Menikah, Tidak seindah khayalan ku, adanya orang ketiga membuat bara api di atas pernikahan ku yang baru saja aku jalani. tapi Tuhan tidak tinggal diam, Malaikat penjaga selalu ada di sisi ku meski aku tidak menyadarinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon St.Maryam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KEINGINAN BUNDA
Happy reading 😍
"Apa yang sebenarnya terjadi Ness," Randy tidak tahu apa yang sudah dia lakukan.
DRRRT...
Ada sebuah pesan masuk ke dalam handphone nya, di lihatnya dan di buka chat itu,
"Selvy???
Randy melupakan Selvy yang semakin
berani saja melakukan hal yang dia inginkan, tapi Randy berniat menyudahi hubungan terlarang itu.
Dilihatnya foto Selvy dengan Nessa yang tersenyum ke arah kamera , ada beberapa foto yang Selvy kirim begitu juga saat dirinya ke dapur dan membuat minuman untuk Nessa, namun saat Randy masih berpikir, kenapa Selvy bisa berjumpa dengan Nessa, semua foto sudah hilang terhapus saat Randy akan melihatnya sekali lagi.
"Gimana sayang, kami akur kan hehehe" Selvy mengirimkan chat kepada Randy.
"Apa maksud dan tujuan kamu Sel..., atau kamu yang sengaja mencelakai Nessa, iya kan," Randy geram, ternyata yang menyakiti istrinya adalah Selvy.
"Kamu sudah tau tujuan ku kan, itu hanya peringatan saja maaas," Selvy membalas chat Randy, dia akan melakukan apapun untuk mendapatkan Randy dan menggantikan Nessa sebagai istri nya.
"Kamu benar-benar sudah gila Sel," batin Randy, dirinya tidak menyangka kalau Selvy sudah melakukan hal yang membahayakan nyawa istri dan calon buah hatinya.
"Hentikan kegilaan mu ini, jangan pernah menyakiti Nessa lagi," Randy pun membalas chat dari Selvy, hatinya sangat geram melihat tindakan Selvy yang bisa saja membongkar hubungan terlarang nya dengan Selvy.
"Hahaha, maaas...kamu kan tahu aku paling tidak suka melihat orang yang aku sayang bersama orang lain, siapapun yang berani merebut milikku akan aku rebut kembali bagaimana pun caranya,"
Pesan yang di tunggu telah di bacanya, ternyata Selvy benar-benar sudah nekad sampai menghalalkan segala cara untuk bisa bersamanya lagi.
"Apa yang kau inginkan....
"Katakan saja...
"Apapun akan aku berikan, asal jangan pernah sekalipu muncul di hadapan Nessa lagi,"
Randy langsung mengirimkan pesan itu, entah apa yang akan Selvy katakan selanjutnya, Randy menatap Nessa yang masih saja betah tertidur, Randy berharap Nessa bisa cepat membuka matanya, dan segera meninggalkan rumah sakit.
TING...
Satu pesan telah masuk, tentunya masih dari orang yang sama, dari seseorang dari masa lalu dan hadir lagi di masa depannya. Seseorang yang dulu pernah ada di hatinya dan menjadi ratu satu-satunya.
"Apa kamu yakin bisa memberikan apa yang aku mau maaas??!
Randy berpikir kalau Selvy hanya mengulur waktunya saja, ini hanya membuang-buang waktu, ini terlalu berbahaya bagi nya dimana ada orang tua Nessa yang bisa saja mencurigai dirinya.
"To the points, Apa maumu," Randy sudah tidak sabar lagi mengetahui apa yang di inginkan sang mantan.
"Jadikan aku istrimu maaas," Selvy membalas chat dari Randy .
"Apa???
"Itu tidak mungkin Sel, apalagi aku dan Nessa akan di karuniai seorang anak," Randy baru saja menikahi Nessa, mana mungkin dia menikah lagi dalam waktu dekat ini.
"Jadi kamu menolak Maas?! Selvy sedikit berteriak di telpon, membuat Randy harus keluar kamar Nessa.
"Bukan gitu Sel, beri waktu untuk aku berpikir," Randy mencoba bernegosiasi sebelum dirinya memberikan keputusan.
"Ok, aku akan memberi kamu waktu mas," Selvy menuruti keinginan Randy, meski hatinya ingin segera menjadikan Randy hanya miliknya seutuhnya.
"Tapi ingat mas, jangan pernah berpikir bisa lepas dari ku mas,"Selvy sedikit memberikan ancaman agar Randy tidak melanggar janjinya.
"Ok...
Randy langsung menutup telponnya, dia pun mematikan telponnya agar Selvy tidak menelpon dirinya saat di rumah sakit.
"Huuuuh," Randy menarik nafasnya dalam-dalam, karena beban yang satunya sudah clear,
"Siapa yang telpon??!
Pak Nirwan melihat menantunya yang kini malah berada di luar bukannya tetap berada di dalam menjaga Nessa,
"Matilah akuu," batin Randy, semoga saja Ayah mertuanya tidak melihat nya saat menelpon Selvy.
"Iniii tentang urusan kantor pah,"Randy mencoba mencari alasan agar ayah mertuanya percaya kepadanya.
Sedangkan bunda tidak terlalu peduli dengan apa yang Randy kerjakan, bunda hanya mengkhawatirkan anaknya yang masih belum sadarkan diri.
"Yah kok Nessa belum sadar juga ya?! Bunda memegang tangan Nessa yang lemah, di lihatnya wajah putrinya yang masih saja terpejam,
"Sabar Bun, mungkin ini pengaruh obat yang sudah di berikan dokter," Pak Nirwan berpikir positif agar tidak gelisah seperti bunda.
"Randy apa kamu tahu penyebab Nessa seperti ini," bunda ingin tahu kejadian yang sebenarnya, mungkin saja Randy mengetahuinya.
"Ti...tidak Bun, sewaktu aku berangkat kerja, Nessa tampak baik-baik saja," Randy mencoba berbicara dengan tenang, meskipun dia tahu penyebab Nessa seperti ini, namum Randy tidak bisa mengatakan nya kepada bunda,
"Sepertinya ada tamu yang berkunjung ke rumah kalian, bunda melihat ada dua gelas kosong bekas di atas pencucian," Bunda menjelaskan apa yang bunda lihat saat bunda menemukan Nessa tergeletak di lantai dalam keadaan pingsan.
GLEEEK
Randy menelan ludah saat bunda menemukan sesuatu yang bisa menjadi bukti nantinya, dan bila ada bukti maka hubungan nya dengan Selvy akan terbongkar dan akan membuat perang dunia.
"Randy akan me ngecek keadaan rumah nanti bunda, setelah Nessa sadar ya bunda," Randy harus membersihkan semua bukti yang ada, sebelum semuanya terlambat dan akan mengancam keamanan dirinya.
"Bunda minta mulai hari ini harus ada yang penjaga rumah kalian, jangan sampai Nessa mengalami hal ini untuk kedua kalinya,"Ucap bunda kepada Randy, lebih baik membayar orang daripada ada lagi yang mencelakai Nessa, apalagi kondisi Nessa yang sedang hamil.
"Iya bunda, Randy akan menyuruh orang untuk menjaga keamanan rumah," Randy hanya bisa menuruti keinginan mertuanya.
"Klo terjadi lagi, jangan harap bunda akan memaafkan kamu," bunda merasa kecewa sama menantunya yang telah gagal menjaga anak kesayangan nya.
"Iya Bun, maafin Randy karena sudah lalai dalam menjaga Nessa dan anak Randy," Kini Randy sadar ini adalah kesalahan nya, seandainya dia tidak menjalani hubungan terlarang itu, mungkin saat ini Nessa akan baik-baik saja.
"Bun....daaa," Nessa memanggil bundanya yang sedang berbicara dengan suaminya, Nessa mencoba bangun dari tempat tidur, namun tubuhnya sangat lemas rasanya, kepalanya pun masih terasa pusing.
"Nesaaaa, Alhamdulillah kamu sudah sadar nak," bunda langsung membantu Nessa untuk bersandar, dan memberi nya minum air putih yang tersedia di atas nakas.
""Nees, apa yang kamu rasakan nak," Pak Nirwan ikut mendekati Nessa karena sangat khawatir dengan nya.
"Nees, maafin mas ya," Randy pun ikut merasa senang melihat istrinya kini sudah sadar.
Nessa hanya tersenyum melihat tingkah mereka, Nessa lalu membelai bunda dan melihat ke arah pak Nirwan dan Randy.
"Nessa baik-baik saja, jangan khawatir," Nessa tidak ingin semuanya mengkhawatirkan kondisi dirinya saat ini, meski rasa sakit di kepalanya semakin berdenyut.
"Tidak... kamu tidak baik-baik saja," ucap bunda ketika melihat Nessa seakan sedang menahan sesuatu...
AAAAAAKH...
Nessa tidak bisa berpura-pura lagi, kepalanya benar-benar sakit tak tertahankan.
Happy reading 😍
aku mampir kesini thor dan langsung favorit dong... ❤❤