NovelToon NovelToon
Guardian Flower

Guardian Flower

Status: tamat
Genre:Model / Diam-Diam Cinta / Cintapertama / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Defri yantiHermawan17

Terpisah cukup lama karena kesalahpahaman, tapi rencana licik seseorang membuat keduanya di pertemukan kembali.

Bagaimana cara mengatasi kecanggungan yang sudah tertanam dalam itu, apa yang akan Sang Bunga Albarack lakukan pada mantan ajudannya nanti?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jealous?

Liara terpogoh-pogoh membawa satu tumpuk kecil kayu bakar. Kedua kaki jenjangnya berjalan mengikuti langkah para rekannya, sesekali dia terhenti untuk sekedar menghirup napas. Keringat di sekujur mulai mengalir, bahkan punggung serta dahinya sudah banjir oleh keringat.

Rasa haus mulai menyerang, dengan napas terengah dia kembali mengambil langkah walaupun kedua lututnya sudah tidak sekuat tadi. Di tambah dengan beban yang dia bawa, Liara semakin lelah dan ingin segera sampai di area tenda.

"Kalo bukan karena mau ngehindar dari dia, aku juga gak bakalan mau jalan kaki ngambil kayu bakar ke hutan!" gadis itu terus saja menggumam.

Liara kembali berjalan, namun salah satu kakinya tersandung akar pohon hingga tubuhnya tersungkur ditanah yang sedikit lembah. Gadis itu meringis, kayu bakar yang dia bawa tercecer entah kemana- Liara menarik napasnya dalam, berusaha meredam amarah yang sudah siap meledak.

"Kamu gak apa apa?"

Suara seseorang dari arah belakang tubuhnya membuat Liara menoleh, gadis itu mendongak- kedua mata berembunnya menatap kesal pada orang tersebut.

Dia nanya? kenapa harus bertanya, kalau sudah melihatnya tersungkur di tanah.

"Ayo bangun! aku bantu, rombongan sudah jauh dari kita. Kayunya biarin aja, yang mereka bawa sudah lebih dari cukup kok, buat bikin api unggun malam ini!"

Liara tidak merespon, gadis itu masih meringis karena merasakan denyutan di area pergelangan kaki sebelah kirinya. Sepertinya akar besar itu membuat salah satu kakinya terkilir, bahkan saat orang yang Liara ketahui sebagai kakak tingkatnya itu mengangkatnya, lalu membantunya berdiri dia tidak melawan atau pun menolak.

Rasa sakit di kaki kirinya membuat Liara tidak tahu harus apa, dia memang butuh bantuan orang lain saat ini, karena saat kaki kirinya berusaha menopang tubuhnya- rasa sakit itu kembali menyerangnya, Liara hanya bisa mengigit bibir bawahnya dan berjalan tertatih mengikuti langkah orang yang memapahnya.

Selang lima belas menit mereka berdua akhirnya sampai di lokasi camping. Liara sudah berkeringat lebih banyak dari sebelumnya, bahkan gadis itu meremas keras lengan orang yang ada didekatnya kala kaki kirinya kembali sakit.

"Masih kuat jalan kan?" tanyanya.

Liara yang sedari tadi menunduk, sontak mengangkat kepalanya- netra keduanya bertemu tapi tidak berlangsung lama karena Liara terlebih dahulu memutuskannya.

Gadis itu mengangguk tanpa melihat pada orang yang diam diam menipiskan bibirnya tanpa sepengetahuan Liara. Keduanya kembali melangkah, dan tidak lama mereka sampai disalah satu tenda.

Kedatangan mereka berdua menjadi pusat perhatian, semua orang yang ada disana menatap ke arah keduanya. Tatapan penasaran dan ingin tahu, bahkan juga tidak sedikit yang berbisik kala melihat interaksi Liara dan orang yang menolongnya.

"Eh, ngapain ketua BIM kita yang ganteng, deket dekat sama cewek yang suka di bully Hyena and the genk?" bisik seorang gadis berkaos biru yang baru saja meletakan tali sisa tendanya.

Liara yang sudah merasa tidak nyaman terlihat berusaha melepaskan pegangan orang yang menolongnya, dia tidak mau menjadi pusat perhatian apa lagi pusat cibiran para mahasiswi lainnya.

"Lepas, kita udah sampai!" bisik Liara.

Wajahnya mengeras kala tangan yang melingkar di bahunya kini berpindah pada pinggang rampingnya.

"Yakin udah bisa jalan sendiri. Aku yakin kamu bakalan jatuh kalo aku lepasin pegangannya,"

Liara semakin gelap, kedua matanya menatap tajam pada orang yang sudah berani menyentuh area tubuhnya yang sudah jauh dari kata wajar.

Kurang ajar nih jantan, beraninya dia nyentuh tubuh princess Liara tanpa izin. Minta di hukum pancung rupanya!

Liara terus saja mendelik, ekor matanya menatap tajam pada pria berjaket jeans berwarna pudar yang terlihat tak acuh melihat mereka terus saja diperhatikan orang orang, termasuk oleh seorang pria berkaos hitam yang tengah menancapkan beberapa patok di dekat sebuah tenda.

Kedua mata Elangnya terus saja mengintai Liara dan pria yang tengah memeluk Sang Bunga. Sadar atau tidak, pria itu meremas erat batu yang ada ditangannya, jakunnya naik turun kala melihat Liara sama sekali tidak keberatan kala tubuhnya di sentuh oleh orang lain, selain keluarga dan dia tentunya- dulu.

Dia memalingkan wajahnya ke arah lain, napasnya naik turun dan terlihat memejamkan kedua matanya. Pria itu terlihat tidak baik, bahkan batu yang ada ditangannya menjadi sasaran. Batu tak berdosa itu terpelanting jauh, kala benda itu dibuang begitu saja tanpa perasaan.

Sementara gadis yang berhasil membuatnya bersikap begitu, terlihat cuek dan tidak peduli dengan pria yang dia kira tidak ikut camping bersama mereka. Ekor matanya melirik diam diam kearah sang pria, menaikan dagunya angkuh dengan langkah pincang.

'Rasain!' cibirnya dalam hati.

"Kaki mu harus di urut, kalo enggak nanti bisa bengkak."

Liara kembali menoleh, dia tidak menjawab hanya mengangguk pelan dan berharap untuk segera sampai ditenda miliknya agar segera bisa beristirahat.

MAAPIN MATA OTHOR YA ALLAH, DOSA DOSA DOSA TAPI MENGGODA APA LAGI SAMPE BAWAH SAMPE BAWAH SAMPE BAWAH 🏃🏃🏃

JAN KEJAM KEJAM NAPA NENG CIAN BANG SIMBA😂😂😂

SEE YOU MUUUAAAACCHH😘😘😘

1
Diana Dwiari
kode simba kode
Novita Sari
Luar biasa
Inong Nst
hah..."Ley" kah musuh dalam selimutnya
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
wkwkwkwk kesiksa sendiri sang singa.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
sabar lagi Lion, harus nunggu urusan perut dulu baru yg lain... 🤭🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
ya ampuunn ini mah singa sama kancil namanya.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
wkwkk kena ulti mertua.👍🤣
aku lupa cerita para sesepuh karna udah lama baca ceritanya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
waduuhhh pak Elvier siap² dapat hukuman dari ibu negara karna sudah mengorbankan menantu sendiri.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
tom jerry, menantu sama mertua kalau dekat musuhan tar kalau jauh saling merindukan... pada ga mau ngalah.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
siap² saja kena amukan 2 singa istri sama anakmu Elvier karna menantu mu celaka karna kamu lengah sampe kecolongan.
Vitriani
👍
Dari
kaya ga tau bahaya 🤣🤣 ngeyel bgt 🤭🤭🤭🤣🤣
Dari
mosok tmn nya sendiri 🤭🤣 gendeng
Dari
cpr ah 🤭🤣🤣🤣
apajalah
👍🍁🍂👌🍁🍂
apajalah
🍂🍁👌👍👍🍁🍂
LikCi Vinivici
g bikin tegang nih. pelarian model liara& simba
LikCi Vinivici
kelamaan deh. keburu si scarr sadar. blm tanding nya juga ini
LikCi Vinivici
duh pada lebay nii
LikCi Vinivici
sokor dekk. ngotak ngapa.. g kapok nii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!