NovelToon NovelToon
The Armor Saviour : (Makhluk Aberasi)

The Armor Saviour : (Makhluk Aberasi)

Status: sedang berlangsung
Genre:Zombie / Kehidupan Tentara / Perperangan / Penyelamat / Light Novel / Sci-Fi
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sarah Q.M

Di sebuah negara bernama Xenia, sepuluh tahun yang lalu ... terjadi sebuah ledakan dari bom khusus yang berisi cairan yang dinamakan "kinetik-x" yang membuat makhluk mengalami Aberasi dan berubah menjadi monster dan mendominasi dunia.

Demi melawan ancaman dari para makhluk aberasi, dan dua pasukan khusus dibuat

The Abrasi Response Team = TART
The Anti-Abrasi Defense force = TADF

TART adalah latar kantor Ethan yang bekerja untuk menginvestigasi makhluk aberasi yang bersembunyi di pelosok-pelosok dan pergi ke mana pun ada makhluk aberasi dengan satu belt system yaitu belt Ethan yang dapat merubahnya menjadi sosok berarmor yang menghabisi para makhluk aberasi demi melindungi orang-orang.

bagaimana perjuangan Ethan sebagai "Armor Saviour Vanguard" dan rekan-rekannya melawan makhluk aberasi dan dalang dibalik semua ini?!

ikuti ceritanya!

note:

ini temanya sci-fi dan kesatria ber-armor jadi kayak ala-ala Kamen Rider gitu hehe.

author cewek tokufans soalnya 😉
yang tokufans merapa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah Q.M, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 13 : Maaf....

"Theo! kau di mana?! " teriak Ren mencari keberadaan anak lelaki itu, ia menelisik sekitar dan pada akhirnya ia menangkap punggung anak kecil dengan jaket berwarna biru yang tak asing, dan benar saja! setelah ia memperhatikan wajah anak itu lekat-lekat yang tersembunyi di kerumunan warga, anak itu adalah Theo! untung anak itu memakai jaket yang masih sangat Ren kenali, berlarilah Ren menghampiri anak itu....

"Hei! Theo! "

membiarkan Theo menoleh namun anak itu malah berlari dan berlalu dari sana dan malah pergi ke luar lewat pintu darurat.

pepohonan rimbun memenuhi tempat itu, anak itu pun duduk di batu besar dekat danau kecil yang ada di sana, yup! gedung pengungsian yang ini terletak di hutan, tapi ... hutan yang ruang lingkup nya cukup kecil, sehingga tak jauh dari kota, berjalan beberapa meter dari sini saja kita sudah bisa berada di permukiman lagi, tentunya dengan gedung-gedung yang tak lagi menjulang tinggi, hancur ... pastinya karena peperangan melawan makhluk aberasi, berbagai bom diluncurkan juga senjata api lainnya oleh para tentara, mau bagaimana lagi? tak ada cara lain, rasanya seperti dunia akan berakhir jika mengingat-ingat tentang hal ini....

Theo saat ini masih berada di depan gedung pengungsian yang tentunya berarti masih di dalam hutan, untuk apa pula ia kabur bukan? ia hanya ingin sendiri dan tak mau diajak ke psikiaternya, tapi hal itulah yang membuat ia mudah ditemukan oleh Ren!.

kini pemuda itu memandangi Theo yang duduk di atas baru dekat danau kecil itu sembari tatapan anak itu yang kosong dan terus menatap ke pantulan bayangannya sendiri yang ada di air....

"Theo.... " panggil Ren lirih karena iba melihat kondisi anak itu.

"Sudah kubilang jangan mengikuti ku bukan? kenapa kau terus mengejarku? " tanya Theo dengan tatapan yang masih kosong tapi nada ketus.

"Kami hanya ingin kau mengerti.... " Ren menghela nafas berat "Ayahmu ... sudah tiada, tentunya kami harus membawa jasadnya bukan? " ujar Ren.

"Ayah pasti masih hidup, kalian semua hanya mengatakan omong kosong! saat itu ia kembali dan sekarang juga ia pasti kembali bukan?! " teriaknya kencang sembari menoleh dengan wajah marahnya namun berlinang air mata.

"Buka matamu, Theo ... terimalah kenyataannya.... 'yah? " ujar Ren, seketika Theo tertunduk lemas, air matanya tak tertahankan lagi, ia menangis sejadi-jadinya.

"I-itu ... aku tau ... tapi rasanya tak mungkin, tak mungkin ayah sudah pergi, tidak.... " gumamnya dengan nada bergetar dan lirih, melihat itu Ren pun berjalan ke Theo dan menepuk-nepuk bahu anak itu untuk menenangkannya.

"Rasa sakit ini ... begitu menyiksaku kak.... " ucap Theo lagi terasa amat pilu.

Tapi tiba-tiba mereka dikejutkan dengan suara seseorang yang nadanya bergetar, dan sepertinya penuh isakkan juga....

"Hiks ... hiks ... jadi penderitaanmu separah itu karena ... aku 'yah? " suara pemuda yang penuh isakkan dan nada bergetar itu membuat Ren dan Theo langsung menoleh ke asal suara.

Pria dengan perban di kepalanya, dan plester di beberapa bagian wajahnya, banyak luka yang terlihat sudah terbalut, pria itu berjalan dengan agak tergopoh-gopoh, maklum ... kondisi tubuhnya memang masih lemah, terlihat air matanya juga terus mengalir, dan hidungnya yang terlihat jelas memerahnya karena kulitnya yang putih.

"E-Ethan?! " teriak Ren mendapati pria itu yang merupakan Ethan tiba-tiba berada di sana.

Ethan berjalan agak terhuyung-huyung, kemudian ia ambruk di hadapan Theo, seperti berlutut?

"Theo ... ini takkan bisa mengembalikan semuanya, ini juga tak berguna, tapi ... maafkan aku yah? aku tak bisa menyelematkan ayahmu, aku terlalu lemah! hiks ... hiks ... aku ... telah membuatmu merasakan luka dan rasa saki ini, aku tak berharap kau menerima permohonan maafku ... tapi hanya ini yang bisa kukatakan ... maaf.... " ujarnya dengan rasa sakit, penyesalan dan rasa bersalah dalam hatinya.

Ren terkejut dengan apa yang baru dilihatnya, ia tak menyangka kalau kejadian itu sangat mengguncang bagus Ethan, dan ia juga tak menyangka kalau pria dingin, kalem, tega berwibawa semua yang kebalikan darinya itu....

ternyata memiliki hati selembut itu, namun selalu tertutup dengan sikap dinginnya yang layaknya es.

Kemudian ia menatap Theo penuh harap, berharap anak itu memaafkannya karena itu juga bukan salah Ethan! semuanya takdir! tapi jawaban Theo benar-benar di luar dugaannya....

Theo mendekat pada Ethan lalu mendorongnya dengan satu tangannya yaitu yang kanan, karena yang kiri masih terbalik perban efek luka cakaran yang diterimanya kemarin, Ethan tersungkur lalu anak itu bergerak di depan wajahnya....

"Iya! semua ini salahmu! bukankah kau seorang penyelamatan?! saviour kan?! tapi kenapa kau bisa gagal saat menyelamatkan ayahku?! bahkan aku juga saat itu hampir ikut mati juga jika saja rekan-rekanmu tak datang! sebenarnya apa yang bisa dilakukan Sang Armor Saviour?! Armor Saviour Vanguard hanyalah omong kosong! " anak itu pun berlari meninggalkan tempat itu.

" Theo! " teriak Ren tapi anak itu menghiraukannya dan terus berlari pergi dari sana, Ren jadi dilema untuk menenangkan Ren atau mengejar Theo dulu? tapi jika ia tak mengejar Theo ia akan kehilangan jejaknya! ia juga takut terjadi sesuatu yang buruk pada anak itu ... ia pun memilih untuk berlari juga mengejar Theo.

Sementara Ethan diam tak bergeming di sana, tangannya yang bergetar itu mengepal erat, ia merasa kesal karena kegagalannya..

...*****************...

Sementara itu, Jennie tengah mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi, terlihat raut wajahnya amat serius....

Drrrt!

Drrrt!

Suara telepon membuatnya langsung menoleh pada benda pipih itu, ia pun langsung menaruh benda itu di tatakan ponsel yang ada di mobilnya agar ponselnya tetap bisa berdiri tanpa harus dipegang.

Dilihat nama yang memanggilnya adalah "Ren" ia pun menggesek ikon telepon berwarna hijau itu dan langsung fokus menyetir tanpa memegang ponsel itu yang ia taruh di tatakan.

"Halo? apa ini benar Jennie? " suara Ren dari seberang sana, sepertinya ia benar-benar melakukan apa yang sudah diperingatkan oleh Jennie dan yang lainnya agar bisa mengendalikan kepanikan dan bertanya dulu saat telepon diangkat seseorang, karena bisa jadi itu orang lain, Jennie pun tersenyum simpul dan menjawab....

"Ya! Ren ... kau sudah memperbaiki sikapmu saat menelepon yah? " Jennie terkekeh kecil.

"ya ... agar kejadian seperti kemarin tidak terulang lagi ... tapi ada yang lebih penting lagi! Ethan tiba-tiba datang ke tempat ini! " suara Ren dari seberang sana.

Jennie menghela nafas "Sudah kuduga..... " ujarnya kemudian ia bertanya " lalu apa yang dia lakukan di sana? "

"Dia meminta maaf pada Theo, ia terlihat sangat merasa bersalah dan menyesal padahal itu bukanlah kesalahannya ... dan hal itu membuat aku menyadari ... hati Ethan sebenarnya sangat lembut.... "

"Tapi sayangnya, Theo malah menyalahkan Ethan lalu pergi dari gedung pengungsian, sekarang aku melihat ia tengah termenung di tengah hutan, aku akan membujuknya, tapi aku menelepon mu dulu sebelum mendekatinya.... "

"Tapi sepertinya Ethan tak baik-baik saja, sayangnya aku harus mengejar Theo, bisakah kau menenangkannya jika sudah datang ke sini? " tanya Ren.

Jennie merasa sedih mendengar penjelasan Ren itu, tapi ia kembali fokus dan menjawab "Tentu"

...********************...

Sementara itu, Ren memandangi Theo yang tengah duduk terdiam di salah satu baru besar di tengah hutan itu, ia pun perlahan mendekat tapi baru beberapa langkah saja Theo sudah menyadarinya.

"Ada apa lagi? mau membujuk ku? tidak akan berguna karena aku bukan anak kecil yang bodoh! " ujarnya padahal Ren baru beberapa langkah, melihat itu Ren tetap mendekat lalu ia pun teringat akan sesuatu dan sepertinya akan menceritakan hal itu pada Theo....

"Mau dengar sebuah kisah? " tanya pada anak kecil di hadapannya.

"Kisah apa? dongeng? aku bukan anak Tk, aku tak bodoh!" jawabnya karena anak itu sebenarnya berumur 10 tahun itulah mengapa Theo amat cerdas karena umurnya yang tak terlalu kecil juga.

Ren tersenyum simpul ia tertawa pelan "pffft, kamu memang cerdas, tapi tenang saja tentunya bukan dongeng.... "

ia pun melanjutkan kalimatnya dan terlihat ada perubahan mimik wajah bibirnya memang tersenyum tapi matanya agak sendu "Tapi kisah nyata dari 10 tahun yang lalu.... "

Theo memandangnya benak anak itu tengah berpikir, 10 tahun yang lalu? bukankah itu saat makhluk aberasi pertama kali muncul? sebelum para makhluk itu dikurung oleh perisai magnetik namun lepas 10 tahun kemudian yaitu di masa sekarang.

"kisahku pada 10 tahun yang lalu? " tanyanya.

"10 tahun yang lalu? " tanya Theo, namun

Theo entah mengapa mengangguk, padahal dia tidak akan terpengaruh oleh cerita-cerita seperti itu, entahlah ... mungkin karena ini kisah nyata?

-

-

-

Bersambung....

1
SATURNUS MV
hai aku kembali lagi setelah sekian satu abad :)
Sarah: Enggak selama itu juga kokk 😄
total 1 replies
udah lama ga baca novel adikku yg manis ini. masih ada lanjutannya atau stuck disini?
Sarah: Ok, thankyou 👍
total 10 replies
SATURNUS MV
maaf ya telat baca, lagi nyibukin cerita sendiri /Slight/
Sarah: Gak apa-apa, no problem 😁. Aku ada niat mau publish cerita baru juga bulan ini (semoga bisa bulan ini) yang menjadi salah satu alasan kenapa Armor Saviour lama upnya ya karena draftku ada sekitar 3 selain Armor Saviour. Jadi emang ada cerita yang lagi ditulis juga, makanya... gitu deh. Belum lagi Armor Saviour 'kan namanya cerita tokusatsu, pasti berat 'kan ceritanya. Ditambah namanya genre action jadi harus nambahin action pertarungan juga. Belum juga tugas yang Berdatangan 🙂
total 1 replies
SATURNUS MV
mereka berdua ikonik bgt, alasan aku suka sama mereka 🤭
Sarah: Ya, di Kamen Rider pun belum pernah ada yang Secondary sama Thirdnya saudara 😆. Ini juga pas awal nyari ide kepikiran tiba-tiba 😁. Jujur aja cerita Armor Saviour ini banyak konsep awal yang diubah, nanti kalau dah tamat aku mau bikin bab pengumuman yang sebenarnya bukan pengumuman aslinya, tapi konsep awal Armor Saviour dan dibalik layarnya. Apa aja ya diubah, pasti bakal kaget kalau tau apa aja konsep awalnya 😆.
total 1 replies
SATURNUS MV
wah akhirnya ken kembali 👐
Sarah: Mungkin maksudnya "Ren" kali, typo yah? 😆. Tapi dia kembali dan langsung debut jadi Armor Saviour baru. Third Saviour dari seri ini 😁. Armor Saviour Nemesis bukan lagi destroyer.

Nah, ini kalau soal wujudnya maaf yah gak beda jauh, cuma matanya aja yang nyala dan jadi merah. Soalnya ini 'kan ceritanya pake belt dan sistem yang sama, cuma bedanya Nemesis udah balik jadi baik lagi. Seperti wujud dan sistemnya yang sebarus. Makanya cuma beda di mata. Jadi awalnya Nemesis itu Armor Saviour dengan warna hitam dan mata merah seperti yang kita lihat sekarang, begitu pula dengan soundnya awalnya yang begitu. Cuma di kasih virus dan dirubah sistemnya, jadinya sound perubahan dan matanya berubah jadi hitam. Makanya pas virusnya udah pergi, Si Nemesis ini balik ke wujud sebenarnya, yaitu wujud Armor Saviour Nemesis yang baru ditunjukkan sekarang ke pembaca 😁.
total 1 replies
SATURNUS MV
aku pernah sih bikin cerita tentang Kamen rider gini, cuma aku hapus 🗿
Sarah: Kenapa emangnya? Karena kurang referensi karena belum nonton banyak Kamen Rider? Meski emang kalau nulis tentang rider gini ada aturannya sih.

1. Harus bisa nulis pertarungan yang seru dan keren.

2. Harus bisa menikmati pertarungan (action) baik secara nyata (live action) atau dalam novel dengan tulisan saja. (Kalau kakak yang udah dikasih pertarungan seru cuma malah bosen dan pengen cepetan beres pertarungannya... ya... gimana yah?😅)

3. Akan lebih baik kalau punya referensi dari teori yang pernah muncul juga. Kayak contohnya AI yang punya perasaan kayak Nemesis ini konsepnya sering dipake di cerita-cerita tokusatsu. Manusia yang bermutasi menjadi monster juga sama. Meski di sini nanya aberasi, beda sama mutasi... aberasi ini lebih ekstrim lagi perubahannya 🙂.
total 1 replies
SATURNUS MV
bagus nih kata-katanya 🤭
SATURNUS MV
ceritanya cukup dalem dan menyentuh hati. aku bisa ngerasain semua tokoh2 hidup
Sarah: Masa baru connect sih?! 😭
total 7 replies
SATURNUS MV
ngeselin bgt lu mike 😭
SATURNUS MV: iya masih
total 2 replies
SATURNUS MV
woy serius nih!!! canda mulu 😒
Sarah: Namanya juga rival lama, gak mungkin gak ada bumbu-bumbu lawak dan nyebelin pas ngobrol 🤭. Gak percaya? Coba lihat aja Juggles Juggler sama Gai Kurenai kalau lagi ketemu di series Ultraman Orb? 😅
total 1 replies
Sarah
Yaa, mohon typonya hiraukan saja karena nanti juga direvisi lagi beberapa saat setelah diup. Cuma masalahnya... Kemarin kuota abis, jadinya gak bisa revisi 🗿
SATURNUS MV
salam dulu kek main masuk² aja 😑
Sarah: Dia itu udah saking capeknya setelah muter-muter gedung TART yang seperti labirin saking luas dan banyaknya ruangannya Cheffia sudah lelah guys. Makanya dia ingin pencariannya cepat selesai dan gak nyasar-nyasar lagi. 😭🙏🏼
total 1 replies
SATURNUS MV
typo nya ampuuun 😭
SATURNUS MV
waduh 😱
SATURNUS MV
wah gak nyangka ternyata Ren Armor destroyer nemesis. makin menegangkan aja ceritanya.
Sarah: Iya aku tau. kan kubilang untungnya anda tidak ngaku-ngaku 😁
total 5 replies
SATURNUS MV
hinaan sih lebih tepatnya, ups~ /Shy/
Sarah: Sebenarya pujian, tapi karena terlalai jujur dan blak-blakan jadi cukup menohok juga 😁
total 1 replies
SATURNUS MV
untung gak diintip Ren and geng 😂
SATURNUS MV
kok aku yang malu ya?? 😅
SATURNUS MV: Ken disuapin Cheffla aku yang malu maksudnya. 😁
total 2 replies
SATURNUS MV
aw aw aw~ /Chuckle/
SATURNUS MV
itu Zephyr bukan ya? kayaknya bukan deh
SATURNUS MV: oke 👍🏻
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!