NovelToon NovelToon
Sukses Setelah Di Hina

Sukses Setelah Di Hina

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Chicklit / Tamat
Popularitas:233.4k
Nilai: 5
Nama Author: siti jubaedah

sindy Aulia perempuan tangguh dengan segala hinn dari kakak ipar & mertuanya, kata kata pedas yang di ucapkan mertua dan kakak iparnya menjadi cambuk untuknya bisa menjadi sukses, menjadi seorang penulis novel di aplikasi berbayar. yuk ikuti kisahnya baca selengkapnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon siti jubaedah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ibu mertua semakin menjadi

setelah Sindy masuk ke dalam rumah gegas dia memasak nasi di rice cooker, menyapu & mengepel dan memesan lauk nasi shop* food. Sindy sengaja memilih menu masakan rumahan, Agar di kira suaminya dia yang masak. padahal sebelum pulang tadi sang Bunda, sudah menawarinya lauk nasi. tetapi Sindy menolak dengan Alasan akan makan di luar.

💞💞💞💞

Begitu ramai ibu ibu bergosip di bawah pohon rindang, mereka membicarakan pembukaan butik. Yang bernama Almira store, butik yang mereka bicarakan adalah milik Sindy. Tidak ada satu orang pun yang tahu, jika butik itu milik Sindy.

Mereka berkumpul di bawah pohon seraya menunjukkan kantung belanjaan nya.

Ya tadi pembukaan butik,  membuka sambutan, orang orang yang datang ada beberapa dari tetangga Bu Sela, mereka begitu antusias untuk berbelanja di Butik Almira store.

Almira store, adalah di ambil dari nama Mamah Alma, sengaja menambahkan dua huruf, agar orang orang tidak curiga jika itu milik Sindy.

"Ibu Sela yang mendengar itu hanya diam saja" karena dia tidak tahu ada pembukaan, butik di dekat rumah besannya itu.

obrolan terus terjadi banyak ibu ibu, yang mengatakan akan ke butik Almira store besok, Ibu Sela tak mau kalah. walau rumah Tangga anak sulungnya, sedang di ambang ke hancuran dengan pongah dan sombong iya berkata bahwa besok akan datang.

"Yaudah jeng kita bertemu besok di sini, kita berangkat bersama bersama ke Almira Store" ucap bu Sela.

"Oke boleh jeng kebetulan besok anak bungsu saya mengirim uang" balas ibu ibu yang dari tadi tak berhenti mempromosikan butik Almira store.

Pukul lima sore, ibu ibu di dekat rumah ibu Sela, membubarkan diri dengan membawa jadwal baru mereka memutuskan besok setelah pekerjaan rumah selesai. Akan menuju butik Almira store milik Sindy,

Untungnya Sindy sudah mempercayakan butik untuk saat ini di kelola Marni. Yang orang lain tahu marni lah pemilik butik itu.

Saat ibu Sela pulang ke rumahnya dia melihat anak sulungnya sudah menyiapkan untuk makan malam dan rumah sudah rapi, begitu sampai bu Sela, melihat Anggi sedang sibuk dengan kertas dan pensil di tangganya. Ibu Sela, tak mempedulikan apa pun yang dilakukan Anggi, yang dia tahu semua pekerjaan sudah rapi makanan sudah terhidang di meja makan.

Jam menunjukkan pukul 6 sore, tak lama terdengar kumandang azan di masjid dekat rumah, gegas Anggi, keluar kamar menuju kamar mandi melaksanakan salat magrib.

Selesai salat Anggi, menghampiri ibunya yang baru selesai melaksanakan kewajibannya,

“Ibu ayo kita makan” ajak Anggi

“iya “ gegas menuju meja makan mengikuti langka Anggi.

Sampai di meja makan, mereka berdua makan dengan diam selesai makan Anggi membereskan semuanya mencuci piring bekas makan. Dan menyusul ibunya menuju ruang keluarga.

Mereka asyik dengan sinetron di chanel ikan terbang.

“Anggi kamu masih punya tabungan”

“Ada bu beberapa set perhiasan dan uang yang aku simpan di bank”

“Bagus jika kamu masih punya banyak tabungan, bagaimana kalau kamu buka usaha saja”

“Usaha apa bu?” Tanya Anggi

“Usaha minuman yang lagi viral saja bagaimana dan usaha camilan yang kekinian, Kamu kan dari dahulu ingin buka usaha itu, tetapi Adam melarang mu karena Adam, bilang untuk apa kamu susah susah kerja jika suami kamu dahulu mampu menafkahi mu”

“Hem boleh bu, aku juga ingin buka usaha tetapi masih bingung, tetapi sekarang aku udah ga bingung lagi”

“Besok ibumu ke butik Almira store, yang dekat rumah ibunya Sindy,”

“Aku ikut, tenang saja besok belanjaan ibu aku yang bayar”

“Oke besok kita berangkat bersama ibu ibu di sini, ibu mau pamer sama bu surti, memang cuman dia yang bisa di belanjakan anaknya ibu juga bisa” ucap bu sela dengan menggebu

“Baiklah besok aku semua yang bayar pesanan ibu”

Anggi, tak perah menghiraukan keluhkan ibunya. Yang tak mau kalah oleh tetangganya itu.

Di rumah Sindy

Selesai melaksanakan salat magrib, Sindy kembali melanjutkan menulis, semua pakaian dan gaun yang akan di jual besok sudah tersedia di butiknya. Sengaja saat grand opening pembukaan tidak semua barang baru di keluarkannya. Antisipasi jika barang yang di pajang habis masih ada stok.

Untung Saja, Marni sudah punya pengalaman bekerja di butik. Semua di handle dengan baik olehnya.

Setelah azan isya, berkumandang terdengar deru motor berhenti di halaman rumah Adam pulang dengan begitu lelah,

“assalamualaikum” ucap Adam seraya membuka pintu yang tak di kunci oleh Sindy, gegas Adam memasukan motor ke dalam rumah.

“Wassalamu'alaikum” balas Sindy seraya menghampiri Adam. Sindy mencium takzim punggung tangan suaminya,

“Mas mandi makan, salat lalu istirahat,aku nunggu di meja makan ” titah Sindy kepada suaminya.

“iya dek” gegas Adam ke kamar mandi, membersihkan badanya, berganti pakaian dan menyusul Sindy di meja makan.

Merek berdua makan dengan hening, selesai makan Sindy membereskan semuanya sedangkan Adam melaksanakan kewajibannya sebagai umat muslim.

Selesai membersihkan semuanya, Sindy mengambil wudu dan melaksanakan salat di kamar satu lagi.

Setelah mereka melaksanakan kewajiban sebagai umat muslim.

Malam ini cuaca begitu dingin membuat Sindy terlelap lebih awal dari biasanya, Adam yang menyusul Sindy, ke kamar namun sebelum tidur Adam, memastikan semua rumahnya Sudah terkunci, malam ini Sindu dan Adam terlelap lebih awal dari biasanya.

💞💞💞💞

sebelum Azan subuh berkumandang Sindy, sudah bangun lebih dahulu melaksanakan salat malam. mencuci pakaian Azan berkumandang Sindy, gegas mandi masuk ke. dalam kamar membangunkan Adam, untuk salat subuh berjamaah gegas Adam bersiap untuk membersihkan diri dan bersiap untuk berjamaah di mushola Sindy, yang sudah

sudah melaksanakan kewajibannya gegas menjemur pakaian. menyapu rumah dan membersihkan halaman. pagi ini hari Minggu sengaja Sindy tak memasak Sarapan. karena rencana nya dia dan Adam, akan jalan pagi sambil mencari sarapan.

Saat Sindy, Sendang membersihkan halaman rumah, Adam sudah pulang dari mushola berganti pakaian dengan pakaian olahraga. mereka berdua sengaja jalan masih pagi agar udara masih segar jam baru saj menunjukkan pukul setengah 6 pagi, namun Sindy dan Adam sudah berjalan menuju lapangan di mana tempat orang orang berolah raga dan aneka jajan tersaji di sana.

tepat pukul tujuh pagi. sindy sudah ada di rumah lagi mereka tidak lama, untuk sekadar jalan pagi dan mencari sarapan.

Saat Sindy Sedang duduk di teras rumah bersama ibu ibu yang lainnya.

kang sayur langganan ibu ibu datang

yurr

sayur

teriak tukang sayur

tukang sayur idola ibu - ibu, ini sudah berhenti di halaman rumah Sindy, sengaja memilih berhenti di halaman rumah Sindy. karena melihat ada Sindy dan ibu ibu yang lainnya.

Gegas ibu ibu dan Sindy menghampiri tukang sayur. tak lama ibu Sela Datang langsung mengambil ikan lele, sayuran Sop, ayam 1 kg cabai bawang, tomat dan bumbu lainya.

"Bang semuanya jadi berapa" ucap bu sela

"semuanya jadi dua ratus ribu"

"Oh. iya, nanti di bayar Sama Sindy ya" gegas Bu Sela pergi ke rumah Sindy. untuk menemui Adam

Sindy dan ibu ibu lainya. yang melihat itu hanya geleng geleng kepala.

"benar benar makin ajaib kelakuannya" batin Sindy.

"ya udah bang gpp nanti biar saya yang bayar, sekalian sama ini"

Sindy hanya mengambil sayur bayam tempe dan tahu karena stok ayam masih Ada di kulkas

"semuanya jadi dua ratus sepuluh ribu mba" ucap tukang sayur

setelah Sindy melangkah menjauh dari tukang sayur, terdengar kasak kusuk ibu ibu membicarakan, mertuanya tetapi Sindy tak ambil pusing dia terus berjalan ke rumahnya.

saat tiba di ambang pintu ternyata ibu mertua masih ada sedang duduk dan meminta uang lagi kepada suaminya.

"Adam ibu kepengen belanja di butik yang baru dan sekarang sedang viral itu, ibu minta uang ya dong ga banyak 1 juta saja" Ibu Sela dengan memelas

"HM Bu cicilan Adam buat bangun rumah ibu saja baru Lunas Bulan ini, dan Adam gak ada uang sebanyak itu. hanya ada 500 ribu"

"ya sudahlah gpp lima ratus ribu juga" seraya menadahkan tangannya

"ini, setelah ini gak ada uang tambahan lagi" Adam menyerahkan uang pecahan seratus sebanyak lima lembar

sebenarnya Adam masih punya pegangan uang yang cukup untuk di berikan kepada Bu Sela, namun sipat boros Bu sela, membuat Adam malas memberikan uang lagi. Karen setiap bulannya uang untuk ibu Sela, sudah lebih dari cukup.

"ya udah makasih ya, ibu pamit pulang" gegas Bu Sela, keluar rumah Sindy, dan tersenyum meremehkan melihat Sindy.

setelah kepergian Bu Sela, Adam kembali menyerahkan uang sebanyak lima ratus ribu, Sindy

"Sayang pegang ini" menyerahkan uang pecahan seratus sebanyak lima lembar

"ini buat apa Mas?" tanya Sindy

"itu buat pegangan kamu, dan buat beli kebutuhan pribadi kamu"

"iya makasih Mas Alhamdulillah" jawab Sindy dengan mata yang berbinar bahagia

"Mas berangkat kerja dahulu, assalamualaikum"

"iya Mas" wassalamu'alaikum" seraya mencium takzim tangan suaminya.

setelah suaminya pergi bekerja, Sindy memasak, menyiapkan semuanya dengan telaten. butuh waktu 1 jam memasak untuk makan siangnya.

💞💞💞💞

di rumah Bu Sela

semua ibu ibu yang akan pergi menuju butik Almira store, sudah berkumpul untuk pergi bersama sama.

tas mewah dan baju bagus, sudah melekat di tubuh Bu Sela, tak lupa juga dengan gelang yang melingkar cantik di tangannya.

tak lama taksi daring datang mereka pergi menggunakan taksi daring, di jalan memakan waktu hampir 1 jam Karena sedikit macet.

tiba di butik semua karyawan sudah siap melayani para pembeli, Mirna yang di tugaskan mengelola butik Sindy.

dengan sigap melayani para pembeli, begitu juga dengan 2 Karyawan lainnya. sedangkan 1 karyawan kepercayaan Sindy, yang bernama Sukma, dia menjaga kasir, sesekali di Pantau oleh Mirna.

Bu Sela dan Anggi, ketika awal masuk ke dalam butik, mereka berdua banyak sekali mengambil pakaian & gaun. bahkan Bu sela mengambil beberapa gamis.

Saat mereka asyik memilih pakaian, mereka tak menyadari dari luar ada sosok orang, yang melihat mereka berbelanja. Ya itu Sindy, setelah selesai memasak. Sindy datang ke butik untuk memantau butik dan toko serba satu harga. Karena dari kejauhan sudah melihat mertua dan iparnya berada di dala. butik. Sindy memilih masuk dahulu, ke toko serba satu harga.

mengambil uang pemasukan beberapa hari yang lalu. setelah menggambil uang Sindy ber pura - pura menjadi pembeli di tokonya sendiri.

"Wulan sini"panggil Sindy kepada karyawannya yang bernama Wulan, dia orang yang di percaya Sindy untuk mengelola toko satu harganya.

"iya ada apa mba,?" sahut wulan

"di dalam butik ada ibu mertuaku dan Kakak ipar, kamu tolongin saya pura - pura layani saya menjadi pembeli di sini" pinta Sindy dengan memohon

"baik mba" balas Wulan

Wulan baru lulus sekolah beberapa bulan yang lalu, anak yang baik sopan Santun dan jujur.

Setelah Ibu Sela dan Anggi selesai, berbelanja di butik mereka berdua tak sengaja melihat Sindy, sedang memilih tas dan sandal sontak saja Anggi yang melihat itu berbicara kepada sang ibu.

"Duh ibu masa menantu ibu malu- maluin sangat si, padahal kan uang suaminya banyak masa berbelanja di toko kaki lima kaya begitu, gak level sama kita" ucap Anggi dengan nada yang Tinggi. membuat ibu ibu yang pergi bersama mereka, melihat ke toko yang Anggi maksud.

"Duh dasar mba Anggi udah mau jadi Janda saja ga berhenti masih nyinyir ipar sendiri" batin Sindy

bersambung

1
Noor hidayati
kak othor kok belum up sampai sekarang
Yurniati
semangat terus thorr
Yurniati
terus update thorr
Yurniati
tetap semangat terus double update thorr
Noor hidayati
semangat buat up nya lagi
Noor hidayati
aku kok bingung kak othor ,itu ceritanya loncat² ga🙏🙏,terus itu harusnya menemuiku,bukan menemukanku🙏,semangat terus buat upnya kak othor💪💪💪
Siti Jubaedah: terimakasih koreksi nya kak maklum nulis sambil di recoki bocil nanti aku perbaiki lagi ya kak
total 1 replies
Noor hidayati
maaf thor,penulisan yang benar itu emas arga,apa mas arga,kalo orang jawa mas sebutnya bukan emas🙏🙏🙏🙏🙏
Siti Jubaedah: sebutnya Mas kak, tapi aku itu nulis Melalui perbaikan kata pubie, jadi setiap kata Mas. itu jadinya Emas kak
total 1 replies
Yurniati
terus update thorr
Yurniati
tetap semangat terus update nya thorr
Siti Jubaedah: terimakasih kakak
total 1 replies
Yurniati
tetap semangat terus thorr
Yurniati
yang benar Satria apa Bagas sih,,,,
Siti Jubaedah: Satria Thor ini sedang dalam perbaikan
total 1 replies
Siti Jubaedah
maaf kak ada kesalahan dalam penulisan terimakasih sudah mengomentari, sedang dalam tahap perbaikan dari awal naskah
Noor hidayati
maaf thor,yang benar itu sasya apa rahma,terus bi zainab apa widya itu orang yang sama,kadang arga kadang yuda,aku bacanya sampai bingung,tapi semangat terus thor biar upnya lancar
Noor hidayati
akhirnya up juga kak othor,tapi nama² tokohnya keliru²
Siti Jubaedah: bukan keliru kak, aku akan masukin beberapa nama tokoh baru hehehe
total 1 replies
NBF
,
Liaa
ceritanya jgan diulang2 dong
Lha-Lha Dwi
Luar biasa
Noor hidayati
kok belum up lagi kak othor,aku nunggu sasya ngerjain para iparnya
Rizky Sandy
Anggi Sindi,,,,
Noor hidayati
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂,sasya dilawan,sok kejar tu bu sari yang bawa gelang sama kalungmu lasmi,tul sa bu sari bakal jadi idola baru untuk Lasmi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!