seorang anak yang terlahir dari dewi ular dan dewa langit yang di berkahi oleh langit dikarnakan aura agung yang ada sejak masih ada dalam perut ibunya .
seorang anak kecil usia 1tahun yang terjatuh di dunia kultivator bawah yang tersegel.
akankah dia berhasil menemukan keluarganya di dunia dewa ?
simak kisahnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon reglo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pernikahan Shi'er dan Lin han
" salam paman salam bibi , perkenalkan nama ku Lin Han " ucap Han Lin kepada mereka berdua dan Han Lin mengungkapkan nama aslinya
" iya nak Lin Han jangan terlalu sopan " ucap Du chang kepada Lin Han
melihat Han Lin merubah namanya menjadi Lin Han, Shi'er sedikit mengerutkan kening tapi dia hanya diam tidak bertanya
setelah itu Shi'er mengobrol dengan Yi An dan Du Chang sambil menceritakan semua yang terjadi kepada mereka dan Shi'er juga menceritakan Hubungan Shi'er dan Lin Han atau Han Lin
Mereka kaget dan sedih mendengar apa yang di alami oleh Lin Xiao Yu seketika Yi An memeluk dan menciumi Lin Xiao Yu
" Uhh nenek ,,, sudah ,aku geli " ucap Lin Xiao Yu kepada Yi An sambil mengusap usap pipinya
" nak kenapa pergi sendirian, kan ada nenek ,, Yu'er bisa minta nenek menemani ," ucap Yi An kepada Lin Xiao Yu sambil menngis
" nenek sudah jangan sedih ,, Yu'er tidak mau nenek sedih,, Yu'er sayang nenek" ucap Lin Xiao Yu kepada Yi An sambil membersihkan air mata Yi An
" nenek tentu sedih kalau cucu nenek kenapa napa,, nenek juga sayang Yu'er " ucap Yi An kepada Lin Xiao Yu sambil memeluknya
Mereka semua yang melihat kepintaran Lin Xiao Yu mereka senang, anak se kecil ini memiliki kasih sayang yang sangat besar kepada orang lain
Tentu untuk Shi'er dia bangga melihat anaknya memiliki kasih sayang terhadap orang sekitarnya, itulah mengapa Shi'er sangat menyayangi Lin Xiao Yu melebihi apapun
Setelah beberapa lama mereka ngobrol hari sudah mulai sore dan para murid yang keluar mencari Lin Xiao Yu juga sudah di tarik kedalam sekte dan Yi An bersama Du Chang juga sudah kembali ke rumah mereka
Untuk rencana pernikahan Lin Han dan Shi'er akan dilaksanakan besok secara sederhana dengan di saksikan Yi An dan Du Chang dengan beberapa sesepuh di desa
Di dalam aula sekte hanya menyisakan Shi'er, Lin Han dan Lin Xiao Yu yang asik memakan permen pemberian Yi An
" Shi'er sekte ini benar kamu yang mendirikan" ucap Lin Han dengan terkagum kagum kepada Shi'er
" iya benar ,, sekte ini aku yang mendirikan,, nanti setelah kita menikah kamu yang ambil alih, biar aku bisa menjaga anak ku " ucap Shi'er kepada Lin Han
Lin Han juga tidak menolak dengan permintaan Shi'er dan dia juga setuju kalau Shi'er lebih baik banyak meluangkan waktu untuk Lin Xiao Yu
Bagaimanapun Lin Xiao Yu masih anak usia 3 tahun yang harus selalu dapat perhatian dari ibunya
Setelah beberapa saat Lin Xiao Yu yang mulai bosan bermain sendiri berkata kepada Shi'er dan Lin Han
" ibu, ayah ayo bu pulang aku pingin main sama Chao kecil " ucao Lin Xiao Yu kepada mereka
Lalu mereka pun pulang ke rumah setelag benerapa saat akhirnya sampai rumah Lin Xiao Yu langsung menghampiri Chao kecil kecil untuk di ajak bermain samapi waktu menjelang malam,
Lin Han yang tau Lin Xiao Yu punya teman hewan Suci ruba Hitam ekor sembilan dia sangat kaget tapi dia diberi penjelasan oleh Shi'er supaya tidak memberi tahu kepada siapapun
Setelah itu malam tiba Lin Xiao Yu juga sudah tertidur
lalu Lin Han dan Shi'er duduk di depan rumah sambil menikmati bintang bersama dan mereka bicara santai
" sayang kenapa tadi kamu merubah namamu kepada paman Du dan bibi Yi " ucap Shi'er lembut kepada Lin Han
" itu memang nama asliku sayang " ucap Lin Han kepada Shi'er
"ohh kenapa kamu menyamarkan nama mu apa kamu banyak memiliki wanita lain disana ?" ucap Shi'er sambil mengerutkan kening
" Ti..tidak sayang kamu wanita pertama ku aku berani sumpah " ucap Lin Han sambil panik karna tatapan menakutkan Shi'er
Lalu Shi'er mulai tenang dan bertanya
" trus apa alasanya ? " ucap Shi'er
" hemmh aku memang sudah waktunya harus mengatakanya padamu " ucap Lin Han kepada Shi'er sambil menghela nafas
" katakan saja tidak apa apa aku pasti akan menerima apapun itu " ucap Shi'er sambil merebahkan kepalanya ke dada Lin Han dan melihat langit yang di penuhi bintang
" baiklah sayang " ucap Lin Han
Lalu Lin Han menjelaskan kepada Shi'er kalau dia adalah pangeran kerajaan selatan dan dia sebenarnya sudah di jodohkan oleh orang tuanya dengan putri ketua sekte dia tidak mau untuk di jodohkan dan memilih pergi meninggalkan kerajaan karna dia ingin memiliki pendamping dengan pilihannya sendiri ,
" Cih ,, kedua orang tua bangka itu sunggung menyebalkan dan merepotkan " ucap Lin Han sambil mengejek kedua orang tua itu
mendengarkan itu Shi'er menatap Lin Han dengan mengerutkan keningnya lalu bertanya
" dari sekte mana dia ? " ucao Shi'er menatap tajam ke arah Lin Han
" cih ,, dia dari sekte bintang,, aku mau di jodohkan dengan nona besar sekte bintang yang aku tidak kenal dan dia juga sangat jelak dan bau mana mungkin aku mau aku kan tampan" ucap Lin Han
Shi'er yang mendengar itu langsung merubah wajahnya menjadi marah
" APA !! " ucap Shi'er dengan kaget sambil marah kepada Lin Han
" sa...sa..sayang ke..kenapa , katanya tidak akan marah " ucap Lin Han dengan ketakutan melihat Shi'er,
" Siapa yang kamu bilang bau hah ,, dan siapa yang kamu bilang jelek ha ,, " ucap Shi'er kepada Lin Han
Lin Han melihat itu kebingungan melihat perubahan Shi'er
" CEPAT KATAKAN !!" ucap Shi'er langsung menarik kuping Lin Han
" aduh aduh,, sayang tenang lah itu sakit,, tolong lepaskan dulu sayang " ucap Lin Han kepada Shi'er
lalu Shi'er melepaskan telinga Lin Han
" kenapa kamu sangat marah sayang ,, katanya tidak akan marah " ucap Lin Han kepada Shi'er sambil memegang telinganya yang memerah karna di tarik oleh Shi'er
" karna kamu mengataiku bau dan jelek dan mengatakan ayahku tua bangka pantas saja paman Lin Hao sering mengeluh karna sifat anaknya " ucap Shi'er sambil cemberut
" apa !! Tunggu dulu kamu mengenal ayah ku ,, ka..kamu anak paman Yu Chen " ucap Lin Han
"iya aku wanita yang kamu sebut jelek dan bau tadi " ucap Shi'er dengan cemberut kepada Lin Han ,
" sayang maaf aku juga tidak tau kalau itu kamu " ucap Lin Han sambil tersenyum
mereka senang mengetahui itu mereka tidak menyangka sebetulnya mereka juga akan dinikahkan oleh orang tua mereka
Lalu Shi'er juga bercerita sebab dia pergi dari rumah dan tidak kembali selama bertahun tahun ini
Lin Han mendengar Shi'er tidak ingin kembali karna masih merasa bersalah kepada kakaknya itu juga tidak masalah kalau Shi'er tidak ingin kembali ke sekte bintang dan mereka akan mulai hidup baru di sini bersama Lin Xiao Yu
Malam itupun penuh romantis sampai akhirnya Shi'er pergi kekamar untuk tidur bersama Lin Xiao Yu dan Lin Han malam itu berlatih di dalam rumah
ke esokan harinya Lin Han dan Shi'er di rencanakan menikah
Lalu mereka melakukan ritual pernikahan sederhana di rumah mereka dengan di hadiri lima orang,
Di rumah itu semua orang menikmati kegembira an sampai mereka selesai
setelah acara pernikahan mereka selesai lalu Shi'er sambil menggendong Lin Xiao Yu mengajak Lin Han untuk pergi
" suamiku ,, aku mau mengajak kamu ke goa tempat anak kita dulu , aku harus mengunjungi makam bibi Ziyan " ucap Shi'er dengan lembut kepada Lin Han melalui akal ilahi
" iya ayo kita pergi" jawab Lin Han
lalu mereka pergi dengan terbang memasuki Hutan Katian setelah beberapa saat mereka akhirnya sampai di goa tempat Lin Xiao Yu dulu tinggal bersama Ziyan
Sesampainya di goa Lin Xiao Yu bertanya kepada Shi'er
" ibu apa kita akan tinggal di sini lagi " ucap Lin Xiao Yu kepada Shi'er
" tidak nak kita hanya berkunjung kesini " balas Shi'er kepada Lin Xiao Yu
" uuh kenapa kita tidak tinggal di sini saja bu ,, Yu'er rindu nenek Ziyan ,, kenapa nenek tidak mengunjungi Yu'er dan ibu di desa ? , apa nenek tidak sayang Yu'er dan ibu lagi " ucao Lin Xiao Yu dengan polos kepada Shi'er,,,
Shi'er yang sejak tadi sudah menahan air matanya untuk tidak menangis akhirnya tangisnya pecah setelah mendengar ucapan Lin Xiao Yu
Dia memeluk Lin Xiao Yu sambil berkata
" tidak nak nenek sangat sayang Yu'er, nenek juga sangat sayang sama ibu, nenek selalu mengawasi kita di langit nak " ucap Shi'er kepada Lin Xiao Yu sambil menangis
" berati kalau nenek Ziyan di langit tidak turun turun berarti nenek sudah meninggal bu " ucap Lin Xiao Yu kepada Shi'er dengan mulai menyadari kalau Ziyan sudah mati tapi ibunya menyembunyikan
Lin Xiao Yu sudah tau karna di depan goa ada batu nisan bertuliskan nama Ziyan dan Shi'er juga tidak bisa menutupi terus menerus karna Lin Xiao Yu juga akan tumbuh dan lambar laun akan mengerti dengan sendirinya
Lin Han setelah melihat batu nisan Ziyan di goa tempat Lin Xiao Yu hidup hatinya sakit karna bagaimanapun goa tempat hidup Lin Xiao Yu kecil dulu tidak layak untuk di tempati
Lin Xiao Yu langsung menangis dan sangat sedih lalu dengan tatapan marah dia menoleh ke langit dan berkata
" langit !! beraninya kamu mengambil nenek ku !!! " ucap Lin Xiao Yu sambil menoleh ke langit
Lalu setelah Lin Xiao Yu berucap tiba tiba langit berubah menjadi gelap dan petir mengamuk di atas awan
Shi'er dan Lin Han yang melihat itu terkejut
" i..ii..ini petir sengsara ? " ucap Shi'er sambil masih menggendong Lin Xiao Yu
" gawat !! ,,istriku ayo kita masuk ke goa lindungi anak kita " ucap Lin Han sambil menarik Shi'er yang masih tercengang
Lalu mereka beranjak masuk ke dalam goa tapi sebelum merka masuk tiba tiba Lin Xiao Yu terlepas dari gendongan Shi'er dan mengambang di udara dengan munculnya gambar ular di keningnya
Shi'er yang melihat itu dia kaget dan menjerit
" TIDAKK !!! ANAK KU !!! " ucap Shi'er langsung ingin mengambil Lin Xiao Yu
Lin Han yang pernah mengalami hal itu ketika pertama kali Lin Xiao Yu bertemu dengannya dia secara cepat langsung menghentiakan Shi'er
" TIDAK !! JANGAN HENTIKAN AKU !! " ucap Shi'er yang di tahan oleh Lin Han
tapi mereka semua langsung di kagetkan dengan suara Lin Xiao Yu yang berubah dan ada aura besar muncul di tubuh Lin Xiao Yu dan ada proyeksi ular besar muncul di belakang Lin Xiao Yu,
" hey petir naga bodoh kalau ratu ku tahu kau menggertak cucunya , , jangan harap bisa lepas dari amarah ratu ku dan dewa ku " ucap Lin Xiao Yu dengan tatapan kosong ke arah langit
...Bersambung...
...****************...
...****************...
...****************...