Aprilia Suci Prabowo anak dari seorang Pengusaha terkaya No.1 di Negeri ini harus menelan pahitnya kenyataan saat mengetahui Papihnya mempunyai wanita idaman lain selain Mamihnya.Dan yang lebih parahnya lagi,mempunyai anak dari perselingkuhannya itu.
Raditya Putera Pratama seorang Polisi tampan nan gagah di pilih untuk bekerja sebagai Bodyguard sekaligus sopir pribadi April wanita cantik tapi jutek.
Bagaimana kelanjutan kisahnya,akankah berakhir bahagia?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CAMPING II
Alya memaksa Papih Anwar untuk ikut mengantarkan ke Kampus,Papih Anwar sudah menolak beberapa kali tapi Alya selalu berhasil mengancam Papih Anwar.
Lagipula Papih Anwar juga mau meminta pihak Kampus supaya memperbolehkan Radit untuk mengikuti Camping.
Papih Anwar takut terjadi kenapa-napa sama April anaknya dia mempunyai firasat tidak baik.
Alya berangkat bareng Santi dan supirnya Radit,sementara Papih Anwar berangkat sendiri menggunakan supir pribadinya.
"Kak Radit kok bawa Ransel,apa Kakak mau ikut Camping juga?" tanya Alya
"Iya" jawab Radit singkat
"Papah kamu takut terjadi kenapa-napa sama kamu Sayang makannya meminta Radit untuk ikut supaya bisa jagain kamu" seru Mamah Santi
"Wah asyik banget bisa di jagain Kakak tampan,Papah memang the best selalu tahu apa mau aku" ucap Alya kegirangan
"Dasar orang-orang tidak tahu diri,gue ikut buat jagain April ogah banget gue jagain lo" batin Radit
Sementara itu di Kampus April sudah berkumpul dengan panitia acara.
Tiba-tiba sebuah mobil mewah berhenti di parkiran Kampus semua orang menoleh ke arah mobil mewah tersebut.
Turunlah seorang Pria paruh baya yang meskipun sudah berumur tapi tetap ganteng dan gagah.
"Bukannya itu Pak Anwar Prabowo ya,,pengusaha no.1 di Negeri ini"
"Iya,mau ngapain dia kesini?apa ada anaknya yang kuliah di sini?"
"Pak Anwar kan Donatur tetap di Kampus ini"
Terdengar desas-desus para Mahasiswa..
April membuang pandangannya saat Papih Anwar melihat ke arah April dengan tatapan rindu.
Mata April sudah mulai memanas,April mengibas-ngibaskan kertas yang dia pegang,Sella mengusap punggung April memberikan kekuatan.
Belum juga reda keterkejutan April,munculah mobil Alya dan Mamah Santi,,Radit turun dari mobil Alya dan melihat ke arah April yang sekarang sedang menatapnya tajam.
"Radit" gumam April
"Kok Radit bisa sama anak itu Pril?" tanya Sella.
"Papaaah" teriak Alya dan langsung berlari memeluk Papih Anwar.
Semua orang kaget..
"Jadi anak yang selama ini di sembunyikan identitasnya itu Alya" seru Brian
"Wah gue ga nyangka,Alya anaknya Pak Anwar" sambung Andre
"Hei,bisa pada diem ga kalian" bentak Sella
Luruh sudah air mata April,air mata yang tadi dia tahan-tahan tidak bisa di bendung lagi.
April lari ke arah toilet,Papih Anwar ingin mengejarnya tapi Alya memeluknya terus kemudian Papih Anwar memberi isyarat kepada Radit untuk mengejar April.
"Pril tunggu" teriak Sella,Sella mengejar April begitu pun dengan Radit.
"Pril buka pintunya Pril" Sella terus menggedor pintu toilet
"Mana April" tanya Radit
"Di dalam"
"Pril,ini gue Radit tolong buka pintunya" seru Radit
"Pergi lo,ngapain lo kesini" teriak April
"Please dengerin dulu penjelasan gue,ayo buka pintunya kalau ga gue bakalan dobrak nih pintu" ucap Radit tegas
"1..2...."
April membuka pintunya,terlihat mata cantik nya sembab akibat menangis.
"Mau apa lo kesini?" tanya April ketus
"Maafin gue"
"Kenapa minta maaf?lo sekarang jadi supirnya anak itu?" tanya April dengan mata memerah yang siap meluncurkan air matanya lagi.
"Apa Pak Anwar yang terhormat itu yang nyuruh lo jadi supir anak nya?" bentak April
Air mata April jatuh kembali membasahi pipi putih nan mulus itu.
Tidak ada jawaban dari Radit,April hendak melangkah meninggalkan Radit tapi seketika Radit menarik tangan April dan memeluknya.
"Maaf..maaf" ucap Radit lirih
April terus berontak dan memukul dada bidang milik Radit.
"Jahat...jahat...kenapa semua orang jahat sama gue" teriak April dengan air mata yang terus mengalir dari matanya.
"Sttttt...dengerin gue,ini semua gue lakuin buat lo" Radit memegang pundak April dan melihat wajah April yang sedang menangis
"Lo sama saja dengan yang lainnya,gue kira lo bakalan jadi orang yang bisa gue andalkan tapi semuanya sama saja JAHAT" April menghempaskan tangan Radit dan pergi meninggalkan Radit
"Gue bakalan terus ngejagain lo Pril,gue bakalan terus jadi orang yang bisa lo andalkan tapi cara yang gue tunjukin berbeda" gumam Radit.
April kembali ke tempat semula,Alya masih saja bersikap manja pada Papih Anwar.
Papih Anwar melihat mata anaknya sembab,lagi-lagi dia telah menyakiti puteri kesayangannya.
"Maafin Papih Sayang...maafin Papih,tunggulah sebentar lagi Papih pastikan kamu dan Mamih kamu bakalan kembali lagi berkumpul seperti dulu bersama Papih" batin Anwar
Radit menghampiri Papih Anwar...
"Kak Radit dari mana saja?" tanya Alya
"Dari Toilet"
"Dit,saya sudah meminta izin kepada pihak Kampus bahwa kamu boleh ikut bersama mereka" seru Papih Anwar
"Baik Pak"
"Papah khawatir banget ya sama Alya,sampai-sampai Kak Radit di suruh ikut untuk jagain Alya" sahut Alya
Papih Anwar tidak ngomong apa-apa,matanya tetap menatap puteri cantiknya.
.......................
"Kamu kenapa Pril,kaya yang habis nangis?" tanya Brian
"Gapapa"
"Ayo semuanya para Mahasiswa Baru berkumpul" suara Brian mengintrupsi semuanya.
"Perhatian semuanya....
Hari ini kita akan mengadakan acara Camping untuk menyambut kedatangan para Mahasiswa Baru dan sekaligus penanda berakhirnya OSPEK..kami sebagai Panita meminta semua peserta di haruskan menaiki kendaraan yang sudah pihak Kampus sediakan,tidak ada yang boleh memakai kendaraan pribadi tujuannya supaya kita semua saling mengenal satu sama lain dan membina kebersamaan" jelas April dia tampak tegas memberikan intrupsi kepada para MaBa.
Radit dan Papih Anwar yang melihatnya dari kejauhan tersenyum.
"Anak saya cantik kan?" tanya Papih Anwar
"Cantik banget Pak" jawab Radit
Papih Anwar tersenyum dan menepuk pundak Radit,sementara Santi terlihat tidak senang.
Tiba-tiba Alya mengacungkan tangannya...
"Maaf Kak mau nanya"
"Mau tanya apa?" tanya April jutek
"Boleh ga kalau saya naik mobil pribadi karena saya tidak terbiasa naik kendaraan umum" ucap Alya
"Maaf,meskipun ini adalah Universitas elit dan kebanyakan anak orang kaya yang kuliah di sini,tapi kalau kalian sudah berada dalam lingkungan Kampus semuanya sama orang kaya dan orang miskin berbaur jadi satu,jadi jangan manja mau tidak mau,siap tidak siap kalian harus mengikuti peraturan yang di buat oleh pihak Kampus..mengerti Nona Alya?" jelas April
Alya tampak kesal dengan ucapan April...
"Ayo semuanya berbaris dan mulai memasuki Bus yang telah di sediakan" seru Sella
Dengan hati yang kesal,Alyapun ikut berbaris..
Disaat Radit mau memasuki Bus,Brian mencegahnya.
"Eitt,mau kemana lo?" tanya Brian
"Ya mau masuklah" jawab Radit
"Hei,lo kan bukan anak kampus ini ngapain ikut masuk"
"Yaelah,ribet banget sih lo bocah suka-suka gue dong,mau masuk kek mau ga kek emang apa urusannya sama kamu?"
"Ya jelaslah urusan gue,karena gue disini yang jadi panitianya" seru Brian
"Gue sudah mendapat izin dari pihak Kampus,jadi kalau lo ga percaya lo tanya aja sama pihak Kampus" ucap Radit
Radit pun naik ke dalam Bus,semua perempuan tampak histeris melihat Radit yang gagah dan tampan.
Sementara para Panitia masih berada di luar untuk mengecek semua MaBa tidak ada yang ketinggalan.
"Pril bukannya tuh cowok yang waktu itu antar jemput lo yah?" tanya Brian
"Iya" jawab April singkat
"Ternyata dia seorang supir,dan sekarang dia supirnya Alya" seru Brian
"Kok dia bisa ikut?" tanya Sella
"Pak Anwar Prabowo yang menyuruhnya ikut,mungkin buat jagain anaknya Alya" jawab Andre
Degggg....
Sakit sekali rasanya mendengar kata anak,April san Sella pun melangkah di saat April mau masuk.
"Tunggu Pril" panggil Brian
"Apalagi sih Ian?" tanya April kesal
"Kalau cowok itu seorang supir,berarti dulu itu dia supir lo dong dan mobil sport mewah itu milik lo" tebak Brian
"Apaan sih lo ngaco" April cepat-cepat masuk Bus karena Brian sudah mulai curiga.
"Sebenarnya lo siapa Pril?dari dulu gue emang curiga kalau lo bukan anak biasa-biasa,gue bakalan cari tahu tentang lo" batin Brian
April mencari-cari kursi kosong,semuanya sudah terisi.
"Pril di belakang gue ada kursi kosong satu" sahut Sella
Dan ternyata di kursi itu sudah ada Radit dan di sebelahnya tampak kosong.
Radit tersenyum ke arah April tapi April tampak jutek dan cemberut.
"Sell,tukeran tempat duduk dong" rengek April
"Ga..ga..gue sudah enak disini,kenapa sih lo duduk saja cepetan" sahut Sella
Disaat April mau duduk,tiba-tiba Bus nya melaju dan membuat tubuh April oleng dan jatuh duduk di pangkuan Radit.
April dan Radit saling pandang,jantung keduanya sama-sama berdebar.
Semua orang yang melihatnya bersorak-sorai membuat April sadar dan langsung pindah duduk di samping Radit.
Radit tersenyum,wajah April tampak memerah dia memalingkan wajahnya ke luar jendela.
🌼
🌼
🌼
🌼
🌼
Hallo semuanya jangan lupa dukung terus Novel kedua Author ini ya🙏🙏😘😘
Jangan lupa
like
vote n
komen
TERIMA KASIH
LOVE YOU💋💋💋