Nanda ananta andreansyah seseorang polos lugu ,cupu penampilan yang begitu cupu siapa pun pasti akan membully nya , namun jangan salah sangka dia adalah anak orang terkaya di dunia namun dia selalu mengabaikan ibu nya dan ayah nya demi mengejar cinta nya dari seseorang bernama ,
Xavier Alexander seorang dingin, irit bicara,dan ketua geng motor arlon orang yang di sukai oleh Nanda , namun dia sangat acuh dan selalu memaki nya karena dengan begitu Nanda pasti akan berhenti untuk mengejar nya pikiran nya
namun salah bukanya berhenti tapi Nanda masih mendekati terus menerus nya meskipun pernah di Katai dan di maki namun suatu hari dia sangat lelah dan tidak percaya memang dirinya sudah terbiasa dengan maki" namun knp ini rasanya sakit banget
pada akhirnya dia ketabrak mobil
" Xavier aku mencintaimu selamat tinggal " ucap Nanda dan menutup mata nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon author Rhs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 13
ok. lanjut kejadian nanda, fira dan pak. mattis,
mata nanda dan fira terkejut dan membola mata saat melihat, pak guru botak reflek mangga yang digigit jatuh dan mengenai kepala fira
duk
" haduh apaan tuh tadi " ucap fira saat kepala nya rasa ditimpuk melihat ada biji mangga yang disamping dan menatap pelaku yang diatas sedang menyengir dan gerakan tangan minta maaf,
"etdah gini amat nasib gw dari tadi, jadi korban nada terus " batin fira
EKHEM
suara berdehem meningkat membuat mereka terkejut, begitu pun nanda dan langsung jatuh, ditubuh fira
double kill, tadi kena mangga sekarang kena orang nya, mana berat lagi
" eh maap maap " ucap annda dengan segera bangun ditubuh fira dan menolong, sedangkan fira menatap kesal kepada nanda melupakan keberadaan guru botak,
EKHEM
suara berdehem keras lagi mengalihkan pandangan nanda, fira
"kenapa pak batuk ya "
" minum komik pak, itu obat nya manjur apa lagi komik yang ijo tuh, rasanya ngak pahit "
"iya tuh pak "
Ucap nanda dan karin dengan polos atau mengalihkan perbicaraan,
Membuat pak mattis kesal
" ngapain kalian hah disini, ini udah waktunya masuk. jam. sekolah malah berkeliaran luar " ucap pak mattis dengan menekan dan rasa kesal
"hehehe maaf pak tadi, kita lihat mangga ada yang mateng sama yang menta-ucap nanda terpotong oleh guru botak
" ya terus apa urusan nya masuk kelas sama mangga mateng hah " ucap pak mattis kesal menatap nanda
" kan jadi ngiler pak " ucap fira sontak membuat pak mattis menatap fira
" ngidam kamu, jangan bilang kamu hamis "
"hamil.pak bukan hamis " ucap nanda mengoreksi kata salah gurunya
" halah sama aja "
" beda dong pak hamil huruf terakhir L bukan s pak "
" jawab aja terus nanda bapak, lemparin sepatu juga nih lama lama "
. . " lah pak kok saya dimarahin kan daya niat mau mengoreksi saat kata bapak salah "
" argghh udahlah ngomong sama kamu bikin kesel "
"sekarang cepat masuk "
" pak. mau ikut rujakan ngak, enak pak beneran ngak mau? " ucap fira dengan sengaja biar ngak disuruh masuk kelas,
" eh ngajakin ngak bener ya kamu fira, ngak bapak ngak. mau sekarang juga masuk kelas cepat sebelum bapak lempar nih sepatu " ucap pak mattis dengan ancang-ancang sudah melepaskan sepatu dan bersiap melemparkan kemurid
"ditambah belimbing, dodongsem, mangga kecut, sambel pedas manis, uh enak tuh kayak nya " ucap nanda
Sontak membuat mereka terdiam., begitu pun pak guru mattis
🥀🥀
dibelakang sekolah dengan tempat luas penuh pohon mangga dan tempat duduk, angin segar membuat mereka semakin menikmati keindahan alam dunia, dan tenang ditambah dengan rujakan yang super pedes manis dan jangan lupakan es teh yang siap diminum
" ah seger banget makan rujak sambil lihat pemandangan alam. ya, meskipun cuman pohon sama bunga sih, " ucap pria baya yang seharusnya,
masuk ruang guru malah bersantai di belakang bersama murid dua, untung jam. pelajaran pak guru mattis udah selesai jadi ngak takut kalo ketahuan kepala sekolah, sedangkan nanda ngak dia tenang aja ntar tinggal bilang aja kalo guru yang ngajakin rujakan, padahal engga begitu pun fira santai aja dia ngak takut, kalo dimarahin ortu nya, (jangan ditiru sifat nanda ya gaes, masih misterius tentang kehidupan fira)
"bener tuh nikmat nya alam, " ucap nanda dengan memejamkan mata menikmati angin sepoi-sepoi yang menerpa wajahnya, tapi tiba tiba berubah ekspresi wajah nanda saat makan. mangga kecut, membuat fira ketawa dan pak guru
" hahahha enak nanda,, padahal yang itu kecut banget loh, kan tadi pak guru yang sudah jadi korban nya " ucap fira dengan menahan tawa,
Sontak nanda dan pak guru menatap sengit ke fira, karena telah diingatkan kejadian pak guru mengira, mangga itu udah matang karena kuning sedikit eh saat dimakan kecut nya, nanda, fira yang bikin bumbu pun tertawa karena ekspresi guru itu, dan sekarang nanda kena juga, dan sekarang yang belum
tiba-tiba mereka berdua tersenyum miring, nanda dan pak guru dengan kode mata
"pak kerjain yuk "
"gas lah bapak juga kesel sama fira karena diingatkan lagi "
langsung saja pak guru itu mengambil mangga yang kecil, siap memasukkan ke mulut fira saat sedang tertawa bahak, tidak terlalu dekat tapi cukup jika pak guru melemparkan ke mulut, saat sudah masuk
segera nanda membakar mulut fira karena terkejut saat ada yang masuk ke mulut reflek mengigit buah itu, dan langsung merasakan kecut buat mangga, pahit sekali ingin sekali dia muntahkan tapi ditahan, oleh nanda
" ngak. mau tau ditelen ngak " ucap serentak nanda&pak guru
fira pun terpaksa harus menelan, melihat ekspresi fira yang sudah kecut membuat guru itu senyum, begitu pun nanda dan melepaskan fira, melihat itu mangga yang ia sembunyikan dimulut dan pura-pura menelan segera memuntahkan,
nanda dan guru pun terkejut, tapi setelah itu tertawa bersama
" enak ngak fir buah mangga nya " ucap pak guru dengan menahan tawa,
begitu pun nanda
"hahaha rasain makanya dari tadi jangan usil, karena ngak sengaja makan mangga kecut, pahit kan " ucap nanda
dan fira menganguk kepala nya, dia rasain apa yang dirasa nanda dan pak guru, melihat itu nanda dan pak guru tertawa bersama
mereka bertiga tidak nyadar bahwa ada orang lain disitu juga tapi juga tertegun, melihat anak pemilik sekolah sifat nya jadi berubah, tidak seperti biasanya yang tidak suka dengan orang lain, atau yang mencoba berteman, selain Xavier dan para geng nya,
yang mana nanda dijadikan babu digeng itu, karena para siswa tau kalo nanda mengejar Xavier, dan teman-temannya Xavier memanfaatkan itu,
dan sekarang dia melihat nanda berubah berawal mulai melawan xavier, dan akur sama teman kelas, sila dan karin dan ini ditambah lagi dengan guru pak botak yang memang sifatnya ramah,
dan adik kelas, kepala sekolah itu benar-benar terkejut atas pribadi nanda baru ini,
oke saat nya profesional, diko
kepala sekolah atas nama diko anak dari sahabat ANDREANSYAH dipercayai untuk memegang sekolah ini, dan menjaga nanda
back topik
EKHEM
" pak mattis bukan kan ini jam pelajaran apa yang anda lakukan saat ini " ucap pak diko
membuat pak mattis, fira, nanda menjadi tegang, dengan pelan pelan mereka menoleh mendapati senyum mengerikan dimata mereka
. mampus batin mereka
" pak mau rujak ngak " ucap karin mematahkan tegangan, siapa tau pak kepala sekolah, jadi baik kalo dikasih makan, ingat makan itu bisa membuat hati menjadi baik seperti pak mattis,
Sempet tergoda melihat rujakan itu apalagi pak kepala sekolah suka pedes pedes, dan rujak, seblak adalah favorit makanan pak diko,
Tapi balik lagi harus profesional
" bapak ngak. mau, sekarang juga kalian pergi ke ruang bk, dan kamu pak mattis juga ikut kesana "
"sekarang pak " ucap nanda
"ngak tahun depan " ucap pak diko tegas
pak. mattis menganguk begitu pun fira, nanda
" oh tahun depan tuh " ucap pak mattis, fira hendak melanjutkan makan mangga lagi tapi terkejut dengan teriakan pak kepala sekolah
" YA SEKARANG NANDA, SYAFIRA, PAK MATTIS, "
"PERGI SEKARANG TANPA PENOLAKAN " ucap pak diko dengan teriak dan kesal kesabaran sudah habis karena kelakuan murid dan guru itu,
Nanda fira langsung berpegangan dan berlari menuju ruang bk, sedangkan pak mattis mengambil mangga yang sisa dimakan tadi, 1 biji besar terus berlari, menyusul murid murid tadi,
sedangkan kepala sekolah merasa pusing dengan kelakuan mereka, melihat ke depan yang sempat membuatnya tergoda, segera melihat keadaan sekitar, sepi ngak ada orang
rujak itu masih sisa banyak ada jambu air sama kedondong asem, mangga dan yang satu dipisah
segera mengambil mangga besar seperti nya terlihat lezat, tanpa bumbu rujak dulu dia segera makan, setelah merasakan tiba-tiba mata kepala sekolah, membulat dan langsung memutahkan mangga
" asemmm banget " ucap pak diko dan meminum es teh, ntah punya siapa yang makan tiga tapi es nya banyak ada 6 , mungkin buat stock pikir pak kepala sekolah
tolong koreksi ya kalo ada yang salah kata, atau salah tanda, dan maaf jika ada yang tersinggung terimakasih jangan lupa folow author biar dapat info update
maaf sebelumnya saya ingin memberikan saran, di bab ini banyak sekali pengulangan kata yang sama dalam satu paragraf,dan banyak sekali salah huruf disetiap kata.
maaf sebelumnya kalau bisa athor sunting dulu sebelum di upload ke NT untuk episode selanjutnya ♥️♥️♥️🙏