NovelToon NovelToon
Skenario Cinta Sang CEO

Skenario Cinta Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Traay

​"Bunga Aster segar, kotak sarapan tanpa nama, dan pesan singkat dari nomor tak dikenal."

​Selama berbulan-bulan, Nayshi dibuat bertanya-tanya oleh sosok secret admirer yang selalu memanjakannya diam-diam di tempat kerja. Di saat ia terbiasa dengan perhatian misterius itu, sebuah kejutan besar datang: sosok di balik topeng pengagum rahasia tersebut ternyata adalah Keenan Zaydan—CEO kaku dan dingin yang menjadi mitra proyek perusahaannya.

​Pria yang di dunia bisnis terkenal kaku bak "kulkas dua pintu" itu ternyata bisa berubah sangat romantis, manis, dan pantang menyerah demi meluluhkan hati Nayshi. Namun, tantangan sesungguhnya baru dimulai saat Keenan tak lagi bersembunyi di balik layar, melainkan nekat melangkah langsung ke rumah Nayshi untuk berhadapan dengan orang tuanya.

​Akankah Nayshi siap menyambut cinta sang CEO yang dulunya sembunyi-sembunyi, kini terang-terangan menunjukkan effort tanpa batas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Traay, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aslinya berbeda

Kini para pelayan Kafe menyajikan fine dining kelas atas tersaji rapih diatas meja. Sepanjang makan malam kecanggungan diawal berhasil mencair perlahan. Nayshi yang semula berpikir akan kaku dan canggung makan bersama CEO, justru disuguhkan sikap asli Keenan yang penuh perhatian, santai, dan sekali melontarkan gurauan halus yang berhasil membuat Nayshi tertawa.

" Cobain steak-nya Nayshi. Dagingnya lembut banget bisa balikin energi Kamu yang terkuras kemarin, mikirin proyek sama mikirin secret admirer. " ujar Keenan santai sambil memotong steak miliknya, dan menatap Nayshi dengan pandangan jenaka.

Nayshi terkekeh pelan, sambil memasukkan makanan ke mulutnya penuh rasa canggung. " Bagus lah kalo sadar hahaha.. "

" Tapi efektifkan? " sahut Keenan seraya kedua tangannya menopang dagu, menatap Nayshi tanpa berkedip, " Teh-nya selalu diminum, coklatnya selalu dihabisin, bahkan gaun-nya juga cocok sama Kamu, bahkan sangat sangat cantik. "

Pipi Nayshi terasa hangat dan memerah seketika, Ia pura-pura memotong steak agar terlihat sibuk. " Ya sayang aja kalo ga dipakai, apalagi harganya dengan sengaja tidak Kamu lepas sehingga buat Aku shock melihatnya. "

" Ah serius? omaygat Saya lupa berarti hahaha.., untuk harga itu tidak seberapa dibanding senyum manis Kamu malam ini. " sahut Keenan membuat Nayshi jadi semakin salah tingkah.

Nayshi memberanikan diri menatap mata Keenan, dan memberikan pertanyaan yang membuat Ia penasaran banget, karena ini suatu hal yang ga masuk di logikanya." Kamu beneran naik genteng untuk ke jendela kamar Aku? "

Keenan bukannya menjawab malah terkekeh geli dengan tawa orang kayak. " Hahaha..., kata siapa Aku manjat genteng? "

" Terus bagaimana Kamu bisa naruh kotak itu? pakai ilmu jin? " tanya Nayshi seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

" Hahaha... ternyata Kamu itu anaknya random juga. Aku menyuruh orang untuk menaruh itu, ga mungkin Aku manjat genteng yang ada Jas yang Aku pakai bisa robek, lagian Saya juga phobia ketinggian. " jawab Keenan menjelaskan dengan terus menatap Nayshi.

" Oh kirain. " Ucap Nayshi dengan manggaruk kepalanya yang tidak gatal. " Makannya ga mungkinkan CEO manjat-manjat genteng? kalo sampai iya, pasti langsung viral dengan judul Seorang CEO rela memanjat genteng hanya untuk menjadi secret admirer. "

Ke randoman Nayshi membuat Keenan terkekeh geli, Keenan tak menyangka dibalik feminim dan anggunnya Nayshi punya pikiran random yang sangat jenaka.

Waktu memburu sangat cepat. Jarum jam tangan berwarna perak ditangan Keenan menunjukkan pukul sepuluh malam " Sudah makin malam. "

" Saya sudah janji sama Arvin dan Istrinya untuk mengantarkan Karyawan kesayangannya untuk pulang tidak larut malam. " Lanjutnya membuat Nayshi menatap kearahnya.

" Hmm.. Pak Jumiyanto yang akan antar Aku kan? " tanya Nayshi dan Ia sangat berharap Keenan menjawab Iya, karena Nayshi takut salting sepanjang jalan.

" Nay yang undang Kamu itu Saya, bukan Pak Jumi. Jadi ya Saya yang anter Kamu, dan Kamu ga ada pilihan lain. iya kan? " Ucap Keenan dengan terkekeh kecil.

" Malam ini Aku masuk jebakan berkali-kali. " sahut Nayshi.

" Bukan jebakan, lebih tepatnya tak-tik PDKT ala Keenan Zaydan." sahut Keenan membuat Nayshi terkekeh kecil dan menggelengkan kepalanya. " Jadi bagaimana Nona Nayshi, apakah Kamu siap untuk Saya antarkan pulang? "

Nayshi dengan nafas kasar, dan pasrah. " Yaa mau bagaimana lagi, Pak CEO tak memberi pilihan. "

Mereka berdua berjalan bersamaan menuju parkiran, dan saat sampai didepan mobil Keenan, " Kamu juga yang ikutin Aku? " tanya Nayshi melihat mobil hitam sama persis dengan mobil yang pernah mengikutinya.

" Siapa lagi? kalo Sata ga ikutin Kamu, bagaimana Saya akan tahu dimana rumah Kamu. " jawabnya santai sambil memecet remot untuk menyalakan mobilnya.

Beberapa saat kemudian, mobil hitam milik Keenan sudah sampai di pelantaran Rumah Nayshi. " Terimakasih Pak, eh Keenan. "

" hmm... mulai lupa, panggil Pak itu kalo Kita ketemu dalam ruang kerja. " Ucap Keenan mengingatkan kembali.

Saat Nayshi hendak memegang pintu mobil, tiba-tiba Keenan cepat melepas sabuknya. " Bentar Nay. "

Keenan langsung turun, lalu membukakan pintu untuk Nayshi. " Silahkan Nayshi Nirwana. "

" Terimakasih Kasih Keenan Zaydan. " sahutnya dengan ukiran senyum manisnya.

Nayshi tidak beranjak dari posisinya menunggu Keenan masuk kembali ke dalam mobil, namun Keenan diam terus menatap Nayshi.

" Kamu ga pulang? " tanya Nayshi bingung.

"Nah Kamu lupa lagi, tadi kan Saya sudah meminta izin untuk mencintaimu secara terang-terangan. " jawabnya dengan menatap Nayshi serius.

" Iya Saya sudah kasih izin, terus? " pancing Nayshi seraya menaikan satu alisnya.

Keenan menghela nafas kasar, " Ya Aku mau bertemu dengan kedua orang tua Kamu, dan Akun ini cowok gentleman yang ga cuman nganterin wanita sampai depan pager doang. "

Nayshi terkekeh kecil, jantungnya bertaut cepat. Rasa panik, terharu, dan rasa tidak percaya bercampur menjadi satu. Seorang CEO yang memprivasi wajahnya dari sosial media, manusia yang hidupnya dikelilingi kemewahan, kini Ia siap melangkahkan kakinya ke Rumah yang tidak sebesar Rumahnya.

" Keenan, Kamu yakin? Papah Aku tuh orangnya galak banget, apa lagi Kita pulang cukup larut. " bisik Nayshi menguji mental seorang CEO.

Keenan mengukir senyum tipis, dan menjawabnya dengan nada bercanda yang sangat lempeng. " Oh serius? omaygat takut banget. "

Sebelum Nayshi sempat tertawa,Keenan langsung mengikis jarak dan menatapnya penuh keyakinan." Nay, Saya ini Keenan Zaydan. Saya punya ribuan Karyawan, dan Saya juga sudah sering berhadapan dengan investor keras kepala. Masa cuman menemui Orang tua perempuan yang Saya cinta, Saya ga bisa. " lanjutnya.

Nayshi tak sanggup menahan senyum mahalnya, serta keraguan dihatinya hilang total. " Ya sudah kalau nekat. "

Keenan tersenyum puas, Ia mengambil kotak yang sudah Ia persiapkan khusus untuk diberikan kepada calon mertuanya, dan Nayshi hanya bisa menggelengkan kepalanya. 'Effort nya tuh nge-efrort banget. '

Mereka melangkah masuk berdampingan dengan jarak yang tak dekat, tapi juga tak terlalu jauh. Mobil Keenan tak dibawa masuk, karena Ia hanya ingin menemui Orang tua Nayshi sebentar saja hanya untuk memperkenalkan diri.

Saat Nayshi baru ingin membuka pintu, pintu sudah terbuka lebih dulu dari dalam.

" Akhirnya pulang juga. " ucap Papah lembut, namun pandangannya seketika terkunci saat Ia melihat sosok Laki-laki disamping putri semata wayangnya.

Atmosfer teras malam mendadak hening. Sebelum rasa canggung berkepanjangan, Keenan mengikis jarak setengah langkah, Ia membungkuk penuh hormat, dan mengulurkan tangannya untuk mengecup tangan calon mertua.

" Selamat malam, Om. Perkenalkan Saya Keenan Zaydan. " Ucap Zaydan dengan suara berat dan mantap.

" Malam. " sahut Papah dengan senyuman namun raut wajahnya penuh banyak pertanyaan.

" Saya ingin mengembalikan Putri Om yaitu Nayshi, dan Saya juga ingin meminta izin untuk mengenal, dan mencintai Nayshi secara terang-terangan. " Ucap Keenan dengan sifat gentleman.

( apakah Papah memberikan Izin?)

1
💗vanilla💗🎶
mampir ni thor 😊
Traay: Terimakasih 🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!