NovelToon NovelToon
Armageddon Maker 2nd Family

Armageddon Maker 2nd Family

Status: tamat
Genre:Fantasi / System / Isekai / Mengubah Takdir / Pemain Terhebat / Kehidupan alternatif / Raja Tentara/Dewa Perang / Barat / Tamat
Popularitas:53.8k
Nilai: 5
Nama Author: Anugrah Esa Maulana

Setelah secara tidak sengaja ia terpanggil ke dunia alternatif dimana dunia itu adalah dunia game yang selalu ia mainkan, ia memutuskan untuk menikmati keadaan dunia itu hingga akhirnya menemukan sebuah perannannya sendiri.

Namun ketika peran itu diambil olehnya, secara tidak sengaja, kesadaran yang miliki ditarik oleh dua sistem dunia yang saling bergesekan hingga memunculkan sosok paradox yang menggambarkan masa depan untuk nya.

Merasa bahwa kemukinan dari paradox waktu hanyalah ilusi semata, ia mencoba membangun ulang sistem tatanan dunia yang di awali sebuah pertemuan nya dengan seorang yang di anggap raja iblis dunia lampau.


Dan setelahnya, apakah dia mendapatkan kunci untuk membuka tabir penuh misteri dan menemukan apa yang ia cari?

Yuk simak kelanjutan kisah Armageddon Maker dalam seri ke 2 ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anugrah Esa Maulana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penjaga kota dan Tia bersaudara

" Swarps " Anma kembali muncul di dekat gerbang kota.

" Selamat siang tuan.... Maaf mengganggu perjalanan tuan untuk memasuki kota Raizn. Bisakah tuan menunjukan dokumen diri tuan? " Seorang prajurit penjaga gerbang menghentikan perjalanan Anma untuk memasuki kota.

" Selamat siang juga tuan penjaga... Maafkan saya tuan.. Saat ini seluruh dokumen milik saya telah di curi ketika saya berkemah di dekat bukit itu. Tapi untungnya, saya masih menyimpan satu dokumen. Saya harap ini dapat membantu tuan penjaga " Anma mengeluarkan kartu nama milik Shofia dari ujung tongkatnya.

Penjaga kalih ini terlihat lebih besar serta nampak memiliki energi sihir yang berbeda dari penjaga lain yang pernah ia temui.

" Wah benda yang menakjubkan tuan..... Sebentar biar saya priksa..... Oh, kartu ini.. Maaf tuan, bolehkah saya bertanya, sebenarnya siapa tuan ini? Kenapa tuan bisa memiliki kartu ini? " Tanya prajurit itu terburu buru.

" Yah, santai saja tuan prautit. Aku hanya seorang pedagang biasa. Tapi karna aku di rampok sepeti yang aku katakan tadi, setidaknya aku mengingat ada seorang teman yang tinggal di sekitar sini. Jadi Aku kemari untuk meminta sedikit bantuannya. Dan untuk hubunganku dengannya, bisa di bilang bahwa dia adalah teman masa kecilku " Anma mencoba menipu penjaga yang mencurigakan itu.

" Em.... Meragukan... Tapi... Jika dilihat dari penampilan anda, anda tidak mungkin hanya pedagang biasa. Dari baju dan aksesoris yang anda pakai saat ini, anda lebih cocok berprofesi sebagai pembuat ramuan atau benda benda sihir ( Alkemist). " Prajurit itu mengatakan pendapatnya.

Anma hanya tertawa kecil ketika ia mendengar pendapat dari prajurit itu.

" hahaha... maafkan saya tuan jika meragukan pekerjaan tuan. Tapi jika mengingat kejadian yang tuan alami, mungkin akan sulit jika tidak ada lagi baju yang bisa di pakai. " Tanbah prajurit itu.

untuk yang kedua kalinya Anma hanya tertawa kecil untuk menghormati prajurit itu.

" ah.... maaf tuan..., ini saya kembalikan. " Setelah merasa puas, prajurit itu mengembalikan kartu nama milik Shofi.

Anma menerima kartu milik Shofi dan kembali menyimpannya dalam tongkat miliknya.

" Iya, Terima kasih atas saranmu, tuan prajurit. Dan semoga harimu. " Anma melewati prajurit penjaga gerbang itu dan mulai memasuki Kota Rizn kembali.

" Jadi, bagaimana menurutmu tuan Grand? Apakah dia adalah seorang yang kita cari? " Tanya salah seorang penjaga kepada penjaga besar tadi setelah Anma pergi cukup jauh.

" Yah, sepertinya dia adalah orangnya. Namun, dilihat dari mana pun, kita harus berhati hati terhadap langkah kita ke depannya. Jika tidak, mungkin akan terjadi sesuatu yang tidak terduga. " Jawab Grand pada prajurit penjaga tadi.

" Baiklah tuan. Saya akan memberikan laporan pada prajurit lainnya. " Jawab prajurit penjaga tadi.

......................

Suasana siang itu berbeda dengan kemarin malam. Gang gang sempit yang semula terlihat mengerikan, kini terlihat sangat ramai orang berlalu lalang. Pemandangan yang ia lihat saat ini membuatnya mengenang masa dimana para player juga melakukan hal yang sama seperti orang orang itu.

Merasa puas memandang area sekitarnya, Anma mulai berjalan menuju gedung guild untuk melanjutkan pencarian informasi mengenai para demi human yang sudah ia anggap seperti keluarga.

Dalam perjalanannya menuju gedung guild, Anma sempat berhenti di depan Rumah Lanastia untuk sesaat dan memandanginya.

Dari depan rumah itu, Anma melihat seorang sedang berlatih pedang dengan orang orangan kayu. Di sisi lain, ia juga melihat seorang seperti adik dari Lanastia sedang membantu seorang lagi yang sedang menjemur pakaian. Merasa cukup dengan apa yang ia lihat, ia mulai berjalan kembali menuju gedung guild itu.

" Sepertinya aku tadi melihat tuan Anma.. Tapi apa mungkin di ada di sini..." Lanastia memeras sebuah pakaian kain dan mulai menjemurnya.

" Ini kak.... Hehehe... Dengan ini pekerjaan kaka sudah selesai. Apakah kaka ingi mengambil quest lagi ? Atau kaka akan beristirahat ke kamar kakak kembali ? " Tanya Lunastia pada kakaknya

" Ah... Iya, kakak akan beristirahat dulu sebelum mengambil Quest... Lalu, bagaimana dengan Quest yang kamu ajukan pada Guild itu ? Apakah sudah ada orang yang mau menjadi guru sihir untukmu? " Lanastia mengusap kepala Lunastia

" Hehehe... Yah... Sebenarnya sudah ada beberapa... Tapi... Karena keinginan dari ka Linda, orang orang yang mencoba menjadi guruku akhirnya mundur setelah beradu kekuatan dengannya. " Jawab Lunastia.

" Hehehe... Yah... Kak Linda memang seperti itu. Walaupun fisiknya lemah, namun kekuatan sihirnya berbanding terbalik dengan kekuatan fisiknya. Oleh karena itu, kaka harap seorang yang kuat akan mengalahkan Kak Linda dan menjadi gurumu. " Lanastia mencubit pipi adiknya dan mulai berjalan masuk ke rumah.

Lanastia berjalan menuju kamar miliknya untuk beristirahat untuk sesaat.

" Lana.... Bisa bicara sebentar.... Kaka mau menanyakan mengenai kedua senjata iblis milikmu... " Seorang perempuan berambut pirang keluar dari ruang dapur sambil membawa dua cangkir berisi teh hangat.

" Ah.. Iya kak Listia. " Jawab Lanastia sambil menawarkan diri untuk membawa kedua cangkir tadi.

Lanastia dan Listiana berpindah dari ruang keluarga ke ruang santai di lantai ke dua.

" Kak... Terima kasih karena telah membuatkan ini untukku... Jadi, apa yang ingin kakak bicarakan? " Lanastia berterima kasih setelah merasakan kenikmatan sebuah teh yang disajikan oleh kakaknya.

Listiana dan Lanastia mulai membuka topik pembicaraan mengenai masalah Lunastia sesaat hingga mereka berdua sempat tertawa atas kepribadian dari Lindastia. Namun tidak lama setelahnya, sebuah pembicaraan serius pun dimulai.

" Jadi Lana... Mengenai kejadian tadi malam, setidaknya hanya senjatmu lah yang tidak berreaksi seperi senjata senjata iblis lainnya. Apakah ada sesuatu yang menimpamu sebelum malam kemarin? " Listia menyruput teh yang ia buat sebelum mulai berbicara ke topik utama.

" Yah... Mengenai itu. Sebelum malam itu, aku hanya melakukan hal seperti yang biasanya. Menyelesaikan beberapa quest dari guild dan setelahnya aku pergi untuk memantau hutan terkutuk dan kembali ke rumah. " Lanastia menjawab pertanyaan dari kakaknya.

" Hem... Jadi seperti itu yah.. Ini aneh... Baru pertama kalinya kaka melihat bahwa seluruh senjata iblis memberontak pada tuannya. Dan anehnya lagi, kenapa hanya senjata mu saja yang tidak memberontak seperti yang lainnya. " Listia menaruh cangkirnya dan memandang langit di atasnya.

" Ehm... Entahlah kak, akupun tidak tahu. " Lanastia meneguk teh miliknya dan sempat tersedak karena mengingat sebuah kejadian ketika ia menyerang Anma.

" Tapi... Kami sangat berterima kasih pada kakak karena tanpa adanya kaka, mungkin senjata iblis yang kita miliki, akan terbang dan menyerang penduduk kota " Tambah Lanastia.

" Iya, benar. Aku pun masih bersyukur karena tombak ini masih mau menuruti perintah ku. Mungkin jika tongkat ini ikut memberontak, siapa yang tahu mengenai kejadian buruk apa yang akan menimpa kita " Listia mengusap tombak cahaya Youlnd.

" Itu benar kak... Dan lagi, kak Lena juga terlihat sangat kesakitan ketika kedua perisa baja itu mencoba terlepas dari kedua tangannya. " Lanastia kembali meminum teh dari cangkirnya.

" Iya... Lalu bagaimana keadaannya saat ini ? Apakah ia sudah membaik? " Listia menatap Lanastia.

" Tadi aku lihat, Kak Lena sedang berlatih di teras depan. Tapi sepertinya, kaka masih belum berani menggunakan perisai miliknya. " Lanastia menjelaskan.

" Hm.... yah... wajar saja dia ketakutan. Setidaknya dialah yang pertama kali di serang oleh senjata iblis itu. Selain itu... kaka harap Lindastia akan baik baik saja setelah menerima sabetan dari cambuk kulit itu. " Listiana kembali mengalihkan pandangannya dan mulai menikmati teh yang dibuatnya.

" Nanti, kaka dan Luna akan pergi melihat keadaan Lindastia. Jadi, kaka harap, kamu juga bisa mempir untuk melihatnya. Dan untuk Lenastia, sepertinya ia akan pergi menemuinya nanti sore. " Tambah Listiana tidak lama setelah mengingat sesuatu.

" Iya kak. Setelah menyelesaikan quest, aku pasti akan mampir untuk melihat keadaan Lindastia. " Jawab Lanastia sambil menatap langit.

1
Kekasih Dropper
Virtual hug buat author 、 keep up the good works!
Anugerah Esa Maulana: virtual hug juga buat readers sebagai balasan author atas support yang diberikan
total 1 replies
kisses and martini
Serruu bangett ceritanyaa,,,, ok bgt
Anugerah Esa Maulana: Hehehehe... Serunya cerita ni, bukan kaleng - kaleng kan... apalagi jika bacanya dari arc 1 dengan judul Armageddon Maker, be~gh... bakalan Ge~r~s dah... Mantab betull~....
Hehehe.... terima kasih atas support nya~ Readers~
total 1 replies
Anugerah Esa Maulana
Salam hangat penuh hormat dari Author pada para pembaca 🙏😆🙏

seperti yang telah tertulis pada kalimat pada bab ini bahwa karya pada arc ini telah selesai dan author harap kalian puas ya 😄 hehehe....

Pada kalih ini pun, author ingin menyampaikan kepada kalian mengenai akun instagram yang ditujukan untuk hal-hal yang berkaitan dengan karya Armageddon maker ini dan beberapa arc yang mungkin akan segera digarap kembali...

Dengan ig name @armageddon.maker, akun ini adalah akun yang dibuat oleh author beberapa bulan setelah karya pertama terbit dan karya ke dua sedang digarap yang mana hal ini dapat dilihat dari posting yang masih belum terlihat meyakinkan.

Meskipun demikian, akun ini adalah akun yang fild dan tentunya kalian bisa memberikan berbagai macam tanggapan di sana sembari menantikan event yang dahulu sempat thor singgung dalam sebuah komentar
So~ tunggu apa lagi?! mari datang dan kunjungi ig ini agar kalian bisa mengetahui berbagai hal lain yang menyangkut beberapa karakter yang terlibat dalam karya ini, baik dari Armageddon Maker, Armageddon Maker 2nd Family, dan beberapa side story seperti Age of Eight Guardian serta side story lain yang pernah author singgung dalam salah satu bab 😁
"-Author for you-"
LiveChic
Hari ini aku badmood banget padahal, tapi setelah baca cerita ini jadi goodmood! Tidur pun tenang, Thor!
vanillaatack
thor cepat lanjut lagi donk, udah gk sabar pengen liat lanjutannya
JA Chrysant
mantaab lanjutkan Kaak wkwk
Anugerah Esa Maulana
Salam hangat penuh hormat dari Author pada para pembaca 🙏😆🙏
Thor sangat berterima kasih kepada kalian karena telah mendukung karya sampai menjadi seperti saat ini 😆 selain itu, Thor sendiri pun meminta maaf jika banyak hal yang kurang berkenan bagi para pembaca karena kelalaian Thor sendiri seperti typo dan lainnya 😅
Maka dari itu, Thor mencoba membuka diri ke kalian dan pingin tahu bagaimana pendapat kalian mengenai kisah ini, baik dari Bab-bab yang menurut kalian menarik maupun berbagai pendapat lain yang berhubungan dengan MC, karakter pendukung atau hal lain yang pingin Thor tahu dari kalian 😇 dan jikalau kalian memiliki pertanyaan pun kalian bisa bertanya di sini yang tentunya akan author pun akan menjawab pertanyaan itu dengan sebaik-baiknya 😄 hehehe...
___________________
"-_Author For You_-"
""""""""""""""""""""""""""""""
Drone Ground
Ah seneng banget liat author update! Mangat thor!
TripleAdorable
Ih! Kenapa ceritanya relate bangeeeeet! Semangat kak!
morelight
semangat Thor jangan lupa up
Eli Usada
Benar-benar debest deh kalau baca karya kakak. Moodbosterku :*
Kepala Pil
Duh, ini cerita bikin gemes!
and.ochre
Karakternya jangan dibikin yang sedih sedih gitu dong thor.. aku jadi ikut sedih
Anugerah Esa Maulana: terima kasih sudah berempati pada salah satu karakter yang ada 🙏😁🙏
mengenai apa yang akan terjadi di bab selanjutnya pun author tidak bisa menjamin beberapa karakter akan mengalami hal baik... dan yah, tunggu saja pengembangan kisahnya dan jangan lupa kasih like dan masukkan ke favorit ya 😄👍
total 1 replies
adalahdarling
thor up lgi dan kurangin typo yaaa
Anugerah Esa Maulana: Hehehe... maaf ya, readers karena banyak typo yang mengganggu 🙏🙏
sebenarnya si author pengin kasih tahu alasannya tapi mungkin lain kali ajah ya 😁 dan untuk masalah perbaikannya akan dilakukan sesegera mungkin 😁🙏
oh, iya. Terima kasih sudah support karya melalui komentar yang membangun dan author harap readers juga ndak lupa kasih like biar banyak orang mengenal karya ini 😁👍
total 1 replies
mintandrose
rate bintang 箝絶ュ絶ュ絶ュ絶ュ biar semangat  saling mendukung ya Thor 
Waria
ayo author semangat terus buat bikin cerita ini lagi ya.aq tunggu.muachhhh會沽
Grace Shower
Malesnya aku jadi senyum-senyum sendiri baca ceritanya thor.. daku tunggu nextnya
DavidTheDancer
Authooooor! Aku suka sama ceritanya! Crazy up, please *puppy eyes*
Cinta Insta
Udah berapa kali aku ngulang-ngulang bacanya, karena seseru itu!
sunshinegyspy
lanjut tor..jngn tellu lama up nya..novelnya bagus糟
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!