NovelToon NovelToon
Queen VS King

Queen VS King

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Bad Boy / Enemy to Lovers / Idola sekolah / Hamil di luar nikah
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: lee_jmjnfxjk

Di sekolah Imperion Academy, dua fraksi berdiri saling berhadapan. Fraksi wanita yang dipimpin oleh Selvina Kirana , dan fraksi pria dipimpin oleh Varrendra Alvaro Dirgantara. selvina percaya bahwa laki-laki dan perempuan memiliki derajat yang sama, sedangkan Varrendra berpendapat bahwa perempuan seharusnya menunduk di bawah kaki laki-laki.

Pertarungan kata dan logika pun dimulai, panas dan penuh gengsi. Namun, di balik adu argumen yang tajam terselip sesuatu yang tak bisa mereka bantah - rasa yang perlahan tumbuh di antara dia pemimpin yang saling menentang.

Ketika cinta mulai menyelinap di antara ambisi dan prinsip, siapakah yang akan menang?
apakah cinta bisa menyatukan dua pemimpin yang terlahir untuk saling melawan atau justru menghancurkan keduanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lee_jmjnfxjk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14.Bahasa yang Tidak Pernah Dipelajari

Malam di Imperion turun perlahan, seperti beban yang sengaja tidak dijatuhkan sekaligus.

Varrendra duduk di tepi ranjang kamarnya. Jas almamater tergantung rapi, sepatu disusun lurus. Segalanya tampak terkendali—kecuali pikirannya.

Ponsel di tangannya menyala.

Ayah.

Ia menatap nama kontak itu beberapa detik sebelum akhirnya menjawab.

“Iya, Pa.”

Suara di seberang terdengar tenang. Gevano selalu berbicara seperti itu—tidak pernah tergesa, tidak pernah meninggikan nada.

“Kamu sudah bicara dengan Mama mu kah?” tanya Gevano.

Varrendra menghela napas pendek. “Sudah.”

Hening sesaat.

“Dan?” tanya Gevano lagi.

“Dia tetap sama,” jawab Varrendra. “Memutuskan segalanya sendiri. Tanpa tanya aku siap atau tidak.” lanjutnya

Gevano tersenyum kecil di seberang sana. “Itu caranya bertahan.”

Varrendra mengernyit. “Bertahan dari apa, Pa?”

Gevano terdiam sebentar, seolah memilih kata.

“Dari dunia yang tidak pernah mengizinkannya jujur dengan perasaannya sendiri.”

Varrendra bersandar ke dinding.

“Mama dibesarkan.....,” lanjut Gevano, “di keluarga yang memperlakukan perasaan seperti alat tawar-menawar. Sayang adalah kelemahan. Takut berarti kalah. Menangis berarti lemah.”

Jari Varrendra mengencang di ponsel.

“Kalau ingin hidup,” suara Gevano tetap datar, “dia belajar menyembunyikan apa yang dia rasakan. Sampai akhirnya… dia lupa cara mengatakannya, lupa bagian hangatnya kasih sayang, lupa bagaimana cara tersenyum dengan tulus tanpa ada iming-iming menjaga muka. ”

“Jadi semua ini,” suara Varrendra menurun, “bukan karena Mama tidak peduli sama aku?”

“Bukan,” jawab Gevano cepat. “Justru karena dia terlalu peduli sama kamu.”

Varrendra menutup mata.

“Mama sangat menyayangimu,” kata Gevano pelan. “Lebih dari yang bisa kamu lihat. Bahkan dia lebih sayang kamu dari nyawanya sendiri.”

“Tapi caranya selalu terasa seperti tekanan yang entah kapan berakhir.” ucap Varrendra lirih.

“Karena dia takut,” Gevano mengakui. “Takut kehilangan kendali berarti kehilangan kamu, kehilangan keluarga, dan kehilangan kemanusiaan nya.”

Hening kembali turun.

“Papa pernah mencoba mengubah mama?” tanya Varrendra akhirnya.

“papa pernah,” jawab Gevano jujur. “Tapi kita tidak bisa memaksa seseorang berbicara dengan bahasa yang tidak pernah dia pelajari, meskipun mama sangat mencintai papa tapi dia mencintai dengan caranya sendiri dan papa mencintai mama mu dengan cara papa sendiri.” jelas Gevano sambil senyum senyum sendiri karena mengingat hal konyol yang ia lakukan saat masih berpacaran dengan Rivena.

Varrendra menatap jendela. Pantulan lampu halaman tampak dingin di kaca.

“Dia ingin melindungimu,” lanjut Gevano. “Dan sekarang… dia ingin melindungi Selvina juga. Meskipun bukan anaknya tapi mamamu itu berhati besar, mungkin juga karena selvina menginginkan mama kamu dengan sesuatu atau seseorang.”

Nama itu membuat dada Varrendra menegang.

“Dengan cara yang salah?” tanya Varrendra.

“Dengan cara yang paling dia bisa dan benar menurutnya sendiri,karena mama mu itu licik bahkan dia lebih licik dari para petinggi perusahaan.” jawab Gevano.

Panggilan berakhir tanpa kata panjang.

Varrendra menurunkan ponsel.

Untuk pertama kalinya, ia tidak hanya melihat Rivena Lavanya Elana sebagai sosok ibu dominan yang mengatur hidupnya sesuka hati—

melainkan sebagai perempuan yang dibesarkan untuk tidak pernah mengatakan 'mama sangat takut kehilangan kamu'.

Namun pemahaman itu tidak membuat segalanya lebih mudah.

Karena memahami seseorang tidak selalu berarti menerima cara mereka melukai.

Di luar, malam Imperion tetap sunyi.

Dan di dalam diri Varrendra, sesuatu berubah—

bukan menjadi lebih ringan,

melainkan lebih dalam dan berbahaya.

-bersambung-

1
Mercy ley
makasih raisa
Mercy ley
kapal ku karam kah..
Mercy ley
fakta yg menyakitkan yahh ikut tersindir
Mercy ley
aaa sedihh
Mercy ley
agak nyess baca nya.. apalagi tiap ngeliat si king ini bareng nadira
Mercy ley
akan badai yg baru permulaan ini
Mercy ley
aku pun siap
Mercy ley
semangat Selvina..
Mercy ley
welcome to the world babyy..
Mercy ley
aku akan tunggu apapun yg akan terjadi..
Mercy ley
cerita nya fresh bgtt.. chemistry character nya berasa terhubung semua guys..asikk dan menyenangkan banget di jamin kalian suka..nyess nya dapet jg, pokoknya harus di baca.. soalnya aku udh kecintaan sama novel novel karyanya si authorr A inii..jgn lupa baca karya karya dia yg lainn karena gacorr semua lohh..
penasaran??baca ajaa seru..
bukan yapping yapping ini gess/Hey/
semangattt My authorr 🫶🏻🤍
Mercy ley
huftt betull..
Mercy ley
rasanya aku kayak lagi chatan sama seseorang..
Mercy ley
aww..setujuu bgtt si authorr 🤗
aku kagett ternyata di sebutt..aku si dukung klo buat one shoot 🤍🤍
Mercy ley
kata kata mereka bikin nyess
Mercy ley
jujur kita sama..kita udh tau kemungkinannya akan terjadi tapi masih ngerasa kayak denial🥲
Mercy ley
namanya jg ibu hamil, udh turutin aja sebelum terjadi perang dunia kedua..
Mercy ley
siapakah kira kira entitas ini?
Mercy ley
Selvina di sayang bgt nih sama Bu rivenna
Mercy ley
aku ga suka kakak ini🥲
Mercy ley: itu cuma jokes kok my author 🤗
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!