NovelToon NovelToon
Love Sign

Love Sign

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:101.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nurwahidah Bi

Teruntuk kau yang terlambat mengatakan cinta.

Aku di sini, di tempat tanda cinta berada.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurwahidah Bi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 13: The Clue (1)

Soo Yi menatap bodoh, ia mulai kesulitan membaca arah pembicaraan ini. "Penerbangan itu dialihkan ke New Zealand! Benar 'kan Sun Woo?"

"Iya, hari itu dia bilang penerbangannya ke New Zealand!"

"Saat kau mengantarnya hari itu, apa kau menemuinya secara diam-diam?" sidik Min Joon. Sun Woo menggeleng pasti, karena seingatnya ia bertemu Jin Hee beberapa belas menit sebelum mereka berangkat. "Lalu siapa pria yang dilihat Han Jung Woo?" ucap Min Joon menerka, "kita temui Jung Woo!" timpalnya beranjak dari tempat duduk itu.

"Baiklah kalau begitu," ucap Sun Woo ikut. Min Joon menarik lengan Soo Yi agar berdiri dan mengajaknya bersama mereka.

Soo Yi pasti cukup tertekan. Para pencari ada di sini, dan yang dicari adalah seseorang yang pernah coba disakitinya. Soo Yi hanya mengikuti mereka dalam diam, tak banyak melawan dan tak mampu bicara.

Entah apa yang merasuki dua sahabat ini? Jin Hee, sudah jelas dialah alasan utama, sehingga Sun Woo dan Min Joon mulai bermain detektif-detektifan seperti ini.

***

Mereka menuju hotel tempat Jin Hee pernah bekerja, Min Joon terus berpikir siapa orang yang mirip Sun Woo hari itu. Ketiganya pun sampai di hotel, Sun Woo terdiam melihat tempat ini. Ia masih ingat pasti, bagaimana Jin Hee begitu sedih saat meninggalkan hotel.

Soo Yi mulai panik, Min Joon menembaki Soo Yi dengan pertanyaan yang membuatnya ingin terjun ke toilet, "Kau mau ke mana? Kenapa kau terlihat ketakutan? Apa kau kenal Han Jung Woo?"

"Tidak!" jawabnya tak beralasan.

"Hari itu kau datang kemari kan?" lanjut Min Joon.

"Tidak! Aku datang beberapa hari sebelumnya, itu hanya untuk melihat wanita seperti apa Lim Jin Hee, wanita seperti apa yang sudah aku hubungi selama ini. Tidak lebih dari itu," ungkapnya jujur.

"Baiklah kalau begitu, ikut aku! Kau tidak perlu takut!" pinta Min Joon, Soo Yi mengiyakan dengan gerakan halus dari kepalanya; mengangguk.

"Permisi, apa Han Jung Woo bekerja hari ini?" tanya Min Joon pada rekan Jung Woo yang berdiri di depan sebuah pintu.

"Han Jung Woo? Bagian penerima tamu?" tanya rekannya.

"Maaf? Hari ini Han Jung Woo tidak bekerja!" ungkap rekannya yang lain.

"Apa? Kalau begitu, bolehkah kau berikan alamat rumahnya?" tanya Min Joon.

Usai perdebatan cukup panjang, Min Joon berhasil mendapatkan alamat rumah Jung Woo dan dengan begitu mereka bisa mengkonfirmasi kesaksian Soo Yi dan Jung Woo.

Min Joon meminta Sun Woo untuk mengantar Soo Yi pulang menggunakan Van milik Jung Hee yang mereka pinjam sebelumnya, dan Min Joon memutuskan untuk mencari Han Jung Woo sendirian menaiki kereta.

***

Airport, 21 November 2011.

Bandara tampak sangat ramah, Kim Hyu Ri menunggu kedatangan seseorang. Orang itu terlihat dikerumunan banyak orang dan melambai ke arah Hyu Ri.

"Kenapa kau yang menjemputku?"

"Tuan Kim bilang kau akan langsung bekerja, sebab itu aku datang menjemputmu," jawab Hyu Ri berjalan perlahan mendahuluinya.

"Bekerja pada siapa? Untuk apa?" tanya Min Joon, namun hanya kebisuan yang dibalas oleh Kim Hyu Ri.

Saat perjalanan menuju kantor, Min Joon mulai berpikir tentang mobil yang mereka tumpangi ini. Membuat hati Min Joon bertanya-tanya, karena jalan yang sedang dilalui ini berbeda dengan arah ke kantornya.

"Kim Hyu Ri kita akan pergi ke mana?"

"Kau ikut saja!" tukasnya.

"Bukankah ini menuju kantor ayahku?" tanya Min Joon dan Kim Hyu Ri hanya mengangguk tanpa suara.

"Kau!" marahnya. Tapi, Hyu Ri tetap saja diam.

***

Mereka pun tiba di tempat itu, tempat yang tak ingin lagi ia datangi. Tanpa basa-basi Min Joon meninggalkan Hyu Ri dan masuk ke dalam kantor ayahnya.

"Apa rencanamu? Aku sangat lelah hari ini! Kenapa kau melakukan ini?" serang Min Joon saat melihat sang ayah.

"Ada kabar buruk!"

"Apa?"

"Lim Sun Woo menghilang!"

"Apa maksud ayah?"

"Dia pergi membawa Jin Hee, mungkin karena permintaanku waktu itu?" ungkap ayahnya terdengar skeptis.

"Apa maksud ayah? Kami berdua baik-baik saja! Mana mungkin Jin Hee pergi!" tanya Min Joon tak percaya.

"Min Joon ...."

Dia mengabaikan panggilan ayahnya dan lekas menghubungi kakak-beradik itu. Tetapi tak ada tanda-tanda mereka mengangkat telepon.

"Lihat? Tak ada jawaban, apa yang kau harapkan dari mereka?"

Min Joon teringat tentang usahanya dalam beberapa hari ini. Sebenarnya, sudah beberapa hari ini ia kehilangan kontak dengan Jin Hee ataupun Sun Woo. Apa ini ada hubungannya dengan Jin Hee yang menghilang?

"Darimana ayah tahu jika Sun Woo menghilang?" tanya Min Joon mendekati ayahnya yang berdiri di sisi jendela.

"Lee Dong Soo!"

"Lalu ke mana mereka?"

"Mana aku tahu? Kau saja tidak dihubungi, apalagi aku!" ingkarnya.

"Bukankah yang selalu membuat masalah dengan keluarga Jin Hee adalah ayah? Bagaimana bisa kau tidak tahu apa-apa?"

"Aku benar-benar tidak tahu. Mungkin saja Jin Hee sudah menyadari bahwa dia tidak bisa menjadi istri seorang penerus perusahaan ini. Bukankah kau tidak akan pernah bisa menjadi pewarisku?"

"Ayah!"

"Sudah kubilang dia dan Sun Woo ingin balas dendam saja. Mungkin saja mereka sudah tahu apa yang terjadi dulu," lanjutnya kesal.

"Jin Hee bukan orang yang seperti itu ayah! Harus berapa kali kukatakan padamu, bahwa Jin Hee adalah perempuan baik-baik," sangkalnya.

"Lalu menurutmu kenapa dia pergi?" Ayahnya mempertanyakan kekuatan kepercayaan Min Joon.

"Mungkin saja kau pelakunya? Kau yang meminta dia pergi!" jawab Min Joon yakin dengan ucapannya.

"Ya, baiklah! Anggap saja aku yang melakukannya. Tapi lihat, aku bahkan kehilangan jejaknya!"

"Tapi, Ayah?"

"Percayalah kepadaku. Jika dia sangat mencintaimu, dia akan segera menghubungimu. Sama seperti mantan–mantan kekasihmu yang dulu."

"Jadi, menurutmu dia pergi karena dia sudah lelah denganku? Tapi, kenapa? Apa hal yang bisa membuatnya bosan, lelah atau tidak menyukaiku lagi?" tanya Min Joon mulai bimbang.

"Anakku, terkadang wanita itu seperti racun. Saat kau mencintainya dia akan menusukmu dari belakang, jika dia tidak menghubungi, kumohon lupakan Lim Jin Hee. Lanjutkan Hidupmu! Bahagiakan orang tuamu," ungkap ayahnya pergi meninggalkan Min Joon begitu saja.

***

Tiga bulan sudah Jin Hee menghilang dari peradaban. Selama tiga bulan itu Min Joon tidak mencari Jin Hee. Tapi, ada rasa yang kurang di dalam hatinya. Dia butuh kejelasan, kenapa ini terjadi? Bahkan Sun Woo pun menghilang.

***

Akhirnya, setelah enan bulan barulah ia menyadari bahwa Jin Hee benar-benar menghilang. Min Joon pun baru mencoba untuj mencari Jin Hee, dia berpura-pura mengabaikan Jin Hee di depan kedua orang tuanya.

Bertengkar sedikit saja, Min Joon akan segera kabur dari rumah. Hingga akhirnya pada satu ketika, Min Joon meninggalkan rumah selama lima bulan.

Membuat lahirlah perjanjian itu, 'Min Joon akan kembali ke rumah orang tuanya asalkan sang ayah memberikan akses penuh padanya untuk mencari Jin Hee yang hilang ditelan bumi.'

***

Bersambung

1
Eka Suryati
Wanita yang tetap memiliki sisi lembut dan feminim
Eka Suryati
Sepeetinya seru
cerita yg menarik karena kekuatannya ada pada kata2 yg indah
Eka Suryati
Kata2nya puitis
Oshin
cerita yg unik
Nada Cika Cika
.......
Jalanyang Luruss
Masih berharap ada extra partnya sayang author sibuk banget yak kayanya
Kak Mira Diki
ceritanya bagus ya, rapi banget
Nurwahidah Bi
upp
Nurwahidah Bi
up
Nurwahidah Bi
upp
Nurwahidah Bi
up
Nurwahidah Bi
upp
Nurwahidah Bi
up
Nurwahidah Bi
upp
Nurwahidah Bi
up
Nurwahidah Bi
upp
Nurwahidah Bi
up
Sukma Wati
Kak bi.......
Dewi Suci
Next
Dewi Suci
Helo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!