NovelToon NovelToon
Sistem Pager Iblis

Sistem Pager Iblis

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:261
Nilai: 5
Nama Author: Sugesti

Ketika keluarganya hancur dihantam utang dan kehancuran finansial, Lin Fan tidak sengaja menemukan gulungan lontar tua milik leluhurnya yang tersembunyi di sudut rumahnya di desa terpencil. Gulungan itu membuka akses ke sebuah ritual terlarang yang membangkitkan entitas misterius bernama [Sistem Pagar Iblis], sebuah kekuatan kuno yang menuntut bayaran mahal untuk setiap keuntungan finansial dan perlindungan yang ditawarkannya. Demi menyelamatkan keluarganya dari ancaman orang-orang licik di sekitarnya, Lin Fan terpaksa melangkah ke dalam kegelapan, tanpa menyadari bahwa setiap keputusan yang ia ambil mulai mengubah dirinya dan membahayakan nyawa orang-orang yang berusaha ia lindungi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sugesti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 13: Teman Masa Kecil, Chen Meng

Sinar matahari siang memancar terik di atas jalanan tanah Desa Sungai Hitam.

Lin Fan melangkah menyusuri tepian sungai kecil yang mengalir jernih di batas selatan desa.

Pikirannya masih dipenuhi oleh rentetan fakta sejarah yang baru saja diungkapkan oleh Kakek Feng.

Empat belas hari menuju Gerhana Bulan Merah...

Waktu yang tersisa terasa sangat singkat untuk memperkuat [Pagar Perlindungan Rumah] dari Tahap 2 menuju Tahap Utama.

Sfx: Krasak... Krasak...

Suara langkah kaki dari balik semak-semak bambu di pinggir sungai mengejutkan Lin Fan.

Ia menghentikan langkahnya dan memiringkan badannya secara refleks.

Melalui penglihatannya, fitur *Mata Iblis* secara otomatis menganalisis sosok yang melangkah mendekatinya.

[Nama: Chen Meng]

[Status: Teman Masa Kecil / Mahasiswi Kota]

[Tingkat Niat Buruk: 0% (Khawatir / Membawa Informasi)]

[Keterangan: Mencari Lin Fan Untuk Menyampaikan Informasi Penting]

Chen Meng keluar dari celah rimbunnya pohon bambu. Ia mengenakan celana jeans biru dan kemeja santai bergaris.

Wajahnya tampak agak pucat, namun tatapan matanya tidak lagi dipenuhi oleh rasa takut histeris seperti semalam saat berada di Hutan Terlarang.

"Lin Fan," sapa Chen Meng pelan sambil menghentikan langkahnya tiga meter di depan Lin Fan.

"Chen Meng? Sedang apa kamu di sini?" tanya Lin Fan berusaha bersikap biasa.

Chen Meng melirik ke sekeliling tepian sungai yang sepi, memastikan tidak ada orang lain yang berada di dekat mereka.

Ia lalu merogoh tas pundaknya dan mengeluarkan sebuah dokumen tebal berlipat serta ponsel pintarnya.

"Aku mencarimu dari tadi," kata Chen Meng sambil melangkah mendekat.

"Setelah apa yang terjadi semalam... aku tidak bisa tidur tenang. Aku menghubungi beberapa teman kuliahku di kota yang bekerja di dinas tata kota dan kepolisian," lanjutnya dengan suara direndahkan.

Lin Fan mengerutkan dahinya heran. "Teman kuliahmu di kota? Untuk apa?"

Chen Meng menyodorkan ponselnya yang menampilkan sebuah berkas data digital digital berformat pdf.

"Tentang Tuan Tanah Li dan alasan sebenarnya kenapa dia begitu terobsesi merebut tanah rumah keluargamu," kata Chen Meng tegas.

Lin Fan menyambar ponsel tersebut dan membaca baris-baris dokumen di layarnya.

Mata Lin Fan membelalak lebar.

Dokumen itu berisi peta proyek pembangunan kawasan industri dan pertambangan batu skala besar yang direncanakan oleh konsorsium perusahaan kota!

Dan lokasi tepat pusat pembangunan jalan utama proyek tersebut... berada di atas tanah leluhur keluarga Lin dan area Hutan Terlarang!

"Tuan Tanah Li ternyata sudah menandatangani kontrak rahasia dengan investor kota sejak enam bulan lalu," jelas Chen Meng cepat.

"Dia berjanji akan meratakan seluruh area tanah keluargamu dan membuka akses jalan ke dalam Hutan Terlarang untuk proyek pertambangan tersebut dengan imbalan puluhan miliar Yuan!"

Lin Fan mengepalkan tangannya rapat-rapat hingga buku-buku jarinya memutih.

Ternyata keserakahan manusia dan ancaman gaib dari Hutan Terlarang saling terikat satu sama lain!

Jika Tuan Tanah Li meratakan rumah keluarga Lin untuk proyek pertambangan, maka segel [Pagar Iblis] yang dibangun oleh kakek buyutnya akan hancur total, membiarkan entitas jahat dari Hutan Terlarang memusnahkan siapapun yang berada di sekitarnya.

"Tuan Tanah Li memang sudah tidak bisa bergerak akibat teror ghaib semalam," lanjut Chen Meng cemas.

"Tapi masalahnya, investor kota yang menyokong Tuan Tanah Li tidak tahu apa-apa tentang hal ghaib itu. Mereka hanya tahu proyek ini tertunda, dan mereka mengirimkan tim penertiban sendiri dari kota!"

Lin Fan menatap Chen Meng dengan pandangan tak percaya.

Gadis ini, meskipun sempat sangat ketakutan setelah melihat pengorbanan darah semalam, ternyata menghabiskan seluruh malamnya untuk menggali informasi penting ini demi membantunya.

"Chen Meng... kenapa kamu sampai sejauh ini membantuku?" tanya Lin Fan dengan nada suara yang melunak.

Chen Meng memalingkan wajahnya sedikit ke arah aliran air sungai, pipinya memerah samar.

"Aku sudah bilang kan? Kita tumbuh bersama sejak kecil," sahut Chen Meng pelan namun mantap.

"Aku tidak bisa membiarkanmu menghadapi orang-orang jahat itu sendirian... apalagi setelah aku tahu betapa berat beban yang harus kamu tanggung untuk melindungi keluargamu."

Lin Fan tersenyum tipis, rasa hangat mengalir di dadanya.

Kehadiran Chen Meng membuat Lin Fan merasa tidak lagi bertarung sendirian di tengah kegelapan ini.

"Terima kasih, Chen Meng. Informasi ini sangat berarti bagiku," kata Lin Fan tulus.

Sfx: Bzzzzzt!

Tiba-tiba, sebuah sentakan hawa dingin yang sangat tajam menghantam tengkuk Lin Fan.

Layar transparan dari [Sistem Pagar Iblis] mendadak muncul meledak di depan penglihatannya, memancarkan warna merah menyala yang berkedip secara liar!

Sfx: Ting! Ting! Ting!

Suara peringatan darurat sistem membahana langsung di dalam kepala Lin Fan.

[Peringatan Ancaman Tingkat Tinggi!]

[Radar Wilayah Mendeteksi Kemunculan Entitas Luar Dalam Jarak 250 Meter]

[Identifikasi Subjek: Organisasi 'Pemburu Kegelapan' / Penyihir Hitam Suruhan Investor Kota]

[Jumlah Ancaman: 2 Manusia Berenergi Gaib / 1 Entitas Roh Pelindung]

[Arah: Gerbang Masuk Desa Bagian Barat]

[Tujuan: Menghancurkan Segel Pagar Perlindungan Rumah Keluarga Lin]

Lin Fan tersentak kaget, matanya melempar pandangan lurus ke arah gerbang barat desa.

Di peta mini radarnya, dua titik merah berukuran sangat besar berdenyut cepat, dikelilingi oleh aura hitam pekat yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

"Ada apa, Lin Fan? Wajahmu mendadak pucat sekali?" tanya Chen Meng panik melihat perubahan drastis pada raut muka Lin Fan.

"Mereka sudah datang..." bisik Lin Fan dingin.

"Siapa yang datang?" tanya Chen Meng bingung.

"Orang-orang dari kota... investor itu mengirim praktisi ilmu hitam untuk menghancurkan rumahku," jawab Lin Fan tegas.

Lin Fan memegang kedua bahu Chen Meng, menatap mata gadis itu dengan sangat serius.

"Chen Meng, dengarkan aku. Kamu harus segera kembali ke rumahmu sekarang juga, kunci pintu dan jangan keluar sampai aku menyuruhmu!" perintah Lin Fan.

"Tapi Lin Fan—"

"Tidak ada tapi! Kali ini lawannya bukan sekadar preman pasar seperti Zhao Qiang, ini sangat berbahaya!" potong Lin Fan keras.

Chen Meng melihat ketegangan yang belum pernah ia lihat sebelumnya di mata Lin Fan.

Gadis itu sadar bahwa dirinya hanya akan menjadi beban jika nekat ikut ke lokasi pertarungan.

"Baiklah... aku mengerti! Tapi janjilah kamu harus kembali dengan selamat, Fan!" seru Chen Meng khawatir.

"Aku janji. Pergilah sekarang!" tegas Lin Fan.

Chen Meng membalikkan badan dan berlari kencang menyusuri jalan setapak pinggir sungai menuju pemukiman desa.

Lin Fan mematung sejenak, mengawasi Chen Meng sampai gadis itu menghilang di belokan jalan.

Ia kemudian merogoh tas selempangnya, memegang erat gulungan serat lontar tua milik kakek buyutnya.

Tanda luka bakar lingkaran di telapak tangan kanannya menyala memancarkan cahaya keemasan yang tajam.

"Kalian pikir bisa menghancurkan rumahku dengan ilmu hitam kota?" geram Lin Fan dingin.

Dengan langkah cepat dan mantap, Lin Fan membalikkan badan dan melangkah menerjang jalanan menuju ke gerbang barat desa untuk menyambut ancaman baru tersebut.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!