NovelToon NovelToon
Wanita Pendendam Milik Tuan Muda

Wanita Pendendam Milik Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Reinkarnasi / Balas Dendam / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Kelahiran kembali menjadi kuat / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: yuniar

Setelah kematian nya Anaya terlahir kembali untuk membalas kan dendam atas kehidupan masa lalu nya dan kematian nya

tapi di kehidupan barunya dia bertemu dengan Tuan Muda yang menginginkan nya, bagaimana ini akan berakhir!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 14

Setelah Anaya memastikan siapa yang menculik nya

Anaya bergegas untuk pergi dari tempat itu dia berlari dengan cepat

Sekarang Anaya sudah sampai di jalan raya

"Hah berlari dengan baju tidur seperti ini sangat menarik perhatian, dan lagi aku tidak menggunakan alas kaki benar-benar memalukan" Ucap Anaya merasa tidak nyaman dengan tatapan orang orang padanya

sesampainya di Apartemen

Anaya masuk dan segera membersihkan diri saat dia melihat tangannya

Dia segera membersihkan lukanya

"Hah untuk hanya luka kecil" Ucap Anaya

Anaya sangat lelah dan lapar

Anaya pergi ke dapur dan lagi-lagi menyeduh mie cup untuk nya makan

sambil menunggu mie cup nya siap anaya mengambil air dingin di dalam lemari pendingin dan menuangkan nya di gelasnya

Anaya dengan tangan menyantap makanan nya hari ini

"Hari ini aku sangat lelah lebih baik aku istirahat saja di kamar" Ucap anaya membereskan bekas makannya dan langsung kembali ke kamarnya

Anaya mengambil HP nya dan melihat beberapa panggilan dari Diana

"Ada apa kenapa Diana menghubungi ku? " Ucap Anaya yang mulai menelpon Diana

"Hallo Anaya, kemana saja kau kenapa telepon dari ku tidak kau jawab, ka.. kau membuatku khawatir" Ucap Diana

Anaya tersenyum dengan tingkah sahabat nya itu berbicara tanpa jeda dia benar-benar sedang mengkhawatirkan anaya

"Aku baik-baik saja, ada apa menelpon ku? apa kau merindukan ku" Ucap Anaya menggoda sahabat nya itu

"Tidak hanya memastikan apa kau sudah menghubungi kakak tiri ku" Ucap Diana

Ucapan Diana membuat Anaya tersadar

"Aku lupa hari ini aku harus ke kantor kakak mu lagi, terimakasih kau sudah mengingatkan

aku akan segera bersiap" Ucap Anaya mematikan telponnya

"Hah Dasar kau masih saja ceroboh" Ucap Diana

Di sisi lain

ElNathan mondar mandir di ruangannya menunggu telepon nya berbunyi dia duduk dan berdiri terlihat sangat gelisah

Telepon kantor nya berdering

"Hallo apa dia sudah datang" Ucap Nathan

"Dia? apa perwakilan dari majalah mingguan Tuan, mereka sudah datang" Ucap resepsionis

"Bukan! yang aku maksud wanita kemarin yang ingin menunggu ku" Ucap Nathan

"Be.. belum Tuan" Ucap resepsionis

"Lalu kenapa menelpon!" Ucap Nathan

"Itu perwakilan dari majalah mingguan datang" Ucap Resepsionis

"Suruh mereka pulang! aku tidak ingin bertemu hari ini" Ucap Nathan kesal dan menutup telepon nya

"Anaya apa kau tidak akan datang hari ini" Ucap Nathan terdengar kecewa dan menjatuhkan dirinya ke kursi kerjanya

Nathan terus berfikir bagaimana cara dia untuk bertemu dengan Anaya

akhirnya Nathan menyuruh resepsionis untuk menelpon nomor yang ada di kartu nama anaya

Resepsionis itu mencoba menelpon Anaya tapi tidak di Angkat

Anaya ternyata sudah sampai

Anaya langsung menghampiri resepsionis itu

"Nona akhirnya nona datang" Ucap lega sangat resepsionis

"Ah, aku mengalami sedikit kendala maka nya sedikit terlambat" Ucap anaya yang tidak mungkin mengatakan bahwa dirinya lupa

"Ah baiklah kalau begitu Nona langsung saja keruangan CEO" Ucap resepsionis

"Ah ruangan CEO ada di lantai berapa ya? " Ucap anaya

"Lantai 14 nona" Ucap resepsionis

"Ah baiklah" Ucap Anaya bingung

*Kenapa mereka tidak mengantarkan ku, kenapa aku harus mencari ruangan nya sendiri hmmm" Ucap Anaya menggerutu

Anaya masuk ke dalam lift dan menuju ke ruangan sangat CEO

Anaya sudah berada di depan pintu yang bertuliskan ruang CEO

Anaya menghela nafasnya dan mengetuk pintu ruangan itu

Tok... Tok... Tok....

"Masuk" Ucap Nathan

"Permisi Tuan" Ucap anaya sembari masuk

Sekilas Nathan tersenyum melihat kedatangan anaya

"Silahkan duduk Anaya" Ucap Nathan

*Panggilan ini kenapa dia terlihat sok akrab dengan ku, bukan lah di kehidupan sebelum nya aku hanya bertemu dengan nya beberapa kali saat aku ke rumah Diana, kami tidak se akrab ini bukan" Ucap Anaya dalam hati

"Terimakasih" Ucap anaya sembari tersenyum canggung

Nathan menanyakan maksud kedatangan

Anaya, meski Nathan sebenarnya sudah tau intinya dari Diana tapi Nathan hanya ingin memastikan

Setelah anaya berbicara Nathan menatap anaya serius

"Apa kau yakin ingin terjun ke dunia Entertaimen? " Tanya Nathan

"Hanya ingin mendapatkan pekerjaan, pekerjaan seperti menjadi model pun tidak masalah" Ucap Anaya

"Baiklah, kalau begitu besok aku akan memberimu asisten untuk mengatur jadwal untuk mu" Ucap Nathan

*Hah hanya menjadi seorang model tidak perlu asisten pribadi bukan! CEO seperti ini bukannya terlalu baik" Ucap Anaya dengan dirinya sendiri

"Ah baik, terimakasih Tuan Nathan" Ucap Anaya

"ini adalah kontrak kerja, kau bisa menandatangani nya setelah membacanya " Ucap Nathan

Anaya membaca sekilas poin penting nya setelah anaya mengerti anaya menandatangani kontrak itu

"Terimakasih selamat datang di Hope Entertaiment" Ucap Nathan sembari mengulurkan tangannya

Anaya menyambutnya dan mereka berjabat tangan

Stelah kepergian Anaya

*Anaya akhirnya aku menemukan mu" Ucap Nathan dalam hati

1
Lautan Api
kecewa karna si pemeran utama wanitanya milih si Nick, padahal dia plin plan
DN
omong doang. jd kesel aku. gk bs melawan.
DN
omong doang. tenaga dan kekuatan tak ada. zonk....hanya bergantung dg orang lain. cih....
DN
dasar otak udang si Nick. GK punya perasaan. msh nyimpen barang" wanita lain, GK sadar udh nyakitin perasaan wanita lainnya. hadeww
DN
makin benci aku sama Nick.....seorang pemaksa.😡
DN
Gregetan aku sama anaya yg bodoh
DN
Aku gregetan sama tokoh Anaya. huhh !!!!
DN
kmu aja yg goblok Anaya....
DN
Luar biasa
DN
goblok dipiara kau Anaya. knp mau" aja di ajak Stella
Linda Agustina Wardhana
masih bodoh juga lah si anaya ya, hadddeehhhh hidup lg bukan nya pinter tmbh oon
Linda Agustina Wardhana
masih bodoh lah
Aura Berlian
Luar biasa
Anna Andriani
kenapa selalu bertindak sendiri katanya sudah tnda tangan kotrak smna Nick buat bals dendam ko Nick kaga pernah ikut bantu
Dewi Antris
Luar biasa
Irma Muthia Wijaya
seru ternyata..aq suka wanita yg kuat..semangat annaya
Irma Muthia Wijaya
follow,semoga bgus ceritanya,lanjut kk
maria handayani
/Shy/
lilik nurhayati
kok g di cari2 tu pisau
Adi kurniadi
jangan lupa mampir di novel ku kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!