NovelToon NovelToon
Rayu Candu

Rayu Candu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintamanis / Perjodohan / Balas Dendam / Nikahkontrak
Popularitas:235k
Nilai: 5
Nama Author: Armalik King

#Mature conten
#Harap bijak memilih bacaan
# Isi mengandung unsur 18+

Sebuah rayuan, bisa membuat seseorang terjebak dalam pusara angan-angan yang indah, melebihi logikanya tanpa sadar.

Disinilah kisah sang tokoh utama bermula. Elena tanpa sadar mulai masuk kedalam bujuk rayu yang akan mengubah hidupnya.

Bagaimana kelanjutan kisahnya?

Jangan lupa, untuk menekan tap Love, like serta komentnya ya, Terima kasih telah membaca.

Find me on IG @Armalik King
Facebook @Armalik King

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Armalik King, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PTSD

Elena berusaha melepaskan tangan itu dari bahunya. “Syukurlah kau baik-baik saja, kecil!” ucap suara seorang pria, yang ada di belakang Elena. Seketika, Elena berbalik. Ternyata dia adalah Darren, sang sahabat dekat dirinya juga Lucy. “Hei! Kau malah keenakan peluk-peluk dia!” ucap Lucy yang menyingkirkan tangan Darren dengan tergesa.

Pria yang bernama lengkap Darren William itu adalah seorang dokter bedah di sebuah rumah sakit yang bahkan rumah sakit itu adalah milik keluarganya. Terlebih lagi, keluarga William memiliki beberapa rumah sakit besar berkelas internasional di negara ini. Bahkan di luar negara pun, mereka mendirikan rumah sakit untuk membantu orang-orang yang tak mampu. Darren memang pria yang pintar dan berdedikasi tinggi seperti sang ayah.

Namun, keluarganya yang dermawan dan terpandang tak seindah yang terlihat dimata semua orang. Ibunya telah lama meninggal dan dia di besarkan dengan didikan dari sang ayah dan ibu sambungnya. Ya, meskipun ibu sambung selalu terlihat baik ketika di depan sang ayah, yang jelas Darren tak pernah mau di perhatikan oleh orang lain yang bahkan ia tak menganggap ibu tirinya itu ada.

Semenjak menjadi dokter dan mempunyai klinik sendiri, Darren memutuskan untuk hidup sendiri dan melakukan segala hal sendiri di rumah miliknya. Setelah melepaskan tangan dari pundaknya, Elena bertanya padanya tentang maksud dari perkataan Darren tersebut. “Jelas saja, aku mengkhawatirkanmu! Semalam aku melihat rumor tentangmu! Dan memang sewajarnya, aku menanyakan keadaanmu, kan!?” tutur pria yang lebih tua dua tahun darinya.

“Hei, kau malah membuatnya kebingungan! Apakah kau dari luar negeri dan bergegas pergi dengan hellikopter pribadimu hanya untuk melihat, si kecilmu?” tanya Lucy dengan raut wajah curiga.

Pria tinggi yang bersurai coklat itu mengangguk dengan entengnya. Ia berkata bahwa memamg sewajarnya ia mengkhawatirkan Elena. Terlebih dia adalah dokter kelurganya Elena. Meskipun Darren adalah dokter bedah. Tetapi, ia pun mempelajari mengenai beberapa penyakit dalam. “Hei! Apa kau menyindirku atau kau cemburu karena aku lebih memperhatikan si kecil?” ujar Darren dengan memicingkan salah satu matanya seraya menggoda Lucy.

Seketika itu Lucy menginjak kaki Darren. “Yak! Matamu buta, hah? Mengapa aku harus cemburu karena mu? Hahaha... sungguh ucapanmu itu omong kosong!” ucap Lucy dengan tertawa dan menggelengkan kelapnya.

Lucy yang seorang selebriti, yang kecantikannya sempurna. Dan semua pria yang mengenalnya, tentunya menginginkan dirinya. Untung saja Lucy tak tertarik dengan sahabatnya sendiri, Darren. Meskipun keduanya selalu bertengkar jika bertemu. Hal yang tak di ketahui Elena adalah, Darren menyukai dirinya. Dan Lucy mengetahui rahasia besar Darren itu. Ia tak akan mengungkapkan rahasia itu agar kedua sahabatnya itu bisa terus bersama.

Ditengah kebersamaan mereka, tiba-tiba terdengar suara perut yang keras. Sehingga membuat ketiganya terhenti dan mematung. Seketika itu, Lucy memecahkan keheningan. “Hei, pria katak! Apa kau tak makan selama di perjalanan?” tanya Lucy yang menatap heran pada Darren. Pria bermata biru itu tersenyum kecil dan menggeleng pelan sambil memegang perutnya.

Akhirnya mereka melewati hari] bersama, dengan tawa canda dari para sahabat Elena. Hingga sore pun menjelang senja. Kali ini Lucy harus pergi untuk Suting esok hari. Karena esok ia harus pergi dini hari. “Aku pergi! Pangeran katak jangan merundungnya ya! Awas saja kalau kau berani macam-macam!” ancam Lucy pada pria yang lebih tua darinya itu.

“Hei, monkey! Emang dia sama sepertimu! Sudah sana , pergi saja! Kaulah yang pengganggu! Kau sangat berisik!” usir Darren dengan mendorong punggung Lucy.

Elena dan Darren mengantarkan Lucy sampai ke pintu depan. Terlihat sebuah mobil van besar dengan bertuliskan nama dari agensi dari Lucy. Wanita bersurai merah itu, kemudian masuk kedalam mobil dengan melambaikan tangan, pada kedua sahabatnya itu.  Mereka pun saling membalas lambaian tangan. Sampai mobil besar berwarna putih itu pun pergi. Akhirnya, Elena dan Darren kembali masuk kedalam rumah.

“Bagimana jika kita pergi ke ruang perpustakaan? Aku rindu dengan perpustakaan di rumahmu! Biasanya aku membaca di temani oleh mendiang ayahmu,” ucap Darren santai.

“Astaga! Maaf, aku lupa...,” ucap Darren dengan terpotong perkataannya oleh Elena. “Tak apa, sekarang aku sudah lebih terbiasa dengan kenyataan yang sebenarnya,” ucap Elena yang menghibur sahabatnya itu.

Elena melirik jam di dinding ketika berjalan menuju ruangan perpustakaan. Terlihat jam menunjukkan pukul 5 sore. “Ayuk cepat! Kita harus bergegas untuk kesana, sebelum waktu makan malam tiba!” ucap Elena yang menarik tangan Darren.

Mereka pun tiba di sebuah ruangan besar. Dimana terdapat banyak buku yang di simpan di sepanjang rak. Dimana rak itu menempel di sepanjang dinding sehingga terlihat indah. Terdapat pula beberapa meja dan sofa. Terkadang sang ayah dari Elena, yaitu papa Leonard terkadang menghabiskan waktu di perpustakaan sambil meminum kopi. Tak seperti kebanyakan rekan bisnis lainnya. Papa Leonard tak teralu menyukai pesta penyambutan atau pun suasana yang riuh dan banyak orang.

Terkadang ia akan berolah raga golf sendirian atau dengan hanya beberapa rekan kerja saja, yang jelas tidak begini banyak orang. Lain halnya dengan Elena. Ia takut sendirian, mungkin karena ia mempunyai traumatis ketika kecil. Ia pernah di culik dan di lecehkan oleh sang penculik. Hingga, ia mengalami PTSD singkatan dari (post-traumatic stress disorder) atau gangguan stres pascatrauma adalah gangguan mental yang muncul setelah seseorang mengalami atau menyaksikan peristiwa yang tidak menyenangkan.

PTSD merupakan gangguan kecemasan yang membuat penderitanya teringat pada kejadian traumatis. Peristiwa traumatis yang dapat memicu PTSD antara lain perang, kecelakaan, bencana alam, dan pelecehan seksual pembullyan atau perundungan. Meski demikian, tidak semua orang yang teringat pada kejadian traumatis berarti terserang PTSD. Ada kriteria khusus yang digunakan untuk menentukan apakah seseorang mengalami PTSD.

Elena mengalami hal itu. Ketika usianya tujuh tahun. Ia di culik dan di telanjangi lantas di lecehkan dengan meraba area sensitif dan lainnya. Semenjak penculikan itu, Elena selalu bermimpi buruk. Ia bahkan menjadi penyendiri dan tak banyak berbicara walau pada ibunya sekali pun. Padahal Elena anak yang ceria, ia begiti dekat dengan ibunya seperti kebanyakan anak umur tujuh tahun pada umumnya.

Mereka menghabiskan sore sampai waktunya makam malam tiba dengan membaca buku. Setelah sang pelayan pribadinya bi Ruby datang untuk mengajaknya makan malam, Elena serta Darren pun beranjak dari ruangan itu menuju ke ruangan makan keluarga. Mereka tampak berbicang-bincang karena Darren telah lama tak mengunjunginya setelah ia mengajukan diri untuk menjadi seorang pelayanan publik di negara yang sedang mengalami bencana alam.

Sekitar 6 bulan lamanya, Darren tak menghubungi Elena karena kesibukannya di negara tersebut. Terkadang rasa rindunya begitu memuncak meskipun hanya menddngar suara Elena. Sayang, pria dengan tinggi 170 dan tubuh yang atletik itu tak bisa mengutarakan perasaannya lebih dari sekedar sahabat. Bahkan Darren tak bisa terima jika Elena bertunangan dengan pria bernama Xander itu. Karena memang Elena tak pernah berpacar sekali pun.

Darren tak membahas Xander dan tak menanyakan masalah Elena dengan sang tuangannya itu. Ia datang karena melihat informasi mengenai Elena, yang memutuskan menunda penikahannya setelah perhelatan besar. Bahkn Darren mencari tau informasi dari berbagai sumber mengenai keputsan Elena tersebut. Darren memang bersyukur Elena tak menikah dengan pria yang tak dikenalnya. Tetapi disisi lain, ia pun tak ingin melihat sang sahabat begitu sedih dan menderita karena masalah itu.

 

To be continue...

1
acthur2u🔥
lanjytin tur GK BLH pingsan dulu
acthur2u🔥
sip lanjt lagi
acthur2u🔥
lanjut bosq
Thenten
Hai kak Salam dari Menikahi Mafia Kejam ya. Aku udah Fav cerita kkak tolong Fav balik ya. Terimakasih ❤
Katarina Sutirah
lanjut
ste4v7💂
up banyak2 tor
miknik👾r*b*t
ckckck aku prihatin
miknik👾r*b*t
oh, ternyata
miknik👾r*b*t
nah mesti di basmi hama itu
miknik👾r*b*t
hmm, sepertiny
miknik👾r*b*t
goshting
miknik👾r*b*t
update plis
miknik👾r*b*t
n3xt
miknik👾r*b*t
lagi lagi terus
miknik👾r*b*t
lagi up banyak
miknik👾r*b*t
woow
miknik👾r*b*t
begitu kah?
miknik👾r*b*t
up lagi
miknik👾r*b*t
ok fine
miknik👾r*b*t
lanjtkan lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!