NovelToon NovelToon
CINTA PENGGANTI

CINTA PENGGANTI

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:23M
Nilai: 4.8
Nama Author: laksmi 93

Anelia maharani adalah gadis cantik dan juga tangguh,mempunyai sahabat yng bernama cinta amelia,mereka berasahabat sejak kecil karna rumah mereka saling berdekatan,mereka tumbuh besar bersama sampai di bangku kuliah yang sama,dan jurusan yang sama,sampai suatu hari amel mendapkan cinta dari seorang CEO muda bernama Jonathan sanjaya.bagai mana ya jika Amel menyerahkan cintanya ke pada Anel.apa yang terjadi dengan Amel🤔

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon laksmi 93, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 14

Anel begitu tertekan dengan pernikahan ini,bagaimana tidak, suaminya sama sekali tidak menganggapnya sama sekali. Anel mencoba memejamkan matanya, di fikirannya masih terngiang dengan surah perjanjian itu. Apa yang akan di fikirkan oleh kluarganya jika mereka tau tentang surat perjanjian itu.

Brakkkkk

pintu kamar di buka kasar, membuat Anel terkejut dan langsung menoleh ke arah pintu. Saat Anel melihat siapa yang membuka pintu itu Anel langsung duduk dari tidur nya.

Nathan berjalan menuju ke arah ranjang ia menatap tajam ke arah Anel. "Kemasi barang mu dan tinggalkan kamar ini." ucap Nathan dingin

Anel diam menatap Nathan yang tengah berdiri dekat ranjang.

"Aku harus tidur di mana?" tanya Anel pelan

"Kau bisa pilih kamar sesuka mu, apa kau tidak melihat begitu banyak kamar di rumah ini." ucap Nathan dengn Volume suara tinggi

"Ma'af Nath_an, kenapa kau jadi berubah seperti ini. Bukankah dulu kau sangat baik, apa salah ku sebenarnya?" tanya Anel dengan suara parau

"Hahahahaha." Nathan tertawa mendengar pertanyaan Anel." kau bertanya apa salah mu hahhhhh, kau benar ingin tau." ucap Nathan sarkas

Anel menganggukan kepalanya karna yang Anel tau Nathan adalah sosok pria yang hangat sebelum di tinggalkan oleh shabat nya.

Perlahan Nathan mendekat. Setelah sampai di depan Anel. "Kesalahan mu adalah menikah dengan ku." ucap Nathan dengan Nada dingin

Anel menatap mata suaminya, dia tidak takut."Tapi bukankah kau tau, bukan aku yang menginginkan pernikahan ini, kau tau aku hanya korban disini, Aku tidak bermaksud ingin menikah dengan mu." ucap Anel ,berharap laki laki di depan nya ini akan mengerti.

Nathan diam, hatinya mengatakan apa yng di katakan Anel benar, tapi tetap saja jika ia melihat wajah Anel ia slalu mengingat wajah penghianatan Amel.

"Cepat pergi dari kamar ini." ucap Nathan dingin.

Anel beranjak dari tempat tidur itu, ia mengambil kopernya yang di dalam sana masih tersusun rapi pakaian yng belum ia keluarkan. Anel terlihat berjalan menuju pintu kamar melewati Nathan yang masih berdiri tegap. Tapi sebelum Anel keluar dari kamar itu Anel menghentikan langkahnya dan berbalik memandang Nathan.

"Tidak seharus nya kau membenci orang yang tidak salah sama sekali. Kau mempunyai masalah dengan Amel, bukan dengan ku. Aku hanya mencoba menyelamatkan repotasi keluargamu dan keluarga Amel. Lalu untuk apa kau menghabiskan waktu mu untuk membenci ku. Jika kau kecewa dengan Amel, carilah dia, temukan dan minta penjelasan darinya. Itu akan lebih berguna, Daripada kau merenungi nasibmu dan menyalahkan aku dalam semua kejadian itu." bahu Anek bergtar, airmatanya mengalir deras. Dia sudah tidak tahan lagi. Karna ini bukan kesalahannya.

" Kau harus tau, aku tidak pernah menginginkan pernikahan ini, bahkan dalam mimpi sekalipun tidak. Dan Aku tidak akan mengharapkan apa pun dari mu. Aku akan membantumu mencari Amel, membantumu mencari penjelasan darinya. Karna bukan kau saja yang menjadi korban, tapi juga aku.Kau tau aku mengorbankan masa depanku hanya untuk menyelamatkan nama baik keluarga mu dan keluarga sahabatku. Hiks."

"Nathan , aku berjanji, jika aku menemukan Amel. Tidak butuh waktu satu Tahun, aku akan menggugatmu saat itu juga. Kau bisa kembali dan bahagia bersama Amel."

Deg....!

Jantung Nathan berdegup kencang, dia melihat Anel keluar dari kamarnya. Nathan masih berdiri mematung di tempatnya, wajahnya berubah sendu mendengar perkataan wanita yang sudah sah menjadi istrinya itu. Mungkin Anel benar, tidak seharusnya ia membenci wanita itu, harusnya ia mencari Amel dan meminta penjelasan padanya. Tapi apa yang dia lakukan saat ini, berdiri seperti orang bodoh dan membenci orang yang seharusnya tidak ia benci.

*******

Malam semakin larut, Anel dan Nathan mencoba untuk menenangkan fikiran mereka masing masing, mencoba untuk mengikhlaskan takdir hidup yang menyeret mereka ke dalam lubang hitam yang cukup dalam.

Nathan dengan kebenciannya yang salah, dan Anel dengan takdir hidupnya yang buruk.

"kriuuukkkkk

Suara perut Anel terdengar nyaring. Dia sangat lapar, karna ia memang belum makan malam. Karna setelah kejadian tadi sore ia langsung masuk ke kamar nya.

Anel beranjak dari tempat tidur, keluar dari kamarnya dan langsung menuju dapur. Anel mencari makanan disana dan sayangnya dia tidak menemukan apapun disana.

Anel melihat masih ada sisa nasi di dalam Magicom,ia pun berinisiatif untuk membuat nasi goreng.

Anel memasak makan malamnya dengan riang, menghilangkan beban hidup yang harus ia hadapi sekarang ini. Setelah nasi goreng nya siap, Anel segera membawa nasi goreng dan telur ceplok ke meja makan.

******

Sementara di kamar, Nathan masih belum bisa memejamkan matanya, ia mencium bau masakan yang sangat wangi, tiba-tiba perut Nathan juga merasa sangat lapar.

"Siapa yang memasak malam malam begini, bikin ngiler aja." ucap Nathan

Nathan lalu turun ke bawah karna perut nya yang lapar dan penasaran siapa yang memasak Malam malm begini.

Nathan berjalan perlahan menuruni anak tangga,setibanya di bawah, Nathan melihat ke arah dapur tapi tidak ada siapa siapa, lalu ia berjalan ke arah meja makan dilihat nya Anel sedang makan di sana.Terlihat nasi goreng yang sangat menggugah selera, hingga membuat Nathan semakin lapar. Nathan menelan salivanya, karna melihat Nasi goreng yang terlihat begitu enak, tak di sangka perut Nathan berbunyi cukup keras dan karna jarak Nathan berdiri tidak jau dari Anel, Anel pun berbalik melihat ke arah suara aneh itu.

anel melihat Nathan berdiri sambil menatapnya."Apa dia lapar", gumam Anel dalam hati.

Nathan yang melihat Anel menatap ke arahnya pun langsung berbalik ke arah dapur. Nathan berpura-pura mengambil air lalu kembali keatas.

Anel tidak perduli dengan tingkah aneh suaminya,Anel pun bergegas menghabiskan makanannya.Setelah selesai makan Anel lalu pergi ke dapur untuk membersihkan piring kotor dan peralatan masak yang ia gunakan untuk membuat nasi goreng tadi.

Anel melihat sisa Nasi goreng yang ada di atas piring

"Apa aku bawakan saja nasi goreng ini ke kamarnya. Mungkin dia malu atau tidak mau makan bersama ku, dia kan sangat membenciku." ucap Anel

Anel pun menyiapkan nasi goreng dan menaruh telur ceplok di atas nya. Anel langsung membawa nasi goreng buatan nya ke atas.

Awalnya Anel cukup ragu untuk masuk ke dalam kamar itu ,tapi Anel memberanikan diri untuk mengetuk pintu kamar Nathan. Dan sayangnya dudah tiga kali Anel mengetuk pintu kamar itu tapi tidak ada sautan dari dalam.

Anel pun mencoba membuka pintu kamar itu secara perlahan."Tidak ada orang, kemana perginya dia,Batin Anel

Anel pun meletakan nampan yang berisi nasi goreng di atas meja samping tempat tidur Nathan, ia pun langsung keluar daru kamar itu supaya tidak ketahuan oleh Nathan.

****

Nathan yang baru saja keluar dari ruang kerja nya berjalan menuju ke kamar nya. Setelah dari dapur Nathan memng tidak langsung kembali ke kamar nya karna mendapat email dari Aldo. Nathan membuka pintu kamar nya dan langsung masuk ke dalam menuju ke arah ranjang. Nathan masih belum menyadari nasi goreng yang ada di meja dan saat Nathan ingin meletakan handpone nya baru lah Nathan sadar jika ada nasi goreng di meja itu.

Nathan mengerutkan dahinya, melihat nasi goreng lengkap dengan telur mata sapi ada di kamarnya."Apa dia yang membawakan nasi goreng ini kesini." gumam Nathan

karna Nathan memang sangat lapar, tanpa malu Nathan menyantap nasi goreng itu dengan lahap, Nathan bahkan tidak menyisakan satu butir nasi pun di piring nya.

"sangat enak." batin Nathan

Seulas senyum terlihat di sudut bibir Nathan. Setelah menghabiskan Nasi goreng itu Nathan langsung merebahkan tubuhnya yang sangat lelah. Dia tidak ingin memikirkan apapun saat ini, karna dia sudah memutuskan untuk mencari Amel besok. Tanpa terasa Nathan terlepat tanpa ada beban yang berarti.

.

.

[ Bersambung]

1
Angelica James
sudah jadi Ayah kali...
Puryani
Lebih baik kaya gini gak terlalu panjang.
dari pada panjang dan nunggu"
Milasari
dari awal nama tokoh ceweknya udah ketuker, jd bingung,
tp msh pnasaran
arfan
up
Berlian Sihombing
cocok ya visual danu yg jd Nathan 😀😀
Devia Ratna
mampir
putri gemini
hmmmmmn kyk nya dr sini emng ada yg ketuker buodta nya, pemeran utama nya Amel apa anel thor?
Pratiwi Khairin
mantap ceritanya makin asyik aja jadi ga mauberhenti bacanya
Zoana
mampir Thor
Dewi Kijang
lanjut
Dewi Kijang
bagus
Dewi Kijang
masih nyimak dulu ya
Dewi Kijang
lanjut
Laksmi93
Terimakasih untuk ya sudah berkenan Hadir. Mohon permakluman jika masih banyak kekurangan dalam penulisan maupun alur cerita.

Jangan lupa mampir di cerita baru Author yang berjudul BATAS RASA, disana tidak menghadirkan satu permeran saja tetapi ada dua pemerean yang pastinya bakalan bikin Baper kalian😊
cica
yang ketabrak awalnya amel
tapi yang marah" si Anel
,baru siamel datang nengok keadaaanya si Amel?
maksudnya apasih , bingung,yang ketabrak Amel atau Anel nih?
Indra utama Indra
.
Sundary Selle
om
Shine Yoon
ceritanya bagus, tapi ada kurangnya. seharusnya disetiap konflik diksih penjelsan yg lbih detail, agar lbih jelas, dan soal penulisan contoh : kata " brow" lbih baik gak ditambahi w, lbih enak "bro"... dan juga kata " kau" lbih enak pake "kamu" atau "lo" aja... semangat thor, klau bisa semoga ceritanya bisa direvisi agar lbih baik lagi thor.... tapi keseluruhan cerita bagus kok thor
Masye Tambajong
mantap
Nalendra Bagus
aku nangis thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!