NovelToon NovelToon
Look at me, please

Look at me, please

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Misteri / Perjodohan
Popularitas:592.6k
Nilai: 5
Nama Author: gustinara

Ayah menjodohkanku dengan lelaki yang mengasuhku. Kita berpisah selama 18 tahun lamanya dan bertemu untuk dijodohkan. Namun sayang selama 18 tahun itu aku maupun dirinya sudah melakukan hal yang dilarang oleh tuhan.

Terpaksa aku menikah dengannya karena perjodohan ini, terlebih ayahku akan menerap di luar negeri untuk sementara. Bertujuan menghindar dari musuh-musuhnya dan membuat strategi rancangan bisnis baru yang lebih kokoh

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gustinara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#14 - UNGKAP GAGA

HALLO GUYS!😍

Jangan Lupa klik like dan jadikan novel ini favorite mu! 🖤

HAPPY READING

Nadine menyantap steak ayamnya potongan demi potongan. Ketika Gaga sudah menyelesaikan makanannya hingga bersih, Nadine baru makan setengah dari porsi yang ia pesan. Gaga menunggu makanan Nadine habis, sepertinya Nadine menyadari bahwa Gaga sedang sedikit gelisah membuat Nadine risih mendapati tatapan yang dingin padanya seolah menyuruhnya cepat-cepat menghabiskan sisa makanan di piringnya itu. Jujur dalam hati nadine, ia jadi tidak nafsu.

"Aku udah selesai.." ucap Nadine menyilangkan pisau dan garpu diatas piring. Gaga melihat makanan nadine masih tersisa banyak tapi Gaga tidak peduli itu bahkan sepertinya Gaga melihat Nadine yang sedari tadi memendam kekesalan karena sikapnya juga Gaga tidak memikirkan itu. Gaga langsung berdiri dan mengajak Nadine bergegas masuk kedalam mobilnya. Sungguh Nadine mulai kesal dengan sikapnya yang mood swing  itu.

Mereka masuk kedalam sebuah gedung apartement mewah, yap tak lain dan tak bukan itu adalah apartement pribadi Elsa. Elsa mengirim pesan singkat sebelumnya pada Gaga bahwa bila Gaga ingin menemuinya, temuilah di apartementnya. Gaga mengetuk pintu apartement yang terbuat dari sejenis besi licin itu. Elsa membukakan pintu dan menyuruh mereka masuk dan duduk di sofa. Nuansa megah menerapkan warna purple  itu dan lampu gantung di tengan ruangan membuat apartemen ini terlihat sangan berkelas. Nadine yang hanya kebingungan juga berfikir sangat keras maksud mereka berdua membawa Nadine kesini. Mungkin pergantian mood Gaga hari ini ada hubungannya.

"Jadi Gaga, kamu udah memutuskan? " ucap Elsa sembari tumpang kaki. Elsa juga tak kalah cantiknya dengan Nadine. Mukanya yang baby face juga perawakannya yang tinggi kurus dibaluti dress hitam yang menampilkan kaki jenjangnya dan lengannya yang indah.

Maksudnya memilih? Oh jadi aku pilihan begitu? Batin Nadine sedikit tak terima.

"Elsa. Dengan rasa hormat, aku kesini hanya tidak ingin ada masalah lagi denganmu. Aku kesini untuk memperlihatkan padamu tunanganku. Jadi bisakah kau mengakhiri semuanya? " ucap Gaga lantang.

"Begitukah?.." ucap Elsa sembari memutar-mutar ujung rambutnya yang panjang. "Aku akan berbicara sesuatu pada tunanganmu ini" disambung lagi oleh Elsa. Elsa menatap Nadine dengan tatapan ya tahu lah sangat sinis! Elsa berdiri dan mengisyaratkan juga lewat jarinya kepada Nadine untuk ikut berdiri. Mereka berhadapan seolah petir akan menyambar Nadine dengan amarah seorang Elsa.

plakkk

Elsa menampar Nadine lalu Gaga berdiri seolah kaget dan tidak percaya akan tndakan mantannya itu.

"Apa maksudmu? " ucap Nadine sembari memegangi pipinya yang terasa perih dan mulai memerah.

"Dasar kamu wanita penggoda! " teriak Elsa dengan mengepal tangannya seolah akan meninju muka Nadine tetapi pukulan itu dihentikan oleh Gaga yang memegangi tangan Elsa.

"Hentikan Elsa.." bentak Gaga

Dengan amarahnya Nadine melihat Elsa dengan tatapan kejam, ia menampar wanita itu dihadapan Gaga.

Plakkk

"Apa yang kamu lakukan Nadine! " ucap Gaga berteriak lebih keras. Lalu Gaga memeluk Elsa dan mengusap pipi Elsa padahal Nadine juga butuh elusan dan pelukannya.

"AKU SUDAH TIDAK PERAWAN OLEH GAGA! " ucap Elsa murka. Nadine terkejut dan membeku. Ia tak percaya dengan apa yang sedang menimpanya saat ini. Juga melihat Gaga yang mematung tetapi tetap memegangi badan Elsa yang mulai menangis. Nadine merasa dirinya tak dipedulikan oleh tunangannya itu, terlihat jelas matanya yang menatap Elsa khawatir juga tindakannya yang seolah lebih mementingkan mantannya ketimbang Nadine.

Tanpa berfikir panjang, Nadine langsung keluar dari apartemen itu dan pipinya sudah di banjiri dengan air mata. Ia berjalan cepat dan mulai berlari ke arah lift saat Gaga mencoba memanggilnya. Ia mengusap air matanya dan membenarkan rambut juga baju di lift. Mencoba mencari taxi online di ponselnya. Nadine kaluar kedepan gerbang apartemen itu, menunggu taxi online tiba, sedangkan Gaga tidak mengejar Nadine selangkahpun.

Nadine masuk kedalam mobil hitam dengan plat nomor yang sama seperti yang tertera di aplikasi.

"Sesuai aplikasi ya pak!" ucap Nadine lirih seraya menunjukan tujuannya.

Diperjalanan Nadine membisu, yang menjadi fikirannya pusing itu bukan masalah Gaga pernah memerawani Elsa, tetapi Gaga seperti sama sekali tidak akan pernah berkata apapun seolah ingin menutup kebenaran itu dan Nadine merasa pernikahan yang ia anggap suci, hanya dipermainkan oleh Gaga karena ia sedang patah hati.

Nadine turun di depan apartemen yang tak kalah mewahnya dari apartemen Elsa, ia menelfon seseorang.

"Gue depan apart lo. " ucap Nadine

"Hah? Seriously? " ucap wanita disebrang sana.

"Cepatlah ke lobi, aku gak bawa kartu jadi gak punya hak untuk menggunakan lift. " ucap Nadine lalu masuk ke apartemen mewah itu.

Nadine duduk di sofa dan tak lama wanita yang ia kenal menghampirinya dan Nadine berdiri lalu memeluk teman dekatnya itu.

"Nadine.. i miss u so much! " ucap Mella.

"Me too.." ucap nadine yang membalas erat pelukan teman dekatnya.

Mereka masuk ke lift dan lift ini mengantar mereka ke lantai 27.

🦋🦋🦋

"Nad. Tunggu, are you okay?" Ucap Meli sembari melihat wajah Nadine yang hanya sebelah kiri yang merah. Nadine tersenyum, Mella membungkan mulutnya karena terkejut.

"Lo menjadi preman lagi Nad? " ucap Mella yang masih terlihat shock

"Ada orang yang nampar gue "

"Siapa? "

"Mantan pacar tunangan gue. " ucap Nadine secara terbuka. Nadine selalu open pada teman-teman dekatnya itu. hanya Luna, Zahwa dan Mela yang tahu semua masalalu Nadine.

"Hah kok bisa? "

"Gatau deh. Gue males bahas. Gue nginep sini yak besok sore gue pulang. Besok pagi anterin gue juga ke homecare." Ucap Nadine. Mella mengangguk seolah mengiyakan permintaan temannya itu.

🦋🦋🦋

Elsa terus menangis dan menangis, memeluk Gaga yang sedari tari mengelus-elus pipinya. Elsa merasa bahwa dirinya tidak akan dilawan oleh Nadine, tetapi Elsa salah! Nadine wanita yang lumayan berani.

Gaga menggiring Elsa untuk duduk lagi di sofa, Gaga masih dengan lekatan tubuh Elsa dan ia kini mengelus rambut wanitanya itu.

"Tenanglah Elsa.." ucap Gaga

"Bagaimana aku bisa tenang, orang yang aku cintai akan menikah dengan wanita lain! " ucap Elsa disertai isak tangis.

Gaga hanya diam dan lama kelamaan Elsa berhenti menangis dan ternyata ia tertidur. Gaga membaringkan badan seorang model itu di sofa dengan hati-hati. Lalu Gaga teringat Nadine, ia langsung mengodoh saku nya dan mengambil ponsel. Mencoba menelfon Nadine tapi Nadine tidak mengangkat. Akhirnya Gaga mengirim pesan.

[kamu dimana? Bila dalam 24 jam dari sekarang kamu tidak balas, aku akan lapor polisi. - Gaga ]

[tenang saja kak, aku aman dan baik-baik saja. Bila kamu ingin kembali ke Bandung, kembalilah. Aku akan disini. - Nadine ]

[kamu dimana? - Gaga ]

[aku sudah kabari ayah, aku akan di Jakarta. Tenang saja aku tidak akan mengadu apapun tentang kejadian ini ☺️ - Nadine ]

Gaga membaca pesan itu seolah Nadine sekarang mencoba sedang mengerti keadaannya. Yap Nadine memang selalu positif thinking, apalagi itu berkaitan dengan masalalu nya Gaga ia tidak mau terlalu peduli. Ia hanya ingin Gaga menyelesaikan langsung dengan cepat masalahnya. Dan bila memang semakin tidak memungkinkan untuk mereka menikah, Nadine berniat untuk membatalkan pernikahannya.

"Nad lo gakan mandi?" Ucap Mela.

"Iya mau, pinjem baju yah. "

"Iye, maskeran yuk."

"Gue mandi dulu" ucap nadine lalu berlalu kekamar mandi.

Merekapun menghabiskan sore hingga malam dengan we time karena kalau me time, nadine tidak sendirian. Bercerita juga minum dan makan makanan ringan hingga berat yang mereka pesan.

1
copai
Ya Allah thooor....
Elvina Aryanto: ..............
total 1 replies
copai
Maaf diterima!
Wkwkwk... semangat thor
clraqueen
thor kok g bisadbuka
Ririn
udah 2 kali baca nih, Kakak Author kapan up lagi?

di tunggu next up nya
nino
thor kpn lanjut
Dewi Fuzi
ya iyalah mna ada perempuan yg gak sakit hati d bilang kayak gitu kan dari awal dia udah Jujur dan kamu nerima to kok udah jd msh terus d ungkit lagi kan jd nyesek Nadin nya
Nurul Hidayati
mo d lanjutin g sie
Ririn
Kak Author kapan up lagi?
Listiana Ngawi
yang habis blm ada lanjutannya
Listiana Ngawi
semangat kakk....
Listiana Ngawi
aq juga penasaran siapa dalangnya ...apa mantan gaga ya
Listiana Ngawi
ikut nangis aq 😅😅
Listiana Ngawi
hebab tu Nadine gak salah kalau latian terus 😘😘Gaga manis deh
Listiana Ngawi
wahh...siapa tu...nadine ngeyel sih pergi sendiri
Listiana Ngawi
gaga jahat bgt ...udh diselingkuhi msh aja di bela...sebel deh
Lanny Tan
Keren kak ceritanya...

Mampir juga ya ke karyaku HARD TO SAY GOODBYE

Thx all...
Listiana Ngawi
yah masih punya pacar ya si Gaga
Listiana Ngawi
baru sadar kalau Nadine ini teman Luna di cerita satunya ...aq suka kalau ceritanya berhubungan gini
her@shofa
msh nunggu kelanjutannya thor
Reni Toserba Azra
gantung deh ceritanya... di tunggu kelanjutannya 😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!