NovelToon NovelToon
Aku Bukan Romeo Dan Kamu Bukan Juliet

Aku Bukan Romeo Dan Kamu Bukan Juliet

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:8.3k
Nilai: 5
Nama Author: Henny

Fiana Adams tak pernah menduga akan jatuh cinta pada pandangan pertama. Pertemuan yang singkat di reuni sebuah SMA telah membuatnya terus memikirkan Arjuna Zefanya Tekins. Siapa sangka keduanya justru tak bisa dipisahkan sejak malam itu walaupun mereka harus menghadapi kenyataan bahwa keluarga mereka adalah orang yang paling berkuasa dan paling bermusuhan sejak zaman dulu. Berbagai tantangan datang dan berusaha memisahkan keduanya. Sampai akhirnya keduanya berada di sebuah pilihan yang sulit. Mempertahankan cinta mereka atau menjaga nama baik keluarga.
Ceritanya di jamin sangat romantis dan bikin baper. Walaupun memang penuh dengan tantangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Henny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketahuan

"Jika sidang ku sudah selesai, dan aku divonis bebas, mari kita pergi meninggalkan negara ini, sayang." kata Arjuna. Fiana yang bersandar di dada Arjuna mengangguk. Tubuh keduanya masih tanpa busana, mereka sedang duduk sambil bersandar di kepala ranjang. Ada selimut yang menutupi tubuh mereka sampai di dada.

"Aku akan ikut kemanapun kamu pergi, sayang."

"Ayo kita tinggalkan nama Adams dan Pekins. Kita bangun cinta kita tanpa ada beban dan dendam." Arjuna mengecup puncak kepala istrinya. Tangannya melingkar di bahu Anatari.

"Ya. Kita jalani cinta kita tanpa dua nama itu. Tapi, apakah kamu siap meninggalkan semuanya? Bukankah kamu adalah pewaris utama di keluargamu?" tanya Fiana sambil mendongak dan menatap wajah suaminya.

"Aku siap meninggalkan semuanya, sayang. Aku tak ingin duduk di tahta kekayaan keluarga Pekins jika tak ada kamu di sampingku."

Fiana tersenyum. "Aku mencintaimu."

Arjuna menunduk, menatap mata indah istrinya sebelum akhirnya ia kembali mencium bibir istrinya.

"Jam berapa aunty Rere akan menjemputmu?" tanya Arjuna.

"1 jam lagi."

"Berarti masih boleh kan?" Arjuna menatap istrinya dengan senyum menggoda. Fiana langsung terkekeh. Ia melepaskan selimut yang menutupi tubuhnya lalu duduk di pangkuan suaminya. Tangannya melingkar di leher suaminya.

"Mau main berapa ronde lagi?" tanya Fiana menggoda.

"Berapa pun yang kamu inginkan, sayang." bisik Arjuna lalu segera mencium bibir istrinya. Keduanya berciuman sangat mesra sampai tak menyadari kedatangan Jelo yang memang sudah biasa datang ke apartemen Arjuna.

Lelaki itu segera membuka pintu kamar yang memang tak tertutup seluruhnya.

"Hallo.....!" teriaknya keras membuat Fiana yang ada di atas tubuh Arjuna segera berteriak kaget dan langsung menarik selimut untuk menutupi tubuhnya.

Arjuna terkejut melihat Jelo.

"Fiana Adams?" teriak Jelo. Ia merasa tak percaya dengan apa yang dilihatnya.

"Keluar Jelo!" usir Arjuna kesal.

Jelo pun keluar. Tangannya terkepal menahan amarah.

Arjuna turun dari ranjang. Ia segera mengenakan celana boxer nya lalu pergi ke ruang tamu untuk mengambil pakaiannya dan juga pakaian Fiana.

Setelah keduanya berpakaian kembali, Fiana merapikan rambutnya lalu menatap Arjuna yang juga sudah selesai berpakaian.

"Ayo, sayang." Arjuna menggenggam tangan Fiana lalu keduanya keluar kamar. Nampak Jelo yang sedang duduk di ruang tamu. Di tangannya ada gelas berisi minuman.

Saat melihat Fiana dan Arjuna yang datang sambil berpegangan tangan, Jelo segera menghabiskan minumannya lalu melepaskan gelas itu di atas meja dengan gerakan yang menunjukan kemarahannya.

"Aku sudah bilang padamu, jangan berhubungan lagi dengan keluarga Adams. Kamu justru tidur dengan anak gadis keluarga setan itu." kata Jelo.

"Kami saling mencintai." kata Arjuna tanpa melepaskan genggaman tangan mereka.

Jelo menatap sepupunya itu. "Tidak cukupkah dengan kematian Zack? Kamu ingin menjadi korban selanjutnya? Keluarga Adams tidak akan pernah melepaskan mu. Hubungan kalian akan membawa bencana di kota ini."

"Aku harap kamu akan mengerti, Je."

Jelo menggeleng. "Aku tak akan pernah mengerti karena Jordy Adams membunuh Zack. Yang harus kita lakukan adalah balas dendam. Kalau perlu bunuh semua keluarga Adams. Zack akan sedih jika tahu kamu bersama dengan keluarga Adams."

"Zack adalah saksi dalam pernikahan kami." kata Arjuna membuat Jelo terpana.

"Kalian sudah menikah?"

"Ya. Waktu kamu ditembak oleh Jordy, pada hari itulah aku dan Fiana menikah. Zack dan aku rencananya akan memberitahukan padamu saat kami kembali ke ibu kota."

Jelo menggeleng tak percaya. Nampak raut wajahnya yang sangat kecewa. "Masih belum terlambat untuk berpisah, Juna. Ingat, hubungan kalian akan membuat orang saudara muncul di negara ini."

"Kami saling mencintai." kata Fiana. Ia menatap Jelo dengan wajah penuh permohonan.

"Kalian kenal saja baru mau 2 bulan. Masa sih ada cinta yang tak bisa dipisahkan. Sudahlah, jangan berpikir egois. Ingat keluarga kalian masing-masing." Jelo langsung pergi meninggalkan mereka.

Fiana menatap Arjuna dengan mata yang berkaca-kaca.

"Jangan sedih, sayang. Aku akan bicara dengan Jelo dan membuatnya mengerti. Aku juga akan mengganti pasword apartemen ku ini agar ia tak sembarangan untuk masuk. Jelo tahu kok kalu aku mencintaimu. Hanya saja dia mulai berubah semenjak peristiwa penembakan itu, apalagi saat tahu kalau Zack meninggal. Jelo menyayangiku. Aku yakin kalau dia akan mengerti." kata Arjuna. Ia memeluk istrinya dengan penuh kasih sayang. Fiana hanya bisa mengangguk.

"Aku sebaiknya pergi saja." Fiana melepaskan pelukannya lalu berdiri.

Arjuna sebenarnya belum puas bersama istrinya. Namun ia tahu kalau kedatangan Jelo telah membuat suasana hati mereka berubah.

"Pergilah, sayang. Jaga kesehatan selalu ya? Aku mencintaimu." kata Arjuna lalu mencium istrinya kembali.

Fiana pun mengambil tas yang tadi di bawahnya lalu meninggalkan apartemen itu.

************

Saat ia turun ke lantai 3, tempat food court berada, ia langsung mencari keberadaan Reyna. Perempuan berambut tomboy dan selalu berpakaian hitam itu sedang duduk di cafe langganannya. Ia pun segera tersenyum melihat Fiana. Keduanya langsung pergi bersama dan tak menyadari bahwa diam-diam ada seseorang yang sedang mengambil gambarnya saat keluar dari lift.

Laki-laki itu adalah anak buah Maura Pekins. Ia segera mengirim foto itu kepadanya nyonya Maura membuat perempuan itu langsung emosi melihatnya.

"Aku sangat yakin kalau Arjuna ada hubungan dengan perempuan ini. Aku harus segera melancarkan hubungan Arjuna dengan Deissy." kata Maura lalu segera menghubungi Deissy.

**********

Wulan memperhatikan putrinya yang sedang bermain dengan Axel. Ia merasa ada yang aneh dengan Fiana.

Fiana mengenakan kaos singlet dan celana pendek selutut. Rambutnya diikat satu namun Wulan melihat ada tanda merah di leher bagian belakang putrinya itu.

"Fi, kamu sedang iritasi kulit?" tanya Wulan.

"Nggak." kata Fiana sambil terus melemparkan bola ke arah ponakannya.

"Fi......!" Wulan menahan tangan putrinya. "Sebentar mama lihat dulu, ini bekas merahnya karena apa?" Wulan memegang leher putrinya.

Deg!

Jantung Fiana bagaikan berhenti berdetak. Dia ingat kemarin kalau Arjuna menciumnya sangat lama di situ. Mungkinkah itu kiss mark?

"Eh, aku tadi menggaruknya." Fiana langsung menjauh dari mamanya.

"Tapi itu bukan seperti bekas digaruk." Wulan menatap putrinya. "Kamu sudah berhubungan dengan siapa, nak?"

"Maksud mama apa sih? Jangan bicara sembarangan." Fiana langsung mendekati Axel. "Axel, ayo kita bermain di luar."

"Ada apa, sayang?" tanya Johny.

"Sayang, aku merasa kalau di leher Fiana ada bekas kiss mark. Tak mungkinkan itu dari pangeran Jeremi. Bukankah saat ini pangeran ada di Jepang? Apa Fiana punya hubungan dengan lelaki lain? Apakah pacarnya yang dari Amerika datang?"

Jerry yang mendengar percakapan kedua orang tuanya segera mendekat. "Fiana tak punya pacar, ma. Aku dan kak Jordy punya mata-mata di Amerika untuk mengawasinya."

"Apakah mungkin pacarnya di sini?" tanya Wulan.

Jerry menggeleng. "Reyna akan mengatakan pada kita kalau memang Fiana punya pacar. Kalau begitu, aku akan bicara dengan pangeran Jeremi. Lebih cepat lebih baik bagi kita untuk melaksanakan pertunangan mereka."

"Papa juga pikir itu yang terbaik." kata Johny membuat Reyna yang mendengarnya menjadi tegang.

Apakah yang akan terjadi kemudian?

1
tintiin21
waduh non stop... 😅😅😅😅😅
Liina Anjani Malick
ada apa ya aku jg bingung bang juna😔🤣
Liina Anjani Malick
makin ke sini makin k sono🤣 jd fiana udh meninggal bnrn😤
Syavira Vira
gemessss
Syavira Vira
lanjut
Gia Nasgia
oh ternyata Edgar dendam dgn orang tua Fiana karena Jordy menikung Edgar🤔 ehh si Juna candu🤭
tintiin21
semakin seru semakin penuh teka teki ini.... 😁😁😁😁
momAriqa
terlove love kak author ❤❤ lanjut kak 🤗🤗
Enny Olivia: makasi ya
total 1 replies
Gia Nasgia
Ihhh kak Hen ternyata kisahnya Arjuna and Fiana penuh teka teki🤭tetap cemungut 🫶💪
Gia Nasgia
Lah giliran Juna yg takut dgn Fiana ehh Diana😂
tintiin21
Dokter edgar masih tanda tanya bgt.. 🤔🤔🤔
tintiin21
ini namanya kado terindah Jun... 😁😁😁
Liina Anjani Malick
jadi gmn moms... 😤teka teki nya bnym syekali... aku udh pusing mikirin kehidupan ku eh jd ikut mikirin idup fiana... astagfirullah🤣
Enny Olivia: makasi tetap membacanya walaupun sudah pusing 😄😄🙏🙏
total 1 replies
Maria Kibtiyah
si edgar punya dendam ma siapa si
Syavira Vira
🥰🥰♥️♥️
Syavira Vira
semangat kak dilanjut 🙏💪👍🏻♥️
Liina Anjani Malick
diana = fiana ya moms😔
Syavira Vira
👍🏻👍🏻💪💪👍🏻♥️♥️♥️
Syavira Vira
lanjuttttt
Syavira Vira
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!