NovelToon NovelToon
Mom You Are Our Angel

Mom You Are Our Angel

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Raquini

'' Rani Marissa ''
Seorang gadis cantik, yang mandiri baik hati.

'' Leonardo Pratama ''
Pria tampan ,pewaris tunggal perusahaan Pratama . sekaligus pria yang menjadi kekasih Rani Marissa.

'' Disa Andini ''
Sahabat Rani yang menyukai Leon, sejak pertama kali bertemu. Ketika Leon diperkenalkan oleh Rani, sebagai kekasihnya. Tapi demi persahabatan mereka , dia menyimpan perasaan itu dalam htinyaa.


Ada sebuah kejadian yang menyebabkan Leon menikah dengan Dissa

Apa kejadian itu?
penasaran ?.
yuk!! bacaa😍😌
jangan lupa like, comen, vote nya yaahh

😍😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Raquini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

**Maaf ya man- teman😀baru bisa update lagi😪Maaf juga yaa:-\ kemaren sempat janji mau up🙏Lagi sibuk beneran😘

Happy reading🤗**

Jangan lupa dukung author dengan

like, coment(positif ), sama votenya ya🙏😘😘

***

Hari berganti hari, bulan berganti bulan, begitu juga dengan tahun. Sungguh tak terasa waktu berjalan begitu cepat.

Nando, Nandi, dan Nindhy sudah menginjak 17 tahun. Saat beberapa tahun sebelumnya, Rani bekerja di sebuah kafe yang ada di dekat perkampungan itu atau berada di kampung sebelah.

Ketiga saudara kembar itu tumbuh dengan paras yang mirip( yaa emang gitu thor, kan kembar🙄). Nando dan Nandi perpaduan wajah Rani dan Leon dan juga dengan preman-preman yang Rani ingat wajahnya pada saat malam itu, walau samar-samar.

Sedangkan Nindhy mempunyai mata dan bibir seperti Arga, sedangkan bentuk wajahnya mengikuti wajah ibunya.

" Nindhy.... cepetan.. udah mau telat nihh, kalau masih lama kamu jalan sendiri aja yaa". Teriak Nandi tidak sabar karena setiap hari jika akan ke sekolah saudara kembar perempuannya selalu lambat keluar kamar.

Mereka bertiga juga tumbuh dengan sifat yang berbeda. Nando mengikuti sedikit sifat Leon dan sifatnya mungkin juga seperti salah satu preman karena agak kaku sedangkan Nandi seperti Dito yang tidak sabaran. Selanjutnya Nindhy anak yang manja, mungkin karena anak perempuan jadi selalu menempel pada ibunya. Meskipun Rani selalu mengatakan pada putrinya itu untuk merubah sikap manjanya. Tapi setiap kali Rani berbicara seperti itu, pasti Nindhy langsung menangis dan setelah itu sakit.

Rani yang mendengar teriakan putranya itu langsung menggeleng kepala dan mendekati Nandi.

" Nandi sayang, kalau panggil kan bisa yang lembut nak" ujarnya mengingatkan sang anak yang hampir setiap hari melakukan hal yang sama.

"Kalo Nandinya teriak-teriak kan malu sama tetangga. Nandi itu udah dewasa bukan anak kecil lagi" katanya lagi.

Nandi menghembuskan napasnya kasar. Ibunya selalu memanjakan saudara perempuan mereka itu. Ibunya juga memberikan perhatian yang sama kepada mereka, namun Nandi yang sering suka emosian.

Nindhy yang saat itu sudah keluar kamar, dan mendapati saudara kembarnya sedang diceramahi ibunya menjulurkan lidahnya.

" mah.. mama manjain aja terus. Udah SMA juga masih kaya anak kecil".

"yaudah biarin kalo gak suka. weeekk" Nindhy menjulurkan lidah lagi.

" Nindhy sayang kan mama gak ngajarin gitu kan. gak boleh ya sayang Apalagi kalian saudara kembar, harusnya akur kan" ujar Rani dengan selembut mungkin.

" ia mah". Nindhy berjalan ke arah kakaknya dan meminta maaf. Ya. Rani mengajarkan kepada anaknya supaya saling menghargai. Nando dipanggil kakak oleh kedua saudara kembarnya, sedangkan Nandi juga dipanggil kakak oleh Nindhy.

Mereka sarapan roti dan segera berpamitan pada ibunya untuk berangkat ke sekolah.

Setelah kepergian anak-anaknya, Rani segera membuka usaha kuenya. Dia kembali berjualan dan tidak terjadi apa-apa lagi. Dia juga sudah mengetahui jika yang menjadi penyebab toko kuenya ditutup beberapa tahun lalu. Bahwa itu semua ada kaitannya dengan ibunya Leon. Dan tentang anaknya Disa dan Leon pun dia sudah tahu. Salah satu temannya yang mengatakan padanya beberapa saat lalu saat mereka bertemu.

Rani berjanji pada dirinya untuk tidak menerima pesanan dari orang-orang yang tidak jelas.

Rani duduk merenung diatas kursi setelah selesai membuat beberapa pesanan kue.

Entah saat ini dia senang atau tidak. Di satu sisi dia sangat senang karena anak-anaknya yang sebentar lagi akan memasuki usia dewasa. Sisi yang satunya, dia memikirkan mantan sahabat dan pacarnya itu.

Mereka bahkan sudah punya anak. Apakah mereka pernah berpikir atau mengingatku. Apakah mereka tidak merasakan penyesalan? Ya Tuhan, semoga anak-anakku tidak melakukan maupun merasakan apa yang aku alami dulu.

Apakah saat pertemuanku dengan Arga waktu itu, dia tidak menceritakannya pada Leon. Seandainya dia mau menerima aku apa adanya, mungkin sekarang anak-anakku akan tumbuh dengan merasakan kasih sayang seorang ayah. Sama sepertiku dulu, aku sangat senang ketika papa mengajakku memancing, bermain bersama dan kenang-kenangan yang masih banyak lagi.

Semoga saat mereka mendengar semua ceritaku, mereka juga mampu menerimanya.

Hari ini, Rani memang sudah berjanji dengan ketiga anaknya untuk menceritakan apa yang dialaminya dulu. Sebenarnya dia tidak ingin mencertakannya, tapi dia sudah berjanji pada mereka. Karena anak-anaknya yang sering menanyakan keberadaan ayahnya.

Pada waktu anak-anaknya masih SD, dia juga pernah mendapati Nindhy yang pulang sekolah dengan menangis setelah mendapat ejekan dari teman-teman sekolahnya karena tidak mempunyai ayah.

Jika sudah terjadi seperti itu, maka Nandi-lah yang menghadapi mereka. Tapi karena keseringan jadi Nindhy menangis. Rani juga menghadap ke sekolah untuk meminta pada para guru untuk mengawasi anak muridnya.

Dia juga mengatakan pada anak-anaknya untuk selalu menjaga diri dan menjauhi diri dari hal-hal yang tidak berguna. Beruntungnya anak-anak itu pun mendengar nasehat sang ibu.

***

Sedangkan di tempat lain. Disa sedang berada di sebuah mall bersama pengawal yang disiapkan suaminya itu. Dia ingin keluar rumah karena ia sudah bosan dirumah.

Pada saat sedang memilih beberapa jenis cemilan, dia melihat seorang anak laki-laki bersama temannya. Mungkin seumuran anaknya sedang memasuki supermarket tersebut.

Disa terkejut saat melihat anak itu. Bagaimana tidak wajah anak itu hampir mirip dengan wajah suaminya.

Dia seperti mengingat sesuatu, tapi apa?

Dia pun tidak tahu. Disa memperhatikan anak itu sampai seorang wanita menegurnya.

" Permisi bu, maaf. Kalo udah selesai tolong minggir, masih ada yang ingin ngambil juga". Ujar salah satu ibu yang sudah menunggu agak lama.

"Ooh, maaf-maaf bu. Silahkan". katanya sambil mendorong troli. Dia menyuruh pengawalnya menunggu diluar, karena tidak ingin menjadi pusat perhatian.

Disa kembali menyusuri beberapa tempat, saat ingin mengambil makanan kesukaan putrinya, rupanya dia kesusahan karena makanan itu terlalu tinggi.

Nando saat itu sedang bersama temannya membeli beberapa alat untuk membuat kerajinan tangan di sekolah. Karena sekolah mereka yang berada agak di pelosok, mereka harus mencarinya ke kota. Meski memakan waktu berjam-jam.

Saat sedang berjalan, Nando melihat seorang ibu yang sedang kesulitan mengambil sesuatu jadi dia segera menghampiri.

" Permisi bu, apakah ibu butuh bantuan?" tanyanya.

Disa terkejut dan menoleh. Saat melihat mata anak didepannya, dia seperti merasakan aura yang sama seperti sedang berdekatan dengan suaminya. Dia memandangi wajah Nando seperti meneliti.

" Maaf bu, ada yang bisa di bantu?" tanyanya lagi. Dia juga heran, kenapa ibu yanga ada didepannya memandangnya seperti itu dan dia sangat tidak nyaman.

" ii-i a. tolong ambilin makanan yang itu nak."

Nando segera mengambilnya dan menyerahkannya kepada ibu itu.

" Makasi ya nak." katanya setelah makanan yang di minta diambilkan. Ketika Nando hendak berbalik.

" Nama kamu siapa nak?"tanyanya

Nando mengerutkan keningnya. Dan saat itu juga mengingat pesan ibunya.

Ya. ibunya pernah mengatakan jika sedang berada dimanapun dan bertemu dengan orang yang memperhatikan wajah nereka bertiga, maka jangan katakan informasi apapun kepada mereka.

Meskipun tidak tahu maksud di balik perkataannya itu, mereka mengiyakan perkataan sang ibu.

" Maaf bu saya buru-buru" katanya langsung berbalik dan mengajak temannya yang sudah selesai mendapatkan beberapa cemilan untuk dibagi-bagi nanti di kelas, agar segera meninggalkan tempat itu.

Disa yang melihat itu pun langsung mengingat perkataan suaminya beberapa tahun lalu tentang Rani yang menggendong seorang anak. Meskipun anak yang diceritakan itu perempuan, lalu ini anak siapa? tanyanya dalam hati.

Nando dan temannya sudah selesai memilih alat yang dibutuhkan dan beberapa cemilan. Mereka melewati sebuah sekolah yang sangat bagus.

" Do, kamu lihat kan sekolah itu. Jika orang tua kita banyak uang, aku sangat ingin bersekolah di tempat itu." kata Rio, teman Leon.

" Jangan menghayal dan fokus kedepan." ujarnya.

Karena hari sudah siang, jadi anak-anak yang bersekolah di tengah-tengah kota itu pun bergegas keluar gerbang.

Begitu juga dengan seorang gadis cantik. Siapa lagi kalau bukan Kayla Pratama, adik dari Erick Pratama. Kayla masih SMP, dia keluar dari gerbang sekolah untuk menunggu jemputan.

Saat Nando melihat gadis itu. Matanya seperti tidak ingin berpaling dari gadis itu. Ada rasa ingin mengenal lebih dekat tentang gadis itu. Nando menepuk punggung temannya untuk berhenti.

" Kamu mau apa Do?" tanya Rio saat mwlihat tingkah aneh sahabatnya itu.

" Tunggu sebentar disini." ucapnya sambil berlalu.

Nando mendekati gadis itu dan menyapa. Meskipun Nando orangnya kaku. Tapi kali ini entah dia dapat kekuatan dari malaikat Gabriel? atau sedang ... yaa seperti itulah.

" Hay" sapa Nando kaku.

Kayla yang sedang memainkan hpnya itu berbalik dan melihat seorang laki-laki tampan menurutnya. Tapi... sepertinya ada yang aneh dengan wajahnya...

" Hay juga" balas Kayla

***

apa yang akan terjadi selanjutnya?

Ditunggu lagi up nya yaa♥️☺️

1
Ainnun Ari
cerita nya bagus cuma agak bingung soal nya gaada kisah awal yg di lalui rani sampai bisa hamil bikin pusing
Ruth Humapi
msi lebih bgus viktor jdian sma Rani karna dia ada rasa mnyesal d bandingkan si leon
Ruth Humapi
seorang sahanat tega skli
Rahma
novel teraneh yg pernah saya baca🤣
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Maen kuda²n yg benar saja thor, nondi kan bukan bocah di bawah umur 5th,dia dah tamat SMP....halu sih halu
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Karmanya uwaww ini
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
setidaknha karma berlaku untuk si licik 🤗
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Gak asyik langsung di sosor tp diam saja, malarh sih tpi tdk bertindak 🤮
◉‿◉♡-Ƥυтrу Ƴαѕмιη-♡◉‿◉
Astahfirullah, ini novel paling biadab pemeran laki²nya sampai nyiksa perempuan yg tak bersalah seperti itu....😡😡
Wahyu Beceng
tu cwo biadab bgt. tgu pembalasan rani. krma msi berlaku ya thor
Praised93
sudah 2thn masih di box bayi?
Endang Supriyati
semoga leo sama disana dapat krama ya thor
Siti Fatimah Fatimah
Minggu kok sekolah
Siti Fatimah Fatimah
kenapa g tinggal bareng sih
Siti Fatimah Fatimah
salah besar nih
Yunia Abdullah
bingung SM s Leon ITU msih mau az ngegarap s disa kan s Leon prnah blng msih cinta s rani
Yunia Abdullah
s nindy lebay bnget kya anak umur dua taun az
Yunia Abdullah
hajar s disa depan blakang
Yunia Abdullah
knp s Viktor GA puny pendruan ya mau mnyerah krn liat video s leon
Yunia Abdullah
crita y GA beraturan bgtu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!