NovelToon NovelToon
Asisten Tak Terduga

Asisten Tak Terduga

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak / Romansa
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Abil_

"Menjadi asisten pribadi seorang CEO paling dingin di ibu kota bukanlah rencana awal hidupku."

Bagi Kenzo, perfeksionisme adalah segalanya. Baginya, asisten bukan sekadar pembantu, tapi mesin yang harus bekerja 24/7 tanpa celah. Namun, kedatangan asisten barunya yang "tak terduga" mulai mengacaukan ritme hidupnya yang kaku.

Ia tidak menyangka bahwa di balik kopi yang selalu pas suhunya dan jadwal yang tertata rapi, asistennya menyimpan rahasia besar yang bisa menjungkirbalikkan dunia bisnisnya. Setiap babak baru dalam hubungan mereka hanyalah awal dari lapisan misteri dan percikan rasa yang lebih dalam.

Akankah hubungan profesional ini tetap pada jalurnya, atau justru terjebak dalam permainan perasaan yang tak berujung?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abil_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kartu Mati Sang Ratu

Kenzo melangkah lebar di lorong rumah sakit, diikuti Surya yang sibuk lari-lari kecil ngejar langkah bosnya yang kayak raksasa. Wajah Kenzo udah nggak ada ramah-ramahnya. Aura membunuh keluar dari tiap langkahnya. Begitu sampai di depan ruang ICCU, dia udah dihadang sama pria paruh baya pakai kacamata frame emas yang megang tas kerja kulit mahal.

"Selamat malam, Tuan Kenzo. Saya pengacara Ibu Sofia," ucap pria itu dengan senyum yang dipaksain sopan.

"Gue nggak punya waktu buat basa-basi. Apa maunya?" potong Kenzo galak.

Pengacara itu berdehem, dia ngeluarin selembar dokumen dari tasnya. "Ibu Sofia memang sedang dalam kondisi kritis, tapi beliau sudah menitipkan surat gugatan ini. Beliau menuntut pengembalian seluruh saham atas nama pribadinya, atau... beliau akan membongkar bukti bahwa Anda, Tuan Kenzo, terlibat dalam manipulasi pajak Aditama Group tahun lalu."

Kenzo ketawa sinis. Tawa yang bikin bulu kuduk Surya merinding. "Nyokap gue emang luar biasa. Bahkan pas lagi sekarat pun, dia masih sempet mau nyeret gue ke penjara."

"Bukan cuma itu, Tuan," pengacara itu lanjut lagi, suaranya makin rendah. "Ibu Sofia juga punya rekaman medis yang menyatakan bahwa Ayah Nabila punya gangguan jiwa berat. Jika ini disebar, kesaksian Ayah Nabila soal sabotase sepuluh tahun lalu nggak bakal laku di pengadilan. Ayah Nabila bakal dianggap cuma orang gila yang berhalusinasi."

Kenzo langsung nyengkerek kerah baju pengacara itu sampai kakinya jinjit. "Bilang sama perempuan di dalam sana, kalau dia berani nyentuh Ayah Nabila, gue bakal bikin dia nggak cuma serangan jantung, tapi hilang dari dunia ini tanpa jejak!"

"Kenzo, lepasin!"

Suara lembut Nabila bikin Kenzo kaget. Nabila ternyata nyusul ke sana bareng kursi roda yang didorong suster, karena dia emang belum kuat jalan jauh. Nabila ngeliat Kenzo yang udah kayak monster mau makan orang.

Kenzo ngelepasin cengkeramannya kasar. Pengacara itu batuk-batuk sambil ngerapihin dasinya yang berantakan.

"Nabila, kenapa lo di sini? Gue bilang kan tunggu di kamar!" bentak Kenzo, tapi nadanya lebih ke khawatir daripada marah.

"Aku denger semuanya, Kenzo," Nabila natap pengacara itu dengan berani. "Tolong kasih tahu Ibu Sofia. Dia bisa ambil semua sahamnya, dia bisa hancurin reputasi Kenzo, tapi dia nggak akan pernah bisa ngerusak kebenaran. Saya punya saksi lain selain Ayah saya."

Pengacara itu ngerutin dahi. "Siapa?"

"Diri saya sendiri," ucap Nabila mantap. "Sepuluh tahun lalu, saya ada di dalam mobil itu. Saya denger Ibu Sofia telepon seseorang buat nyuruh potong kabel rem. Saya emang masih kecil waktu itu, tapi saya inget suaranya. Dan saya punya satu benda yang Ibu Sofia cari selama ini."

Nabila ngeluarin sebuah koin perak tua dari kantong bajunya. Koin itu kelihatannya biasa aja, tapi muka pengacara itu langsung berubah pucat pasi. Itu bukan koin biasa, itu adalah flashdisk mini berbentuk koin yang isinya rekaman pembicaraan Sofia sebelum kecelakaan.

Kenzo kaget. Dia aja nggak tahu Nabila punya benda itu. "Bil? Lo simpen itu selama sepuluh tahun?"

Nabila ngangguk pelan. "Ayah yang kasih sebelum dia hilang. Dia bilang, 'Simpan ini, Nabila. Suatu saat singa akan datang buat bantuin kamu'."

Kenzo langsung nengok ke pengacara itu dengan tatapan penuh kemenangan. "Sekarang, siapa yang punya kartu mati? Pergi dari sini sebelum gue panggil polisi buat seret lo juga karena persekongkolan jahat."

Pengacara itu nggak nunggu lama. Dia langsung lari tunggang-langgang ninggalin lorong rumah sakit.

Kenzo narik napas lega, terus dia jongkok di depan kursi roda Nabila. Dia megang kedua tangan Nabila. "Lo bener-bener penuh kejutan ya, Bil. Kenapa nggak bilang dari tadi kalau punya bukti itu?"

"Aku takut, Kenzo. Aku nggak tahu siapa yang bisa aku percaya sampai aku liat kamu berani motong kabel bom tadi buat aku," jawab Nabila tulus.

Kenzo tersenyum, kali ini senyumnya bener-bener tulus. Dia ngecup tangan Nabila berkali-kali. "Sekarang semuanya beneran selesai. Gue bakal urus surat penahanan permanen buat nyokap gue sama paman Bram. Nggak ada yang bisa ganggu kita lagi."

"Tapi Kenzo... kamu bakal kehilangan Ibu kamu selamanya," Nabila ngerasa sedih juga, bagaimanapun Sofia itu orang tua Kenzo.

Kenzo geleng kepala. "Gue nggak kehilangan ibu, Bil. Gue cuma ngelepasin masa lalu yang beracun. Mulai sekarang, keluarga gue itu lo... dan calon anak-anak kita nanti."

Pipi Nabila langsung merah padam. "Apaan sih, kejauhan!"

Kenzo ketawa lepas, pertama kalinya setelah sekian lama. Dia meluk Nabila di depan umum, nggak peduli lagi sama citra CEO yang kaku. Tapi di balik kebahagiaan itu, Surya dapet telepon dari kantor pusat.

"Pak Kenzo... ada masalah lagi. Saham kita diborong habis-habisan sama investor misterius dari luar negeri. Mereka sekarang pemegang saham mayoritas, dan mereka mau ketemu Bapak besok pagi."

Kenzo ngerutin dahi. "Siapa nama perusahaannya?"

"X-Corp, Pak. Pemiliknya nggak diketahui, tapi inisialnya cuma satu huruf: 'A'."

Kenzo terdiam. 'A'? Apakah musuh lama ayahnya yang lain muncul lagi? Atau ini babak baru yang lebih gila?

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!