NovelToon NovelToon
Sutra Naga Pembelah Surga

Sutra Naga Pembelah Surga

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Jatuh dari puncak kejayaan menjadi lelucon sekota dalam semalam, nasib Ye Xuan tampaknya telah berakhir. Namun, keputusasaan itu justru menjadi kunci pembuka rahasia kuno yang tertidur di dalam sebuah liontin tua. Di bawah bimbingan jiwa naga kuno, Ye Xuan mempelajari rahasia kultivasi yang menyimpang dari hukum langit. Dari turnamen kota kecil hingga medan perang antar benua, Ye Xuan menelan setiap rintangan dan kesengsaraan ilahi. Dunia menganggapnya sampah, namun ia akan membuktikan bahwa dirinya adalah penguasa sejati yang akan membelah surga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14: Pembantaian di Hutan Mati dan Api Gagak Emas

​Kabut tipis menyelimuti Hutan Mati di pinggiran barat Kota Daun Gugur. Pepohonan di area ini telah lama kehilangan daunnya, menyisakan ranting-ranting hitam yang meliuk di bawah cahaya bulan yang pucat.

​Ye Xuan menghentikan langkahnya di tengah sebuah lapangan terbuka. Angin malam berhembus, menyibakkan ujung jubah hitamnya. Ia tidak berbalik, namun suaranya yang tenang memecah kesunyian hutan yang mencekam.

​"Kalian sudah mengikutiku sejauh lima mil dari gerbang kota. Apakah kalian berencana menemaniku jalan-jalan sampai pagi, atau kalian ingin segera mati agar aku bisa beristirahat?"

​Dari balik bayang-bayang pepohonan yang gelap, tiga sosok melompat keluar dan mendarat sepuluh meter di belakang Ye Xuan.

​Xue Yao, Tuan Muda Serikat Alkemis, berjalan ke depan sambil menepuk tangannya dengan gaya merendahkan. Di kiri dan kanannya, dua penjaga berbadan tegap dengan aura Alam Kondensasi Qi Tingkat 9 menghunuskan golok beracun mereka.

​"Insting yang lumayan untuk seorang pengembara rendahan," seringai Xue Yao. Auranya sendiri tidak disembunyikan lagi, memancarkan fluktuasi Alam Pembentukan Fondasi Awal yang kuat. "Namun, kecerdasanmu sangat menyedihkan. Kau tahu kami mengikutimu, tapi kau justru lari ke tempat terpencil di mana tidak ada penjaga kota yang bisa mendengar jeritanmu."

​Ye Xuan perlahan berbalik. Wajahnya masih tertutup topeng perak tanpa corak, membuat Xue Yao tidak bisa melihat senyum iblis yang kini terukir di bibirnya.

​"Tempat ini memang sangat bagus," Ye Xuan mengangguk pelan, menyapu pandangannya ke sekeliling. "Tanahnya cukup subur untuk mengubur tiga mayat."

​Wajah Xue Yao menggelap. "Masih berani bersikap arogan?! Penjaga, potong kedua kaki dan tangannya! Jangan biarkan dia mati dengan mudah, aku ingin mencabut lidahnya dengan tanganku sendiri!"

​"Baik, Tuan Muda!"

​Kedua penjaga Tingkat 9 itu melesat secara bersamaan. Tubuh mereka membungkuk layaknya cheetah yang mengejar mangsa, membelah udara dengan kecepatan luar biasa. Golok mereka diselimuti Qi berwarna hijau kotor yang berbau busuk—Racun Ular Korosif.

​"Mati kau, Keparat!" Penjaga di sebelah kiri menebas ke arah leher Ye Xuan, sementara penjaga di sebelah kanan menyapu kaki Ye Xuan. Serangan ganda yang sempurna!

​Namun, di bawah topeng peraknya, mata Ye Xuan hanya memancarkan rasa bosan.

​BZZT!

​Pusaran hitam di dantian Ye Xuan meledak. Ia tidak menghindari tebasan mematikan itu, melainkan mengulurkan kedua tangannya untuk menyambut golok yang melaju kencang!

​"Orang gila! Dia mengorbankan tangannya?!" Xue Yao mencibir dari kejauhan.

​TRAK! KLAAANG!

​Bunyi logam yang patah menggema di tengah Hutan Mati. Senyum Xue Yao seketika membeku.

​Tangan Ye Xuan, yang kini diselimuti oleh sisik-sisik emas transparan dari Dragon Qi, menangkap bilah kedua golok tingkat spiritual itu dengan tangan kosong dan menghancurkannya bagaikan kerupuk rapuh! Serpihan logam berhamburan ke udara.

​Sebelum kedua penjaga itu sempat memproses kengerian yang baru saja terjadi, tangan Ye Xuan meluncur ke depan dengan kecepatan kilat, menembus dada keduanya seolah daging mereka terbuat dari tahu.

​CRAAAK!

​"Uhhk... k-kau..." Kedua penjaga itu memuntahkan darah hitam, mata mereka melotot ngeri menatap pemuda bertopeng di hadapan mereka.

​"Telan." Bisikan Ye Xuan terdengar seperti vonis dari dasar neraka.

​Ssss!

​Sutra Naga Pelahap Langit berputar gila-gilaan. Energi esensi dari dua kultivator Tingkat 9 ditarik paksa melalui tangan Ye Xuan. Tubuh kekar kedua penjaga itu menyusut dengan kecepatan yang terlihat oleh mata telanjang. Hanya dalam waktu tiga detik, otot dan Qi mereka terkuras habis, menyisakan kulit yang membalut tulang.

​Ye Xuan menarik tangannya dan membiarkan dua mumi kering itu jatuh ke tanah berdebu.

​"M-m-monster!!" Kaki Xue Yao bergetar hebat. Jantungnya berdegup kencang hingga nyaris melompat keluar dari rongga dadanya.

​Teknik iblis macam apa itu?! Menghisap esensi manusia dalam sekejap mata! Bahkan kultivator sekte aliran sesat paling kejam yang pernah ia dengar pun tidak memiliki metode sebrutal ini!

​"Tinggal kau sendiri, Tuan Muda Xue," Ye Xuan melangkah perlahan mendekati Xue Yao. Setiap langkah kakinya seolah beresonansi dengan detak jantung sang Alkemis, memberinya tekanan mental yang luar biasa.

​"J-jangan mendekat! Aku adalah Tuan Muda Serikat Alkemis! Jika kau membunuhku, ayahku yang berada di Alam Inti Emas tidak akan pernah melepaskanmu!" Xue Yao berteriak panik, mundur beberapa langkah.

​"Bukankah di pelelangan aku sudah mengatakannya?" Ye Xuan memiringkan kepalanya sedikit. "Persahabatan atau ancaman dari seekor anjing penjaga tungku tidak ada artinya bagiku."

​Menyadari bahwa Ye Xuan benar-benar berniat membunuhnya, kepanikan Xue Yao berubah menjadi keputusasaan yang gila.

​"KAU PIKIR AKU TAKUT PADAMU?!" raung Xue Yao. Ia menggigit ujung lidahnya dan memuntahkan seteguk esensi darah ke udara. Tangannya membentuk segel yang rumit dengan cepat.

​BOOM!

​Sebuah api spiritual berwarna biru menyala terang di telapak tangannya. Suhu udara di sekitarnya melonjak drastis, membakar dedaunan kering di tanah menjadi abu.

​"Aku adalah ahli Pembentukan Fondasi! Rasakan amarah dari Api Roh Biru kelasku!"

​Xue Yao mendorong kedua tangannya. Api biru itu berubah menjadi pusaran badai api yang melesat untuk menelan Ye Xuan secara utuh. Ini adalah api spiritual yang digunakan Xue Yao untuk meracik pil, suhunya cukup panas untuk melelehkan baja kelas satu.

​Melihat badai api biru yang mendekat, Ye Xuan justru tertawa keras. Tawanya merobek keheningan malam.

​"Bermain api di depanku? Kau sedang mencari jalan kematian yang paling cepat!"

​Pusaran hitam di perut Ye Xuan berbalik arah. Sebuah raungan naga purba yang samar terdengar bergema dari dalam tubuhnya. Cahaya keemasan yang jauh lebih menyilaukan dan lebih mendominasi daripada api biru Xue Yao meledak ke udara.

​Ye Xuan mengangkat tangan kanannya dan meraih langsung ke dalam badai api biru tersebut!

​Sssshh!

​Api Roh Biru milik Xue Yao, bukannya membakar tangan Ye Xuan, justru bergetar hebat layaknya rakyat jelata yang bertemu dengan kaisar absolut. Api biru itu secara paksa dihisap masuk ke dalam telapak tangan Ye Xuan, ditelan mentah-mentah oleh pusaran Dragon Qi, dan dipadamkan tanpa sisa!

​"T-tidak mungkin... Api Rohku... ditelan?!" Xue Yao jatuh berlutut, pikirannya benar-benar hancur.

​Ye Xuan muncul tepat di hadapan Xue Yao bagaikan hantu. Tangan kirinya mencengkeram leher Tuan Muda Alkemis itu dan mengangkatnya ke udara.

​"Waktu bermain sudah habis," bisik Ye Xuan.

​Pusaran naga aktif kembali.

​"T-tolong... ampun..." Xue Yao menangis, air matanya menguap karena suhu tubuh Ye Xuan yang terus memanas. Namun, Ye Xuan tidak memiliki belas kasihan.

​Energi Pembentukan Fondasi Awal yang besar mengalir deras dari tubuh Xue Yao ke dalam tubuh Ye Xuan. Berbeda dengan Qi penjaga tadi, Qi milik Xue Yao sangat panas karena ia adalah seorang alkemis. Ini adalah katalis yang sempurna!

​Ketika tubuh Xue Yao berubah menjadi abu dan ditiup angin malam, tubuh Ye Xuan memancarkan cahaya merah keemasan yang menakutkan. Urat-urat di dahinya menonjol keluar. Ia telah menghisap energi dua ahli Tingkat 9 dan satu Pembentukan Fondasi Awal sekaligus! Meridiannya menjerit karena terlalu banyak energi yang masuk.

​"Sekarang, Bocah! Keluarkan Darah Gagak Emas! Gunakan tumpukan Qi yang baru kau hisap itu sebagai perisai daging untuk menahan ledakan pertama dari Darah Gagak Emas!" bentak Master Naga.

​Ye Xuan tidak membuang waktu satu detik pun. Ia duduk bersila di tengah Hutan Mati dan mengeluarkan Kotak Besi Es Seribu Tahun dari balik jubahnya.

​Dengan tangan gemetar karena Qi yang meluap-luap, ia membuka tutup kotak tersebut.

​WUUUSH!

​Gelombang panas vulkanik meledak seketika! Dalam radius tiga puluh meter, pepohonan mati di sekitar Ye Xuan langsung terbakar menjadi arang. Salju tipis di tanah menguap tanpa jejak.

​Di dalam kotak, Darah Gagak Emas yang berdenyut itu memancarkan aura arogansi dan amarah surgawi.

​Tanpa ragu sedikit pun, Ye Xuan meraih batu darah kemerahan itu. Panas yang luar biasa langsung melelehkan kulit telapak tangannya, memperlihatkan tulang yang bersinar keemasan. Rasa sakitnya tak terlukiskan, setara dengan direbus hidup-hidup di dalam kawah lahar!

​"AAAAAAAAAARRGHHH!!"

​Ye Xuan meraung ke langit malam. Ia melemparkan Darah Gagak Emas itu ke dalam mulutnya dan menelannya bulat-bulat!

​BOOOOOOM!

​Pada detik itu, Ye Xuan merasa seolah-olah ia baru saja menelan matahari.

​Api berwarna emas bercampur merah darah meledak keluar dari pori-porinya. Pakaiannya hangus seketika, begitu pula topeng peraknya yang meleleh menjadi logam cair.

​Di dalam tubuhnya, energi Yang dari Darah Gagak Emas mengamuk layaknya binatang purba, mencoba membakar seluruh organ dalamnya. Namun, Qi hasil curian dari Xue Yao dan dua penjaganya bertindak sebagai tameng, menahan gelombang pertama dari api tersebut sebelum habis terbakar.

​Tepat saat esensi pertahanan itu hancur, pusaran hitam raksasa di dantian Ye Xuan yang didorong oleh Sutra Naga Pelahap Langit membuka rahang kosmiknya.

​Seekor ilusi Naga Hitam berbenturan dengan ilusi Gagak Emas di dalam dantian Ye Xuan. Pertarungan primordial untuk mendominasi fisik Ye Xuan dimulai!

​"Kau berada di dalam tubuhku... maka kau harus TUNDUK PADA ATURANKU!" raung Ye Xuan dengan sisa kesadarannya.

​Ia mengaktifkan setiap sel di tubuhnya, menekan amukan api itu dengan paksa.

1
Divka
bgus
Divka
bgus...smg ye xuan nnt mampu melindungi temen dan rekannya...berbuat baiklah sedikit🤣
Deutsch
mantap thor
Gia Uw
keren cerita nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!