NovelToon NovelToon
Aku Yang Merawat Orang Lain Yang Memiliki

Aku Yang Merawat Orang Lain Yang Memiliki

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Contest
Popularitas:112.4k
Nilai: 5
Nama Author: RATNA SURYA

Hana Permata Sari, adalah gadis yang pintar, ceria dan lembut,

Hana biasa gadis itu di panggil memiliki kehidupan yang bisa di bilang sempurna, tumbuh dalam keluarga kaya, orang tuanya yang sangat menyayanginya, dan kakak angkat yang selalu menjaganya mempunyai
sahabat sahabat yang begitu care padanya.

Namun di balik kesempurnaan hidupnya tak selaras dengan kehidupan percintaannya.
Kegagalan cinta berkali kali membuat Hana takut untuk membuka hatinya kembali, walaupun Robin sudah membujuknya untuk membuka hati kembali namun tak di hiraukan oleh Hana.

Hingga tiba suatu hari kebekuan hati Hana bisa tercairkan oleh seorang cowok.

Siapakah yang berhasil mencairkan kebekuan hati Hana?
Baca ceritanya ya!

Dan jangan lupa
Like
Comment
Saran dan kritiknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RATNA SURYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jonathan sesak nafas

Kak Robin menepuk pundak Jonathan pelan, "Hapuslah air matamu! jangan sampai Hana melihatnya!"

"Kak... aku sudah semakin kesulitan menggerakkan anggota tubuhku, ku mohon jangan biarkan Hana tahu semua ini!" Kak Robin menganggukkan kepalanya.

Tok... tok... tok

Kak Robin membuka pintu kamar dan masuklah mama dan papa Jonathan.

"Kenapa di kunci pintunya?" tanya mama Jonathan mendekati Jonathan dan mencium keningnya, dan di ikuti oleh papa Jonathan.

papa Jonathan lalu melangkah menuju sofa dan duduk bersama kak Robin sementara mama duduk di samping Jonathan.

"Tadi ada hal yang penting yang sedang Nathan bicarakan sama kak Robin, Nathan hanya tak ingin terganggu saat sedang bicara sama kak Robin, ma...!?"

"Di mana Hana dan Steve? kok mereka gak ada?"

"Jonathan suruh beli bubur ayam di tempat langganan kami"

Tak berselang lama aku dan kak Steve sudah sampai di ruangan Jonathan. Aku menghampiri papa dan mama Jonthan dan menyalami mereka, lalu aku ke meja mengeluarkan bubur yang ku beli tadi.

"Jo... ini bubur yang kamu inginkan! mau di suapin mama atau aku yang suapin?"

Mama Jonathan tersenyum dan berjalan ke arahku menepuk bahuku pelan, "Kamu aja yang suapin Jonathan... iya kan nak" ucap mama Jonathan mengerlingkan matanya pada Jonathan dan terkekeh.

Jonathan tersenyum menganggukkan kepala, "Sini Han...suapin aku!"

Akupun mulai menyuapi Jonathan perlahan, dan Jonathan menghabiskan buburnya, lalu aku mengambilkan minum dan membersihkan mulut Jonathan dengan tisu.

"Aku senang Jo... kamu bisa menghabiskan bubur ini!" Jonathan tersenyum.

Kami berbincang bersama dan bercanda bersama, hingga menjelang malam.

"Pa... tolong bantu Jonathan tidur, Jonathan capek!"

Papa Jonathan langsung menekan tombol yang ada di ujung ranjang.

"makasih pa...!?" papa Jonthan mengusap pucuk kepala Jonathan dengan lembut dan mencium keningnya. "Istirahatlah nak...!"

Jonathan mulai memejamkan matanya, lalu mama sama papa Jonathan berpamitan pulang, dan malam ininyang jaga Jonathan kak Steve dan kak Robin.

"Han... kamu mau pulang sekarang pa nanti?"

"Nanti aja kak... tunggu Jonathan."

Dan kami berbincang tentang keadaan sekolah dan sesekali aku meledek, mereka yang sampai saat ini masih jomblo.

"Masak sih kak, di kampus gak ada cewek cantik..? bukannya banyak?"

"Banyak sih... tapi gak ada yang klik di hati, bukannya gak ada yang suka, malah banyak yang suka sama kita ya kan... Steve?"

"Bener Han... bukannya sombong tapi tiap hari kita dapat hadiah atau makanan, tapi gak pernah kita ambil dan selalu gue kasih orang lain."

"Emang yang kalian cari sebenarnya apaan sih?"

"Kita suka sama cewek yang bisa terima kita apa adanya dan menyukai kita tanpa syarat apapun."

...xxxxxxxxxxxxx...

Sementara di rumah Jonathan, mama Jonathan duduk di kamar Jonathan memandangi seisi kamar Jonathan dan menangis.

Papa Jonathan masuk, lalu memeluk mama Jonathan, "Kita harus ikhlas ma... mungkin takdir Jonathan harus seperti ini! jangan perlihatkan kesedihanmu di hadapan Jonathan Ma! biar dia tenang dan bahagia saat meninggalkan kita nanti."

Mama Jonathan semakin terisak di dalam pelukan papa Jonathan.

"Ayo... kita makan malam dulu ma..!?"

Papa Jonathan menggandeng tangan mama Jonathan keluar dari kamar dan menuju meja makan. Mereka makan dalam keheningan, tanpa ada yang bersuara, hanya suara dentingan piring dan sendok.

...xxxxxxxxxxx...

Di Rumah Sakit, Jonathan sudah bangun dari istirahatnya.

"Makanlah Jo...!" Hana menyuapi makan Jonathan.

Setelah selesai makan, aku berpamitan pulang sama Jonathan.

"Jo... aku pulang dulu... kamu istirahat ya? besok aku kesini lagi."

"Hati hati Han... kamu juga harus istirahat jaga kesehatanmu!?" Aku mengangguk dan mencium kening Jonathan, dan Jonathan tersenyum, dan berkata lirih "I Love You my sweet heart.

Aku memegang ke dua pipi Jonathan dengan ke dua tanganku, " I Love You too"

Aku dan kak Robin melangkah keluar dati kamar Jonathan, untuk pulang. Hatiku merasa sangat gembira tak seperti dua minggu yang lalu.

"Senyum terus neng...?" tegur kak Robin.

"Hana bahagia kak... bisa melihat Jonathan sudah bangun dari koma, aku berharap dia juga bisa sembuh." akupun menundukkan kepalaku, terasa ada yang sesak di dadaku lagi.

"Do'akan aja yang terbaik buat Jonathan! pasrahkan semua sama Allah! karena hanya Dia yang lebih tahu apa yang terbaik untuk Jonathan."

"Menurut kakak, Hana harus gimana?"

Tangan kiri kak Robin meraih tangan kananku, dan menggenggamnya sementara tangan kanannya masih tetap dalam kemudi. " Ikhlasin semuanya! biar apapun nanti yang akan terjadi di mudahkan olehNya, Jika memang Jonathan harus pergi dengan ke ikhlasanmu, dia akan pergi dengan damai."

"Apa Hana sanggup? Sedangkan saat ini hati Hana sakit, dan dada Hana terasa sesak seperti ini,...?"

Kak Robin mengusap kapalaku lembut, "Kamu bisa! kakak yakin... kamu gadis yang kuat, dan kakak akan terus ngedampingin kamu."

Aku menganggukkan kepala, dan mobil kak Robin sudah memasuki halaman rumahku.

"Jangan terlalu di pikirkan, cobalah untuk istirahat dengan tenang!" pesan kak Robin.

Aku tersenyum tipis lalu turun dari mobil dan melangkah masuk ke rumah. Setelah aku masuk rumah, seperti biasa kak Robin balu menyalakan mobilnya dan melaju meninggalkan halaman rumahku.

Sementara di Rumah Sakit, Jonathan merasa sesak nafas, dan kak Steve langsung memencet tombol untuk memanggil dokter.

Tak berselang lama Dokter dan perawat masuk ke dalam ruangan dan langsung memeriksa Jonathan.

Dokter memasangkan selang oksigen pada Jonathan agar Jonathan bisa bernafas lebih baik. Setelah Jonathan tertidur, Dokter dan perawat beranjak meninggalkan ruangan.

Kak Robin berlari menuju ruangan Jonathan, setelah tadi Kak Steve mengabari kalau Jonathan sesak nafas.

"Gimana Steve... apa kata dokter?" tanya kak Robin dengan nafas tak beraturan.

Kak Steve mengedikkan bahunya, "Kita hanya di minta untuk berserah dan berdo'a."

"Elo dah hubungi bonyoknya?"

"Udah mungkin bentar lagi mereka datang."

Tak berselang lama datanglah kedua orang tua Jonathan.

"Gimana Jonathan, Bin...?" tanya mama Jonathan.

"Tadi sempat sesak nafas, tapi sekarang dia istirahat tante, setelah di periksa dokter tadi."

Mama Jonathan menangis dan langsung di peluk sama Papa Jonathan, dan di bimbing keluar ruangan agar tak mengganggu istirahat Jonathan.

Di luar ruangan, Papa Jonathan mencoba menenangkan mama.Jonathan dan memberi pengertian agar dirinya kuat menghadapi semua ini, biar Jonathan tak merasa keberatan dengan semua ini.

"Papa tahu... mama begitu berat melepas Jonathan, karena papa juga merasakan hal yang sama, tapi kita harus bisa tetap tersenyum, untuk meringankan beban Jonathan."

"Mama tahu pa... tapi, mamaa.... " mama Jonathan tak melanjutkan kata katanya dan kembali menangis, lalu papa Jonathan memeluknya.

"Tenangkan dirimu ma... jangan sampai Jonathan melihat mama seperti ini!"

1
Kangee
🗿
Kangee
dari baab pertama ini.. alurnya cukup lumayan.. Hanya penataan kata, huruf kecil & kapital dan tanda bacanya yg harus lebih di perhatikan lg.. tapi krn ini adalah karya pertama, jadi wajar2 aja.. hehehe . . sebab aq pun dulu sama aja/Facepalm/
Kangee
emmm . . rada aneh menurutku dengan kata perintah😴
Kangee
alasan orang yang mencintai dan tidak ingin melihat orang yg dicintainya khawatir, meski kondisi sebenarnya begitu mengkhawatirkan /Proud/
Kangee
hihihi.. tanda petike keliru😁🙏🏼
ℛᵉˣaŅέşкĦά
mungkin q ga bisa sekuat itu kalau mendampingi org tersayang meregang nyawa 🥺🥺
ℛᵉˣaŅέşкĦά
turunkan standard obsesi mu lah cin.. tak baik buat kesehatan itu
ℛᵉˣaŅέşкĦά
nyesek weh... lolipopnya rasa sambel.. bikin nangis ngower" 😭😭😭😭😭
Akhirnya pulang juga dari rumah sakit
nanya gitu karna Lo yang suka kan😅
Hayoloh masuk rumah sakit
𝓐𝔂⃝❥Nona M ѕ⍣⃝✰
kejujuran...walau pun bikin sakit tapi itu yang terbaik....
𝓐𝔂⃝❥Nona M ѕ⍣⃝✰
penyesalan memang selalu datang belakangan.....
𝓐𝔂⃝❥Nona M ѕ⍣⃝✰
Robin.....kamu the best...cintamu begitu suci...
𝑵𝑰𝑻𝑨𝑴𝒀 🦢🍭
uhh romantis nya, Semoga saja Jho gak sakit2 lagi ya, sehat terus lah
𝑵𝑰𝑻𝑨𝑴𝒀 🦢🍭
bener tuh, biar Robin mah steve gak jomblo lagi hahaha
𝑵𝑰𝑻𝑨𝑴𝒀 🦢🍭
widihh ganteng nih si Robin cuy, Jho kek tua malah🤭
𝑵𝑰𝑻𝑨𝑴𝒀 🦢🍭
apa stive ini ada hati sama Hana?? jadi curiga nih🤭
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
ada apakah gerangan? kenapa tidak bisa memiliki? tapi cinta itu tak selamanya harus saling memiliki 🙂🙂
zhA_ yUy𝓪∆𝚛z
uluh uluh co cweet cekali kelean ini😅😅
bikin iri tau nggak. jangan gitu lah🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!