NovelToon NovelToon
Sahabat

Sahabat

Status: tamat
Genre:Persahabatan / Tamat
Popularitas:132k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Dira, Luna dan Nisa adalah tiga gadis yang bersahabat, mereka berteman sejak SMA.

Dira adalah seorang gadis yang bar-bar sering berantem dengan teman kampusnya. Tetapi dia gadis yang cukup mandiri walaupun terbilang dari keluarga yang berada.

Luna sejak kecil adalah anak yang paling memprihatinkan, dia tinggal bersama ibunya di rumah yang sangat sederhana, bahkan untuk mencukupi kebutuhannya ibunya harus berjualan makanan. Luna gadis yang pintar bisa masuk kampus terbaik di kota itu dengan bantuan beasiswa.

Nisa adalah gadis yang ceroboh, tukang makan, kalau bicara asal benar.
Buat Nisa yang penting ada makanan semua beres.

Arkan dan Elang siapa ya mereka????

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

...Happy Reading 📖📖📖📖📖📖...

Sisil dan teman-temannya makan malam di cafe tempat Dira berkerja.

"Dira masuk kerja tidak mbak?" tanya Sisil pada salah satu karyawan di cafe.

"Ada di belakang kak! jawab karyawan itu yang merupakan teman Dira.

"Mbak! kita mau di layani Dira dong!" ucap Sisil, dengan senyum palsunya.

"Maaf kita bergantian tugas kak! jadi tidak bisa!" jawab teman Dira.

"Kita pergi saja yuk dari sini!" ucap Sisil, mengajak temannya pergi dari cafe.

"Tunggu! kalian mau pesan apa?" tanya Dira yang tiba-tiba datang menuju meja Sisil. Dan menyuruh teman kerjanya untuk ke belakang.

"Dira, akhirnya kamu muncul juga!" ucap Sisil, sambil melihat buku menu.

"Kalian mau pesan apa?" tanya Dira lagi.

Sisil menunjukkan menu yang akan dia pesan, dengan lagak sombongnya dia memberikan tips pada Dira karena sudah melayaninya. Dira segera menyiapkan pesanan Sisil dan memberikannya.

"Dira, kenapa kamu melayani teman kamu?" tanya teman kerja Dira yang bernama Mimin.

"Kalau mereka pergi gak jadi makan di sini dong, Min!" ucap Dira, sembari tersenyum ke arah Mimin.

"Tapi mereka itu tidak pantas di layani," kata Mimin.

"Kita harus...... tiba-tiba Sisil memanggil Dira.

"Dira!!! panggil Sisil dengan teriak.

"Kenapa Sil?" tanya Dira, mendekat ke arah Dira.

"Sendok aku jatuh! ambilkan yang baru cepat!" suruh Sisil pada Dira.

Dira segera menggantikan sendok Sisil yang jatuh dengan yang bersih.

"Mbak, punya ku juga jatuh! ganti ya cepat!" ucap teman Sisil, yang sengaja menjatuhkan sendok nya.

"Tidak usah sengaja mbak!" ucap Mimin teman Dira.

"Sudah! ayo kita ke belakang, Min!" ajak Dira, sambil menggandeng Mimin.

"Tapi mereka tidak sopan, Dira!" kata Mimin.

"Min, jaga cafe dulu ya! aku keluar sebentar!" ucap Dira, pergi ke ruang ganti dan keluar dari cafe.

Sisil dan teman sudah selesai makan, mereka pun meninggalkan cafe tetapi saat di parkiran Dira sudah ada di sana.

"Dira! kamu kenapa di sini?" tanya Sisil, heran melihat Dira sudah ada di parkiran dan duduk di depan mobil Sisil.

"Kenapa? kaget kamu!" ucap Dira, ketus.

"Eh... ada pelayan tadi! kita gak pesan makanan di bungkus lho!" ucap salah satu teman Sisil.

"Mau kalian apa, selalu menghina orang!" ucap Dira sedikit membentak.

"Kamu mau tau? aku mau apa?" tanya Sisil, tangannya menjambak rambut Dira.

Tidak terima dengan perlakuan Sisil, tangan Dira meraih rambut Sisil dan menjambak nya juga. Salah satu teman Sisil bukannya melerai tetapi malah ikutan menampar Dira, sehingga membuat pipi Dira memar dan memerah. Sisil mendorong Dira hingga jatuh tersungkur kepala nya terkena batu, membuat Dira tak sadarkan diri. Lalu Sisil dan teman-temannya pergi meninggalkan Dira dalam keadaan masih pingsan.

####

Malam ini mamah Meri tidak bisa tidur, dia menengok kamar Dira ternyata belum pulang. Waktu sudah menunjukkan pukul dua belas malam, mamah Meri sangat gelisah. Telepon genggam Dira tidak bisa di hubungi, membuatnya mondar mandir di teras rumahnya.

Mamah Meri akhirnya pergi ke rumah Elang, mengetuk pintu tetapi tidak ada yang membukakan pintu. Mencoba lagi dia ketuk, akhirnya ada Arkan yang membuka pintu.

"Tok... tok... tok... !!! suara ketukan pintu rumah Arkan.

"Tante! silahkan masuk!" ucap Arkan, saat membuka pintu, kebetulan tadi dia haus dan mengambil air minum di dapur.

"Arkan! tolong tante, Dira... ucapnya lirih.

"Dira? kenapa tante?" tanya Arkan.

"Dira belum pulang! tolong antar tante ke tempat kerja Dira!" ucap mamah Meri dengan wajah cemas nya.

"Tante tunggu sebentar ya!" ucap Arkan, lalu pergi ke kamar mengambil kunci mobilnya.

Di perjalanan sangat sepi, toko-toko dan tempat makan sudah tutup semua. Sunyi sepi tidak ada aktivitas sama sekali di jalan, mobil dan motor yang lewat juga sudah tidak banyak.

Tempat kerja Dira juga sudah sepi, tak ada seorang pun di sana.

"Tante, sudah tutup! kita cari kemana lagi?" tanya Arkan, ikut cemas juga dengan keadaan Dira.

"Coba kita ke rumah Luna," ucap mamah Meri, sambil meneteskan air mata yang sudah tidak tertahan lagi.

Arkan dan mamah Meri pergi ke rumah Luna, tetapi Dira tidak juga di temukan. Karena kasihan dengan mamah Meri Arkan mengajak pulang, mamah Meri baru ingat kalau meninggalkan Vio sendiri di rumah.

"Tante di rumah saja! biar Arkan dan Elang yang mencari Dira!" ucap Arkan.

"Maaf, merepotkan!" kata mamah Meri, yang semakin cemas dengan keadaan Dira.

Arkan berpamitan pulang memberi tahu Elang dan membangunkan bundanya, meminta tolong agar bunda Sinta menemani mamah Meri.

"Kak kenapa tidak bilang dari tadi?" tanya Elang dengan kesal.

"Buru-buru tadi El! tante Meri sudah sangat cemas!" jelas Arkan.

"Dira, kemana juga bikin orang panik!" ucap Elang, sambil memainkan ponselnya untuk menelpon seseorang.

"Tadi dari kampus kerja! mungkin menginap di rumah temannya!" ucap Arkan.

"Dira selalu pamit kak! gak mungkin!" ucap Elang, yang sudah lama mengenal Dira.

Hampir pagi mereka mencari Dira ke rumah teman-temannya yang di ketahui Elang, tetapi tidak membuahkan hasil. Arkan dan Elang juga bingung mau jawab apa kalau mamah Meri bertanya.

####

Dira pagi ini membuka matanya, badannya terasa sakit, saat akan mengusap mata dia kaget melihat selang infus yang terpasang di tangan kiri nya. Perlahan dia mencoba bangun dari tidurnya, betapa terkejut melihat Dhimas yang tertidur di sofa ruangan itu.

Pak Dhimas terbangun dan melihat Dira yang sudah duduk di ranjang pasien.

"Dira! syukurlah kamu sudah sadar!" ucap pak Dhimas.

"Kenapa Dira ada di sini? tadi kan ada di parkiran!" kata Dira, mengingat kejadian yang menimpa dirinya.

"Kamu terjatuh di parkiran depan cafe Dira!" jelas pak Dhimas.

"Pak! Dira belum kasih tau mamah, handphone Dira masih di loker ruang ganti!" ucap Dira, panik teringat mamah Meri.

"Kamu tenang Dira, istirahat dulu biar aku ke rumah kamu!" ucap pak Dhimas, menenangkan Dira.

"Terimakasih pak! sudah menolong Dira.. ucap Dira lirih.

Pak Dhimas tersenyum ke arah Dira, lalu pergi ke rumah Dira.

Di Rumah Dira.

Arkan, Elang, bunda Sinta dan mamah Meri sedang berkumpul di ruang tamu, mereka berencana akan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.

Kedatangan pak Dhimas mengejutkan mereka, pak Dhimas lalu menjelaskan kejadian yang di alami Dira.

Karena saking mencemaskan keadaan Dira mereka semua lalu berangkat ke rumah sakit tempat Dira di rawat.

Mamah Meri dan bunda Sinta langsung memeluk Dira secara bergantian, mereka sangat bersyukur Dira sudah di temukan.

...Lanjut besok lagi 🤗🤗🤗...

Terimakasih sudah membaca dan mendukung ❤

1
mamah naufal
Aku Beri Rate: 100/5 Bagus Banget Ceritanya Jalur Ceritanya Nyambung Dan Ada Genre Comedy Dan Sad Nya Juga, Aku Request Nih, Kak. Nanti Kaka Bikin Novel Lagi Aja Yang Judulnya Menyangkut persahabatan Gitu Dan Ada Genre Comedy Dan Sad
🆃🅸🅺: Terimakasih kakak ratenya🥰🥰

insya Allah kk🙏🙏
total 1 replies
mamah naufal
Dira Adalah Orang Yang Paling Karakter Yang Aku Suka Dan Dia Adalah Orang Pemberani Dan Luna Dia Anak Yang Rajin Dan Baik Itu Saja Terima Kasih Dan Untuk Novel Nya Sangat Bagus Sekian Dari Saya😊
Ryta Maya
sayang gk ad kelanjutannya
Ryta Maya: asyikkkkk jangan kaya sinotwron aje ya suka dipolemik krn crtany dah bgs ak suka
total 2 replies
Ryta Maya
like it
Galaxy
aku mampir ta thor
🆃🅸🅺: mampirlah 🤣
total 1 replies
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁𝓑𝓪𝓫𝔂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
hati mu terbuat dari apa si dira🤔🤔🤔🤔
baik benar jadi teman❣️❣️❣️❣️
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁𝓑𝓪𝓫𝔂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁𝓑𝓪𝓫𝔂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
y elah elang, udah tau salah sendiri
masih z suka menyalahkan orang lain 🙄🙄🙄🙄
⚔️⃠❥␠⃝ ͭ🍁𝓑𝓪𝓫𝔂💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
y elah, pasti tu baju lingerie kan🤣🤣🤣🤣🤣
lina
tendang bae sisil. untung jauh. kalo deket, panci w melayang u sil
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
Hilih, yg sok kecantikan, jongos ga di jaga
₦⑂. Ⓙυ☂€✘
aku sebaliknya, klo ngerjain tugas sama² malah dpt nilai jelek🥴
🆃🅸🅺: pasti gibah nih 😂
total 1 replies
parsha rasyita aziza
bestie gk ada akhlak itu
🆃🅸🅺: Makasih kak 🤭
total 1 replies
lanlan
mereka berdua di kerjain sama orang tua nya 😂😂😂
lanlan
di mobil diem"man kayak lagi musuhan 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
lanlan
astaga dira km dibilang cewek limited edition 😲🤣🤣
kasihan di keroyok itu apa Gak ditolongin itu
masa licik banget si Sisil
jaga kesehatan jangan sampai sakit
💋ᴰᵉᵈᵉรωεεƭყˡᵉⁿ🤎•§¢•🦢🍒
Bener kata Dira.. don't judge by the cover.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!