tubuh ibu ini. Entah mengapa memeluknya hatiku merasa tenang.

Mobilpun melaju kencang menuju mall milik mandala group.

*****

Fani dan mamanya Rendi berjalan beriringan memasuki toko perhiasan. Diikuti sekretaris pribadi mamanya rendi, dan pengawal pribadinya.

Baru kali ini fani menginjakkan kakinya ditoko perhiasan ini. Toko perhiasan ini memang terkenal mahal karena selalu mengeluarkan produk dengan desain yang unik dan cantik yang memberikan kesan mewah. Produk ini juga dipakai artis-artis ternama serta konglomerat kelas atas. Produk yang dikeluarkan juga ori, serta kebanyakan produk impor.

Mama Rendi memilih banyak perhiasan yang bertahtakan berlian asli dan membelinya. Sedangkan fani asyik melihat - lihat perhiasan yang terpajang di sudut ruangan.

"Apa kau sudah mencari data yang kuperintahkan tadi ? "tanya mama Rendi.

"Sudah nyonya. Ini data tentang nona fani " ucap sekretaris pribadi mama rendi sambil meyerahkan tablet handphone yang dipegangnya.

Mama Rendi membaca data tentang Fani.

Oh, ternyata dia mahasiswa berprestasi. Kemampuan akademiknya lumayan.

Mama rendi menghampiri fani yang masih sibuk melihat - lihat keindahan perhiasan yang terpajang rapi.

Aku harus mengetesnya sekarang, aku harus benar-benar memastikan kekasih Rendi orang seperti apa

"Apa ada yang kamu suka ?" tanya mama rendi.

"Iya semuanya cantik - cantik bu " ucap fani.

"Kalau begitu pilihlah satu ibu akan membelikannya untukmu " ucap mama rendi.

"Oh, tidak perlu bu. Sungguh ! Ibu tidak perlu membelikan saya perhiasaan ini. Saya hanya mengaguminya saja " ucap fani bersungguh - sungguh.

"Ibu serius fani, Ibu tidak bercanda. Pilihlah ! ibu akan belikan untuk fani " ucap mama rendi .

"Tidak bu. Benar tidak perlu. Aku bersungguh - sungguh. Aku tidak sanggup menerima barang semewah dan semahal ini " ucap fani.

Gadis yang polos

"Baiklah kalau begitu, Ibu merasa sangat sedih dan kecewa sekarang. Kamu tidak mau menerima pemberian ibu. Padahal ibu hanya ingin memberikan kamu hadiah sebagai tanda perkenalan kita " ucap mama rendi memasang tampang memelas.

Aduh ! gimana nih ? Aku benar - benar ga mau menerimanya

"Nona, tolong anda terima niat baik nyonya kami. Nyonya juga bersungguh - sungguh ingin memberikannya kepada anda " ucap sekretaris pribadi mama rendi.

Ya ampun ! serba salah aku !

"Baiklah, saya akan memilih satu kalau begitu bu " ucap fani berat.

"Nah, gitu dong sayang. Ibu kan jadi tidak sedih lagi " ucap mama rendi.

Fani lalu memilih salah satu perhiasan dengan harga paling termurah di toko itu. Tapi namanya berlian, walaupun harga termurah tetap saja harganya "wow".

*******

Sesampai dirumah, Fani mengajak mamanya rendi untuk mampir. Tidak disangka, mama rendi mau turun dari mobil dan bertamu kerumahnya.

"Silahkan masuk " ucap nenek fani yang sebenarnya ingin sekali tahu siapa tamu yang fani bawa ini.

"Terima kasih bu " ucap mama rendi yang langsung duduk dikursi karena sudah dipersilakan.

Nenek semakin bingung, karena mama rendi banyak sekali membaw rombongan. Sekretaris pribadi, dan dua pengawal pribadi.

Pasti perempuan yang dibawa fani ini bukan orang biasa, pakai bawa pengawal pribadi segala soalnya

Melihat nenek yang kebingungan, mama rendi membuka obrolan.

"Nenek pasti heran saya ini sebenarnya siapa. Karena ini baru pertama kalinya saya bertamu disini. Saya mamanya rendi, kekasih fani " ucap mama rendi.

Jegerrrr !!! Fani sudah tidak dapat berkata apa - apa lagi. Dilihatnya ekspresi neneknya yang terkejut mendengar pernyataan mama rendi.

Aduh benar - benar kacau ini !

"Rendi ? " tanya nenek sambil menoleh ke arah fani.

"Iya. Rendi anak saya " ucap mama rendi lagi yang heran melihat nenek fani kebingungan.

"jangan - jangan rendi belum pernah main kesini yah ? aduh, bocah tengil itu ! Nanti saya bilangin deh sama rendi dia harus main kesini bertemu neneknya fani. Masa' pacaran dengan anak gadis orang ga pernah bertatap muka dengan neneknya " ucap mama fani kesal.

"Eh, iya iya " ucap nenek fani yang hanya bisa berkata iya padahal bingung setengah mati.

"Saya pulang dulu nek yah, saya sangat menyukai fani. Dia gadis yang baik " ucap mama rendi.

"Anda juga orang yang baik nyonya " ucap nenek fani.

Mama rendi tersenyum mendengarnya.

Mobil mama rendi dan mobil pengawalnyapun pergi meninggalkan rumah fani.

"Faniiiiiiii ! jelaskan kepada nenek apa sebenarnya yang terjadi ! " ucap nenek fani yang sudah tidak tahan ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

*******

Sementara dirumah rendi. Jam menunjukkan pukul 19.00, Rendi dan keluarganya sedang makan malam.

"Lembur lagi tadi ren ? kok pulangnya tadi hampir jam setengah tujuh " ucap papa rendi membuka obrolan di meja makan.

"Tadi ada kerjaan yang harus diselesain pa " ucap rendi

"Eh, pa sudah tau belum kalau anak kita ini sudah punya pacar lagi sekarang. Tadi mama habis jalan - jalan dengan calon mantu mama " cerita mama rendi.

"Oh ya ?" benar ren ?" tanya papa rendi.

Rendi tak bergeming.

"Anak ini ga perlu ditanya, pasti ga akan jawab" mama rendi yang menjawab.

"Seharusnya kamu bilang dong ren dari dulu kalau kamu punya pacar. Jadi mama tidak perlu repot - repot cariin kamu pacar sampai mengatur kencan buta segala. Buang waktu mama aja kamu " sambung mama rendi.

"Jadi mama ga bakal menyuruh aku kencan buta lagi kalau aku sudah punya pacar ?" tanya rendi.

"Ya iyalah ! " ucap mama rendi.

"Apa mama benar - benar menyukai fani ? Mama pasti tahu kan dia bukan berasal dari keluarga berada. Jangan bilang mama ga mencari tahu tentang dia. Aku kenal siapa mama " ucap rendi.

"Ya jelas mama sudah cari tahulah. Bahkan mama sudah mengetesnya. Mama perlu tahu gadis seperti apa yang menjadi kekasih anak mama" ucap mama rendi.

"Jadi dia gadis seperti apa ma ?" tanya papa rendi ikut - ikutan.

"Fani anaknya polos, sederhana, berprestasi dan yang paling penting tidak matre' " ucap mama rendi berapi - api.

"Rendi mama menyukainya. Mama setuju kalau dia jadi menantu mama" ucap mama rendi.

Rendi hanya diam tidak menjawab.

#Hai readers jangan lupa tetap dilike ya. Dan tetap tunggu episode selanjutnya yang bakal lebih seru, rendi bakal ketemu sama fani.. makasih 🙏

1
Sastri Dalila
👍👍👍
MomSlaRizRayShe
Luar biasa
Lia Baharta
lanjutkan
Lia Baharta
menantang ni ceritax
Nadia
aku suka keberanian Fani, tp pas part ini aku gak suka terlalu berani menurutku terlalu lancang
Divi Bilqis
Luar biasa
nining
Bagus
Sulaiman Efendy
AKHIRNYA RENDI JUGA NYUSUL AZZAM DN RIKO, SLEPAS INI KYKNYA FAHRI JG AKN MNYUSUL.
Sulaiman Efendy
DI UNBOXING JUGA NISA MA RIKO...😘😘😘😘😘
Sulaiman Efendy
WADUHHHH NISSS, NIKAHNYA MAU, MP NYA TAKUT😂😂😂😂😂😂😂
Sulaiman Efendy
KNP MSH DIURUS, BIARKN MATI KNP...
Sulaiman Efendy
RENDI KOQ GK BISA TEGAS SIH, JENGKEL AMAT SAMA RENDI...
Sulaiman Efendy
GAK TEGAS BANGET RENDI...
ITU MMG SENGAJA KEYLA LKUKAN BIAR LO GK RAYAIIN ULTAH FANI
Sulaiman Efendy
MASA GK FAHAM SI FAN, TU RENDI CEMBURU..
Sulaiman Efendy
WAHHH NNTI VINO SUKA NI MA FANI. ATAU FANI YG SUKA MA VINO
Sulaiman Efendy
SATU SERVER PPANYA RENDI SAMA FANI.. 😁😁😁😁😁😁
Sulaiman Efendy
DENDAM AMAT SI RENDI MA FANI...
PERLU MANDI KEMBANG 7 RUPA, 7 WARNA & 7 TAMAN NI FANI BUAT ILANGIN APESNYA..😂😂😂😂😂😊
Mulyani Asti
suka sama pemeran nya
Ddek Aish
senjata makan tuan
Alan Budi
bagus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!