NovelToon NovelToon
Lonely Rich Widow

Lonely Rich Widow

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Mafia / Romantis / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:123k
Nilai: 5
Nama Author: Sindya

Pernikahan selama sepuluh tahun tidak bisa membuat dirinya mengandung walaupun dengan melakukan inseminasi buatan.


Karena keluarga suami yang menginginkan ahli waris akhirnya menyingkirkan dirinya dengan memberikannya sebuah perusahaan sebagai kompensasi perceraiannya dengan sang suami.



Bagaimana kelanjutan hidupnya setelah diceraikan oleh suaminya?


Apakah Nikita menemukan kembali cinta dalam hidupnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sindya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. CHAPTER 13

Setelah istirahat beberapa hari di rumah, Nikita mulai lagi aktivitasnya sebagai CEO perusahaan Viesta.

Kehamilannya yang belum begitu membesar, membuat dirinya cukup nyaman beraktivitas. Setelah mengadakan meeting dengan beberapa staffnya, Nikita mengajak Meilan untuk makan siang di restoran.

Keduanya nampak bahagia menikmati suguhan makanan yang terkenal lezat di restoran tersebut. Nikita yang tidak merasa bahwa dirinya saat ini tetap diawasi oleh anak buah Kenzo terlihat acuh.

Tanpa di duga, siang itu Aryo mengajak calon istrinya dan juga mertuanya makan di restoran yang sama.

"Oh ada mantan istri putraku di sini." Ucap nyonya Ruby sinis, ketika melewati meja Nikita yang sedang menikmati makanan mereka.

"Apa kabar mami!" Sapa Nikita terlihat tenang.

Aryo menatap wajah cantik Nikita, malah mantan istrinya ini lebih cantik daripada sebelumnya.

"Hampir tiga bulan tidak bertemu, ternyata perubahanmu sangat besar Nikita." Ucap nyonya Ruby.

"Ini semua berkat kebaikan mami, hingga saya bisa mengembangkan kemampuan saya dalam bidang fashion. Sekarang saya tidak takut jatuh, karena banyak sekali perusahaan fashion yang ada di luar negeri yang mau bekerjasama dengan perusahaan milikku." Ujar Nikita.

Aryo dan calon istrinya hanya diam saja tidak ingin mengomentari apapun pada Nikita. Aryo yang masih sangat mencintai mantan istrinya ini memilih sibuk dengan ponselnya walaupun hatinya sendiri sangat rindu pada Nikita.

"Oh iya Nikita, jika tidak keberatan Minggu depan Aryo akan menikah. Kalau ada waktu, mami akan sangat senang jika kamu hadir di acara tersebut.

Mohon doanya agar pernikahan ke dua Aryo ini di berikan keturunan secepatnya dan mami yakin calon mantu mami akan cepat hamil nanti." Ucap nyonya Ruby tanpa rasa bersalah.

"Kita lihat saja nanti mami, apakah benih Aryo akan cukup ampuh bisa menghamili calon istrinya pasca menikah?" Sindir Nikita.

"Tentu saja Nikita. Justru mami ragu denganmu, walaupun kamu menikah lagi belum tentu kamu akan hamil Nikita, karena kandunganmu tidak akan bisa subur. Hanya lelaki bodoh yang mau menikahimu." Ucap nyonya Ruby sarkas.

Nikita meremas celana panjangnya sekuat mungkin." Dasar bodoh! andai saja kau tahu saat ini aku sedang mengandung anak lelaki lain, mungkin hatimu yang akan menjerit karena putramu lah yang sebenarnya mandul.

Jika aku tidak bercerai dengan putramu, mungkin aku akan kesepian seumur hidupku karena tidak memiliki keturunan." Gumam Nikita dalam hatinya.

"Kalau begitu selamat menikmati makan siangnya Nikita, Meilan. Meja kami ada di sana." Ujar nyonya Ruby mengajak Aryo dan calon menantunya ke meja yang sudah mereka pesan.

Nikita menghempaskan bokongnya ke kursi restoran itu dengan menggerutu.

"Dasar sial!" Mengapa harus bertemu lagi dengan nenek sihir itu, yang hanya bisa nyinyir kepadaku." Umpat Nikita.

"Apakah kamu masih mau hidup sendiri dengan calon bayimu itu Nikita?" Bukankah ini adalah waktu yang tepat untuk membalas dendam pada mertuamu yang bawel itu dengan menerima pinangan tuan Kenzo dan memperlihatkan perutmu yang sebentar lagi akan membesar di hadapan mereka?" Ujar Meilan.

"Bagaimana caranya membujuk pria bule itu?" Dia saja sangat marah padaku sampai mengusirku gara-gara aku ingin membuang anaknya. Dia itu pemarah sekali Meilan." Ucap Nikita sambil mengaduk aduk makanannya.

"Makanya sekarang jangan buat ulah lagi sayang. Siapa tahu dia akan berubah pikiran dan datang ke Jakarta untuk melamarmu lagi.

"Terserahlah, aku lagi malas mikir."

"Oh iya, ngomong-ngomong, apakah kamu mau menghadiri pesta pernikahan mantan suamimu?" Tanya Meilan.

"Kita lihat saja nanti Meilan, aku akan mempertimbangkannya lagi."

"Apakah kamu tidak melihat tatapan kerinduan Aryo kepadamu?"

"Aku tidak ingin tahu perasaannya padaku, entah mengapa aku malah tidak memiliki perasaan cinta lagi kepadanya. Perasaan cintaku seketika mati, apa lagi merasakan kerinduan kepadanya." Ujar Nikita jujur.

"Kalau begitu, hatimu sudah siap menerima lelaki lain dalam hidupmu Nikita, aku mohon kamu mau menikah dengan tuan Kenzo Nikita. Jangan biarkan kamu terus di injak oleh mertuamu itu."

Nikita hanya mengangkat kedua bahunya lalu menyedot minuman jus alpukat miliknya.

🌷🌷🌷🌷🌷🌷

Anak buah Tuan Kenzo, melaporkan kejadian tadi siang mengenai pertemuan yang tidak disengaja antara Nikita dan keluarga mantan suaminya.

"Apakah mantan suaminya, ikut menghinanya?" Tanya tuan Kenzo geram mendengar mantan mertua Nikita menghina wanitanya.

"Sepertinya tuan Aryo masih mencintainya tuan karena perceraian itu bukan kemauan tuan Aryo tapi keinginan ibunya yang ingin memilki ahli waris." Tutur Garry.

"Terus awasi istriku, aku tidak ingin ia terluka lagi hanya karena hinaan nenek sihir itu. Aku tidak mau permasalahan ini mempengaruhi kandungnya." Ucap tuan Kenzo kepada anak buahnya Garry.

*

*

Tuan Kenzo mendatangi rumah Nikita di hari pernikahan Aryo.

"Selamat pagi!" Sapa tuan Kenzo pada pelayan Nikita.

"Pagi Tuan!" Ucap pelayannya Nikita.

Di saat yang sama Nikita baru turun tangga dan melihat Kenzo sedang menatap wajahnya dari bawah tangga sambil tersenyum.

"Kau...?"

""Apa kabar cantik..?" Kenzo mengedipkan sebelah matanya membuat Nikita makin salah tingkah.

"Tolong tinggalkan kami!" Nikita mengusir para pelayannya untuk tidak berdiri di sekitar ruangan karena dia tidak ingin para pelayannya mendengar obrolannya.

Kini giliran Nikita menatap wajah tampan Kenzo. Jauh dalam hatinya ia sangat senang melihat Kenzo tapi, lagi-lagi gengsinya lebih besar daripada perasaan cintanya pada lelaki itu.

"Mau apa kamu ke sini?" Tanya Nikita sinis.

"Tentu saja mau melihat keadaan bayiku." Balas Kenzo dengan gayanya yang tengil.

"Bayimu sudah nggak ada, sudah aku buang." Ujar Nikita ketus lalu berbalik menaiki anak tangga.

"Benarkah?" Kalau begitu biar aku yang memeriksanya sendiri perutmu." Ujar Kenzo sambil mengejar Nikita ke kamar gadis itu.

"Tidak...aku tidak mau!" Jangan mempermalukan aku di depan para pelayanku. Mereka akan menghinaku dan bisa saja mereka akan melaporkan aku ke mantan mertuaku tentang kelakuanku." Timpal Nikita

"Mengapa kamu begitu peduli dengan penilaian mertuamu?" Mengapa kamu tidak memikirkan kebahagiaanmu sendiri?" Kenzo menangkap pergelangan tangan Nikita agar gadis ini menghentikan langkahnya.

"Lepaskan aku!"

"Tidak Nikita!" Ayo kita menikah. Aku tahu kamu sangat mencintaiku?" Mengapa kamu terus menipu dirimu sendiri kalau kamu juga mencintaiku. Dari apa yang pernah kita alami, apakah tidak sedikitpun kamu mencintaiku?"

"Tidak!" Lepaskan!"

Kalau kamu mencintaiku, kamu tidak mungkin akan mengusirku dalam keadaan aku sangat lemah." Ucap Nikita yang masih dendam pada Kenzo.

"Aku minta maaf sayang, karena sifat keras kepalamu itu membuatku begitu murka kepadamu saat itu. Tapi pada kenyataannya dibalik sikap egoismu itu, ternyata kamu memiliki ketulusan. Kamu tidak akan tega membuang bayi kita kan sayang?" Dia masih ada di sini, bukan?" Kenzo memasuki tangannya ke dalam dress pendek yang di kenakan Nikita dan mulai mengusap paha mulus Nikita lalu merambah ke bagian sensitif Nikita sambil melu**t bibir Nikita.

Tangannya terus mengaduk ruang sempit itu dan Nikita merindukan sentuhan Kenzo yang sudah membuatnya mabuk kepayang.

"Sayang, bolehkah aku mengunjungi bayiku?" Bisik Kenzo dengan suara berat.

Nikita menyadari bahwa ini adalah rumahnya dan dia tidak ingin Kenzo terus menikmati tubuhnya tanpa menikahinya terlebih dahulu.

"Tidak, jangan menyentuhku!" Kecuali kamu siap menikahiku." Tolak Nikita.

"Benarkah kamu ingin kita menikah sayang?" Kalau begitu tunggu apa lagi, kita bisa menikah besok." Ucap Kenzo semangat.

"Aku ingin pernikahan yang mewah dengan gaun mahal dan indah. Aku tidak ingin hanya asal menikah." Pinta Nikita.

"Apapun permintaanmu, aku akan mengabulkan semuanya sayang." Ucap Kenzo kembali menyerang Nikita dengan ciuman.

"Aku tidak mau bercinta Kenzo!" Nikita mendorong tubuh Kenzo.

"Aku hanya ingin menciummu saja sayang, bolehkan?"

Nikita akhirnya menerima ciuman panas tuan Kenzo. Hatinya berdegup kencang kala tuan Ken Kenzo menggendongnya dan kini sedang memangkunya seperti bayi.

"Apakah kamu merindukanku?" Tanya tuan Kenzo sambil memeluk erat tubuh Nikita dalam pangkuannya.

Nikita tidak ingin menjawab tuan Kenzo, tapi sinar matanya menyiratkan bahwa kerinduannya lebih besar dari pada amarahnya yang tersimpan rapi saat ini di dalam hatinya.

"Mengapa kamu nekat mendatangi rumahku Kenzo?"

"Nikita, kamu wanita bebas, jadi tidak masalah kalau seorang lelaki akan datang mendekati kamu dan ingin melamar kamu.

Kecuali kamu masih berstatus istri Aryo, mungkin aku tidak akan merendahkan diriku untuk merebut kamu dari dirinya walaupun aku ingin sekali melakukan itu." Balas Kenzo.

"Jika kamu memang sangat mencintaiku, harusnya kamu menolakku saat aku meminta kamu malam itu untuk menyentuhku." Ucap Nikita yang masih menyesali perbuatannya yang sangat bodoh.

"Nikita, aku tahu aku salah. Tapi semua sudah terlanjur terjadi. Sekarang anak kita sudah berada di rahimmu. Apa yang harus kita sesali sayang." Ujar tuan Kenzo dengan tangan yang sudah bergerak bebas memasuki celah di antara segitiga biru yang dikenakan Nikita saat ini.

Baju dress yang Nikita pakai sudah sejajar di atas dada Nikita.

Karena sangat merindukan lelakinya, Nikita membiarkan Kenzo melakukan apapun pada tubuhnya.

"Bagaimana kabar bayi kita Nikita?" Tanya tuan Kenzo.

"Pertumbuhannya sangat baik Kenzo. Dia tidak lagi rewel hanya saja aku masih merasa mual setiap kali bangun pagi." Ujar Nikita.

"Sayang!" Tolong jangan menyusahkan mami!" Bisik tuan Kenzo kepada calon babynya.

"Kenzo, apakah aku boleh bertanya kepadamu?"

"Silahkan sayang dengan senang hati!" Ujar Kenzo.

"Apakah kamu pernah bercinta dengan wanita lain selain aku?"

"Saat aku masih kuliah dan belum berhasil seperti sekarang ini, aku selalu melakukannya dengan teman kuliah dan aku selalu menggunakan pengaman." Ucap Kenzo.

"Jadi kamu melakukannya dengan banyak wanita?"

"Itu hanya bagian masa lalu saat aku kuliah di Amerika. Sekarang banyak diantara mereka yang sudah berkeluarga Nikita." Ucap tuan Kenzo.

Nikita menarik nafas panjang dan menghembusnya dengan kasar. Walaupun itu bagian masa lalu tuan Kenzo tapi entah mengapa ia sangat cemburu pada para wanita masa lalu Kenzo.

"Kenapa kamu menanyakan itu sayang?" Apakah kamu sedang cemburu?"

"Karena kamu sangat hebat di atas kasur, membuat aku berpikir pengelaman bercintamu yang sudah melatih dirimu hingga membuat aku bisa takluk dan terus berharap dimanjakan olehmu." Ucap Nikita malu-malu.

"Benarkah?" Kalau begitu aku ingin mengunjungi bayiku." Ucap Tuan Kenzo lalu keduanya kembali melakukan adegan panas.

Nikita menyambut dengan gembira permainan panas dari pujaan hatinya. Setiap sentuhan dari tuan Kenzo dinikmatinya dengan sangat mendalam.

1
kalea rizuky
sok jual mahal tp murahan gmna sih konsepnya di nikahin g mau tp di kelonin tanpa ikatan mau udah kek lacur aja loh
kalea rizuky
harusnya jujur woy jangan bertele tele
Anik
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Nurhayati
BeTuL aPa yg di biLang MeiLan....DaSar NiKiTa StuPid,Kykna msh ngaRepin ArYo yg LeMah,LembeK,diKeTeK Emak na😂😂😂😂
amalia gati subagio
jalang mode on merry sue or merry sue mode on jalang? whatever lah, then what nex
Rosdiana Diana: Woe monyet...! loe di mana-mana ko men karya orang sudah seperti loe paling benar sendiri ya. mulut loe #udah kayak comberan tahu nggak Lo!!!
total 1 replies
Mahda Kosongdelapan
pokok nya aku suka..😁tapi klo boleh minta lanjutan nya sikembar gitu🙏🙏🙏terima kasih
NNM
ayo Nikita kalahkah mantan mertuamu dan aryo
NNM
luar biasa
NNM
vote dan kopiku untuk mu yg the best
Ester Yaru
Nikita terlalu bodoh dan sikap egois yg tinggi
Maryana Fiqa
dasar Nikita keras kepala,,,klu hilang br nyahok Lo...
Maryana Fiqa
dasar Nikita pura pura malu pedahal mau😀
£¥£¥@nggi€
Biasa
Refnida Fitri: mbak mau tau kehidupan di pakistan mampir yuk DEMI SIBUAH HATI
total 2 replies
Ririn Nursisminingsih
nikita keegoisanmu dankesombongamu akan membuatmu menyesal
Ririn Nursisminingsih
kdang kok gregeten a sama nikita egois..
flower bean
thor cepat lanjut lagi donk, udah gk sabar pengen liat lanjutannya
ʝσуα♉
ko tamat ka😭😭 nunggu anaknya dewasa👉👈
Irma Purwanti
Aku suka sama cara penulisannya kak author! Gampang dipahami buat para pembaca
booksandpeonies
Hai 刹 Aku datang lagi nih.. Dengan membawa semangat dan dukungan.. Ayo barengan berkarya dengan hati suka cita,dan jaga kesehatan selalu.
SoftMambo
sukses selalu authorr 、歴洟 aku selalu mendukung mu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!