aku shandra umur ku 18 tahun. aku baru saja lulus dari bangku sekolah ku sebulan yang lalu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dela arria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12.terulang kembali
setelah makan siang merek selesai, shandra menagih janji cerita Farel.
"ayo cerita!" ucap shandra.
"ya, chika itu adalah sahabat kekasih ku!" ucap Farel.
"sahabat pacar kamu maksudnya?" tanya shandra.
"iya, dulu kekasih ku pernah berselingkuh dengan laki laki yang di kenalkan oleh amel kepada fya" ucap Farel.
"jadi chika kenalin laki laki ke fya kekasih kamu, dan akhirnya fya main di belakang kamu dengan laki laki itu, begitu?" ucap shandra.
"ya benar, chika sebenarnya sudah mengetahui kalo aku pacar nya fya karna amel menyukai ku, oleh sebab itu ia ingin menghancurkan hubungan ku dengan fya dengan cara seperti itu." ucap Farel.
"tunggu deh, ga masuk akal banget tau ga sih! sebenarnya ini juga bukan sepenuhnya salah si chika, cewe kamu aja yang kegatelan ngapain juga dia nerima tuh cowo kalo emang dia bener bener sayang dan cinta sama kamu"ucap shandra.
" jaga bicaramu!"ucap Farel
"hei aku ngomong yang sebenarnya, kamu jadi cowo pinter dikit dong rel, malu dong seorang presdir perusahaan terkenal yang terkenal karna kecerdasan nya, tapi ga cerdas dalam hal cinta begini, udah di selingkuhin masih mau gitu sama tuh cewe?" ucap shandra blak blak an.
"karna saya cinta sama fya" ucap Farel
"terserah kamu sih, menurut aku fya ga sepenuhnya cinta dan sayang sama kamu rel" ucap shandra.
"saya bilang jaga bicara mu!" ucap farel ketus.
"terserah, tapi ini beneran yakin pasti ada apa apa nya nih sama fya ke kamu!" ucap shandra.
brakkkk!!!!!!
Farel berdiri dan menggebrak meja sehingga semua orang melihat ke arah mereka, shandra terkejut namun Farel menatap shandra dengan tatapan menakutkan.
"sudah ku bilang jaga bicara mu mengerti?!!!" teriak Farel.
shandra terkejut melihat Farel tiba tiba marah, dan malu karna Farel bersikap seperti itu di depan banyak orang.
"rel malu apaansi" ucap shandra berbisik.
"apa kamu bilang? malu? kamu yang ga tau malu! punya mulut seharusnya kamu jaga jangan sekali kali mencoba untuk menjelek jelek an fya kepada ku, mengerti!! dasar tidak tahu malu ingat perkataan ku, aku hanya mencintai kekasih ku fya, bukan diri mu, kau hanya wanita tidak tahu diri tidak pantas bersama ku, aku bersikap baik kepada mu selama ini hanya karna orang tua kita!"ucap Farel.
plakkkk
untuk kedua kali nya shandra menampar pipi Farel.
shandra yang mendengar penjelasan Farel sangat merasa sakit dan terkejut.
"jaga bicara mu, kau pikir aku mau bersama mu! aku sudah tau atas prilaku baik mu kepada ku, kau yang harus menjaga bicara mu, kau mempermalukan aku di depan banyak orang, sedang kan aku hanya mengatakan hal seperti itu tentang kekasih mu dan aku hanya berkata di depan mu bukan di depan banyak orang, kau benar benar keterlaluan farel. cih aku juga tidak ingin bersama mu!"teriak shandra hingga turun air mata yang deras di pipi nya, shandra pun berlari meninggal kan kafe itu, untung saja hanya ada 6 orang yang melihat kejadian itu.
shandra berlari dan memberhentikan taksi, lalu menuju ke rumah.
sesampainya di rumah shandra berlari masuk tanpa menghiraukan 2 calon mertua nya memanggil namanya.
shandra mengemaskan pakaian dan barang nya ke dalam koper, nita dan gio masuk ke dalam kamar shandra.
"nak ada apa?" tanya nita.
"apa yang di lakukan Farel pada mu" ucap gio.
shandra menghapus air mata nya lalu tersenyum ke arah nita dan gio.
"tidak ada, Farel tidak melakukan apapun kepada ku." ucap shandra seraya tersenyum.
PEREMPUAN MEMANG HEBAT, WALAUPUN BATIN DAN MATA IA MENANGIS NAMUN BIBIR MASIH BISA TERSENYUM.
"jangan bohongi kami nak" ucap gio.
"papah aku ga apa ko, tadi aku nangis karna rindu dengan orang tua ku, kalian tau kan kalo aku sangat dekat dengan ayah dan bunda ku. aku hanya meminta Farel untuk menghantar kan aku ke rumah orang tua ku, namun Farel tidak bisa karna banyak pekerjaan seusai hari pertunangan kami, oleh sebab itu aku menangis karna memang sangat merindukan kedua orang tua ku"bohong shandra.
"aku sengaja mem packing barang in karna setelah abis acara tunangan aku akan ikut pulang ke rumah orang tua ku" ucap shandra.
"lalu pekerjaan dan kuliah mu bagaimana nak?" tanya nita.
"kuliah ku sedang ada libur selama 2 minggu dan pekerjaan ku pasti ada yang meng-handle nya" ucap shandra.
"jika seperti itu baiklah nah tidak apa" ucap gio.
"tapi beritahu saja kepada kami kalau Farel melakukan sesuatu kepada mu" ucap gio.
"tidak pah, Farel baik ko kepada shandra." ucap shandra tersenyum mengumpat kan kesedihan nya.
"pernikahan kalian akan di majukan, setelah pertunangan, 1 minggu kemudian nya kalian menikah" ucap gio.
"karna papah dan mamah lihat kalian sudah semakin dekat" imbuh gio
shandra hanya tersenyum, "ya Tuhan jika ini memang jalan takdir ku, maka aku ikhlas menjalankan nya" gumam shandra
"baik pah mah, kalo gitu shandra mau istirahat dulu " ucap shandra.
"istirahat lah nak, papah dan mamah akan pergi keluar rumah, kami juga ga makan malam di rumah, karna pulang agak malam" ucap nita.
"baik mah pah jaga kesehatan kalian berhati hati jika di luar rumah" ucap shandra dan di iyakan oleh kedua nya, nita dan gio keluar dari kamar shandra.
shandra menutup pintu kamar nya lalu mengunci nya, dan kembali memasukkan barang dan pakaian nga ke dalam koper.
________________
FAREL FOV
Farel langsung keluar dari kafe lalu masuk kedalam mobil nya dan menuju apartemen angga sahabat nya dari kecil hingga menjadi sekertaris Farel di kantor.
Farel sampai di apartemen angga, lalu mengetuk pintu apartemen angga.
angga membukakan pintu nya. "woi bro tumben ke sini, seharusnya hubungi gw aja kalo butuh sesuatu" ucap angga
"lo ngebiarin tamu di luar?" ucap Farel ketus..
"silakan masuk" ucap angga.
Farel masuk ke dalam apartemen angga dan duduk di sofa, "ada apa bro?seperti nya lo lagi ada masalah?" ucap angga.
"huftt, lo tau kan perempuan yang di jodohin ke gw" ucap farel dan di iyakan oleh angga.
"gw ribut sama dia di kafe tadi......... " Farel menceritakan semua kejadian yang berada di kafe tadi.
"sorry nih rel, seharusnya lo ga semarah itu sama dia, dia kan ngomong cuma gitu aja, gw tau lo ga Terima kalo si fya di gituin tapi please lah si shandra dia punya perasaan, lo ga boleh seenaknya begitu sama shandra. lo harus adil, shandra sebentar lagi jadi istri sah lo, berarti dia yang harus sepenuhnya jadi milik lo begitupun sebaliknya, jangan memperlakukan si shandra dengan seenaknya diri lo, dia juga manusia yang punya perasaan man"jelas angga.
"loh ko lo jadi bela si shandra, jadi sekarang lo mau kehilangan pekerjaan lo iya ha?oke tanda tangan surat pengunduran diri lo besok" ucap Farel kesal.
"punya sahabat keras kepala rasanya pengen gua rebus, sayang lo sahabat gue kalo bukan udah gue habisin lo" batin angga.
"bukan gitu man, gw hanya menjelaskan kenapa lo marah nya sama gw, itu ga adil lebih baik lo pulang, bukan nya gw usir lo, cuma lo harus tenangi diri dulu sana" ucap angga.
"nanti sore gw pulangnya, gw mau nenangin diri gw di sini dulu, gw pinjam 1 kamar lo" ucap Farel.
"iya istirahat aja dulu" ucap angga.
Farel masuk ke dalam salah satu kamar dan Tertidur di sana.
buat dia nge jauhin farel