NovelToon NovelToon
TRIO DUDA

TRIO DUDA

Status: tamat
Genre:Duda / Dikelilingi wanita cantik / Kehidupan di Kantor / Romansa / Tamat
Popularitas:207.8k
Nilai: 5
Nama Author: Tiara Pradana Putri

Althaf Sarfaraz Xaquil (AL)

Bara Arsenio Khasaf (BARA)

Christian Xaverio Smith (CHRIS)

Tiga orang pria tampan, mapan dan memiliki kepribadian, rumah mewah pribadi, mobil mewah pribadi, semua yang sifatnya pribadi dan mewah.

Satu yang tidak mereka miliki, ISTRI!

Trio Duda bercerita tentang kehidupan sehari-hari 3 orang duda yang relah bersahabat sejak dibangku SMA.

Mereka pernah membina rumah tangga namun berujung dengan nasib yang sama alias ketiganya kini menyandang status DUDA!

Bagaimana keseruan TRIO DUDA dalam keseharian mereka yang tentu saja msmbuat kaum hawa disekitarnya ketar-ketir.

Apakah mereka kembali dipertemukan oleh jodohnya?

Semoga dapat menghibur readers semua.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiara Pradana Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cewek Bar Bar

Al yang sudah dikabari oleh Mama Chris perihal Rafael segera meminta dokter anak di RS agar saat Rafael datang segera diberikan penanganan terbaik.

Chris adalah sahabat Al, sudah seperti keluarganya sendiri.

Begitupun dengan Rafael yang sudah Al anggap layaknya keponakannya.

"Al Rafael demam!" Chris saat melihat Al.

"Suster segera bawa ke ruang Dokter Anak!" Al meminta suster membantu Rafael yang berada dalam gendongan Chris.

"Bagaimana kondisi Rafael Dok?" Chris terlihat cemas putranya yang sejak tadi menangis.

"Rafael mengalami radang ditenggorokannya. Hal inilah yang menyebabkan suhu tubuhnya meningkat. Tidak perlu khawatir, cukup berikan susu secara teratur sedikit demi sedikit. Saya resepkan obat yang perlu diberikan pada baby Rafael. Usia Rafael saat ini boleh diberikan sedikit air putih dengan bantuan botol susu atau pipet agar tenggorokannya tidak kering. Pastikan suhu udara diruangan dalam kondisi sedang, jangan terlalu panas dan untuk sementara disarankan tidak menggunakan AC. Selain itu selama 3 hari baby Rafael dimandikan dengan air hangat dulu." jelas dokter anak pada Chris.

"Terima kasih Dok." jawab Chris.

"Dok, resepnya serahkan pada perawat Ina, biar diurus. Chris kau tidak perlu khawatir. Dokter sudah mengatakan Rafael akan pulih dalam beberapa hari." Al menenangkan Chris yang terlihat panik.

"Ya sudah kau kembalilah. Rafael perlu istirahat. Selesai praktek aku akan kerumahmu sekalian membawakan obat untuk Rafael." Al menepuk bahu Chris memberikan penguatan.

"Rafael, cepat sembuh ya ganteng. Nanti Uncle akan datang." Al mengusap kepala Rafael yang setelah diberi obat lebih tenang.

"Al, terima kasih." Mama Chris menggenggam tangan Al.

"Rafael kan keponakanku Mam. Tidak perlu sungkan." Al tersenyum pada wanita yang sudah Al anggap layaknya ibunya sendiri.

Chris beserta ibunya sudah pulang membawa Rafael yang kini tertidur dalam gendongan sang nenek.

Sesaat Al berpikir kelak ia pun akan sama dengan Chris saat mengalami kondisi seperti sahabatnya itu.

"Dok, ini obat untuk anak teman dokter."

"Terima kasih."

Al selesai praktek dan ia segera mengambil tasnya untuk langsung menuju ke rumah Chris.

Namun ia tahu pasti sahabatnya itu belum makan.

Al tahu Chris seperti apa.

Al mampir dulu sebuah restoran untuk memesan makanan.

Al memesan secara drive thru, saat mobil Al akan memasuki jalur khusus tampak sebuah mobil menyalipnya melewati mobil Al yang memang sedang santai ia kemudikan.

"S!@lan tuh mobil! Apa-apaan nyalip plus nyelak. Ga bisa dibiarin nih!" Al turun dengan emosi dari mobilnya.

Al kini berada di depan pintu mobil si pengemudi yang siap memesan makanan.

"Mbaknya laper banget kali ya, sampe nyelak begitu!" Al dengan emosi.

"Situ kalo bawa mobil jangan kayak siput! Kalo ga mau disalip jangan lelet makanya!" si wanita ga kalah sengit.

Sementara pegawai restoran hanya bingung melihat keduanya beradu omong.

"Mas, Mbak, maaf jadi pesan tidak?" tanya dengan hati-hati karena melihat kedua customernya sudah keluar tanduk.

"Jadi, Saya pesan,"

"Enak aja! Saya dulu Mas, dia nyelak!" Al langsung memotong ucapan si wanita yang akan memesan.

"Lo ga liat! Mobil gw duluan sampe. Dasar Om-Om udah tua, bawa mobil lelet, ngotot lagi!" si wanita dengan asal mengatai Al.

Al yang dikatai tua plus Om Om tentu ga terima.

"Eh cewek bar-bar! Lo punya mulut disekolahin ga? Enak aja lo ngatain gue tua! Orang ganteng begini!" jawab Al pede maksimal.

"Eh Om Situ sehat! Huh! Cakep kalo dilihat dari ujung sedotan plus ujungnya monas!" tak kalah si wanita beradu mulut dengan Al.

Tin,Tin,Tin!

Suara bunyi klakson dari pengunjung lain sudah panjang antriannya.

"Urusan rumah tangga jangan ribut disini! Ganggu aja! Cepat minggir, kami mau order!" teriak salah satu dari pengemudi mobil yang kesal karena keduanya membuat antrian semakin panjang.

Keduanya sadar, tak memperpanjang masalah mereka masuk ke mobil masing-masing tak jadi memesan makanan berakhir dengan keluar restoran dan berlawanan arah.

Sepanjang perjalanan Al mengutuk wanita bar-bar yang menyebalkannya.

Entah mengapa, baru kali ini Al bertemu wanita yang berani mengatai dirinya tua dan Om-Om sedangkan wanita diluar sana menatapnya dengan memuja.

"Buta kali tuh cewek bar-bar! Gw ganteng dan masih muda gini dibilang Om-Om tua!" Al mematut wajahnya di kaca dalam mobilnya.

"Udah gw pesen online aja. Biar langsung kerumah Chris. Banyak zombie bar-bar berkeliaran!" Al mengingat keributannya dengan sang wanita bar-bar.

"Oh iya gw telpon Bara ah suruh ke rumah Chris. Biar kumpul di rumah Chris aja."

"Apa nyet?" Bara menerima telpon.

"Sialan si **nyuk! Lo dimana?" tanya Al.

"Dihatimu!" jawab Bara asal.

"Jijik! Serius nyet!" Al kesal.

"Kenapa sih, kangen?" Bara meledek.

"Lo cepet ke rumah Chris, Rafael sakit. Lo jadi Uncle gimana sih!"

"Oke gw otw. Lo udah makan nyet? Gw kebetulan mau mampir ke resto nih!" tawaran Bara.

"Boleh deh. Sekalian beli lebih buat Al sama Mam." Al memberitahu.

"Siap. Ywd matiin Nyet gw bosen denger suara lo!" begitulah Bara.

"Dih gw juga amit-amit denger suara lo nyuk!"

Keduanya menutup telpon. Al melanjutkan perjalanannya menuju rumah Chris.

Al memasuki pelataran rumah Chris disambut oleh penjaga rumah Chris.

Tentu saja pegawai rumah Chris sudah sangat hapal dengan Al dan menyapa sahabat Tuannya dengan ramah.

"Ok. Saya masuk dulu ya."

"Silahkan Tuan."

"Al." sapa Mama Chris.

"Chris mana Mam?"

"Ada di kamar Rafael. Susul saja mereka."

"Al ke atas dulu ya Mam."

Anggukan Mama Chris dan Al melangkah menuju kamar Rafael.

Al masuk kamar Rafael yang memang tak terkunci.

Al melihat Chris tampak tertidur di kursi menjaga Rafael.

Al menepuk pelan lengan Chris hingga terbangun.

"Kapan lo dateng Al?" Chris mengusap wajahnya yang terlihat lelah.

"Rafael lagi tidur. Kita ke bawah aja." ajak Al.

"Mam Rafael tidur." Chris memberitahu Mama nya setelah ia dan Al kembali ke ruang keluarga.

"Ya sudah, Al temani Chris makan dia belum makan sejak tadi. Mam mau jaga Rafael ya." Mam menepuk bahu putranya.

"Kita tunggi si **nyet sampe Chris. Dia bawa makanan. Gw tahu lo pasti belom makan." Al menepuk bahu Chris.

Panjang umur yang ditunggu datang juga.

Bara masuk bertos ria pada kedua sahabatnya.

"Rafael gimana Chris?" Bara langsung menanyakan kondisi Rafael.

"Lagi tidur anaknya. Seharian nangis plus demam. Udah gw bawa ke dokter. So far so good."

"Lo bawa pesenan gw ga?" Al menanyakan.

"Bawa dong! Nih buat Mam. Mam mana?" Bara mencari Mama Chris.

"Jaga Rafael dikamarnya." jaaab Chris.

"Ini makanan untuk Mam."

"Sini gw yang kasih aja. Sekalian gw mau lihat Rafael." Bara berucap.

Chris hanya mengangguk saja, sementara Bara segera membawakan makanan untuk Mam Chris sekalian menengok kondisi Rafael.

1
Neng geulis
Luar biasa
Ryan Jacob
semangat Thor ditungggu karya-karyanya
Harry
luar biasa
yunita
lnjut thoorrrrrr bikin hamil bareng semua klu bs ank kembar semua thorrr kan seru......
Riaaimutt
q tak meneng, kekuatan ku wes entek
Riaaimutt
mak2 provokator 😆😀😭👍
Riaaimutt
pake nyalahin orang lagi 😆😆
Riaaimutt
wot 😭😭
Riaaimutt
insting emak2
Kartini Rotua Situmorang
alurnya maju mundur
Riaaimutt
bara yang cerdas 😆😆
Riaaimutt
eak.. 😆😆
Riaaimutt
kocaklah si bia
Erlinda
heran deh Thor trio duda udah pada berumur tapi kok dengan cewek seperti anak ABG malu malu sok jaim hadeeeh..yg wajar napa sih trio duda klo suka yg bilang suka ntar diambil org baru tau udah tua masih aja gengsian ingat umur
Erlinda
rasain lu Tasya jd anak kok kepala batu banget ga sayang sama org tua
Ryan Jacob
baguus...
Hesti Pramuni
Thankyuuu thoor...
😘😘😘
Hesti Pramuni
habiis minum teh tubruk nih, dok...
Hesti Pramuni
lah! situ dah gass pooll lom, Ra..?
Hesti Pramuni
men dramakan hati boss...
melasseh....rek..!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!