NovelToon NovelToon
PREMAN JALANAN PUTRA KONGLOMERAT

PREMAN JALANAN PUTRA KONGLOMERAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Perjodohan / Pembunuhan
Popularitas:317k
Nilai: 4.9
Nama Author: Wisnu Arca

perkenalan
namanya Roman maulana satria usia dua puluh empat tahun pendidikan sarjana hukum lulusan amerika.hidup sebagai preman jalanan walau merupakan putra konglomerat pewaris tunggal satria corp. kisah cintanya tak direstui ibunya. yok kita lihat perjuangan hidupnya untuk mengungkap kasus kematian kekasihnya yang dibunuh dengan menularkan virus covid 19 yang lagi viral dan menghilang dari kedua orang tuanya. mari kita masuk dalam kisah pertama pulang ke Idonesia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisnu Arca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tewas terpapar covid.

Tatapan mata tajam di perlihatkan Roman. Sedang yang ditatap masih tidak menunjukan rasa takut sedikitpun. Dia tersenyum dengan tenang tapi seperti mengejek.

Dengan santai Roman maju tiga langkah nyamperin Toni dan sekarang empat bola mata seperti akting sedang adu argumentasi.

"Katakan dengan jujur sebelum ku koyak seluruh tubuhmu....dimana Morrin kamu sembunyikan bersama orang yang kamu sewa untuk melenyapkan Nadira!" pertanyaan yang kesekian kalinya ditanyakan pada Toni.

Toni menatap tajam Roman lebih tajam dari pada tatapan ular cobra yang siap memangsa mangsanya. Bibirnya tersenyum tapi tidak mengucapkan sepatah katapun.

Kemarahan Roman tidak bisa dibendung lagi. Roman yang dulu ramah,sopan dan bertutur kata lemah lembut kini berubah seribu derajat bagaikan singa kelaparan.

Romanpun tidak mengucapkan sepatah kata sama seperti Toni. Tapi yang berbicara sekarang tangannya. Di pegangnya leher Toni dengan tangan kiri dan tangan kanannya menyambar pinggang kiri Toni lalu dengan sekejap di angkat bagai mengangkat karung berisi kerupuk Tonipun dilempar sejauh tujuh meter jaraknya.

Dan,

Buuuuk....

Tubuh Toni menghantam tembok kokoh untung saja tidak mengenai kepalanya dan terpelanting dengan seluruh tubuhnya terasa seperti ditumbuk benda keras.

Toni menggeliat kesakitan roboh tidak berdaya. Dan mencoba untuk bangkit berdiri tapi tidak mampu.

Hanya dengan sekali lempar saja Roman mampu membuka mulut Toni. Dia tak perlu ragu dan berpikir nama kemanusiaan tapi hasilnya kosong.

Roman kembali berjalan dengan tenang menghampiri Toni yang sudah tidak berdaya. Mata Toni samar samar dengan kepala pusing seperti melihat seekor singa yang siap untuk menerkamnya.

"Tunggu Roman...aku diam bukan berarti aku tahu. Tapi aku memang tidak tahu dengan hilangnya morrin." ucap Toni terbata bata menahan sakit seluruh tubuhnya.

"Tapi,kalau kau perlu bantuan untuk tahu keberadaan Winda dan Ghazan.maka, aku akan membantumu." lanjut Toni sambil terus berusaha menahan sakit tubuhnya.

Mendengar tutur kata Toni,Hadi berjalan nyamperin Roman.

"Sepertinya Toni berkata jujur!" bisiknya pada Roman.

"Sekarang beri tahu kami keberadaan mereka!" pinta Nadira.

"Baik...akan kuberi tempat apartemennya Winda!" ucap Toni.

Sekarang Roman dengan mediator toni sebagai petunjuk mobilnya langsung meluncur dengan cepat menuju apartemen Winda.

Dalam hati Roman berdoa semoga dia menemukan Winda dan Ghazan disana.

Kita lihat suasana di rumah Roman. Marisa ibunya Roman masih kokoh dengan pendiriannya tetap menolak putranya berhubungan dengan Morrin.

Kebencian Marisa makin memuncak dengan jarangnya Roman dirumah sekarang sekarang ini. Menurut impormasi yang didapat dari Winda adalah Morrin merupakan biang keladi dari jarangnya Roman dirumah.

Ini bisa dibuktikan dengan beberapa photo yang dikirim Winda kepada Marisa ibunya Roman. photo photo itu adalah photo mesra Roman dengan Morrin yang di edit sangat sempurna oleh Winda.

Kebahagiaanya dengan putra tunggal semata wayangnya telah di rebut oleh Morrin sehingga sekarang Roman lebih mencintai Morrin dari pada ibu kandung nya sendiri.

Pak Rifky ayahnya Roman hanya cuek saja melihat pertengkaran antara Marisa istrinya, dengan Roman putranya sendiri.

Sudah berulang kali pak Rifky meminta Marisa agar membiarkan putranya menentukan pilihannya sendiri, dan tidak memaksan putranya berhubungan dengan pilihannya.

"Putra seorang bangsawan dengan harta melimpah berhubungan dengan wanita biasa biasa saja aku tidak rela!" Marisa ngelantur ngomong sendiri didepan suaminya.

Tetapi,

Pak Rifky tetap cuek pura pura tidak mendengar Marisa yang ngeyel berbicara sendiri.

Malah,

Pak Rifky makin asyik mencari berita berita di hand phonenya.

"Waduh...sebentar lagi kiamat ni..."sentak pak Rifky terkejut melihat berita online di hand phonenya.

Empat wanita meninggal di sebuah apartemen karena terpapar virus covid 19. Tiga merupakan pasien wisma atlet yang kabur dari tempat penampungan dan yang satunya tertular oleh ketiga wanita yang kabur bernama Morrin.

Tadinya pak Rifky menanggapi biasa berita ini. Tapi tiba tiba berubah pucat ketika dilihat putranya Roman. mengamuk, memohon mohon pada petugas agar di ijinkan melihat Morrin.

Seketika tubuh pak Rifky lemas dan hand phonenya terlepas dari tangannya.

Plaaaaak...

Kontan Marisa terkejut mendengar hand phone suaminya terjatuh ditambah lagi pak Rifky tiba tiba lemas tersandar di jok shopa kursinya.

Marisa berlari keluar minta tolong pada security rumahnya.

"Didin...cepat!" panggil Marisa.

Didin satpam rumahnya sedang asyik asyiknya menonton cherry belle terkejut.

"Iya nyonya Marisa...!" sahut Didin segera berlari menghampiri bu Marisa.

"Tolongin bapak...cepat cepat!" pinta Marisa gelisah.

"Bapak kenapa nyonya..." tanya Didin berjalan cepat memasuki ruang tengah tempat pak Rifky yang tiba tiba lemas.

"Entahlah tiba tiba saja dia jadi lemas!" ucap Marisa.

Wajah pak Rifky benar benar pucat. Didin yang baru tiba mencoba untuk memperbaiki duduk pak Rifky ditolak.

"Tak perlu Din...aku hanya tidak kuat apa yang akan terjadi pada diri Roman!" ucap pak Rifky.

Marisa yang mendengar ucapan suaminya menyebut Roman kontan jadi terkejut juga.

"Ada apa dengan Roman pak...ada apa...?cerita sama mama...!" teriak Marisa gelisah.

Pak Rifky terdiam sebentar menenangkan diri. Dia menarik napas dalam dalam setelah tenang diapun menceritakan suatu kejadian yang bisa membawa pengaruh buruk pada diri putra tunggalnya yang hanya satu satunya.

"Morrin tewas terpapar covid!" ucap pak Rifky lalu terdiam tak berkata kata lagi.

Marisa langsung merasa lega setelah mendengar cerita suaminya. Seulas senyum mengulum dibibirnya. Dirinya seperti terbebas dari bencana asmara yang di peran oleh putranya sendiri.

Mari kita lihat perjalanan Roman menuju apartemenya Winda sebelum berita tewasnya Morrin dan tiga wanita yang terpapar virus covid 19 tersebar dimedia.

Ini adalah cara baru yang menginfirasi pemikiran Winda agar terbebas dari tuduhan ketika niat jahat untuk menghabisi nyawa seseorang. Nyatanya Winda berhasil melakukannya. Tapi seperti kata pepatah sepandai pandai tupai melompat pasti akan jatuh jua artinya sepandai pandai kita menyembunyikan sesuatu yang busuk pasti akan bau juga.

buktinya,

ada bukti ketika hilangnya Morrin dari rumahmya, ada bros yang tertinggal dikamar Morrin.

Tak ada perasaan yang memberi firasat dalam hati Roman yang menimpa Morrin. Yang ada hanya keinginan bisa secepatnya bertemu si penculik dan membebaskan sang pujaan hati.

Tapi,

Dua ratus meter dari apartemennya Winda, terlihat puluhan petugas covid dan masyarakat berkumpul di apartemen Winda sedang mengefakuasi empat wanita tewas karena terpapar virus covid 19.

Saat diumumkannya nama nama mayat yang tewas dan yang terakhir disebut nama Morrin Arsela binti Imran. Dunia langsung seakan gelap. Begitu juga dengan isi dunia ini seolah olah mengejek dan menghina Roman. Mereka tertawa mengatakan tak berguna kamu Roman tak bisa menjaga dan melindungi dirinya.

Setelah menghipun kekuatan, Roman keluar dari mobilnya berusaha menerobos masuk tapi tak di perbolehkan.

"Kamu tidak boleh masuk mas…!" teriak petugas covid.

"Aku harus ketemu pak...aku ingin melihatnya untuk yang terakhir kalinya!" mohon Roman.

"Kamu apanya korban!" tanya salah seorang dari mereka.

"Aku pacarnya pak!" ucap Roman.

"Kamu pacarnya,bapak dan ibunyapun tidak boleh mendekat. Ini covid pak semua tidak boleh mendekat mereka nanti tertular?" kata petugas keamanan covid.

Roman tetap dijaga tidak di perboleh masuk untuk melihat jenazah walaupun sudah diusahakan oleh Nadira dan Hadi. tetapi tetap dilarang.

trimakasih...

1
Endeh Dedeh
Luar biasa
Abi Uung
aktor utamanya siapa sich sebenarnya ?
Abi Uung
lanjut bro ! mantap ceritanya
Khairul Imran
Luar biasa
Eko Nur Yanto
Roman Orang kaya P Riski juga tapi kok gak punya Bodi guad ya?????
Eko Nur Yanto
mantul
Eko Nur Yanto
Lumayan
Wisnu Arca
Thor...Akunku tidak bisa muncul lagi. aku lupa sandinya, sudah ku ajukan. tapi, tidak ada jawaban. yang ada disini bingung mau nulis kelanjutannya.
Wisnu Arca: tolong kak gimana aku melanjutkan episode berikutnya.
total 1 replies
Arfance Akbar
kapan up nya Thor.....
♍Naira_GENEXIS
timpal "
♍Naira_GENEXIS
baru di awal typonya banyak
♍Naira_GENEXIS
Roman yang datang ke Indonesia bukan Restu.
♍Naira_GENEXIS
typo
Arjuna Wera
udh lama bangat ko lom up thor
mochamad ribut
up up
mochamad ribut
up
Amang Karsadi Amang Karsadi
iya di bn ljut pa boss
Arjuna Wera
semakin menarik nie lanjutkan thor
Arjuna Wera
lanjutkan thor
Irwan Lan
Jangan Salamualaikum, yg benar Assalamualaikum.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!