NovelToon NovelToon
Ketulusan Dalam Cinta

Ketulusan Dalam Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Menyembunyikan Identitas / Pernikahan Kilat
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Ray firmansyah

di saat seorang pemuda mengira sudah menemukan cinta yang tulus ternyata dia salah malah kembali di khianati...

Akankan dia menemukan cinta tulus itu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ray firmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 34

''Ya memang benar apa yang Mila katakan, kalau soal di paksa untuk Menikah." potong Asyifa.

Nina yang ingin menyangkal ucapan dari Mila untuk membela Asyifa, karena Nina sangat tahu kalau Sahabatnya bernama Asyifa tidak akan melakukan hal yang serendah itu.

Tapi ucapan Nina terpotong oleh suara seorang Perempuan yang baru saja datang bersama seorang Pria Tampan, ya dua orang itu ialah Asyifa dan Ardan.

Sampai-sampai Tamu Undangan yang sudah berada di tempat semuanya terpesona tanpa terkecuali, saat melihat kearah Asyifa dan Ardan yang begitu Cantik dan Tampan.

"Tuh kalian semua sudah mendengarnya sendiri kan, orangnya sudah datang serta mengakuinya sendiri." teriak Mila.

"Ya aku mengakuinya kalau soal paksa itu, tapi kalau soal Zinah itu tidak benar sama sekali, oh iya aku juga ingin berterimakasih padamu Mil karena kamu, aku jadi punya Suami yang sangat baik dan penuh pengertian." ucap Asyifa.

Asyifa pun langsung memeluk Suaminya untuk menunjukan keromantisannya, Ardan pun tersenyum sambil mengelus kepala Istrinya dengan penuh kelembutan, Asyifa pun memejamkan matanya untuk merasakan kehangatan yang di berikan oleh Suaminya.

"Apa maksudnya kamu ngomong seperti itu?" tanya Mila.

"Jangan berpura-pura seperti itu Mil, aku tahu semua yang terjadi di malam itu kamu yang merencanakannya, tapi aku sama sekali tidak mempermasalahkannya, karena aku dan Suamiku sekarang sudah saling menerima satu sama lainnya." jawab Asyifa.

"Maksud kamu itu Mila yang memfitnah kamu, sehingga kamu di Nikahkan secara paksa, begitu kan Syifa?" tanya Nina, Asyifa menganggukkan kepala.

"Bohong!! jangan asal bicara kamu tuh Syifa, apa untungnya buatku melakukan hal itu." teriak Mila.

"Ya karena kamu sangat mencintai Doni, sedangkan Doni terus menerus cuek padamu, malah terus menerus mengejar ku meskipun sudah aku tolak dan satu lagi, aku juga sudah tahu orang yang menyerang ku waktu malam itu suruhan kamu kan Mil." ucap Asyifa.

"Jangan asal ngomong kamu tuh Syifa, apa buktinya kalau aku yang melakukan semua yang kamu tuduhkan padaku itu." sahut Mila.

"Sudahlah Mil mau mengakui atau tidaknya itu terserah kamu, karena aku sekarang sudah tidak mempermasalahkan yang terjadi waktu malam itu." ucap Asyifa.

"kamu..." emosi Mila terpotong.

"Sudah Mila Syifa jangan ribut di sini tidak dengan yang punya acaranya, tuh lihat semuanya menatap kearah kita." tegur Risma.

Saat melihat ke sekeliling benar saja apa yang di ucapkan oleh Risma, banyaknya Tamu Undangan yang sudah hadir semuanya sedang berbisik-bisik membicarakan tentang Mila, hal itu tentu saja membuat Mila sangat malu dan memutuskan untuk pergi dari tempat acara Resepsi tersebut.

"Sial kenapa Suami paksa Asyifa begitu sangat Tampan yah, Asyifa juga terlihat sangat bahagia sekali." batin Mila sambil melangkah pergi dari acara Resepsi tersebut.

Nina dan Risma pun meminta ke Asyifa untuk menceritakan kejadiannya, Asyifa pun langsung menceritakan inti dari kronologi kejadian malam itu, setelah tadi minta izin serta mendapatkan izin dari Ardan sang Suami, saat mendengar cerita dari Asyifa membuat semua temannya kaget, karena mereka sangat tidak menyangka kalau sifat Mila yang selicik itu.

Asyifa pun berlanjut untuk memperkenalkan Suaminya pada kedua Sahabatnya serta pada para Suami kedua Sahabatnya.

"Ar kita berdua pinjam dulu yah Istri kamu ini untuk ngobrol, karena sudah sangat lama tidak bertemu." pinta Nina sambil menggandeng tangan Asyifa.

"Ya benar tuh Ar boleh yah, sudah hampir se abad kita tidak bertemu dengannya." sambung Risma sambil menggandeng sebelah tangan Asyifa.

"hey!! apa-apaan sih kalian ini, terutama kamu tuh Ris, sungguh sangat berlebihan." tegur Asyifa.

Sebenarnya Asyifa pun ingin sekali ngobrol dengan kedua Sahabatnya itu, tapi bimbang karena sudah berjanji dengan Suaminya untuk tidak akan jauh-jauh darinya.

"Silahkan saja tapi ingat yah, nanti ketika di kembalikannya harus dengan utuh, jangan sampai ada yang lecet sedikitpun." ucap Ardan.

"Siap Ar!! kamu tenang saja, hayoo ikut kita Syifa kan sudah dapat izin dari Suami kamu." sahut Nina.

"Ish!! kalian berdua ini, memangnya mau kemana sih, kan bisa ngobrolnya di sini saja, ngapain juga harus pergi segala.'' kesal Asyifa dengan kedua Sahabatnya itu yang bergelayut di tangannya.

"Sudah diam!! hayoo ikut saja." tegur Risma sambil langsung menyeret Asyifa.

Mau tak mau Asyifa pun ikut dengan kedua Sahabatnya yang menyeretnya menjauhi para Suami masing-masing, para Suami pun hanya geleng-geleng kepala saja saat melihat kelakuan para Istri yang Absurd tersebut.

"Ternyata gila juga yah tuh Cewek yang namanya Mila itu, hanya karena Cowok dia tega memfitnah temannya sendiri sampai seperti itu." ucap Steven.

"Benar tuh Ar!! padahal kelihatannya baik tapi ternyata Munafik, untung saja Istriku tidak terlalu dekat dengannya." sambung James.

"Sudahlah Steven, James tidak perlu membahas tentang itu, justru aku sangat bersyukur dengan kejadian waktu malam itu, aku jadi memiliki Istri seperti Asyifa yang sangat sempurna bagiku." sahut Ardan.

"Ya kamu benar Ar!! aku sedikit tau cerita Asyifa dari Nina Istriku." ucap James.

"Iya aku juga sama dari Risma Istriku, oh iya Ar kamu kerja dimana?" sambung Steven seraya bertanya.

"Aku bekerja di Showroom Motor Stev." jawab Ardan.

"Oh jadi hanya Pegawai Showroom saja nih, saya kira dari Perusahaan mana gitu."

Ucap seorang Cowok yang baru datang bersama Cewek yang berpakaian terlalu Seksi sedang menghampiri Ardan dan yang lainnya.

''Dia itu Samsul Mantan Suami Asyifa yang katanya kerja di Ar Grup sebagai Manager Keuangan." bisik James sambil mendekat ke Ardan.

"Eh kenapa jadi dia yang jadi Manager Keuangan di Perusahaanku, kan setahuku Om Rahman Manager Keuangannya, apa Dimas sudah menggantinya yah, nanti deh tanya Dimas langsung." batin Ardan.

"Tadi saya mendengar bahwa kamu adalah Suaminya Asyifa yang baru, apa benar yang saya dengar barusan itu?" tanya Samsul.

"Iya benar, apa kamu ada masalah dengan hal itu atau ada penyesalan, karena sudah menceraikannya." jawab Ardan.

"Apaaa!! saya menyesal haha tentu saja tidak..

Bersambung

          ~ See You Next ~

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!